SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 240 - Mulai Berlatih Array


“Apakah memang sampai separah itu? Kalau begitu begini saja, aku ingin melihat reaksi semua orang ketika kita menghentikan semua suplai kita keluar dinasti, bukankah kamu sudah membuat sebuah rancangan mengenai bentuk ekonomi dinasti yang aku mau kemarin?” Bai Chen bertanya kepada Hong Zheng.


“Kemarin saya sudah menyusunnya bersama dengan yang lain, apakah kita akan menerapkannya sekarang?” Hong Zheng bertanya.


“Tapi dampak ekonomi yang terjadi akan membuat beberapa dinasti terutama Dinasti Tang akan memburuk karena mereka pasti tidak akan menyiapkan skenario untuk menanggapi perubahan kita!” Hong Zheng menjelaskan.


“Tidak masalah, bagaimanapun sudah waktunya mereka semua bergantung pada kebijakan ekonomi mereka sendiri, terlebih lagi ada indikasi mengenai dukungan Dinasti Tang kepada orang-orang yang kupukuli beberapa hari yang lalu, jadi aku ingin melihat reaksi mereka!” Bai Chen memberikan perintah dengan tegas.


“Sekarang kita masuk dengan jumlah prajurit kita? Apakah ada pertambahan yang banyak Hei Long?” Bai Chen bertanya kepada Hei Long.


“Saya bisa memastikan bahwa pasukan atau prajurit yang kita miliki adalah terbanyak dari dinasti lainnya.” Hei Long memulai laporannya.


“Dari total populasi kita yang mencapai 200 juta penduduk, 20 juta diantaranya merupakan seorang prajurit dan mereka semua kini memiliki kultivasi diatas ranah Monarch tier 1.” Hei Long melanjutkan laporannya.


“Cukup bagus, mungkin sudah cukup banyak, rata-rata dinasti lainnya hanya sekitar 8-10 juta prajurit saja, sudahi perekrutan dan tingkatkan kekuatan mereka semua sampai di ranah Heavenly Emperor tier 1, apakah kamu mengerti Hei Long?” Bai Chen bertanya kepada Hei Long.


“Baik tuan muda, semuanya akan sesuai dengan keinginan anda!” Hei Long menjawab dengan penuh hormat.


“Hang Tuah, bagaimana dengan pemberontakan yang terjadi di beberapa tempat? Apakah kamu sudah bisa mengatasinya? Dan bagaimana dengan perluasan wilayah kita di sekitaran Pulau Misterius, apakah sudah kamu lakukan?” Bai Chen sekarang beralih ke Hang Tuah.


“Mohon maaf tuan muda, untuk masalah pemberontakan saya sudah menyelesaikannya, tapi untuk masalah perluasan wilayah di beberapa tempat yang bisa mengakses Pulau Misterius sepertinya sedikit sulit, karena adanya beberapa hewan spiritual yang sangat kuat.” Hang Tuah melaporkan pekerjaannya.


“Oh masalahnya masih sama ya? Kalau begitu aku mengizinkan kamu untuk mengajak seluruh Bayangan Dewa dan Perintah Dewa untuk menyelesaikan masalah itu, seperti biasanya bawa mayat semau hewan spiritual tersebut kembali ke istana, aku akan membangkitkannya!” Bai Chen membuat keputusan tegas.


“Han Chi, kenapa denganmu?” Bai Chen sedikit terganggu dengan wajah suram Han Chi.


“Dari semua orang, hanya saya saja yang tidak memiliki tugas, bahkan divisi pengintaian yang berada di bawah kendali saya juga tidak mendapatkan tugas sama sekali, saya sangat iri dengan yang lainnya.” Han Chi mengeluh karena hanya dia yang menganggur.


“Jangan berpikiran seperti itu, sekaranglah waktu yang tepat untuk memberikan tugas kepadamu dan bawahanmu, aku ingin kamu untuk menyelidiki perkembangan dari organisasi sesat di setiap dinasti.” Bai Chen menjelaskan tugas.


“Tugas kalian hanya mengintai, tidak perlu sampai bertarung, karena jika pemimpin mereka sampai mengetahui hal tersebut, kalian semua bisa mati, aku beri waktu satu bulan, setelah itu kamu kembalilah kesini, kamu paham?” Bai Chen memberikan tugas.


“Baik tuan muda!” Wajah Han Chi langsung terlihat cerah, penganggurannya selama beberapa waktu sudah berakhir, apalagi sekarang dia mendapatkan tugas khusus yang merupakan permasalahan prioritas baru dinasti han.


“Baiklah karena semua orang sudah mendapatkan tugas masing-masing, aku ingin kalian semua melakukannya secepat mungkin, dalam satu bulan ini aku akan berlatih terlebih dulu, dan selama aku tidak ada yang memimpin kalian semua adalah Bai Long dan yang menjaga kalian ada Tiga Pencakar! Apakah semuanya jelas?” Bai Chen memberikan pengumuman.


Sesuai dengan perkataannya, Bai Chen kemudian keluar dari ruang tahta dan berniat untuk melatih Job Master Array miliknya setelah tadi dia sempat menyinggung Pulau Misterius yang merupakan tugas dari Hang Tuah.


Bai Chen kemudian masuk ke kamarnya, disana terbaring ketiga istrinya yang sangat menawan dan hanya mengenakan pakaian tipis tembus pandang.


Bai Chen berniat untuk mengabari ketiga istrinya tersebut mengenai dia yang akan melakukan pelatihan tertutup untuk menembus Job Master Array tingkat Surgawi.


Bai Chen kemudian duduk di sudut ranjang, sambil mengusap lembut dahi istrinya, dia kini sedang membangunkan mereka bertiga dengan penuh kasih sayang.


“Sayang…” Ketiga istrinya masih mengucek matanya karena baru saja bangun tidur.


“Maaf membangunkan kalian bertiga, aku hanya ingin memberitahu kalian bahwa aku akan berlatih di Dunia Jiwa selama satu bulan penuh…” Bai Chen tersenyum manis kepada ketiga istrinya.


“Kenapa lama sekali? Bagaimana jika kami bertiga rindu kepadamu sayang?” Fei Yuan sekarang lebih manja kepada Bai Chen, tentunya senjata andalannya adalah kandungannya sekarang yang sudah cukup terlihat.


Bai Chen tidak menjawab pertanyaan istrinya tersebut, dia kemudian langsung mengecup dahi dari istrinya dan memeluknya dengan lembut.


“Kan ada Mei Jiao dan Bai Feng, bukankah mereka berdua sudah cukup untuk membuatmu terus gembira dan senang serta tidak kesepian sayang?” Bai Chen berbicara dengan lemah lembut.


Fei Yuan ingin protes tapi dia takut jika dia terlalu manja malah membuat perkembangan kekuatan suaminya terganggu, jadi dia hanya bisa mengeluarkan air matanya yang berharga.


“Kenapa kamu menangis, kita hanya tidak bertemu satu bulan saja, tidak selamanya.” Bai Chen mengusap air mata yang jatuh ke pipi istrinya dengan perlahan.


“Iya, aku tidak akan menghalangimu sayang, tapi bisakah kamu menunda satu hari saja? Aku ingin menghabiskan waktu seharian penuh ini bersamamu?” Fei Yuan memohon dengan wajah yang sangat menggemaskan.


“Bagaimana suamimu ini menolak jika kamu sudah memasang wajah seperti itu? Baiklah, aku akan menunda pelatihanku besok saja, hari ini aku akan terus bersamamu.” Bai Chen mengabulkan permintaan istrinya.


“Kalau begitu maukah hari ini mengajak kami bertiga berjalan-jalan mengelilingi ibukota? Sudah lama kita berempat tidak berjalan-jalan bersama, bolehkan sayang?” Fei Yuan bermanja ria ke suaminya.


Dan begitulah akhirnya Bai Chen menemani ketiga istrinya untuk jalan-jalan mengelilingi ibukota, membelikan semua hal yang diinginkan oleh istrinya, sambil terus berpegangan tangan selama jalan-jalan tersebut.


Mei Jiao dan Bai Feng ikut senang dengan kemesraan kedua orang tersebut, mereka bahkan sekarang iri, ingin untuk segera mengandung juga seperti Fei Yuan, agar suami mereka bisa nurut seperti itu.


Singkat cerita mereka semua sudah kembali ke istana dan menuju ke Dunia Jiwa, ketiga istri Bai Chen sudah beristirahat di paviliun utama yang ada di dunia jiwa sedangkan Bai Chen sendiri sudah masuk ke ruang pelatihan.