SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 41 - Mengumpulkan Bukti


“Mohon tunggu beberapa saat tuan, saya akan menyiapkan semuanya …” bartender.


“Baiklah” Han Ci.


“Han Ba, Han Bi, Han Bu, Han Be, kita akan memastikan informasi yang diberikan bartender tadi selaras dengan yang dikatakan oleh para pembunuh bayaran setelah ini, kemudian kita akan cek lagi dengan informasi yang diberikan tuan muda dulu” Han Ci mulai memberi instruksi kepada para anggotanya.


“Baik saudara Han Ci, lebih baik kita selesaikan urusan kita disini hari ini, kita masih harus ke 2 bar lagi, jadi kita harus menyelesaikannya dengan cepat, agar tidak membuat tuan muda menunggu” Han Ba memberikan pendapatnya dan diangguki oleh semua orang.


“Benar saudara Han Ba, jadi kita harus ekstra kerja keras, jangan kendor” Han Ci menyemangati mereka.


Satu jam kemudian ada beberapa puluh orang yang datang, mereka semua sudah diberi instruksi untuk menjawab semua pertanyaan yang akan diajukan oleh regu Han Ci. Interogasi pun dimulai.


Disisi lain lagi …


Regu Hang Tuah langsung membagi tugas.


“Hang Sa, Hang Si, Hang Se, Hang Su, kita akan membagi kelompok kecil lagi menuju tiga kota yang ada di sekitar Kota Monster Giok ini, ingat kalian hanya punya waktu tiga hari, selesaikan secepatnya”


“Korek informasi apapun, gunakan uang untuk melancarkan penggalian informasi kepada para pemerintah setempat, bawa masing - masing 100 juta”


“Jangan lupa gunakan Kristal Perekam untuk merekam semua percakapan, agar bisa menjadi barang bukti yang kuat”


“Mengerti ?” Hang Tuah.


“Mengerti” setelah mereka berempat menjawab, mereka langsung membagi diri menjadi dua regu kecil lagi dan langsung menuju ke kota yang sudah ditandai.


Sedangkan Hang Tuah sendirian langsung menuju ke kota Hitam untuk menjalankan misinya itu.


Disisi lain lagi …


Regu Hei Long terlihat sangat santai, mereka memang menyamar senatural mungkin untuk bertanya kepada para warga sekitar, sekaligus menjadi penjaga area penginapan dan sekitarnya.


Sebelum mereka berpencar tadi Hei Long sudah memberi sebuah instruksi.


“Saudaraku semuanya, Hei An, Hei In, Hei Un, Hei En, kita akan bekerja seperti biasa kita menjaga penginapan dan sekitarnya, sekalian kalian membawa beberapa uang untuk bertanya kepada beberapa orang yang kalian temui” Hei Long memberikan Instruksi.


“Baik saudara”


“Jangan lupa, selain mencari beberapa informasi, sepertinya ada yang mengawasi penginapan ini, mungkin Paviliun Gorila Darah sudah mulai ingin mencari informasi kekuatan kita” Hei Long melanjutkan.


“Jadi, waspadalah juga pada para penguntit itu, jika dirasa tidak membahayakan keluarga atau pegawai kita, biarkan saja, jika membahayakan …, kalian semua tahu apa yang harus dilakukan” Hei Long.


“Baik saudara”


“Kalau begitu, mari kita berpencar” Hei Long.


Mereka semua berpencar tapi masih dengan sikap yang santai, seperti penjaga amatir.


Tapi, insting Hei Long bisa dikatakan benar, karena Ketua Paviliun Gorila Darah ini sudah mulai waspada kepada Bai Chen, dia menyuruh beberapa orang untuk menyelidiki berapa banyak pasukan dan kekuatan asli Bai Chen.


***


Tiga hari berlalu dengan cepat.


Bai Chen masih asik dengan alkimia nya, dia sudah kehabisan bahan - bahan pembuat Pil berkualitas tinggi. Akhirnya dia menyuruh Sistem untuk menukarkan lagi 1 miliar PS nya ke dalam bahan - bahan pembuatan pil itu.


“Hah, tidak terasa sudah tiga hari saja, sekarang aku sudah berada di Alkemis tingkat Dewa Tier 1, Seharusnya aku sudah bisa membuat Pil tingkat Dewa meskipun rasio keberhasilan ku masih di 1:100” Bai Chen bergumam sendiri.


“Tapi aku juga tidak ingin terjadi keributan karena jika aku berhasil membuat Pil tingkat Dewa, Kesengsaraan Petir akan datang, jadi, aku harus puas dengan Pil - Pil immortal ini” gumaman Bai Chen dengan ekspresi tidak puas.


“Tunggu - tunggu, kenapa semua begitu tidak rapi ?” Bai Chen mengatakan hal itu setelah melihat sekelilingnya.


Banyak pil yang berserakan, botol giok dimana - mana, mungkin jika dihitung secara teliti, selama tiga hari ini, Bai Chen sudah membuat kurang lebih 100 ribuan Pil berbagai tingkat mulai dari Pil tingkat Bumi sampai Immortal.


“Sepertinya aku terlalu fokus hingga tidak memedulikan kebersihan sekitar” gumam Bai Chen.


“Aku harus membersihkan ini dulu, kemudian mandi, setelah itu langsung menuju lantai tiga, kemungkinan siang nanti saudara - saudaraku sudah selesai semua menjalankan misi yang kemarin” Bai Chen kemudian langsung merapikan semuanya dan bersiap untuk mandi.


Para Bayangan Dewa tidak menemukan kendala yang begitu berarti selama menjalankan misi tersebut, menyelesaikan semuanya dengan lancar dan sesuai dengan jadwal.


Singkat cerita, Bai Chen sudah menyelesaikan mandinya merapikan kamarnya, dia memasukkan puluhan ribu botol giok yang berisi pil itu ke dalam cincin penyimpanannya.


Bai Chen bisa saja menyimpannya di Inventory, tapi dia memutuskan untuk menyimpan di cincin penyimpanan saja, agar semua orang tidak terlalu aneh melihat barang yang tiba - tiba ada dan akan terus bertanya kepadanya.


Bai Chen sudah berada di lantai tiga, dia menunggu para Bayangan Dewa datang, sambil menunggu dia ingin melihat berapa lama lagi waktu Questnya.


“Sistem, bisa tunjukkan Quest mengenai Paviliun Gorilla Darah itu” Bai Chen bertanya kepada Sistem.


[Bisa, Master]


[Quest : Menghancurkan Paviliun Gorilla Darah secara perlahan]


Hancurkan lah Paviliun Gorilla Darah secara perlahan dan ungkapkan bahwa Paviliun Gorilla Darah banyak melakukan hal kotor.


Hadiah : Kotak Giok Besar


Waktu : 1 Bulan (waktu tersisa 8 hari)


Hukuman : Kultivasi Master diturunkan 10 ranah besar


[End]


“Masih tersisa sepuluh hari lagi, masih ada banyak waktu” Bai Chen bergumam sendiri, kemudian dia merasakan beberapa aura mendekat.


Regu Han Ci menyelesaikan misi terlebih dahulu, ketika Han Ci ingin langsung menjelaskan perolehan informasi itu, Bai Chen mengatakan agar menjelaskannya berbarengan dengan yang lain.


Agar bisa terjadi Cross-Check antar regu, sehingga menguatkan bukti yang beberapa hari ini mereka kumpulkan.


Beberapa saat kemudian, regu Hang Tuah dan Hong Zheng datang. Yang terakhir adalah regu Hei Long.


“Sebelumnya, apakah ada kendala atau masalah dalam menjalankan misi ?” Bai Chen membuka pertemuan mereka ini dengan pertanyaan.


“Tidak ada kendala yang terlalu berarti tuan muda, hanya setelah kami pikir, kami terlalu menghabiskan banyak uang”


“Tidak masalah jika masalah uang saja, memangnya habis berapa sampai kalian meminta maaf seperti itu ?” Bai Chen.


“Bukankah aku memberikan 5 miliar emas, apakah kurang ?” Bai Chen.


“Tidak tuan muda, kami menghabiskan 100-300 juta emas per regu”


“Masih banyak, tidak usah merasa bersalah, setelah ini uang yang tersisa kalian bagi rata untuk keluarga masing - masing” Bai Chen.


“Kalau begitu aku ingin mendengarkan laporan dari masing - masing ketua regu” Bai Chen kemudian mempersilahkan empat orang pemimpin regu bergantian berbicara.


“Saya yang akan menyampaikan pertama tuan muda” Han Ci.


“Yang saya dapat dari bar informasi dan pembunuh bayaran adalah …”


“...”


“...”


“Selesai dan semua bukti itu sudah kami kumpulkan di Kristal Perekam” Han Ci.


“Selanjutnya saya tuan muda” Hong Zheng.


“Yang saya dapat dari para pedagang adalah …”


“...”


“...”


“Sekian, dan semua bukti juga sudah direkam” Hong Zheng.


“Selanjutnya saya tuan muda” Hei Long.


“Dari para warga, informasi yang ada sebagai berikut …”


“...”


“...”


“Itu saja yang saya dapatkan tuan muda, semua bukti sudah direkam” Hei Long.


“Saya mendapat informasi tambahan yang cukup mengejutkan tuan muda” Hang Tuah


“Informasi tersebut…”


“...”


“...”


“Jadi begitu tuan muda”


“Oke jadi bisa disimpulkan seperti ini” Bai Chen.


“Paviliun Gorila Darah itu …”