SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 134 - Kolam Darah Ilahi


“Hei Pak Tua Hong Gon, memangnya kamu tahu mengenai masa depan ha? Sepertinya instingmu sebagai Jenderal Tertinggi sudah tidak ada lagi, eh iya aku lupa kamu sudah tua, hahaha” Long Cu ikut bercanda juga.


“Benar kata saudara Long Cu paman, sepertinya anda sekarang semakin tua saja, padahal kita baru tidak bertemu selama beberapa bulan, bagaimana kalau itu sudah beberapa tahun, mungkin paman sudah …” Tan Da memasang wajah sedih.


Tan Da sendiri ikut dengan kakaknya dulu Tan Mula waktu pernikahan Bai Chen, entah bagaimana ceritanya, Tan Da ini langsung akrab dengan Long Cu dari benua timur, kemudian mereka berdua ini sering sekali membuat Hong Gon marah.


Meskipun sudah diingatkan oleh Kaisar Benua Timur dan Kaisar Benua Utara, mereka berdua tetap saja menggoda Hong Gon, tapi hal itu juga yang menjadikan mereka bertiga akrab dimanapun mereka bertiga bertemu.


“Dasar anak muda kurang ajar, kalian berdua bersekongkol untuk melawanku ya, baiklah kalau begitu sepertinya kalian berdua perlu diberi pelajaran …” Hong Gon mengepalkan tangannya, dia berusaha untuk meninju Long Cu dan Tan Da.


“Ya beginilah nasib kita saudara Hong Gon, mungkin memang sudah menjadi nasib kita diolok-olok oleh yang lebih muda” Sheng Hui menghela nafas, semua orang tertawa, tentu Sheng Hui berkata seperti itu dalam konteks bercanda juga.


Dan kebersamaan mereka itu terjalin, mereka menghabiskan semalaman suntuk untuk bercerita, bercanda, dan melakukan berbagai macam hal yang jika di ketahui oleh masyarakat umum dan prajurit mereka, mungkin citra mereka sebagai petinggi kekaisaran hancur lebur.


Shao Lang yang termuda mengira bahwa pertemuan kecil itu akan membahas rencana dengan lebih detail, tapi dia tidak menyangka bahwa mereka akan membahas sesuatu yang tidak jelas seperti ini, tapi dengan peristiwa ini membuatnya semakin mengagumi Bai Chen.


Seorang pemuda yang bisa menyatukan berbagai perwakilan dan petinggi di masing-masing kekaisaran dalam canda dan tawa, tidak seperti rapat di istananya yang hanya mementingkan kepentingan mereka sendiri.


Jadi malam ini dia benar-benar melihat bagaimana orang dari berbagai benua besar saling bercanda dan tertawa bersama tanpa ada politik sama sekali, sangat indah sekali, dia berjanji jika kedepannya dia menjadi Kaisar Benua Tengah, dia akan membuat hubungan yang sangat luar biasa seperti ini.


Tidak terasa malam sudah sangat larut, Bai Chen menyuruh semua orang untuk kembali ke pasukan masing-masing, dia memerintahkan untuk terus menguatkan mental pasukannya untuk penyerangan dua hari lagi itu.


Kemudian semua orang kembali ke tempat masing-masing, menyisakan Bai Chen dan Fei Yuan, “Sayang kita berdua sudah lama tidak melakukan itu, bukankah sekarang suamimu ini pantas mendapatkan hadiah karena telah bekerja keras selama dua minggu ini?” Bai Chen bermanja di pangkuan Fei Yuan.


Wajah Fei Yuan memerah seperti biasa, “Sayang, jika ada orang yang mendengar perkataanmu itu bukankah akan menimbulkan sebuah kesalahpahaman” Fei Yuan memarahi Bai Chen dengan lembut sambil mengelus kepala Bai Chen yang berada di pangkuannya.


“Biarlah mereka dengar, kamu juga sudah menjadi milikku, kenapa tidak?” Bai Chen menjawab dengan percaya diri, “Jadi bagaimana?” Bai Chen menanyakan ulang pertanyaan yang sama seperti tadi.


Fei Yuan hanya mengangguk, kemudian secepat kilat Bai Chen langsung bangun dari pangkuan Fei Yuan kemudian langsung menggendong istrinya dan memasuki Dunia Jiwanya, mereka berdua langsung menuju Paviliun tempat tinggal mereka di Dunia Jiwa itu.


Setelah memasuki kamar, mereka berdua langsung berciuman sepanjang dalan ke kasur dari pintu kamar, kedua tangan Bai Chen langsung dengan lihai melepas baju Fei Yuan hingga tidak menyisakan seutas benang sama sekali.


Dan sekarang adalah hidangan utamanya, Bai Chen kemudian menidurkan Fei Yuan di kasur itu dengan posisi wajah yang saling berhadapan, kemudian karena perahu tembem Fei Yuan sudah mulai basah, Bai Chen langsung memasukkan tongkat besarnya.


Tongkat besarnya itu berhasil menusuk sangat dalam dan berhasil membuat Fei Yuan merasa sangat enak dan kehilangan akal, tangan Bai Chen juga tidak lupa memanjakan Buah Surgawi Fei Yuan juga.


Mereka melakukan itu hingga ketika di ronde yang ke 10, Bai Chen mengakhiri permainan mereka berdua karena melihat Fei Yuan yang sudah kelelahan, mereka berdua beristirahta sejenak sambil berbincang ringan.


“Maafkan aku sayang, aku tidak bisa mengimbangi permainanmu yang penuh gairah itu” Fei Yuan meminta maaf, “Tidak masalah” Bai Chen menjawab dengan tersenyum lembut ke arah Fei Yuan, “Mungkin aku harus mempercepat proses dari Bai Feng itu, agar suamiku bisa puas” Fei Yuan bergumam dan ternyata hal itu didengar oleh Bai Chen.


“Apa yang kamu maksud dengan perkataanmu itu? Apanya yang dipercepat dan kenapa kamu menyebut nama Bai Feng?” Bai Chen bertanya, Fei Yuan yang tidak sengaja mengatakan itu sekarang mau tidak mau harus mengatakannya kepada Bai Chen.


“Hmm, maaf selama ini telah menyembunyikannya dari kamu sayang, bukankah waktu itu pernah bertanya kenapa aku dan Bai Feng bisa langsung akrab hanya dalam satu malam saja? Dan hal itu berkaitan dengan penjelasan yang akan aku sampaikan ini” Fei Yuan.


“Penjelasan apa itu? Aku ingin mendengarnya secara keseluruhan, aku tidak ingin ada rahasia lagi diantara kita?” Bai Chen dengan lembut memeluk tubuh Fei Yuan yang masih tidak menggunakan sehelai benang itu dengan lembut dan memandang wajah Fei Yuan dengan serius.


“Baiklah, singkatnya seperti ini, di Alam Iblis nanti akan ada sebuah Kolam, Kolam Darah Ilahi, kolam itu merupakan sebuah kolam yang dimiliki oleh keluargaku, kolam itu merupakan salah satu harta yang cukup penting di keluargaku” Fei Yuan.


“Banyak kegunaan dari kolam itu, mulai dari peningkatan kekuatan tubuh, kultivasi, penambahan darah, pergantian kulit dll, tapi yang aku janjikan ke Bai Feng adalah bahwa dengan kolam itu dia bisa mengembalikan keperawanannya dan dia sangat antusias” Fei Yuan.


“Terus kenapa jika itu bisa mengembalikan keperawanannya, bukankah kamu tahu bahwa aku hanya menggap Bai Feng sekarang adik, aku hanya mencintai kamu seorang, meskipun dia sudah mengembalikan keperawanannya itu, belum tentu aku tiba-tiba suka dengan dia” Bai Chen menyanggah seperti mengerti maksud tersembunyi dari istrinya itu.


“Kamu bisa berkata seperti itu untuk sekarang, tapi apakah kamu pernah memikirkan perasaan Bai Feng, bagaimana dia menanggung malu dengan masa lalunya itu, kemudian dia menganggap perlakuanmu yang berubah itu karena ketidak perawanannya dia, apakah kamu pernah memikirkan itu?” Fei Yuan sambil sedikit meneteskan air mata.


“Hmm, apakah aku harus menikahi orang yang tidak aku cintai, kenapa harus seperti, bukankah lebih baik Bai Feng mencari pria lain yang mencintainya di kemudian hari, apakah aku sudah terlalu memberinya harapan dengan perlakuanku yang sebelumnya ?” Bai Chen.


“Untunglah kamu sadar apa kesalahanmu sayang, ya Bai Feng memang menganggap kamu masih memberi harapan karena kamu telah memperlakukan Bai Feng seperti seorang kekasih selama beberapa bulan sebelum kamu bertemu aku, dan sebagai wanita aku tahu seperti apa perasaan yang dia rasakan itu” Fei Yuan ikut sedih karena mengingat kembali masa kelam Bai Feng.


“Sudahlah, kenapa kamu menangis, tapi apakah kamu memperbolehkan aku menikah lagi? Bukankah sudah cukup denganmu saja sayang?” Bai Chen bertanya seperti sambil menyelipkan tangannya diantara buah surgawi Fei Yuan.