SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 170 - Berpolitik 4 Arah


Keesokan harinya di Istana Ibukota Lama Benua Selatan.


Semua Pemimpin Negara masing-masing sudah berkumpul di meja 4 arah yang disiapkan khusus untuk pembahasan tingkat dunia seperti ini.


“Baiklah karena aku yang mengundang kalian semua, aku ucapkan terimakasih karena telah memenuhi undanganku.” Bai Chen.


“Sekarang kita akan mulai membahas mengenai permasalahan ini, bagaimana pendapat kalian mengenai Hutan Monster Giok?” Bai Chen membuka sebuah topik.


“Saya akan memberikan pendapat, seharusnya kita mengembalikan Hutan dan Kota itu menjadi Netral lagi seperti setelah peperangan waktu itu, hal itu bisa meredam nafsu diantara kita semua.” Kaisar Benua Timur, Hong Shui berpendapat.


“Menurut saya tidak perlu diberlakukan Kawasan Netral lagi, lebih baik kita mengolahnya bersama dengan membentuk Dewan seperti yang terjadi di Federasi Dua Benua.” Kaisar Benua Utara, Tan Muda memberikan pendapat.


Kaisar Benua Tengah, Shang Hao belum mengeluarkan pendapat sama sekali, dia kali ini terpaksa mengikuti pertemuan tingkat tinggi ini.


“Bagaimana menurutmu Kaisar Benua Tengah, Shang Hao.” Bai Chen bertanya dengan mengarahkan matanya tajam ke mata kaisar benua tengah itu.


“Hm… Me… menurutku, kalian semua sangat egois, bagaimana bisa wilayah kekaisaran benua tengah diberikan kepada kalian begitu saja, apakah kalian punya otak ha?” Shang Hao berbicara dengan sedikit tergagap di awal.


“Baiklah kalau kamu berpendapat seperti itu, aku bisa menerimanya, tapi bagaimana dengan Kota Monster Giok yang sebagian besar kepemilikan anggotaku tiba-tiba saja kamu sita tanpa ganti rugi sepeserpun?” Bai Chen meningkatkan lagi intimidasinya.


Ketiga orang yang di meja itu sedikit merinding dengan aura Bai Chen saat ini.


“Itu hanyalah kebijakan baru yang aku buat, bagaimana bisa sebuah kelompok menjadi tuan tanah untuk sebuah Kota yang berada di bawah kendali benua tengah, mereka akan memonopoli semuanya jika hal itu terus dibiarkan.” Shao Hao memaksakan diri untuk menjawab.


Bai Chen sendiri cukup terkejut Sha Hao bisa menjawab dengan lancar di bawah intimidasinya seperti itu, tapi yang lebih mengejutkan lagi adalah jawaban yang masuk akal oleh Shao Hao.


“Memang benar, mereka akan memonopoli jika dibiarkan, tapi yang aku tanyakan adalah ganti rugi yang sepadan, apakah kamu begitu saja mengambil tanah yang sudah susah payah dikumpulkan sejak aku dulu berada disana?” Bai Chen bertanya lagi.


“Memangnya kenapa, itulah gunanya pemangku kekuasaan, kita harus menebas semua yang menghalangi jalan untuk menuju kemakmuran, tidak seperti negara yang hanya mengandalkan kekaisaran lain untuk membangun sebuah negara.” Sombong Shao Hao.


“Jawaban yang mengagumkan, tapi sepertinya perkataan terakhirmu sama sekali tidak berdasar bukan?” Bai Chen mengalihkan pandangannya kepada Kaisar Benua Timur dan Kaisar Benua Barat.


“Apakah aku mengambil barang dari kalian berdua secara gratis? Apakah aku mengingkari janjiku mengenai korban perang yang akan aku tanggung biayanya? Bagaimana dengan transfer pengetahuan dariku, apakah aku mempersulit kalian?” Bai Chen bertanya kepada mereka berdua untuk menjawab pertanyaan dari Kaisar Benua Tengah, Shao Hao.


Kedua Kaisar yang akhirnya menjelaskan panjang lebar mengenai tuduhan yang diberikan oleh Kaisar Benua Tengah kepada Bai Chen.


"Bagaimana mungkin bisa aku menolak proyek super besar seperti milik Federasi Dua Benua, semua penuh dengan keuntungan yang mana bisa membuat rakyatku semuanya mendapat pendapatan tinggi dan kemakmuran." Kaisar Benua Utara, Tan Mula berpendapat.


"Sama halnya yang terjadi padaku, bahkan sekarang cadangan emas dan cadangan pangan di kekaisaran ku sangat banyak bahkan bisa bertahan untuk beberapa tahun kedepan." Kaisar Benua Timur, Hong Shui memberikan pendapatnya.


"Bagaimana, apakah kamu sudah puas, waktu itu aku juga menawarkannya kepada kakakmu, calon kaisar yang asli, sekarang kakakmu sendiri malah kamu bunuh dengan dalih makar, apakah kamu sudah gila ?" Sarkas Bai Chen.


"Hahaha, memangnya kenapa, aku akan membuktikan bahwa tanpa negaramu, kekaisaran ku akan kembali menjadi pemimpin dari semua benua, kami juga akan menjadi yang pertama dari segi apapun." Shao Hao semakin tidak karuan.


"Tunggu sebentar Kaisar Benua Tengah, apakah kamu ingin memulai peperangan lagi setelah baru saja beberapa bulan lalu Perang Dunia selesai?" Hong Shui bertanya.


"Jika iya, apakah kalian bertiga pikir aku akan takut, benua tengah tidak selemah itu, lebih baik kita tidak usah berdiskusi disini, kita akan menyelesaikannya dalam medan pertempuran." Shao Hao kemudian pergi meninggalkan ketiga pemimpin yang lainnya.


“Apakah benar kita tidak bisa berdamai saja?” Tan Mula bertanya, tapi pertanyaannya tidak digubris sama sekali oleh Kaisar Benua Tengah.


Pertemuan ini tidak membuahkan perdamaian sama sekali.


“Tuan muda, apakah anda akan benar-benar memperebutkan dan mengembalikan Kawasan Netral lagi?” Hong Shui.


“Ya begitulah mungkin ini sudah takdirnya, bukankah aku sudah pernah menceritakan kepada kalian mengenai awal terbentuknya Tanah Suci Monster yang ada di Hutan Monster Giok itu? Mungkin karena alasanku itu jua aku tidak bisa membiarkan Bocah Shao itu mengeksploitasinya berlebihan.” Jawab Bai Chen.


“Saya setuju tuan muda, lebih anda saja yang memiliki dan mengambil alih hutan itu, jika salah satu diantara kita berdua yang melakukannya, kami takut akan menjadi Bocah Shao kedua, ketiga atau keempat.” Tan Mula berpendapat.


“Tapi mungkin aku tidak akan mengalahkannya dalam pertarungan besar, mungkin aku akan langsung mengincar semua petinggi musuh, aku akan menggunakan cara lamaku dalam membasmi musuh, semuanya akan selesai dalam satu malam saja.” Bai Chen tersenyum menakutkan.


“Tuan muda selamanya saya tidak akan berani macam-macam dengan anda, saya lebih baik menjadi teman berdagang dan teman berpolitik saja.” Hong Shui tersenyum.


“Saya pun juga begitu tuan muda, lebih baik hubungan kita seperti ini saja, penuh dengan kedamaian.” Tan Mula.


“Baiklah, kalian berdua sudah aku anggap sebagai teman dekatku, jadi tenang saja, lagipula setelah ini aku juga akan meninggalkan dunia ini dan semua kekuasaan ini akan kalian berdua kendalikan.” Bai Chen.


“Itu sebabnya aku membentuk Dewan Benua, untuk melakukan tugas itu, Benua Tengah malah menolak dengan alasan Dewan Benua hanya boneka, dia terlalu berpikir sempit.” Bai Chen.


“Baik tuan muda, kepercayaan anda akan kamu berdua pegang selamanya, jika anda jadi untuk pergi meninggalkan dunia ini jangan lupa untuk berpamitan dengan kami agar kami bisa menjamu anda untuk terakhir kalinya, karena tidak tahu kapan lagi kami berdua bisa bertemu dengan anda lagi.” Hong Shui dan Tan Mula.


“Tentu saja, tapi hal itu akan kita bahas lebih lanjut lagi jika ada waktu, sekarang aku akan langsung mempersiapkan untuk menggulingkan pemerintahan benua tengah, aku tidak ingin masalah ini melebar sampai menjadi perang yang berkepanjangan seperti waktu itu.” Bai Chen.


“Apakah anda butuh bantuan tuan muda, kami berdua siapa memberikan bantuan dalam bentuk apapun?” Hong Shui dan Tan Mula.


“Tidak ada, kalian tenang saja, kalian berdua akan mendengar kabar baik mengenai ini, kalau begitu aku pamit dulu, kapan-kapan lagi kita bertemu…” Bai Chen kemudian keluar dari ruangan rapat itu dan kembali ke Ibukota Federasi Dua Benua.