SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 69 - Quest | Kipas Merah


“Benar” Hong Gon menjawab dengan santai.


“Bagaimana saudara Chen, kita masih belum sepenuhnya percaya dengan kekaisaran ini ? Bukankah cukup beresiko atau mereka hanya ingin memanfaatkan kekuatan kita saja ?” Bai Chen bertanya dengan suara keras agar semua orang bisa mendengarnya.


Bai Don menanyakan itu karena dia menyadari bahwa kebanyakan orang yang berada disini ingin memanfaatkannya dan kelompoknya untuk membasmi Organisasi Kipas Merah.


Bai Chen juga menyadari hal itu, dia sekarang sedikit berpikir, karena tujuannya kekaisaran timur ini hanya untuk mencari Pintu Dunia Immortal yang asli. Dan pintu misterius yang berada di kekaisaran ini sudah dipastikan bukan pintu yang dia cari.


Ditambah Bai Chen juga mendapat banyak keuntungan dengan pembantaian Gelombang Monster ini, dia bisa mengembalikan PS nya yang kosong. Jadi dia ingin menolong untuk membasmi organisasi itu, tapi dia tidak ingin merasa dimanfaatkan. Akhirnya dia memutuskan untuk bertanya kepada Sistem.


‘Sistem bagaimana menurutmu ?’ Bai Chen bertanya kepada Sistem.


Sistem tidak menjawab secara langsung, beberapa saat kemudian muncul sebuah layar hologram yang membuat Bai Chen senang dan memutuskan untuk membantu.


[Ding]


[Quest terpicu : Menghancurkan Organisasi Kipas Merah]


Menghancurkan Organisasi Darah hingga tak bersisa, mereka merupakan salah satu organisasi terkuat yang ada di Dunia Fana. Mereka memiliki jutaan anggota aktif yang tersebar dan menyamar menjadi penduduk di benua ini dan benua sekitar. Mereka memiliki 10 tempat persembunyiannya yang menyebar di seluruh kekaisaran.


Hadiah :


10 x Kotak Hadiah Giok Besar.


Kartu peningkatan Job.


Title : Pembantai Berdarah.


Waktu : 14 hari


Hukuman : Kultivasi Master diturunkan 10 ranah besar


[Terima/Tolak]


[End]


‘Kamu yang terbaik Sistem, Terima’ Bai Chen sangat senang di dalam hati.


“Tenang saja, aku tidak akan membiarkan kita dimanfaatkan begitu saja, bukan begitu paman Hong Gon?” Bai Chen.


“Tentu saja tuan muda Bai Chen, kami akan menyiapkan hadiah yang sangat sesuai” Hong Gon sebenarnya tidak termasuk orang yang ingin memanfaatkan Bai Chen dan kelompoknya.


“Tapi saya mohon maafkan bawahan saya yang telah berpikir tidak terpuji itu tuan muda” Hong Gon meminta maaf dengan tulus.


Karena para bawahan bodoh Hong Gon yang berpikir seperti itu kepada kelompok Bai Chen, malah Hong Gon yang harus bertanggung jawab untuk meminta maaf kepada Bai Chen.


Disisi lain mereka semua yang ada disitu merasa sangat bermasalah, dalam pikiran mereka semua, hanya ada bagaimana cara memanfaatkan kelompok Bai Chen.


Mereka bahkan lupa, mereka sekarang sedang berpikir untuk memanfaatkan Kelompok 5 Pembantai yang telah membunuh puluhan juta monster hanya dalam beberapa jam.


Dimana kewarasan mereka semua saat ini, bahkan mereka sendiri baru sadar ketika Jenderal Tertinggi mereka sangat dipermalukan karena kelakuan mereka.


Tubuh mereka semua sekarang gemetar memikirkan betapa bodohnya mereka saat ini, bagaimana jika kelompok Bai Chen tersinggung dan membantai mereka semua ?


Tapi mereka semua bisa bernafas lega lagi ketika Bai Chen menganggukan kepalanya, sebagai tanda bahwa dia tidak terlalu mempermasalahkan hal itu.


“Baik tuan muda” jawab mereka semua.


“Terimakasih tuan muda Bai Chen” Hong Gon berterima kasih dengan membungkukkan badannya.


“Santai paman Hong Gon, aku tahu paman tidak akan berpikir seperti itu kepadaku” Bai Chen menjawab santai dan memegang tangan Hong Gon agar tidak bersujud.


“Ini semua bisa menjadi pelajaran untuk kalian semua, apakah kalian berpikir bisa menanggung kemarahan kami dengan kekuatan kalian saat ini, bahkan jika kelima benua bersatu melawan kami, belum tentu kelima benua itu bisa mengalahkan kelompok kami” Bai Chen.


“Mungkin cukup melawan kelompok Bayangan Dewa yang ada di benua tengah pun, kekaisaran kalian dan kelima benua ini akan hancur lebur” Bai Chen mengatakan semua hal yang menakutkan itu dengan santai.


Meskipun perkataan Bai Chen sangat sombong, tapi tidak ada yang berani membantah. Jika diasumsikan perang antar benua, mereka semua akan membawa sekitar 50-60 juta prajurit kultivator. Dan pasti timbul banyak korban di antara kedua pihak.


Jadi, bukan mustahil Kelompok Bai Chen atau sekarang akan dikenal sebagai Kelompok 5 Pembantai ini bisa menghapuskan sebuah kekaisaran dalam beberapa jam saja, melihat mereka bisa membantai puluhan juta monster lebah tadi.


“Sudah cukup, karena mood ku sedang baik kalian kumaafkan, tapi jika sekali lagi kalian mengulanginya lagi, mungkin bukan aku yang akan marah tapi malah akan membuat marah mereka berempat” Bai Chen menjelaskan.


Mereka semua menelan ludah melihat ekspresi Bai Long, Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng yang sudah meredam amarah mereka. Mereka semua juga langsung mengangguk dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.


“Paman Hong Gon, silahkan berikan Pil ini kepada yang terluka dan butuh perawatan, kita lebih baik berangkat menuju ibukota kekaisaran secepatnya” Bai Chen memberikan sekitar 10 ribu botol giok pil penyembuh tingkat rendah, tingkat rendah versi Bai Chen adalah di bawah tingkat Roh.


“Tuan Bai Chen ini terlalu berlebihan, saya sudah malu dengan sikap anak buah saya dan anda masih mau membantu kami, tidak pantas rasanya saya menerima ini” Hong Gon enggan menerima pemberian Bai Chen.


“Aku hanya ingin cepat ke ibukota kekaisaran, aku mau besok pagi kita bisa langsung berangkat dengan kondisi bugar, agar tidak ada yang menjadi beban di perjalanan, tidak ada bantahan, aku dan kelompokku akan istirahat terlebih dahulu, cepet gunakan lalu istirahat” Bai Chen memberi perintah.


Bai Chen dan kelompoknya kemudian keluar dari tenda dan menuju ke tenda yang sudah disiapkan untuk mereka, Bai Long sendirian, Bai Don seperti biasa bersama dengan Bai Cheng. Sedangkan Bai Feng …


“Feng’er maukah kamu menemaniku malam ini di kamar ? Aku takut sendirian ?” Bai Chen berbisik manja di telinga Bai Feng.


“Eh, Chen Gege, kita belum menikah, bukankah itu tidak baik ?” wajah Bai Feng kembali memerah setelah mendengar perkataan Bai Chen.


“Ah, kalau begitu aku akan mengajak perempuan lain saja, untuk menemaniku di tenda” Bai Chen mengalihkan pandangannya dari Bai Chen.


“...” Bai Feng bingung bagaimana merespon perkataan Bai Chen.


“Ekhem, ternyata ada yang sedang bermesraan di belakang kita semua” Bai Long mulai dengan mulut licinnya.


“Ah, iya enaknya jika masih bisa bermesraan, tidak sepertiku yang sudah bertahun - tahun tidak merasakan kemesraan dari orang disampingku” Bai Don ikut menimpali perkataan Bai Long.


“Apa yang kamu katakan ???” Bai Cheng mencubit pinggang Bai Don.


“Aduh…” Bai Don merintih kesakitan.


Bai Chen tidak menghiraukan mereka bertiga, dia kemudian fokus memandangi wajah Bai Feng lagi.


“Bagaimana tuan putri ?” Bai Chen.


“...” Bai Feng hanya mengangguk saja, dia hanya pasrah karena bingung harus bagaimana, dia tahu Bai Chen hanya menggodanya saja, tapi dia juga tidak mau berpisah dari Bai Chen.


“Sudah kalian semua tidur juga, kita akan berangkat besok pagi” Bai Chen memberi perintah kepada Bai Long, Bai Don dan Bai Cheng.


Setelah mereka bertiga memasuki tenda, kini giliran Bai Chen dan Bai Feng yang masuk tenda yang berada di tengah tenda mereka bertiga.