
Bai Chen menyesal karena 15 juta pasukannya kini sedang kesusahan untuk menembus lingkaran pertahanan kedua karena mereka kali ini berperang dengan pengikut sekte pelangi yang menggunakan sebuah senjata aneh.
Memang benar, meskipun tidak banyak korban di pihak Dinasti Han, akan tetapi tiga pasukan khusus yaitu Bayangan Dewa, Perintah Dewa dan Cahaya Dewa sedang mati-matian melindungi prajurit lain dari serangan senjata aneh tersebut.
“10 Raja Binatang Buas bantai mereka semua jangan kasih ampun, berani sekali mereka membuat 15 juta prajuritku tertahan begitu lama disini!” Bai Chen memberikan perintah sambil mengeluarkan Pedang Pelahap Semesta.
*BOOOM!
Tebasan pedang Bai Chen menarik perhatian semua orang yang sedang berperang, karena dia menggunakan pedangnya dalam bentuk ketiga yaitu ledakan, jadi dia berusaha mendapatkan perhatian semua orang agar bisa memberikan instruksi dengan baik.
“Untuk seluruh prajurit Dinasti Han, semuanya mundur secara perlahan, ini perintah!” Bai Chen memberikan perintah dari posisi terbang diatas semua orang.
Seluruh pasukan Dinasti Han yang mendapatkan perintah tersebut sedikit tidak rela, mereka bertanya-tanya sendiri, apakah karena mereka terlalu lama dalam menangani lingkaran kedua ini dan terlihat cukup kesusahan melawan senjata musuh membuat Pemimpin Tertinggi mereka berpikiran untuk menyerah.
“Sekali lagi, aku ingin kalian semua mendengarkan perintahku!” Bai Chen mengeluarkan Wibawa Agung, yang bisa membuat semua prajuritnya patuh untuk ditarik mundur.
Dengan perintah Bai Chen tersebut, beberapa pasukan dari musuh terlihat bahagia, mereka semua mengira bahwa Bai Chen akan menyerah karena melihat kecanggihan dari senjata mereka, akan tetapi semua perkiraan itu salah.
“Unlimited Blades : Buat 10 juta pedang!” Bai Chen mengaktifkan keterampilannya.
“Bentuk 2 : Kecepatan!” Bai Chen mengaktifkan keterampilannya lagi.
Seluruh pasukan dinasti sudah terlihat cukup jauh dari medan pertempuran, beberapa pasukan musuh yang mengejar mereka sudah ditahan oleh 10 Raja Binatang Buas.
Taktik yang ingin Bai Chen gunakan adalah dengan memanfaatkan 10 Raja Binatang Buas menahan musuh dan menghujani mereka dengan 10 juta pedang secara langsung.
Meskipun dari 10 Raja Binatang Buas tersebut ada yang terkena serangan jutaan pedang, mereka tetap akan memiliki regenerasi yang cepat dan bisa hidup kembali karena mereka adalah pasukan shadow.
“Hancurlah!” Bai Chen mengayunkan tangannya dari atas ke bawah, dibarengi dengan 10 juta pedang yang ada di langit ikut jatuh dengan kecepatan tinggi.
Karena pedang tersebut bergesekan dengan udara, dan saking cepatnya membuat ujung bilah dari pedangnya sedikit panas dan membuat serangan tersebut lebih mematikan.
*JLEB!
*JLEB!
*JLEB!
Ratusan ribu orang mati seketika ketika pedang tersebut menembus dada mereka, akan tetapi hujan pedang tersebut tidak berhenti disitu, hujan pedang tersebut terus merenggut nyawa musuh.
Akan tetapi puluhan ribu orang masih berhasil kabur menjauh dan kabur dari serangan skala luas tersebut, puluhan ribu orang itu langsung kembali ke lingkaran tiga, mereka semua ingin menyelamatkan diri dari kejaran pedang Bai Chen.
Melihat puluhan ribu orang yang melarikan diri, 10 Raja Binatang Buas ingin mengejarnya, tapi dilarang oleh Bai Chen, mereka malah disuruh untuk menolong beberapa prajurit dinasti yang terluka dan membawanya ke tenda medis.
Akhirnya lingkaran kedua berhasil diluluhlantakkan oleh Bai Chen sendiri, kemudian dia mendekati semua pasukannya dan ikut menyembuhkan beberapa pasukannya.
“Berapa banyak korban yang jatuh dari kubu kita?” Bai Chen bertanya kepada tiga pasukan khusus dewa.
“Tidak banyak tuan muda, kurang dari seratus orang, alasan terbesar kami sangat lama di lingkaran kedua, gara-gara senjata ini yang membuat tubuh kita tidak bisa bergerak, hal tersebut juga yang membuat tiga pasukan dewa mati-matian melindungi pasukan lainnya.” Hei Long melaporkan hasil perang kali ini.
“Hmm… sepertinya kalian semua sudah bekerja dengan keras, sekarang kalian semua beristirahatlah, aku akan menyuruh pasukan shadow untuk melindungi kalian semua sewaktu istirahat!” Bai Chen memberikan perintah sambil masih mengobati beberapa orang yang terluka.
Tidak ada yang berani membantah Bai Chen dalam posisi seperti ini, akhirnya setelah tidak ada lagi orang yang butuh pertolongan lagi, semua pasukan dinasti beristirahat dengan nyenyak, mereka sudah bertarung selama tiga hari tiga malam tanpa henti.
Bai Chen kemudian agak menjauh dari tenda pasukan, untuk mengeluarkan 100 ribu Shadow.
“Keluarlah, kalian semua lindungi perkemahan pasukan ini dari berbagai penjuru, jangan biarkan ada yang mendekat, apakah kalian mengerti?” Bai Chen memberikan perintah kepada 100 ribu Shadow miliknya.
“Baik, Yang Mulia!” Seratus ribu shadow langsung menyebar di kegelapan malam dan langsung menjaga perkemahan pasukan.
Bai Chen lanjut menuju ke bekas pertempurannya tadi, dia ingin membangkitkan seluruh pasukan musuh yang sudah dibunuhnya tadi.
“God Necromancer : Bangkitlah!” Jutaan bayangan baru kemudian bangkit dari kematian, karena mereka semua tidak meminum ramuan cinta seperti musuh yang di lingkaran pertama, kultivasi mereka meningkat tiga tingkat dari Holy Monarch menjadi Holy Emperor.
Bai Chen langsung melakukan hal yang sama dengan sebelumnya, dia menggabungkan jutaan pasukan tersebut hingga akhirnya hanya menjadi 50 ribu shadow baru dengan kultivasi Dewa Sejati.
“Dengan ini, Pasukan Shadow milikku menjadi 150 ribu pasukan, sekarang waktunya meneliti mengenai senjata apa yang digunakan oleh musuh tadi, untung saja pasukan dinastiku tidak yang mati hanya pingsan saja, jika tidak mungkin aku sudah mengamuk lagi.”
“10 Raja Binatang Buas, cari bekas senjata yang digunakan oleh musuh tadi, taruh di depanku sekarang, aku ingin menelitinya!” Bai Chen memberikan perintah menggunakan telepati.
Tak berapa lama kemudian tumpukan senjata yang berbentuk tongkat sudah menggunung, Bai Chen tidak membuang waktu lagi, dia kemudian meneliti semua senjata yang membuat pasukannya tersebut kesusahan.
Tiga puluh menit berlalu dengan cepat, akhirnya Bai Chen sudah menemukan jawaban mengenai senjata apa yang digunakan musuh untuk membuat tubuh para prajuritnya menjadi tidak bisa bergerak.
“Sepertinya anda sudah mengetahui mengenai senjata tersebut Yang Mulia, kalau boleh kami tahu, apakah sebenarnya senjata tersebut?” Raja Serigala bertanya dengan sangat sopan.
“Oh, kalian tertarik juga, baiklah kalau begitu aku akan menjelaskan!”
“Sebenarnya tongkat ini merupakan sebuah plat array sederhana dengan media kayu, di dalam tongkat ini ada sebuah rongga yang menembus dari ujung ke ujung, dan disanalah tempat musuh menuliskan arraynya.”
“Untuk array yang ditanam di tingkat ini adalah pelumpuh, jadi mereka jadi sangat wajar jika pasukan dinasti tadi tidak bisa bergerak selama beberapa waktu, ya intinya secara singkat seperti itu!”
“Cara kerjanya hanya dengan menyuntikkan energi qi yang cukup dan mengarahkan muncung tongkat ini ke musuh, dan kenapa mereka terkesan membuang tongkat ini.”
“Karena tongkat ini memiliki batasan penggunaan, kira-kira 100 tembakan, jika lebih dari itu maka tongkat ini sudah tidak bisa digunakan lagi, kurang lebih seperti itulah penjelasannya!”