SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 49 - Membeli Aset


Di lantai satu …


Don, Cheng & Feng sedikit merasa asing dengan suasana yang ada di penginapan ini. Sejak kapan penginapan ini begitu ramai dan damai.


Dan juga, penginapan ini sekarang cenderung sangat mewah dan berkelas, semua interior dan eksterior bangunan sangat berbeda dari ingatan mereka.


Ketika mereka bertiga sudah berada di lantai satu, mereka langsung berjalan menuju ke arah meja Bai Chen, disana Bai Chen dikelilingi oleh empat orang dewasa.


“Apakah mereka bertiga adalah yang menempati kamar paling pojok itu tuan muda ?” Hong Zheng bertanya dengan penasaran.


“Benar, masih ada satu lagi yang belum menyelesaikan pemurniannya, dia masih di atas” Bai Chen.


Keempat orang dewasa itu memperhatikan  Don, Cheng dan Feng dari ujung kepala sampai ujung kaki.


"Kami sudah sampai tuan muda, kalau boleh tahu paman - paman sekalian ini siapa ya ? Kenapa kalian bersama dengan tuan muda Bai Chen ?" Don.


“Silahkan duduk dulu, setelah itu baru aku ceritakan semua yang ingin kalian ketahui” Bai Chen mempersilahkan duduk.


“Baik tuan muda” jawab serentak mereka semua.


"Jadi, apa yang ingin kalian tanyakan ?" Bai Chen bertanya kepada Don, Cheng dan Feng.


"Kenapa semua orang disini seperti sangat menghormati anda tuan muda ?" Don mengawali pertanyaan.


"Kenapa juga saya merasa penginapan ini semakin mewah tuan muda ?" Cheng masih terheran dengan suasana penginapan.


"Juga, kenapa saya merasakan banyak Half-Saint disini, padahal dulu sangat jarang atau bahkan tidak ada Half-Saint di kota ini" Feng menambahkan pertanyaan.


"..."


"..." Bai Chen menjawab.


"Jadi begitu tuan muda, semuanya ini telah anda beli dan renovasi, sedangkan 20 Half-Saint ini bernama Bayangan Dewa, pasukan sekaligus saudara baru anda" Don menyimpulkan.


"Ya begitulah" singkat Bai Chen.


Makanan yang di pesan untuk mereka berdelapan akhirnya sampai, mereka langsung melahap semua makanan sampai habis.


"Hei Long, bawa mereka bertiga untuk berkeliling penginapan, pertokoan dan rumah sekitar, kenalkan dengan yang lainnya" Bai Chen meminta tolong kepada Hei Long.


"Baik tuan muda" Hei Long.


"Untuk Hang Tuah, Hong Zheng dan Han Ci kalian disini terlebih dahulu" Bai Chen.


"Baik tuan muda." mereka bertiga menjawab bebarengan.


"Kalau begitu, saya bersama dengan Don, Cheng dan Feng, izin untuk berkeliling dulu tuan muda" Hei Long meminta izin.


"Baiklah, silahkan" Bai Chen singkat.


Mereka berempat berdiri dan beranjak untuk berkeliling, dari kejauhan Hei Long terlihat mulai menjelaskan dan mengenalkan mereka bertiga ke semua penghuni penginapan.


"Bagaimana dengan keadaan kota ini selama aku melakukan kultivasi tertutup ?" Bai Chen.


"Tidak ada perubahan yang terlalu mencolok tuan muda, semuanya masih damai seperti sebulan yang lalu" Han Ci memberi laporan.


"Baguslah, bagaimana dengan peningkatan kekuatan kalian ?" Bai Chen.


"Kami semua tidak mengecewakan anda tuan muda, kami Bayangan Dewa sudah memasuki tingkat kultivasi Half-Saint Tier 6 - 9" Hang Tuah menjawab.


"Bagus, bagaimana dengan perkembangan bisnis kita ?" Bai Chen lanjut bertanya.


"Jika ditinjau dari penjualan produk dan jasa semakin bagus tuan muda, tapi karena bisnis kita yang bagus, ditambah kedamaian yang ada di kota ini, perluasan bisnis kita terkendala" Hong Zheng menjelaskan.


"Jelaskan" Bai Chen singkat.


"Harga bangunan dan tanah semakin tinggi tuan muda, efek dari kedamain kota dan bisnis kita juga, jadi kami kesulitan menawar harga bangunan itu" Hong Zheng.


"Bukankah sudah kubilang habiskan saja uang yang kita miliki, kenapa masih harus berpikir ulang" Bai Chen.


"Bisa saja seharusnya tuan muda, tapi uang kita sudah semakin tipis tuan, soalnya beberapa minggu yang lalu kami sudah membeli hampir 125 aset baru, berupa toko dan rumah yang bisa disewakan" Hong Zheng masih menjelaskan.


"Karena kita hanya ingin membeli secara damai, mereka semua melelang aset itu dengan harga sangat gila, bahkan ada yang menjual sampai 50 juta emas per toko" Hong Zheng menjelaskan.


"Oh memangnya berapa uang yang tersisa ?" Bai Chen.


"Sekitar 100 juta emas tuan muda" Hong Zheng.


"Pemasukan kita berapa ?" Bai Chen.


"Pemasukan bersih 150 juta emas perbulan tuan muda" Hong Zheng.


"Apakah kalian tidak menggunakan hasil rampasan dari Paviliun Gorila Darah ?" Bai Chen.


"Tidak, kami menunggu perintah dari tuan muda" Hong Zheng.


"Heeeh, kalau begitu mana semua harta rampasan itu ?" Bai Chen.


"Ini tuan muda, tapi ada kendala tuan muda, jika kita menjual barang ini, masyarakat akan tahu bahwa yang menghancurkan Paviliun Gorila Darah adalah kita" Hong Zheng berpikir.


"Tenanglah, tunggu sebentar saja dan jangan bertanya" Bai Chen.


'Sistem, kalau tidak salah kamu menganut sistem pertukaran setara kan ?' Bai Chen kepada Sistem.


[Benar, Master]


'Kalau begitu jika semua hasil rampasan ini diubah ke PS, berapa PS yang aku dapatkan ?' Bai Chen.


[Sekitar 1 miliar PS, Master]


'Baiklah kalau begitu tukarkan dan langsung konversi ke emas semuanya' Bai Chen.


[Baik, Master]


[Master menjual semua barang mendapat 1,024 miliar PS]


[Dikonversi menjadi emas …]


[Konversi berhasil, emas Master menjadi 100 miliar emas]


'Masukkan langsung kedalam 5 cincin penyimpanan ini Sistem' Bai Chen.


[Baik, Master]


"Silahkan di cek isi dari 5 cincin penyimpanan ini, sekarang sudah ada banyak emas, buat minimal seperempat kota ini menjadi aset kita, terutama kuasai aset di jalan utama" Bai Chen.


"10...100 miliar, angka yang sangat fantastis tuan muda, percayakan kepada saya, jangankan ¼ bahkan ⅓ , tidak tidak ½ kota ini akan menjadi aset kita" Hong Zheng berkata dengan sangat percaya diri.


Hang Tuah yang dari tadi hanya melihat, seketika tersadar dan bertanya.


"Tuan muda, kenapa anda ingin membeli ¼ aset kota ini, jika hanya untuk sebatas kebutuhan, kita hanya menghabiskan 1 - 10 juta per bulan, apakah tuan muda memiliki rencana lain ?" Hang Tuah bertanya.


"Benar, mungkin jika saudaraku yang masih berada di kamar atas itu sudah bangun, aku akan bepergian selama beberapa tahun, jadi ini semua untuk kalian" Bai Chen kagum, karena hanya Hang Tuah yang memikirkan hal itu.


"Apakah kami bisa ikut tuan muda ?" Hang Tuah langsung menyahut.


"Perjalananku akan sangat berbahaya, sedangkan kalian semua masih mempunyai keluarga" Bai Chen memberi peringatan.


"Tapi tuan muda… " sekarang giliran Han Ci dan Hong Zhen yang ingin membantah tapi dihentikan oleh Bai Chen.


"Cukup, keputusanku belum final, masih bisa berubah, nanti aku pikirkan lagi, sekarang kalian bergegaslah membeli semua aset yang sudah kita diskusikan tadi, aku akan keatas terlebih dahulu" Bai Chen meninggalkan meja makan dan menuju lantai tiga.


"Kita yang sudah di tingkat Half-Saint puncak masih belum bisa berada disamping tuan muda, apakah memang kita masih selemah itu sampai tuan muda belum bisa mempercayakan bebannya kepada kita ?" Hang Tuah sedih karena dia yang membuka obrolan tadi.


"Sudahlah saudara, tuan muda mungkin memiliki alasan khusus, yang terpenting sekarang kita menjalankan tugas ini dulu, setelah itu kita akan coba memikirkan juga untuk meringankan beban tuan muda" Hong Zheng menenangkan.


"Benar apa yang dikatakan Hong Zheng" Han Ci menambahi.


Mereka bertiga langsung mengumpulkan semua orang dan mulai membagi tugas untuk pembelian aset kota ini.