SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 332 - Sang Penjagal Para Naga


*BOOOM!


“Siapa yang mengirim kalian? Apakah kaisar sialan itu yang mengirim kalian? ”


*DUAAAR!


“Memangnya kaisar kalian bisa apa sekarang? Meskipun dia berhasil membunuh salah satu dari kami, apakah dia mampu untuk menahan pergerakan pasukan alam dewa yang datang menuju kesini?”


*BUUUK!


Wang Tan dan Wang Lan terikat di sebuah tiang di ruang bawah tanah dengan kondisi mengenaskan, mereka berdua dipukuli dan disiksa oleh empat orang di depan mereka.


“Hah … hah … sampai kondisi kalian begini pun, kalian berdua masih saja tidak mau memberitahu informasi dan kelemahan dari kaisar lemah kalian itu, apakah sepenting itu si kaisar ini bagi kalian?” tanya Utusan Alam Dewa paling senior.


“...”


“Kakak, kita bunuh saja dua orang ini, aku sudah begitu geram dengan dua orang yang tidak tahu diuntung ini, mereka berdua juga tidak terlalu berguna jika hanya diam saja seperti ini,” usul Utusan lain.


“Apakah kamu berani menjamin bahwa kedua orang ini tidak ditanamkan ikatan jiwa yang terhubung ke tuannya yaitu si kaisar, kalian masih ingat transmisi suara dari adik perempuan kita yang sempat terputus bukan?” ujar Utusan Senior mengingatkan.


Ketiga utusan terdiam seketika, ingatan mengenai peringatan dari adik perempuan mereka yang terbunuh oleh si kaisar dengan kejam bukanlah hal bekala, ‘Si Kaisar Iblis ini sangat kuat, berhati-hatilah, karena dia adalah–.’ Itulah pesan dari adik perempuan mereka sebelum kemudian mati.


“Lebih baik kita menyiksa mereka berdua sampai teman-temannya datang menjemput mereka dan kemudian kita akan menangkap serta menginterogasi mereka semua sambil menunggu bantuan dari Alam Dewa.”


Utusan Senior memberikan keputusan mutlak, tidak ada yang berani membantah lagi. Nasib kedua marga Wang itu kembali dipenuhi dengan berbagai siksaan yang cukup menyakitkan, namun tidak sampai membuat mereka berdua mati.


*


*


*


“Kemana Wang Bersaudara?” tanya Bai Long sedikit panik, perasaannya dari kemarin sedikit terganggu entah karena apa.


“Kami berpisah dengan kedua orang itu beberapa hari lalu, sehari setelah kita memantau Kota Pemukiman ini, semenjak itu kita berpencar dan setelahnya kami tidak bertemu dengan mereka lagi,” jawab Deng Fennu sedikit panik.


“Jangan-jangan…” tambah Fei Qingyu.


Semua orang langsung paham dengan apa yang akan dikatakan oleh Fei Qingyu, kemudian Bai Long selaku pemimpin mereka memberikan arahan untuk berkonfrontasi secara langsung dan pertempuran tidak bisa dihindarkan jika hal itu terbukti benar.


“Kita akan menyelidikinya secara bersama-sama agar tidak terjadi lagi masalah seperti ini, kita akan coba masuk ke pemukiman dan menyusuri setiap rumah serta merasakan hawa keberadaan mereka berdua, kalian mengerti?” tegas Bai Long.


“Baik, Ketua.”


Tak butuh waktu lama, dengan semua pengalaman mereka, apalagi Wang Bersaudara juga dekat dengan mereka semua, maka tidak sulit untuk menemukan hawa keberadaan Wang Bersaudara, dalam waktu beberapa jam mereka berhasil menemukan keberadaan kedua orang itu.


“Sial, disana banyak warga yang cukup kuat, apakah kalian bisa mengalihkan fokus mereka semua agar kami bisa masuk ke dalam?” tanya Bai Long pada Zhao Kaibo dan para perintah.


“Bisa, kami akan melakukannya sekarang, kami percayakan Raja Iblis Wang Bersaudara bisa diselamatkan, selamat berjuang…”


*SPLASH!


Zhao Kaibo dan 9 orang lainnya menghilang dari samping mereka dan sudah berbuat kerusuhan, alhasil mereka bisa menarik perhatian 100 orang lebih yang menjaga rumah kepala suku.


“Penyusup…!”


“Penyusup…!”


Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh Bai Long dan lainnya, mereka semua kemudian masuk ke Rumah Kepala Suku dengan mudah dan langsung menuju ke ruang bawah tanah.


Bai Long sigap dengan memberikan dua pil penyembuh tingkat tinggi setiap orang, dia juga mengalirkan energi qi miliknya agar kedua orang yang sekarat itu bisa menyerap khasiat pil dengan lebih cepat.


*PLAK!PLAK!


“Ternyata memang siasat memancing tikus dengan kotoran berhasil juga, kami juga sangat menikmati wajah kalian yang kasihan kepada dua orang tidak berguna yang sudah hampir hancur dantiannya itu, hahaha!” tawa Utusan Alam Dewa.


“Sepertinya kalian memang sudah merencanakan ini. Tapi, jangan salah, kami juga sengaja membuat kalian keluar, karena setelah kami merasakan kultivasi kalian, kami sangat optimis bisa membunuh kalian …”


“Stigmata : Penghentian Waktu!”


“Pedang Pembantai Naga : Pedang Kegelapan!”


*TINGGG!


Ternyata perkiraan Bai Long sedikit salah karena jurusnya ini sering sekali membunuh musuh dengan mudah, namun baru pertama kalinya ada musuh yang bisa menahan serangannya dan kekuatannya tidak kecil.


Utusan Senior musuh berhasil menahan serangan tersebut dengan kombinasi jurus 3 Roh Angin Penahan dan Dao Waktu, utusan itu memaksa Bai Long membatalkan serangannya dan mundur mengambil jarak.


“Kenapa sepertinya kamu sedikit terkejut karena aku berhasil menahan seranganmu?” tanya Utusan Senior tenang, tangannya sedikit kebas karena menahan serangan itu, tapi dia menyembunyikannya di belakang tubuhnya.


“Sepertinya menarik…” Bai Long menemukan lawan yang kuat, bukannya takut, dia malah bersemangat dan tidak membolehkan yang lainnya untuk ikut campur, dia maju dengan berbagai serangan lainnya.


*BOOOM!


Pertarungan Bai Long dan Utusan Senior mengawali pertarungan lainnya, 3 Kakek Pencakar langsung berhadapan dengan 3 utusan lainnya, sedangkan 7 Raja Iblis menghabisi semua warga pemukiman yang baru saja kembali.


Di sela-sela itu semua, Wang Bersaudara mengingatkan Bai Long, “Senior Bai Long, hati-hati dengan Dao Ilusi miliknya, hal itu yang membuat kami bisa tertangkap dengan mudah, karena dia adalah Ahli Ilusi.”


“Baik, terima kasih sudah mengingatkan.” Bai Long kembali fokus pada Utusan Senior yang menjadi lawannya, sebuah serangan ilusi menyerangnya, meskipun sudah diperingatkan, namun kekuatan ilusi Utusan Senior itu tidak main-main.


“Ilusi 9 Teratai Merah Muda : Kenangan Masa Lalu!”


Bai Long terkena serangan dan dia kembali flashback dengan masa lalunya begitu saja, tubuh aslinya langsung terdiam begitu saja tanpa penjagaan, alhasil beberapa Raja Iblis langsung mengambil alih pertarungan melawan Utusan Senior.


Sedangkan jiwa Bai Long sudah dilarikan pada kenangan masa lalunya dimana ketika dia membantai seluruh keluarganya sendiri, kehilangan istrinya, fitnah yang mengarah kepadanya.


Hampir semua ingatannya yang tersegel tertembus oleh ilusi musuh, dia berteriak keras dan Pedang Pembantai Naga miliknya menjadi tidak terkendali, hal ini membuat pertarungan berhenti sejenak.


*BOOOM!


“Apa yang terjadi dengan Bai Long, kenapa tubuhnya melayang, dari kedua bola matanya keluar darah segar, Pedang Pembantai Naga miliknya juga mengeluarkan darah hitam layaknya telah membantai ribuan bahkan makhluk?” tanya Anming yang menghentikan serangan itu.


3 Kakek Pencakar, 7 Raja Iblis dan 10 Perintah Dewa yang baru saja sampai melindungi tubuh Bai Long yang mengeluarkan fenomena aneh itu dari serangan 4 Utusan Musuh dan semua anak buahnya.


*


*


*


[Segel Ingatan Bai Long melemah.]


[Diharapkan Master segera memperbaikinya atau Bai Long akan mengamuk serta mengeluarkan jati dirinya yang sebenarnya, apakah master ingin langsung di teleportasikan menuju tempat Bai Long?]


“Lakukan…!” Bai Chen sedikit panik, satu-satunya orang yang tahu mengenai ingatan Bai Long yang tersegel adalah dirinya. Oleh karena itu, dia juga tahu jika sampai Bai Long mengamuk dan kembali lagi menjadi Sang Penjagal Para Naga.