SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 70 - Sampai di Ibukota


“Silahkan masuk tuan putri Feng’er” Bai Chen menggoda Bai Feng.


“Chen Gege sudah tidak usah menggodaku, aku akan masuk” Bai Feng langsung menerobos masuk. Kemudian langsung duduk di pinggir tempat tidur. Bai Chen juga ikut masuk setelah menutup tenda.


“Apa yang ingin kamu lakukan Chen Gege, aku belum siap” jantung Bai Feng berdegup kencang ketika melihat Bai Chen mendekatinya, dia memang senang dengan perkembangan hubungan ini, tapi dia tidak mengira akan secepat ini.


“Apa yang kamu pikirkan Feng’er ? Ooooo, apakah kamu berpikiran mesum Feng’er, hehe” Bai Chen menggoda Bai Feng karena Bai Feng telah salah paham dengan maksud Bai Chen.


“Hmmmmm…” Bai Feng hanya bergumam.


“Hehe, tenang saja kita akan melakukannya nanti, tidak sekarang Feng’er” Bai Chen memposisikan diri dihadapan Bai Feng.


“Baik Chen Gege” sambil menyembunyikan wajahnya yang memerah.


“Aku ingin memberimu sebuah skill yang lebih efisien dan lebih kuat daripada Explosion Ball (Langit), apakah kamu mau ?” Bai Chen menawarkan sebuah Skill.


“Kenapa Gege ingin memberiku Skill itu ?” Bai Feng bertanya.


“Agar kamu tidak pingsan seperti tadi. Penggunaan Skill Explosion Ball (Langit) milikmu itu sangat boros Qi. Membuat kamu cepat kelelahan dan jika memaksakan diri seperti tadi kamu akan pingsan lagi, aku tidak mau itu terjadi” ucap Bai Chen sambil mengusap sebagian wajah Bai Feng.


“Baiklah Chen Gege, jika itu menurut Gege lebih baik, aku akan menerimanya” Bai Feng.


“Baiklah tunggu sebentar, kamu bermeditasilah dengan duduk lotus, aku akan mengirimkan Skill ini langsung ke pikiranmu Feng’er. Kamu juga harus menahan rasa sakit ketika memahami Skill ini” Bai Chen bertanya untuk meyakinkan Bai Feng.


“Baiklah Chen Gege, aku akan menahan sakitnya” Bai Feng membuat wajah optimis yang sangat menggemaskan.


“Kalau begitu tunggu apalagi” Bai Chen kemudian memilih sebuah Skill tingkat Kuno yang bisa berkembang, kemudian dia memberikan Skill itu langsung menuju pikiran Bai Feng.


Bai Feng sudah dalam posisi lotus, beberapa saat kemudian ada sebuah cahaya putih yang hangat masuk ke dalam kepalanya. Cahaya itu merupakan pengetahuan mengenai Skill A Thousand Fire Chains (Kuno +++).


Bai Feng seketika langsung mengetahui semua pengetahuan tentang Skill itu, dia mencoba memahami Skill itu hingga matahari sudah mulai memancarkan sinarnya.


Bai Chen masih dengan setia menunggu Bai Feng selesai memahami Skill itu, dia menunggu sambil merebahkan badan di samping Bai Feng.


Singkat cerita ketika pagi hari tiba, Bai Feng sudah menyelesaikan pemahaman Skill A Thousand Fire Chains (Kuno +++),  Bai Long, Bai Don dan Bai Cheng sudah menunggu di depan tenda Bai Chen, dan para prajurit sudah siap untuk kembali ke ibukota kekaisaran.


“Gege aku sudah selesai menyerap pengetahuan tentang Skill ini, terimakasih Gege” Bai Feng berterima kasih sambil mencium Bai Chen yang sedang rebahan di sampingnya.


“Apakah aku boleh mendapatkan ciuman di pipi yang satunya ?” Bai Chen.


“Tidak boleh, lebih baik kita keluar, sepertinya mereka sudah menunggu kita” Bai Feng menolak sambil menarik tangan Bai Chen untuk pergi keluar.


“Hehe, baiklah tuan putri” Bai Chen berkata dengan lembut.


Mereka berdua kemudian keluar tenda dan disambut oleh barisan rapi sepanjang mata memandang.


“Selamat pagi tuan muda, kami sudah siap untuk melakukan perjalanan kembali ke ibukota” Hong Gon mewakili para prajurit itu.


“Baiklah, kalau begitu mari kita berangkat” Bai Chen.


“Silahkan menaiki kereta kuda yang sudah disiapkan tuan muda” Hong Gon melanjutkan.


“Baiklah” Bai Chen dan Bai Feng langsung memasuki kereta kuda diikuti oleh Bai Feng, Bai Don dan Bai Cheng.


“Baiklah semuanya, mari kita kembali ke ibukota, mengerti ?” tegas Hong Gon.


“Siap…” mereka semua serentak.


Perjalanan pun dimulai, perjalanan ini memakan waktu normal dua sampai tiga hari. Tapi karena Pil yang diberikan Bai Chen kemarin, semua orang merasa stamina mereka meningkat. Jadi, perjalanan ini bisa dibilang lumayan cepat, mereka hanya memakan waktu satu hari perjalanan tanpa berhenti.


Tidak ada hal yang menarik selama perjalanan, mereka semua tidak istirahat karena permasalahan yang dihadapi kekaisaran ini sudah tidak bisa ditunda lagi.


Singkat cerita mereka sudah sampai di ibukota kekaisaran.


“Oh, jadi ini Ibukota Kekaisaran, cukup ramai” Bai Chen bergumam pelan tapi yang lainnya masih bisa mendengar gumam nya.


“Iya Chen Gege, bagaimana jika setelah menyelesaikan semua permasalahan ini, Gege mengajakku untuk jalan - jalan ?” Bai Feng melihat wajah Bai Chen.


“Apapun maumu tuan putri” Bai Chen tenang.


“Ekhem, dunia serasa milik berdua, selamat selamat” Bai Long memberi selamat.


“Ih, paman Bai Long ganggu saja” Bai Feng memarahi Bai Long.


“Gitu loh Cheng’er, namanya pasangan itu romantis, bukan salah sedikit langsung memukul” protes Bai Don kepada Bai Cheng.


“Ohhh, kamu ingin romantis ya, baiklah nanti aku akan memikirkan permintaanmu itu setelah aku melakukan sesuatu padamu” Bai Cheng berbicara dengan senyuman yang cukup mengerikan.


“Hahaha” Bai Chen, Bai Feng, Bai Long tertawa melihat kelakuan lucu Bai Don dan Bai Feng.


Sedangkan diluar kereta kuda.


Semua orang antusias untuk menyambut pasukan yang dipimpin oleh Jenderal Tertinggi Kekaisaran ini. Para penduduk ibukota telah mendengar kemenangan gemilang pasukan ini melawan Gelombang Monster yang selama ini telah meresahkan Kekaisaran.


Apalagi berita kemenangan itu dibarengi dengan sebuah isu munculnya kelompok yang sangat kuat bernama Kelompok 5 Pembantai, mereka semua ingin melihat bagaimana rupa kelompok yang bisa membunuh puluhan juta monster.


Mungkin mereka belum beruntung karena belum melihat kelompok ini, karena Bai Chen sendiri juga tidak tahu jika sekarang dia dan kelompoknya seterkenal itu.


Mereka semua mendapat isu ini dari beberapa warga Kota Elang Hitam dan beberapa prajurit yang dievakuasi karena adanya Gelombang Monster II.


“Selamat datang Jenderal Tertinggi” ucap seorang menteri yang ditugaskan untuk menyambut rombongan prajurit ini oleh kaisar.


“Selamat atas kemenangan anda di Kota Elang Hitam, kami semua sangat bangga” Menteri melanjutkan.


“Apalagi Kaisar, beliau sangat senang mendengar kabar anda bisa selamat bahkan mengalahkan puluhan juta monster itu, oleh karena itu anda sekarang diundang Kaisar ke istana, apakah anda berkenan ?” Menteri itu terus melanjutkan.


“Aku akan menjamu tamu penting terlebih dahulu, bilang ke Kaisar, aku akan menemuinya nanti siang” Hong Gon bicara dengan nada tegas.


“Bukankah undangan Kaisar lebih penting dari tamu ini, Jenderal Tertinggi” Menteri.


“Apakah aku perlu kamu ajari mengenai sesuatu Menteri Chong Su” Hong Gon memperlihatkan sedikit kultivasinya.


“Saya minta maaf jenderal, akan saya sampaikan kepada Kaisar” Menteri yang dipanggil Chong Su itu langsung meninggalkan tempat Hong Gon dan langsung menuju istana.