SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 85 - Dilema | Fei Yuan


Beberapa saat berlalu.


"Kamu sudah mendengar semuanya bukan, kamu bisa kesini" Bai Feng melepaskan pelukannya dari Bai Chen dan menatap lurus seseorang yang berada di balik pintu masuk ruang bawah tanah itu.


Seseorang yang dimaksud itu adalah perempuan yang tadi, perempuan itu kemudian keluar dari ruang itu dengan wajah memerah, dia mendengarkan semua percakapan antara Bai Chen dan Bai Feng.


"Aku tidak bermaksud … " perempuan itu.


"Sudah, tidak usah mengatakan alasan, bagaimana jika kita memperjelas hubungan kalian ? Agar kejadian sepertiku tidak terulang kembali, bagaimana Chen Gege ?" Bai Feng sekarang seperti agen cinta, yang sedang mengatur percintaan Bai Chen dan perempuan itu.


"Apa yang kamu maksud Feng'er ?" Bai Chen sedikit bingung.


Bai Feng tidak menjawab pertanyaan itu, dan langsung bertanya kepada perempuan itu.


"Kalau boleh tahu siapa namamu kak ?" Bai Feng bertanya, karena secara perawakan sepertinya perempuan di depannya itu lebih tua.


Perempuan itu dengan enteng menjawab "Namaku Fei Yuan, aku… ".


Bai Feng menghentikan penjelasan dari Fei Yuan.


"Sudah cukup, untuk informasi yang lain itu nanti saja, sekarang kita masuk ke permasalahan yang lebih penting, apakah kak Fei ingin mendengarkanku ?" Bai Feng.


"Apakah yang kamu inginkan ?" Fei Yuan.


"Sepertinya saudaraku yang disana tertarik dan menyukai kakak, bagaimana pendapat kakak ?" Bai Feng sambil menunjuk Bai Chen.


Bai Chen sendiri kaget, jika Bai Feng tiba tiba menjadi seagresif ini dengan memberi pertanyaan seperti itu kepada Fei Yuan.


"Apanya yang bagaimana ?" pipi Fei Yuan memerah malu untuk menjawab pertanyaan Bai Feng.


"Oke biar lebih singkat lagi, kakak Chen, apakah kamu menyukai kakak Fei Yuan?" Bai Feng mengubah panggilannya ke Bai Chen dan langsung bertanya seperti itu.


Bai Chen yang ditanya seperti itu sedikit terkejut, tapi karena mungkin memang benar perkataan Bai Feng, jadi dia memutuskan untuk memperjelas jawabannya.


"Wah, kakak Chen lemah kalau tidak bisa menjawab pertanyaan itu, jawab dong kak, apakah kakak menyukai kak Fei Yuan ?" Bai Feng memperjelas pertanyaannya.


Meskipun Bai Chen tau itu hanya untuk memancing emosinya, tapi dia memang ingin menjawab bahwa dia menyukai Fei Yuan.


"Ya, aku tertarik dan menyukainya" Bai Chen tegas, sambil mengalihkan pandangannya kepada Fei Yuan.


Bai Feng sedikit kagum dengan keputusan tegas Bai Chen, dia merasa sangat iri dengan Fei Yuan, kenapa bukan dia yang mendapat pernyataan cinta dari Bai Chen.


Tapi pikiran itu Bai Feng kubur lebih dalam lagi, dia sudah berdamai dengan perasaannya itu, dia kemudian bertanya kepada Fei Yuan dengan serius.


"Sekarang giliran kak Yuan, sepertinya kakak juga tertarik dengan kakak Chen, bagaimana ? Apakah kakak mau menerima perasaan kakakku Bai Chen ?" Bai Feng bertanya.


"Apakah aku harus menjawab sekarang ? Bahkan kita belum saling mengenal, bukankah semua ini terlalu cepat ?" Fei Yuan mengeluarkan pendapatnya.


"Oke baiklah, jika kak Fei Yuan meminta waktu, aku akan pergi dari ruang ini, kalian berdua ngobrol lah dan saling bercerita tentang permasalahan dan kondisi masing masing, aku akan menunggu diluar, dan aku ingin kalian berdua memberikan kabar bahagia ketika keluar dari sini" Bai Feng sambil mulai berjalan meninggalkan mereka berdua.


"Oh, iya, kakak Chen, awas saja kalau gagal, aku berusaha semaksimal mungkin agar berhasil, aku tunggu kabar baiknya" Bai Feng langsung menuju lantai atas dengan cepat.


"Okeee" Bai Chen hanya menjawab dengan singkat.


Di tangga, hati Bai Feng campur aduk, dia merasa apa yang dilakukannya sekarang salah, tapi juga benar. Dia ragu awalnya karena bakalan akan semakin menjauh dari Bai Chen, tapi dia juga tidak ingin ada perempuan yang digantung perasaannya oleh Bai Chen.


Intinya sekarang Bai Feng merasa serba salah dan tapi lagi lagi di memantapkan hatinya semoga yang dilakukannya ini adalah keputusan yang paling benar, bahagia itu tidak harus saling memiliki, 'Semoga Chen Gege berhasil' Bai Feng berjalan di tangga sambil meneteskan air mata.


"Maafkan Feng'er, mungkin dia berperilaku seperti itu karena aku juga" Bai Chen memulai percakapan canggung itu.


"Eh, tidak apa apa" Fei Yuan juga sedikit gugup.


Beberapa detik belum ada yang memulai percakapan lagi.


"Gimana ???"


Mereka berdua mengatakan hal yang sama.


"Kalau begitu kamu duluan saja" Bai Chen.


"Tidak, kamu duluan saja" Fei Yuan.


Mereka terdiam beberapa saat.


"Baiklah kalau begitu mari kita duduk disana, aku akan menceritakan kisah hidupku… " Bai Chen akhirnya mengawali.


"Baik" Fei Yuan


Mereka berdua menuju sebuah bangku yang tidak jauh dari tempat mereka berdiri tersebut, Fei Yuan juga ikut mendekat kepada Bai Chen.


Setelah posisi mereka berdua cukup dekat, “Baiklah, aku akan mulai bercerita …” Bai Chen.


Bai Chen menceritakan semua kisahnya mulai dari peristiwa dia jatuh di Jurang Kematian, Hutan Monster Giok sampai kenapa dia berada disini, tapi seperti biasanya, dia tidak menceritakan mengenai Sistem dan dia merupakan seorang keturunan Klan Bai di Alam Dewa.


Fei Yuan mendengarkan setiap detail kalimat Bai Chen dengan seksama, dia kadang menangis, kadang tertawa mendengarkan kisah hidup Bai Chen itu, dia tidak menyangka bahwa laki laki tampan yang di depannya ini memiliki kisah yang cukup tragis tersebut.


Kedekatan mereka pun mulai terjalin, Fei Yuan juga kadang kadang mengomentari kisah dari Bai Chen itu, kemudian Bai Chen juga membalasnya dengan santai.


“Bukankah sekarang giliranmu bercerita, Yuan’er ?” Bai Chen.


“Hmmm, baiklah, tapi cerita mengenai kisah hidupku ini cukup tragis, bahkan aku sendiri tidak tahu apakah aku sanggup untuk menceritakannya sampai selesai, kisah ini juga erat berkaitannya dengan kenapa aku bisa berada disini, Chen Gege” Fei Yuan menjelaskan.


“Hmm, begitu, jika memang kamu belum siap untuk menceritakan kisah hidupmu tidak masalah, ceritakan saja padaku jika kamu sudah siap untuk bercerita” Bai Chen tersenyum manis.


“Maafkan aku Chen Gege, mungkin setelah aku memantapkan hatiku, aku akan menceritakan semuanya kepadamu” Fei Yuan meminta maaf.


“Tapi untuk pertanyaan yang diajukan oleh Bai Feng tadi, aku akan menjawabnya” Fei Yuan.


“Hmm, apakah kamu yakin ?” Bai Chen memastikan.


“Ya, aku menerima perasaanmu, Chen Gege, ketika bertemu dan bertatapan denganmu tadi, aku merasakan sebuah rasa yang mengatakan bahwa aku ingin memilikimu, bahkan aku juga tidak tahu mengapa, saat tadi kamu memeluk Bai Feng hatinya terasa sakit, tapi aku tahu tadi itu hanya untuk menenangkannya” Fei Yuan.


“Apakah perkataanmu itu benar Fei Yuan ?” Bai Chen memastikan.


“Ya, tapi aku memiliki syarat !” Fei Yuan.


Bai sangat gembira dengan jawaban Fei Yuan.


“Apa persyaratanya ?” Bai Chen bertanya.


“Aku akan memberitahumu, setelah kamu, atau sekarang kita semua berhasil menyelamatkan 4 Ras Penjaga Arah Mata Angin yang kamu ceritakan tadi” Fei Yuan.