SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 305 - Klan Cai Bergabung


Bai Chen kemudian memasukkan semua pasukan shadow-nya kembali ke bayangannya setelah memberikan sepatah dua patah kata. Tiba-tiba sistem memberikan sebuah notifikasi.


[Selamat telah mendapatkan Title Penguasa Bayangan. Garis keturunan Dewa Bayangan yang diberikan kepada anda lebih rendah dari Garis Keturunan Tertinggi, jadi sistem secara langsung meleburkannya menjadi satu.]


[Apakah anda ingin melihat status anda terkini dan progress quest anda?]


“Sepertinya boleh.”


[STATUS]


Nama : Bai Chen (24)


Ras : Dewa (Absolute)


Title : Pemilik Sistem Surgawi Tertinggi, Pewaris Sang Absolute Universe, Sang Kekacauan, Sang Kekosongan, Pembantai Berdarah, Kaisar Iblis, Penguasa Bayangan.


Kultivasi Jiwa Raga : Dewa Hitam 1 ( 0 / 8 triliun)


Garis Keturunan : Sang Absolute Universe


Teknik Budidaya : Pemilik Alam (Surgawi)


Teknik Jiwa : Jiwa Penguat Kekacauan (Dewa)


Akar Tubuh : Akar Spiritual 9 Dao


Elemen : Api Emas, Petir Hitam, Es Abadi, Air Raksa


Dao : Ruang, Waktu, Kehidupan, Kematian


Senjata : Pedang Pelahap Semesta (Surgawi) (9 dari 10 Bentuk)


[SKILL]


Aktif : Unlimited Blades (Surgawi)


Aktif : God Judgement (Ilahi)


► God Law (Dewa), God Sphere (Dewa), God Glitter (Dewa)


Pasif : Auto-Defend (Dewa)


[POINT]


Poin Sistem : 50 triliun


Poin Pengalaman : 0 triliun


Poin Pemahaman : 5 miliar


Poin Jiwa : - miliar


Poin Kehidupan : 50 miliar


Poin Kematian : 500 ribu


Uang : 100 miliar emas


Batu Kristal : 150 miliar


[JOB]


Alkemis (Surgawi Tier 1)


Penempa (Dewa Tier 10)


Master Array (Surgawi Tier 1)


God Necromancer (Sugawi) - 10 Juta Shadow


[DUNIA JIWA]


Bangunan Sekte Absolute


[UNDIAN]


[SHOP]


[INVENTORY]


1 Kartu Poin x 100 (1 Hari)


Plat Array Pelindung (Surgawi)


Plat Array Pengumpul Qi (Surgawi)


Kuas Bintang Hitam (Surgawi)


Tungku Dewa Alkimia (Surgawi)


Pecahan Dao Penjaga (Takdir & Keberuntungan)


Zirah Kaisar Dewa (Surgawi)


Tongkat Emas Dewa Kera (Surgawi-Tersegel)


Profound Ark Iblis Hitam (Dewa)


[End]


[Side Quest Kebenaran Dunia.]


[Quest Alam Iblis.]


[Quest Membangkitkan Title Penguasa Bayangan dan Penguasa Kegelapan.]


[Karena dahulu kala tidak ada yang bernama Alam Iblis, semuanya adalah dewa, akan tetapi karena Dewa Bayangan dan Dewa Kegelapan telah melanggar sumpah. Maka mereka berdua dihukum dengan memisahkan Alam mereka berdua dari tatanan Alam Dewa.]


[Oleh karena itu Alam Iblis sudah bukan lagi bagian dari Alam Dewa dan menjadi Alam pertengahan antara Alam Dewa dan Dunia Immortal. Dan Ras Kedua Dewa dikutuk dan kini orang-orang memanggil mereka dengan sebutan Ras Iblis.]


[Hadiah : 4 Fragmen Kebenaran Dunia.]


[Waktu : 10 Tahun.]


[Progress : 50%]


[Hukuman : Mati.]


“Kenapa Job God Necromancerku meningkat dari Ilahi ke Surgawi tanpa aku melewati Transkrip dan Pemahaman Surgawi?”


[Karena master mendapatkan pengetahuan secara penuh dari pengguna sebelumnya. Jadi anda tidak memiliki batasan untuk membangkitkan dan menambah pasukan anda. Selamat kepada anda.]


[Untuk masalah kedua, alasannya sederhana. Kenapa anda harus melewati tahap yang sama untuk kedua kali. Begitulah istimewanya sebuah warisan.]


[Jadi anda pasti paham kenapa warisan para dewa penguasa dulu sangat diincar oleh semua orang kuat di berbagai lapisan dunia ini. Salah satunya karena ini.]


[Setelah berhasil mendapatkan title Penguasa Bayangan, energi yang ada dalam tubuh Master sedikit berubah, energi qi yang biasanya berwarna putih bersih, sekarang berubah menjadi ungu gelap, warna itu terjadi karena title yang sudah aktif tersebut.]


“Oh sekarang aku paham.” Bai Chen menyentuh dagunya dan mengangguk ringan. Dia kemudian teringat mengenai pertarungan bawahannya dan naga bayangan di luar gua.


“Sekarang aku harus keluar terlebih dulu untuk menghentikan kesalahpahaman ini.”


Di luar gua,


*BOOM!


Berbagai suara serangan terdengar sangat nyaring, semua orang berusaha untuk membuat si naga bayangan sombong memberitahu dimana keberadaan tuan mudanya.


“Kalian semua berhenti!” Bai Chen berteriak keras dengan mengeluarkan tekanan kultivasinya.


*DUAR!


Semua pasang mata langsung beralih kepada suara dan asal tekanan yang begitu kuat tersebut.


“Tuan muda…”


Beberapa bawahan Bai Chen menghentikan serangan dan langsung menuju ke arah tuan mudanya itu.


“Sayang…”


Kedua istri Bai Chen yang sangat khawatir langsung terbang dengan cepat serta memeluk suami mereka tercintanya.


“Kemana saja kamu selama beberapa hari ini. Kami pikir kamu benar-benar kalah dan dimakan oleh Naga Bayangan Raksasa itu.” Fei Yuan dan Bai Feng menangis di dada suaminya.


“Cup, cup, aku sudah ada disini. Naga Bayangan hanya menggoda kalian saja, sepertinya dia bosan menungguku ketika menerima warisan dari Dewa Penguasa Bayangan.” Bai Chen menenangkan kedua istrinya dan semua bawahannya.


“Ha ha ha, tidak disangka, aku seorang Naga Bayangan Raksasa Kuno akan kalah dalam pertaruhan oleh seseorang sepertimu, Tuan Muda baruku. Namun, aku juga tidak keberatan…”


“Karena kamu sudah layak dan menerima menjadi warisan dari Dewa Bayangan, maka aku akan melakukan kontrak tuan dan bawahan. Aku juga akan memindahkan wadah energiku kepada dantianmu, apakah kamu siap?”


Naga Bayangan itu terlihat tidak berdosa sama sekali setelah memukuli semua bawahan Bai Chen, dia malah berbicara dengan santai tanpa beban, tentunya dia juga tidak menghiraukan tatapan penuh dendam dari sekitarnya.


“Kalian semua mundurlah beberapa meter terlebih dulu. Aku akan menghukum naga ini terlebih dulu.” Bai Chen tersenyum manis dan menyuruh kedua istri dan bawahannya untuk ke belakangnya.


“Segel Tuan dan Bawahan! Dewa Bayangan dan Naga Bayangan!” Bai Chen dan Naga Bayangan sama-sama mengucapkan kalimat yang sama, kemudian sebuah tato yang muncul dari kepala naga beralih ke tangan kiri Bai Chen.


Setelah semuanya beres Bai Chen kemudian mendamaikan Naga Bayangan dengan semua bawahannya. Meskipun agak berat namun semua bawahannya akhirnya juga harus akrab dengan Naga Bayangan Raksasa, karena dia akan menjadi keluarga baru mereka.


“Baiklah. Karena kalian sudah berdamai. Aku memiliki tugas untuk kalian yaitu membantu rombongan 3 Pencakar yang berada di Pegunungan Monster Langit, sepertinya mereka juga masih kesulitan untuk menemukan warisan Dewa Kegelapan.”


“Dengan bantuan Naga Bayangan Raksasa mungkin kalian semua bisa memberikan perubahan signifikan disana. Sedangkan aku akan kembali dengan empat orang ini.” Bai Chen memberikan perintah.


“Baik tuan muda, kami semua akan melakukannya. Semoga anda bisa sampai dengan selamat di Istana. Kami juga akan segera memberikan laporan setelah kami sampai disana.” Bai Long menerima perintah Bai Chen.


“Kamu memang bisa diandalkan. Naga Bayangan kamu jangan membuat ulah dengan mereka. 3 Pencakar itu mungkin kekuatannya hanya berbeda beberapa level denganmu, jika mereka marah, mungkin kamu akan menjadi naga panggang, mengerti?”


Bai Chen menutup perpisahan sementara itu dengan sebuah canda, bagaimanapun Naga Bayangan masih lebih kuat dari 3 Pencakar. Tapi Bai Chen bercanda seperti itu juga tidak 100 persen salah.


Karena Bai Chen sendiri tidak pernah melihat 3 Pencakar itu bertarung dengan serius sampai dalam posisi terpojok dan dekat dengan kematian. Namun Bai Chen pribadi masih menjagokan Naga Bayangan, karena ketika pemindahan wadah energi tadi, energi qinya langsung terserap 10 persen tanpa ampun.


Kedua rombongan itu kemudian kembali ke tujuan masing-masing dan melanjutkan tugas.


Sampai di Istana Kekaisaran Iblis Surgawi.


Semua itu bertepatan dengan, Bai Chen yang mendapati Klan Cai, bangsa Qi Lin yang sebelumnya tidak pernah ikut campur dan netral memilih memberikan dukungannya kepadanya dan Kekaisaran Iblis Surgawi secara keseluruhan.


Mereka tidak munafik, memilih Bai Chen karena satu faktor penentu yaitu dia lebih kuat daripada klan Deng dan Klan Wang yang sudah bersatu. Dan yang menerima Klan Cai adalah 4 Menteri Utama.


“Aku baru sampai dari perjalanan panjang. Aku akan memberikan keputusan besok. Kalian bisa menginap di kamar yang akan segera disiapkan oleh pelayan. Aku harap kalian bisa memahami alasanku.”


Akhirnya keputusan itu ditahan sampai keesokan harinya.