
Bai Chen sudah siap dengan jutaan pedangnya di langit, yang terdiri dari elemen api & air, dia mengayunkan tangannya ke bawah.
*JLEB!
*JLEB!
*JLEB!
Jutaan pedang itu langsung menembus jantung monster darah yang keluar dari gerbang makam dan membakarnya sampai mati.
Kejadian hujan pedang itu terus dilakukan sampai tidak monster darah yang keluar dari sela-sela gerbang tak tersisa lagi.
Di tengah teriakan senang atas semua monster itu selesai, muncul suara gong yang amat keras dari dalam Makam Kuno.
Pandangan semua orang kembali fokus ke gerbang itu, beberapa saat kemudian gerbang raksasa itu mulai terbuka.
*BOOOM!
Suara dentuman keras menandai pembukaan gerbang yang terbuat dari batu dan memiliki ukuran sebesar gunung itu.
“Persiapkan diri kalian semua! Ratusan juta monster darah terlihat dari dalam makam! Bunuh mereka semua dengan kekuatan kalian!” tegas Bai Chen.
“Siap, Yang Mulia Kaisar!”
Ini adalah maksud perkataan orang zaman dulu, setiap gerbang makam ini terbuka, maka hanya kematian yang akan menimpa Alam Iblis.
Bisa dikatakan ini adalah bencana setiap 100 tahun sekali dan membuat semua ras iblis lainnya tidak bisa menghalau gelombang serangan monster darah.
Hal yang paling menakutkan dari monster darah adalah daya tahan tubuhnya, karakteristik mereka mirip dengan Pasukan Shadow.
Dimana, mereka tidak akan bisa mati selama masih ada setetes darah yang tersisa dari tubuh mereka, regenerasi cepat itulah kekuatan utama mereka semua.
Oleh karena itu, tidak heran hanya elemen api lah yang bisa menghalau gelombang serangan monster darah, karena api bisa menguapkan darah.
“Aku akan mencoba mengendalikan darah mereka!” Fei Yuan maju ke depan Bai Chen, lalu dia mengeluarkan jurusnya.
“Domain Darah : Penyerapan Darah Maksimal!” Dari arah tangan Fei Yuan muncul sebuah ruang terpisah dan memaksa semua monster darah di sana tersedot ke dalamnya.
Gelombang pertama serangan monster darah bisa diatasi oleh Fei Yuan sendiri, namun itulah batasannya, dia tidak bisa lagi menerima darah kotor dari para monster.
“Uhuk … ini adalah batasku, meskipun aku sudah naik ranah sampai Dewa Giok tier 30, sepertinya aku hanya mampu menyerap 10 juta monster darah ini,” keluh Fei Yuan.
“Itu sudah lebih dari cukup, istriku. Sekarang waktunya kamu ke belakang, biarkan yang lainnya menghalau serangan monster darah ini,” ucap Bai Chen yang mendekatinya.
“100 Pasukan Shadow! Aku ingin kalian semua meledakkan monster darah itu dan persembahkan nyawa untuk dijadikan bayangan baru!” perintah Bai Chen.
“Baik, Penguasa Bayangan!” jawab Raja Serigala yang merupakan pemimpin pasukan shadow, dia yang terkuat diantara yang lainnya.
100 Pasukan Shadow itu turun sebagai lapisan pertama pasukan kekaisaran, setiap serangan mereka pasti di kolaborasikan dengan api.
“Bai Feng, apakah kamu tidak mau menunjukkan Api Hitam milikmu pada semua orang?” tawar Bai Chen lembut.
Bai Feng mengangguk paham, lalu dari posisi terbangnya, dia berubah wujud menjadi seorang Phoenix Bayangan dan api hitam yang mengelilinginya.
Dengan ukuran tubuhnya yang sekarang, Bai Feng bisa membuat serangan api hitam dengan efek menghancurkan apapun dalam radius 10 km.
*BOOM!
Berbagai ledakan itu membuat jutaan monster darah menguap begitu saja, serangan Bai Feng ini juga menandai awal mulanya pembantaian 100 Juta Monster Darah secara besar-besaran.
Bai Long sudah menggila dengan Pedang Pembantai Naga miliknya.
“Alpha Stigmata : Penghentian Waktu!”
Dalam waktu sedetik, lebih dari sejuta monster darah sudah menghilang begitu saja tanpa menyisakan darah sedikit pun.
Tidak kalah dengan Bai Long, 3 Leluhur Pencakar sudah mengeluarkan serangan dao masing-masing, mereka juga memadukan serangan untuk mengincar para monster darah yang masih berada di dalam gerbang.
Dalam pembantaian besar-besaran atau penanggulan monster darah itu, semua orang fokus pada area depan masing-masing.
“Ternyata perjuanganku selama ini tidak sia-sia sama sekali, aku tidak menyangka memiliki pasukan dan orang terdekat yang begitu kuat dan mendengarkanku,” gumam Bai Chen.
“Bagaimana tidak, mereka semua mendapatkan berkah kekuatan itu darimu, tentu saja tidak ada yang berani menolak permintaanmu atau keinginanmu,” balas Fei Yuan.
“Kamu sudah selesai menyerap semua darah kotor tadi. Ya aku tidak akan bisa seperti ini jika tidak ada yang bantuan darimu dan lainnya, aku sangat beruntung,” ucap Bai Chen.
“Itulah kenapa aku mengatakan tidak ada yang menolak permintaan dan keinginanmu, karena kita hanya berpikiran untuk melayanimu selamanya, suamiku,” jawab Fei Yuan.
“Andaikan anak kita ada disini, apakah dia juga akan bangga dengan ayahnya ini? Atau dia akan membenciku karena tidak ada dalam masa pertumbuhannya?” sambung Bai Chen.
“Aku juga begitu, bagaimana nasib anak kita. Apakah dia sudah makan? Bagaimana dengan tingginya sekarang? Kapan dia bisa bertemu dengan kita?” imbuh Fei Yuan.
“Itu semua selalu terngiang dalam pikiranku, oleh karena itu, aku sangat bersemangat untuk membantumu memasuki makam, karena aku ingin secepatnya kamu bisa membuka batas Alam Iblis ini,” imbuhnya.
“Aku berjanji, setelah semuanya terkumpul, aku akan membuka pembatas itu dan mencari anak kita ke seluruh Alam Dewa, kamu bisa memegang janjiku,” ucap Bai Chen meyakinkan.
“Aku sangat mempercayaimu, kalau begitu bagaimana jika kita mempercepat menghapuskan semua monster darah yang ada di sana?” Fei Yuan mengalihkan topik.
Bai Chen mengangguk, Fei Yuan juga mengangguk, keduanya langsung bergabung dan merangsek mendekati Gerbang Makam Kuno Dewa Darah itu.
Pembantaian sepihak itu terus berlangsung selama beberapa bulan, karena jumlah yang tidak masuk akal dan regenerasi yang cepat membuat lama pertempuran itu.
***
“Ke ke ke! Aku tidak menyangka bahwa Kekaisaran Iblis Bodoh ini malah menghalau semua serangan monster darah sendirian,” ucap seseorang.
“Terima kasih untuk itu, karena nantinya aku bisa masuk ke dalam makam tanpa harus berkeringat sekarang,” imbuhnya lagi.
“Tuan, bisakah Anda memberitahukan pada kami mengenai apa yang sebenarnya ada di dalam makam itu?” tanya salah satu anak buahnya.
“Menurut kami, jika barang di dalam makam tidak berharga, maka resiko kita menghadapi kekaisaran iblis terlalu besar, apalagi para petinggi mereka turun secara langsung,” imbuh anak buah itu.
“Apa yang kamu tahu bodoh, coba kalian pikir dari mana ratusan juta monster darah itu berasal? Tentu saja dari Jantung Dewa Darah!” jelas Seseorang itu.
“Dengan Jantung Dewa Darah itu, aku bisa membuat jutaan pasukan darah dalam waktu singkat dan kita bisa mengambil alih kekaisaran iblis itu dan menjadikannya milik kita!” imbuhnya lagi.
“Jadi memang seberharga itu, kalau begitu kami semua akan membantu Anda untuk mengambil Harta Ilahi itu. Kami mendukung apapun itu selama memusuhi kekaisaran!”
“Hahaha!”