SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 218 - Pamit Pulang


“Kalian bertiga bagaimana jika aku mempercayakan Beruang Mengamuk itu kepada kalian?” Bai Chen menantang ketiga istrinya.


“Oh, baiklah, apakah hanya satu itu? Bukankah itu terlalu mudah sayang?” Bai Feng sedikit ingin menunjukkan kekuatannya.


“Jika kamu mau lebih banyak, akan aku carikan sayang,” jawab Bai Chen.


“Kalian semua tarik semua monster kuat yang tersisa di pulau ini menuju kesini semuanya, gunakan potongan Daun Dewa ini!” Bai Chen memberi perintah kepada semua Pasukan Shadow sambil melemparkan Daun Dewa kepada mereka semua.


Bai Chen baru tahu ada sebuah Daun yang bisa menarik perhatian monster selain Poin Kehidupan, oleh karena itu dia coba untuk menggunakan itu.


Semua Pasukan Shadow langsung bergerak, mereka bertugas untuk memancing semua monster yang tersisa.


Tidak lama kemudian, puluhan ribu monster setingkat dengan Beruang itu muncul dan mendekati Batu Besar tempat ketiga istrinya berada.


Bai Chen kemudian melemparkan beberapa tumpuk Daun Dewa tepat di sekitar ketiga istrinya.


“Plat Array cancel, semua Pasukan Dewa kalian kembalilah ke bayanganku, biarkan ketiga istriku sendiri yang menghadapi ratusan monster Half-God Puncak itu,” perintah Bai Chen.


“Oh iya, kalian boleh memakan Daun Dewa yang aku berikan tadi,” sambung Bai Chen.


“Terima kasih Yang Mulia,” jawab semua Pasukan Shadow, mereka semua langsung masuk ke bayangan Bai Chen yang masih dengan santai melayang di atas Batu Besar.


Setelah semuanya masuk termasuk dengan 10 Raja Binatang Buas, Bai Chen menyemangati ketiga istrinya.


“Kalian bertiga semangat, aku akan menunggu kalian semua disini dan ingat aku tidak akan membantu kalian,” ucap Bai Chen.


“Satu lagi, aku ingin dari setiap serangan kalian dilapisi dengan Dao Ruang, agar penguasaan kalian semakin meningkat, apakah kalian mengerti?” Bai Chen tersenyum.


“Sayang memang aku bilang satu beruang kurang, tapi tidak langsung dengan ribuan juga,” protes Bai Feng.


“Tenang saja sayang, aku percaya padamu!” Bai Chen berseru sambil menaikan ketinggian pedang terbangnya, dia mencari posisi yang bagus untuk menonton pembantaian yang akan segera terjadi.


Ribuan Monster Raksasa itu langsung menyerbu Batu Besar, karena mereka merasakan ada jutaan Daun Dewa yang berguna untuk mereka berada di atas Batu Besar itu.


Ketiga istri Bai Chen itu tidak memiliki pilihan lain, satu-satunya jalan adalah membunuh ribuan monster di depan mereka.


Para Monster Raksasa itu memiliki tinggi tubuh sekitar 50 meter dan lebar tubuh sekitar 10-30 meter, jadi bisa dibayangkan betapa raksasanya ribuan monster yang baru datang ini.


Jika kita membandingkan dengan Pasukan Shadow sebelum dibangkitkan, maka kekuatan para raksasa ini sekitar 100 kali lipat dari mereka.


Namun karena kebangkitan mereka memiliki efek spesial yaitu kenaikan ranah kultivasi langsung 3 ranah besar, membuat mereka sekarang bisa menang dengan cukup mudah jika by one dengan ribuan monster itu.


“Kita akan bergantian menyerang ribuan monster itu, kita harus mempertahankan Batu Besar ini dan jutaan Daun Dewa yang harus kita jaga disaat yang bersamaan,” ucap Bai Feng.


Bai Feng sudah mengeluarkan rantai miliknya, Fei Yuan sudah bersiap dengan cambuk darahnya dan terakhir Mei Jiao sudah siap dengan kedua cakram di kedua tangannya.


“Majuuuuu…!”


Bai Feng langsung dengan percaya diri melayang beberapa meter di atas Batu Besar dan langsung menyerang dengan rantai yang sudah dilapisi dengan Dao Ruang yang mengakibatkan sedikit retakan ruang dari hasil serangan itu.


“Crash…”


Namun serangan Bai Feng tersebut bisa ditangkis dengan mudah oleh para monster raksasa yang sama-sama bisa menggunakan Dao Ruang.


“Tidak boleh, pembelajaran hari ini sampai seminggu kedepan adalah implementasi Dao Ruang dalam pertarungan, kalian bertiga harus kreatif dalam penggunaan Dao Ruang itu,” saran Bai Chen.


‘Haish, padahal jika aku menggunakan Dao Kematian, mereka semua akan aku bantai dengan cepat,’ keluh Bai Feng dalam hati.


Meskipun dengan menggerutu, Bai Feng masih terus menyerang ribuan monster itu dengan berbagai serangan yang semakin lama menjadi variatif dan sulit ditebak oleh musuh.


Disisi lain karena pemahaman Dao Ruang Fei Yuan dan Mei Jiao beda tipis, kedua orang itu menyerang secara bersamaan, mereka tidak mau kalah dengan Bai Feng yang dari tadi mendapat perhatian dari suaminya.


Meskipun mereka bertiga bersaudari sebagai istri Bai Chen, tapi jiwa kompetitif mereka untuk mencuri perhatian Bai Chen sangat tinggi.


Dan meskipun secara kultivasi, Fei Yuan adalah paling tinggi, tapi karena peraturan yang dibuat oleh Bai Chen, dia harus menyesuaikan diri dengan Dao Ruang.


"Adik Mei Jiao, aku akan mengincar kepala semua monster itu, di saat yang bersamaan, kamu serang leher mereka dengan kedua cakram milikmu," saran Fei Yuan.


"Baik kak, jangan lupa untuk melindungiku dari belakang, karena aku akan mulai menari dengan kedua Cakram milikku dan menggorok leher mereka semua," balas Mei Jiao.


"Yosh, mari kita lakukan."


Setelah dirasa ribuan monster itu cukup dekat, Cambuk Darah Fei Yuan menyerang dengan kekuatan penuh dan mengincar area kepala.


"Ctar…"


Sedangkan kedua Cakram Mantis milik Mei Jiao dengan cepat melesat bersama penggunanya, dia juga sempat berjalan di tubuh monster raksasa itu dan dengan sadis menggorok leher para monster itu.


"Krock…"


Para monster yang terkena serangan gabungan itu sempat bertahan sebentar, tapi kemudian mati mengenaskan.


Tidak membiarkan hal itu, Bai Chen mendekati semua jasad monster raksasa itu dan kemudian membangkitkannya dan begitulah terulang kembali sampai semua monster di hari itu habis.


Namun, Bai Chen terus me refill semua monster itu selama seminggu penuh dengan cara setiap monster yang sudah dibangkitkan akan disuruh memancing monster lainnya.


Kombinasi serangan Cambuk Cakram, sekarang bertambah dengan Cambuk Cakram Rantai, ketiga istri Bai Chen tidak peduli lagi dengan perhatian Bai Chen.


Mereka bertiga sudah berulang kali hampir mati karena tidak bisa bekerjasama, oleh karena itu kini mereka bertiga memutuskan untuk semakin kompak dan mencoba berbagai jenis serangan.


"Sayang, sampai kapan kita akan seperti ini, kami bertiga sudah membunuh ribuan monster tiap hari dan para monster itu selalu bertambah jumlah hingga dua kali lipat, sekarang aku mempertanyakan, apakah kamu masih suamiku?" Bai Chen.


Bai Chen tidak menjawab itu, dia ingin membuat ketiga istrinya agak tertekan dan bisa mengeluarkan potensi mereka masing-masing.


Dan akhirnya, latihan keras itu menjadi satu bulan penuh, dimana latihan keras kali ini membuat ketiga istrinya benar-benar kompak.


Perkembangan mereka bertiga juga cukup menakutkan, mereka bertiga yang sebelum membutuhkan waktu satu menit untuk membunuh tiap monster, kini hanya kisaran satu detik saja, mereka bertiga bisa membunuh 2-3 monster yang memiliki kultivasi Half-God puncak.


Penguasaan Dao Ruang ketiga orang itu juga sudah sampai ke tahap baru, karena tanpa mereka sadari dari setiap serangan, mereka sudah menggunakan Dao Ruang dan menimbulkan keretakan ruang sekitar.


Semua monster di pulau ini sudah mati semua terbantai oleh tiga orang wanita yang sangat kuat ini.


Sejalan dengan itu, Pasukan Shadow Bai Chen juga sudah mencapai angka 500 ribu pasukan, angka yang cukup fantastis mengingat kekuatan mereka semua berada di Half-God keatas dan tidak bisa mati.