
Ketika sudah sampai di Istana, Bai Chen langsung disambut oleh Bayangan Dewa dan kemudian diantarkan untuk memasuki Ruang Tahta.
Di Ruang Tahta sudah ada beberapa orang penting yang datang, mereka semua adalah para petinggi dan bangsawan yang ada di ibukota, Rapat Luar Biasa (RPL) akan diselenggarakan secara bertahap. Dan itu semua dimulai hari ini, agar pembahasannya selesai dengan lebih cepat.
Bai Chen dan Fei Yuan sudah datang, tempat mereka sudah disiapkan, pemimpin rapat dalam seminggu kedepan ini adalah Jenderal Tertinggi Hong Gon. Baru saja Bai Chen dan Fei Yuan duduk, ada saja beberapa orang yang ingin mencari masalah.
“Mohon maaf Jenderal Tertinggi, kalau boleh tahu siapa mereka ? Atau lebih tepatnya kenapa rakyat jelata mengikuti Rapat Luar Biasa ini” ucap bangsawan itu.
Peristiwa ini sudah diprediksi oleh Bai Chen dalam rapat singkat tadi malam, jadi dia tidak merespon apapun karena yang akan bertindak adalah Hong Gon untuk menunjukkan ketegasan dan kepemimpinan serta kepantasannya menjadi Kaisar sementara.
“Aku yang mengundang tuan Bai Chen karena dia yang akan menjadi donatur terbesar untuk kekaisaran ini mulai sekarang, tuan Bai Chen telah menyumbangkan sumber daya yang aku berikan kepada kalian tadi, jadi aku harap kalian tidak bodoh dengan menyinggungnya” Hong Gon memberi peringatan.
Karena sebelumnya Bai Chen memberikan hampir 100 ribu botol giok Pil tingkat Roh dan beberapa ribu senjata tingkat Roh kepada Hong Gon, untuk mengurangi ketidakpuasan para bangsawan. Dan juga agar mengurangi pemberontakan yang akan terjadi.
Sebuah pemberontakan sangat mungkin terjadi di masa kritis seperti ini, karena semua orang akan memperebutkan kekuasaan untuk bisa menguasai seluruh benua timur ini, yang merupakan salah satu benua terkuat setelah Kekaisaran Tengah.
Dan itulah kegunaan hadiah yang disiapkan Bai Chen itu, dia ingin sesegera mungkin Hong Gon menyelesaikan urusan politik ini dan kemudian dia bisa pergi dari Benua Timur ini.
Bangsawan yang tadi mengolok Bai Chen pun langsung jatuh lemas, ternyata yang diperingatkan dari tadi oleh Jenderal Tertinggi adalah orang ini, tapi sekarang dia malah menyinggungnya, sebuah perbuatan bodoh yang bisa menjerumuskan keluarganya dalam kehancuran.
Bangsawan itu langsung bersujud kepada Bai Chen, dan berkata ‘Tuan Bai Chen, saya mohon maaf karena lancang, saya tadi sudah diperingatkan oleh Jenderal Tertinggi tapi saya masih tetap berani untuk mengolok anda, saya siap menerima hukuman’ bangsawan itu sudah pasrah.
“Tidak masalah, hari ini aku dalam kondisi hati yang baik, jadi aku akan memaafkanmu kali ini, tapi tidak dengan lain kali, mengerti ?” Bai Chen.
Bangsawan itu sangat gembira “Terima kasih tuan Bai Chen, saya berjanji tidak akan mengulangi kesalahan seperti ini lagi, kalau begitu saya izin untuk ke tempat duduk saya”.
“Silahkan dan untuk Jenderal Tertinggi, anda bisa melanjutkan Rapat Luar Biasa ini, aku hanya akan mendengarkan saja, semua keputusan ada ditangan kalian semua, jadi seriuslah dalam mengambil keputusan” Bai Chen tegas.
Meskipun Bai Chen berkata seperti itu, tapi dia sebenarnya sudah menyiapkan rencana untuk mempercepat pengangkatan atau suksesi Hong Gon menjadi Kaisar Sementara.
Bayangan Dewa sendiri menyamar mengenakan seragam prajurit penjaga istana, mereka semua berjaga di istana dan di sekitar ruang tahta itu, mereka berjaga karena tidak ingin terjadi hal yang tidak diinginkan.
Begitu juga dengan Long Cu dan bawahannya, mereka semua juga ikut menjadi penjaga dan sekarang berada di bawah kepemimpinan Bayangan Dewa.
Beberapa bangsawan juga ada yang baru datang, memang Rapat Luar Biasa ini menggunakan sistem seperti itu, jadi sambil menunggu semua bangsawan sampai terlebih dahulu untuk membahas hal yang paling penting, biasanya yang datang lebih awal akan membahas permasalahan daerah masing-masing dan menyampaikan usulannya.
Rapat ini sangat demokratis, bahkan mungkin yang menganut sistem seperti ini hanya ada di benua timur, hal itu yang membuat Benua Timur bisa menjadi salah satu kekuatan yang terkuat diantara benua lain, karena sedikitnya kroni-kroni yang merugikan pemerintah pusat.
Kalau masalah sifat bangsawan, menteri, jenderal dan lainnya, itu merupakan sifat manusia yang tidak bisa dipisahkan lagi, tapi jika menyangkut masalah pemerintahan, kebanyakan bangsawan benua timur cukup terbuka dan peduli kepada masyarakat.
Tapi karena hal itu juga, banyak pendapat yang bermunculan dan untuk memutuskan sebuah masalah membutuhkan waktu yang cukup lama, hingga akhirnya Bai Chen memberikan sebuah usulan.
“Ekhem, ekhem, aku baru tahu kenapa Rapat Luar Biasa ini berlangsung sangat lama, bahkan pernah mencapai satu bulan lamanya, kalian terlalu bertele - tele dalam mengambil keputusan, meskipun aku harus mengakui meskipun kalian sedikit egois tapi kalian masih memikirkan tentang rakyat kalian” Bai Chen.
“Tapi karena terlalu lama aku jadi bosan, bolehkah aku memberikan sebuah usulan, mungkin usulanku bisa kalian gunakan untuk mempercepat proses pengambilan keputusan ?” Bai Chen.
Hong Gon kemudian mempersilahkan Bai Chen untuk menyampaikan usulannya.
“Jadi begini saja, entah apa itu permasalahannya, kalian biasanya bingung memilih antara dua atau tiga pilihan, oleh karena itu kalian langsung saja menggunakan hak suara kalian, contohnya begini” Bai Chen.
“Jenderal Tertinggi sebagai akan membagikan hak suara kalian, yang bisa kalian gunakan untuk memutuskan sesuatu, hak suara itu mewakili kontribusi kalian masing-masing kepada kekaisaran ini” Bai Chen.
“Hak suara itu akan berupa sebuah token unik dan hanya akan dimiliki oleh orang-orang penting seperti kalian, silahkan kalian gunakan token ini” Bai Chen membeli 1000 token unik yang dia maksud tadi di Sistem dan kemudian mengeluarkannya.
“Token ini bisa mencatat setiap kontribusi apa yang kalian lakukan untuk kekaisaran ini terhitung mulai hari ini, jadi kalian harus berlomba-lomba untuk meningkatkan poin kontribusi itu” Bai Chen.
“Untuk sekarang nilai kontribusi itu sama rata nol, jadi untuk semua orang yang berhak menerima token ini untuk sekarang memiliki suara yang sama” Bai Chen melihat semua orang masih kebingungan.
“Oke langsung saja kita praktekkan, yang kita lakukan ini bernama Voting, jadi di depanku sekarang ada 3 wadah untuk menaruh token kontribusi itu, kita akan membahas permasalahan kekeringan”
“Kalian kesulitan memilih antara menyewa kultivator pengguna elemen air, menggali tanah untuk menemukan sumber air, atau mengeruk tanah untuk membentuk jalur air baru dari sungai besar zen”
“Permasalahan itu akan aku tempatkan di ketiga wadah ini, kalian sekarang yang memiliki token kontribusi bisa langsung menggunakan token tersebut dan memilih keputusan yang menurut kalian paling tepat” Bai Cen mengakhiri penjelasannya.
Semua orang yang berada disana sedikit aneh dengan sistem seperti itu, meskipun benua timur menurut Bai Chen cukup demokratis tapi pengambilan keputusan seperti ini biasanya hanya dilakukan oleh Kaisar dan menteri yang menjabat, serta bangsawan kecil hanya bisa mengajukan usulan saja tanpa bisa membuat keputusan.