Legenda Sang Dewa Naga

Legenda Sang Dewa Naga
Pertarungan sengit


Pasukan sekte Abadi yang belum mengenal formasi bintang hanya diam, berbeda dengan Shen Huo An dan lainnya yang sedikit mengenal fungsi formasi bintang.


Swuuuush! Shen Huo An dan lainnya muncul didepan Kaisar Langit, lalu mereka memberi hormat pada Kaisar Langit dan Dewi Lianhua yang wajahnya terlihat khawatir.


"Yang Mulia! " ucap mereka semua.


Kaisar Langit menatap mereka semua dengan serius.


"Shen Huo An, kumpulkan semua pasukan, yang lain tetap disini. " ucap Kaisar Langit serius.


"Baik! " jawab mereka semua kompak.


Selang beberapa menit Shen Huo An membawa pasukan sekte Abadi, namun tidak dengan tetua Lu Ye dan pasukan lainnya, karena mereka masih berlatih.


****


Cao Yuan terus melesat kesana kemari, diikuti oleh Fusen yang juga melancarkan serangan dan menghindari setiap serangan yang berbahaya mengarah padanya. Pertukaran serangan terlihat berimbang dari segi kecepatan dan kekuatan diperlihatkan keduanya.


Baaamss! Dhuaar! Ledakan, daya kejut terus saja terjadi saat keduanya membenturkan pedang, kadang tangan kiri mereka yang tidak memegang senjata mereka benturkan. Sedangkan Kaisar Langit serta Kegelapan kini telah menyerap separuh manusia atau Kultivator yang mereka temui, tidak ada kesulitan karena pelindung yang melindungi kota dapat dihancurkan mudah oleh batu yang diberikan oleh Fusen, sehingga kekuatan mereka kini hampir naik tingkat ke kaisar dewa puncak lima.


"Dua kaisar bodoh itu lama sekali. " gerutu Fusen yang merasa percuma berduel dengan Cao Yuan.


Karena setiap serangannya selalu mudah dihindari oleh Cao Yuan, terkadang pukulan kecil yang menghantam tubuhnya juga terjadi. Cao Yuan yang melihat sedikit celah atau ruang segera mengeluarkan jurusnya.


"Gerakan dua puluh naga! " teriak Cao Yuan seketika merubah tempo serangan pedangnya.


Kecepatannya pun bertambah membuat Fusen sedikit kewalahan.


"Arghhh! Nirwana Sukma! " teriak Fusen tiba tiba menghilang dan muncul dibelakang Cao Yuan.


Cao Yuan membalikan badannya, dan tiba tiba ia melihat Fusen atau kakek berjubah hitam ada dua orang. Wajah yang sangat mirip tidak ada perbedaan membuat Cao Yuan tertegun.


Swuuuuush! Dhuaaaar! Keduanya memberikan serangan pedang yang sama kearah Cao Yuan, namun Cao Yuan menghilang dan bergantian muncul dibelakang Fusen, sehingga serangan Fusen hanya membuat tanah yang terkena pedangnya retak.


Baaaamsss! Dhuaaaar! Cao Yuan juga memberikan serangan kejutan, namun salah satu Fusen menangkis dengan pedang yang ada ditangannya, hal tersebut membuat daya kejut yang sangat mengerikan terjadi. Fusen satunya tak tinggal diam, ia segera menyerang Cao Yuan dengan pedangnya. Cao Yuan bersalto kebelakang dan terus termundur dengan cara bersalto, karena dua Fusen terus menggempur serangannya kearah leher Cao Yuan.


"Jangan cuma menghindar kalo bisa. " ucap salah satu Fusen.


"Baiklah. " ucap Cao Yuan menghentakan kakinya dan kembali melayang diikuti oleh kedua Fusen.


Kali ini mereka kembali bertempur dilangit, satu cahaya keemasan terlihat dikejar oleh dua cahaya kehitaman dengan kecepatan tak kasat mata.


"Segel Langit. " ucap Cao Yuan membuat segel tangan dan mengurung keduanya.


"Cihh kamu kira kami itu burung yang bisa kamu kurung. "


"Nirwana Sukma! " ucap salah satunya.


Swuuuush! Swuuuush! Dua orang mirip Fusen lagi tiba tiba muncul dikehampaan, Cao Yuan melotot melihat hal tersebut.


"Jika begini aku bisa kalah. " gumam Cao Yuan.


Karena ia tidak bisa mengerti dimana tubuh Fusen asli yang berada, dan yang membuatnya kesal, ranah kultivasi mereka sama ditingkat kaisar dewa puncak.


"Mode Naga. " ucap Cao Yuan merubah bentuk Naganya, biasanya ia tidak menggunakan seluruh kekuatannya saat menggunakan mode Naganya.


Namun melihat lawannya yang sungguh tidak bisa dianggap remeh, ia mengeluarkan seluruh kekuatan mode Naganya, sehingga wujud Cao Yuan kini sangat besar, ukurannya memiliki panjang seratus meter dengan diameter sepuluh meter.


"Jadi Fusen yang asli yang disebelah kiri. " gumam Cao Yuan.


Swooooosh! Semburan api yang dibaluti petir dari dalam mulutnya melesat kearah dua Fusen yang melesat kearahnya.


Baaaamsss! Dhuaaaar! Tubuh keduanya meledak saat api dibaluti petir tersebut menabrak tubuh bayangan Fusen.


"Ti-tidak mungkin. " ucap Fusen dalam hati terkejut.


Walaupun ia tahu bayangannya tidak seperti wujudnya yang asli, memiliki banyak kelebihan, namun kekuatannya setara dengannya bahkan ketahanan tubuhnya pun setara dengan tubuh aslinya.


"Fusen! Terima saja kematianmu. " ucap Cao Yuan kemudian membuka lebar mulutnya.


Swoooooosshh! Api yang dibaluti petir kembali keluar dari mulut Fusen, sehingga Fusen yang terkurung hanya bisa pasrah, kini ia memejamkan matanya.


Baaaamsss! Dhuaaaar! Tiba tiba ledakan yang sangat dahsyat terjadi, ledakan tersebut juga membuat daya kejut yang luar biasa. Fusen yang masih terkurung menaikan alisnya. Begitu juga dengan Cao Yuan.


"Hahahaha! Maafkan kami guru! " ucap Kaisar Kegelapan hormat bersama Kaisar Langit yang nyatanya memblokir serangan Cao Yuan.


Mata Fusen perlahan terbuka dan kemudian menatap Kaisar Kegelapan dengan Kaisar Langit yang ada didepannya.


"Cepatlah kau lepaskan segel ini, kelemahan segel ini hanya dari luar, karena itu aku tidak bisa melepas segel ini. " ucap Fusen.


"Baik! " keduanya kemudian meremas segel yang mengekang Fusen.


Dhuaaaar! Segel tersebut hancur dengan ledakan yang dahsyat. Cao Yuan hanya bisa diam, dirinya kini sedang berpikir, akankah kabur atau tetap melawan mereka bertiga. Dilihat dari awal pertempuran ia saja masih kesusahan melawan Fusen, apalagi kini dibantu dua Kaisar Dewa Puncak didepannya.


"Hahaha! Baiklah mari kita musnahkan bocah sombong ini. " ucap Fusen.


"Baik! " jawab keduanya kompak.


Cao Yuan memejamkan matanya dan kembali membuka matanya, ia sudah bertekad akan bertarung dengan mereka bertiga hingga akhir nyawanya.


Swuuush! Swuuuush! Swuuush! Ketiganya melesat dan mengayunkan pedang mereka kearah Cao Yuan yang berubah menjadi wujud naga raksasanya. Cao Yuan juga tak tinggal diam, ia mencoba menyerang mereka dengan api yang dibaluti petir keluar dari tangannya.


Baaaams! Dhuaaar! Namun sayangnya mereka bertiga dapat menghindari serangan Cao Yuan, sehingga serangan Cao Yuan melesat kearah tanah dan membuat kawah yang cukup besar.


Slaaaash! Slaaaaash! Slaaaash! Akibat wujudnya yang besar, Cao Yuan hanya bisa menjadi samsak pedang yang menggores kulitnya, walaupun ekkornya yang besar dan panjang dikibaskan kepada mereka bertiga, tetap saja mereka dapat menghindarinya.


"Keras sekali! " gerutu Fusen.


"Be-benar guru! " ucap mereka berdua.


Baaaamsss! Dhuaaar! Cao Yuan yang melihat pergerakan Kaisar Langit kearah ekornya segera ia kibaskan,yang membuat kaisar langit terpental dan memuntahkan banyak darah.


"Xao Li. " ucap Kaisar Kegelapan, hal tersebut juga membuat fokusnya terpecah.


Kibasan ekor menuju kearah tubuh Kaisar Kegelapan. Baaaams! Dhuaaaar! Kaisar kegelapan tak kalah parahnya terkena kibasan ekor Cao Yuan. Memang saat pedang mereka menggesek kulit naga Cao Yuan tidak terlihat terluka, namun diwujud asli yaitu manusianya, garisan garisan kecil dan sedikit rasa sakit dirasakan oleh Cao Yuan.


"Kalian berdua bodoh sekali. " gerutu Fusen terus berpindah pindah dalam serangan pedangnya.


"Kamu pun sama. " ucap Cao Yuan dalam wujud Naganya.


Swuuush! Baaaamss! Dhuaaar! Fusen terpental kebawah akibat terkena kibasan ekor Cao Yuan. Sehingga tubuhnya meluncur deras kearah tanah yang membuat kawah besar.