
“Sama-sama, kalian gunakanlah semua ini dengan baik, aku hanya mengingatkan sekali saja, jangan ada yang pernah berani untuk mengorupsi dan menggunakannya melebihi jatah yang sudah ditentukan untuk kepentingan pribadi.”
“Meskipun kalian sudah aku anggap sebagai orang terdekatku, tapi jika kalian semua melakukan hal egois seperti itu, aku tidak akan segan-segan membunuh kalian. Tentunya kalian sudah tahu karakterku yang seperti ini bukan?”
“Kalian tidak mau bukan terbunuh seperti beberapa petinggi rendahan yang ternyata menimbun sumber daya yang seharusnya dibagikan secara merata setahun yang lalu, bagaimana nasib mereka?”
*GLEK!
Semua orang menelan ludah, tentunya masih terekam dengan jelas peristiwa setahun yang lalu, dimana Bai Chen membunuh beberapa petinggi daerah yang tidak menuruti pusat dan malam menimbun serta menjual sumber daya tersebut.
Bai Chen membunuh kedua orang penjahat itu di alun-alun kota dan ditonton oleh semua orang, jika langsung terbunuh begitu saja mungkin memang biasa, tapi dia menyiksa kedua orang itu hingga mati, sejak kejadian itu tidak ada namanya korupsi lagi di Klan Fei.
“Tentu saja kami mengerti Yang Mulia.”
“Baiklah kalau begitu silakan diatur sedemikian rupa, aku percayakan kepada ayah mertua dan paman-paman sekalian, aku berharap kalian bisa melewati kekuatan pasukanku.” Bai Chen tersenyum dan mengakhiri perintahnya.
Para petinggi klan hanya tersenyum getir, mereka semua tahu bahwa Bai Chen hanya basa-basi, ‘Bagaimana bisa kami semua melewati semua pasukan yang memiliki peningkatan kekuatan secepat mereka, ada-ada saja.’ Begitulah pemikiran setiap orang.
Dan setelah beberapa kali lagi pembicaraan mengenai topik lain, semau petinggi dan semua menteri melanjutkan ke permasalahan-permasalahan ringan yang dihadapi wilayah Klan Fei atau akan dikenal sebagai Wilayah Kekaisaran Iblis Surgawi nantinya.
Sepuluh hari berlalu begitu saja, Zhao Kaibo dan semua Perintah Dewa sudah kembali dari menjalankan misinya, mereka sekarang sedang berlutut dan melaporkan penemuan mereka kepada Bai Chen.
“Kami ingin memberikan laporan tuan muda.”
Setelah Bai Chen memberikan kode untuk melanjutkan, Zhao Kaibo mewakili Perintah Dewa yang lain untuk menjelaskan perincian laporan yang telah mereka temukan selama sepuluh hari terakhir.
“Klan Deng masih memiliki sikap seperti dulu, mereka tetap menentang Klan Fei seperti biasanya, tapi belum ada pergerakan yang signifikan dari mereka, mungkin yang berubah adalah pemerintahan mereka menekan semua generasi muda untuk terus meningkatkan kekuatan selama beberapa tahun ke depan.”
“Sedangkan Klan Wang juga tetap mendukung penuh Klan Deng, kurang lebih pergerakan mereka sama saja seperti dulu, mereka masih menggunakan acuan yang kuat yang akan mereka ikuti, jadi jika kita ingin menjadikan mereka bawahan, tinggal kita kalahkan saja mereka.”
“Klan Cai masih netral seperti biasanya, mereka bahkan cenderung akan bergabung dengan kita dalam waktu dekat, tinggal menunggu beberapa pertimbangan dari para leluhur mereka.”
“Nah, ternyata yang menjadi inisiator untuk mendirikan kekaisaran tandingan untuk melawan kita malah Klan Lu, alasan mereka melakukannya karena mereka menganggap bahwa Klan Fei sudah melanggar perjanjian.”
“Klan Fei yang memiliki perjanjian sebagai pembantu dari Klan Lu hingga beberapa tahun lagi dijadikan alasan untuk pergerakan mereka sekarang.” Zhao Kaibo menjelaskan semuanya dengan tenang.
“Bukankah semuanya sudah di kompensasi? Apakah mereka begitu serakah karena tahu sekarang Klan Fei sudah lebih kaya dari mereka? Ooo … jadi begitu ya, alasan mereka adalah ingin menguasai sumber daya Klan Fei yang sangat berlimpah sekarang.” Bai Chen berhenti sejenak dan bersiap untuk memutuskan sesuatu.
“Berapa orang yang sudah kami bunuh dari para petinggi atau tetua Klan Lu?” Bai Chen tiba-tiba langsung bertanya.
“Tapi, karena kedatangan kami di Klan Lu sedikit terlambat, isu peperangan dan penolakan atas Kekaisaran Iblis Surgawi kita sudah menjamur dan menjalar di berbagai lapisan masyarakat Klan Lu, kami sudah mencoba menggunakan trik lama, tapi belum berhasil.” Zhao Kaibo melanjutkan laporannya.
“Tidak masalah, kalian semua sudah melakukan yang terbaik, sepertinya kita harus membuat mereka berpikir dua kali terlebih dulu untuk bermusuhan dengan kita. Jiao De kesini!” Bai Chen memanggil Jiao De.
“Hamba disini Yang Mulia.” Jiao De tidak suka memanggil Bai Chen dengan tuan muda, dia lebih suka memanggilnya dengan Yang Mulia, padahal Bai Chen sudah sedikit memaksanya tapi gagal.
Si Jiao De ini sangat mengagumi Bai Chen sampai-sampai dia tidak merasa pantas seperti para saudara dan bawahan dekat Bai Chen yang bisa memanggilnya dengan tuan muda.
Disisi lain dia juga sedang sekali direpotkan oleh berbagai perintah Bai Chen, dia sudah benar-benar terobsesi dengan Bai Chen sejak keluar dari Mutiara Dewa waktu itu.
“Seberapa percaya diri kami bisa menghancurkan Klan Lu dengan kekuatanmu sekarang?” Bai Chen bertanya serius.
“Saya tidak munafik tuan muda, mungkin saya hanya bisa memberikan kerusakan sekitar 20-30 persen, tapi jika dengan seluruh Panglima Iblis, saya bisa menghancurkan mereka 100 persen.” Jiao De menjawab dengan penuh keyakinan.
“Baiklah sudah cukup, jangan menghancurkan mereka secara penuh, aku masih memerlukan semua rakyat serta wilayah mereka untuk tunduk kepadaku secara penuh.”
“Berangkatlah Kamu, Fei Qingyu dan Lu Jidu yang sedang mengawasi Klan Lu, hancurkan kediaman pusat mereka dan beberapa tempat penting mereka.”
“Berikan mereka kesempatan untuk tunduk satu kali lagi, jika mereka memang masih bebal, kalian boleh menghancurkannya secara penuh, bunuh semua petinggi musuh.”
“Dan jangan lupa untuk menawan para pasukan musuh yang sudah menyerah, janjikan kepada mereka untuk aku berikan kebebasan dengan syarat.”
“Kalian bertiga akan dibantu oleh Perintah Dewa, serta untuk misi Penghancuran ini aku akan memberikan tampuk kepemimpinan kepada Jiao De. Tidak masalah bukan Zhao Kaibo?” Bai Chen bertanya sekaligus mengakhiri perintahnya.
“Tentu saja tuan muda, semuanya akan berjalan sesuai dengan perintah anda.” Zhao Kaibo tersenyum, dia benar-benar tidak memiliki rasa marah atau apapun, karena dia tahu bahwa Jiao De lebih kuat dan lebih cerdas daripada dirinya, jadi dia santai saja meskipun tidak memimpin misi kali ini.
“Bagus, kalau begitu kalian semua berangkatlah, aku ingin mendengar kabar baik dalam waktu 3 hari, kalian bisa menjanjikan kesuksesan misi penghancuran kali ini?” Bai Chen mengakhiri perintahnya dengan sebuah pertanyaan.
“Kami semua berjanji.” Setelah mengatakan itu, mereka semua dipimpin oleh Jiao De langsung meluncur menuju ke portal teleportasi dan sampai di pinggiran wilayah kekaisaran.
***
*SLURB!
Jiao De, Fei Qingyu, Zhao Kaibo dan para perintah lainnya sudah sampai di pinggiran wilayah kekaisaran, mereka semua kini sedang menunggu Profound Ark Iblis Hitam membesar.
Dalam waktu beberapa detik saja, Profound Ark itu sudah berhasil membesar serta menjadi sebuah Kapal Udara yang sangat kokoh dan menawan, kecepatannya yang setara dengan seorang kultivator ranah Dewa Hitam menjadi poin tambah Profound Ark itu.