
"Mungkin kurang lebih aku tahu maksudmu, tapi aku jelas akan menolak usulan dan gagasan yang ada dalam pikiranmu, untuk mempertahankan tiga dinasti terkuat yang ada, sekaligus untuk menyeimbangkan kekuatan tempur di dunia ini, lebih baik bekas wilayah nanti kita serahkan kepada Dinasti Song saja!"
Bai Chen memberikan keputusan yang cukup kontroversial, karena dia sama saja berpihak kepada Dinasti Song daripada Dinasti Sui, tapi semua anggapan tersebut langsung dijawab oleh Bai Chen.
"Jangan berprasangka buruk terlebih dulu, bagaimana jika sebagai gantinya Dinasti Song akan memiliki hutang dan pembagian hasil dari semua keuntungan yang didapat dari bekas wilayah tersebut?" Bai Chen memberikan sebuah ide baru mengenai sebuah rampasan perang.
“Perbandingannya sama dengan jumlah pasukan yang sudah kita sepakati tadi, andaikan hasil dari pengelolaan bekas wilayah Tahta Suci nanti bernilai 300 juta batu kristal…”
“Maka Dinasti Han akan mendapatkan 150 juta, Dinasti Sui akan mendapatkan 100 juta dan Dinasti Song akan mendapatkan 50 juta, semuanya akan dibagikan di akhir tahun di Gedung Dewan Keamanan ini!”
“Dan hal tersebut akan berlaku selama sepuluh tahun penuh tanpa ada protes, dengan pembagian tersebut bukankah kita sudah yang paling diuntungkan meskipun tidak mendapatkan jatah tanah tersebut?” Bai Chen menjelaskan kepada kedua orang di depannya.
“Dan efek dari ketidakseimbangan dari kekuatan dan wilayah kita akan menimbulkan keirian dan keegoisan suatu saat nanti, bukankah kamu tidak mau untuk bermusuhan denganku dan Dinasti Han?” Bai Chen menatap Kaisar Sui Kong.
“Jika kamu yang memiliki bekas wilayah tahta suci, bisa saja nanti orang-orang Dinasti Han menganggap Dinasti Sui sebagai pengganggu dan akan menjadi sebuah peperangan yang tidak perlu, atau memang peperangan ini yang kami ingin…” Perkataan Bai Chen dipotong oleh Kaisar Sui Kong.
“Tidak Pemimpin Tertinggi, Bai Chen, aku akan mengikuti pengaturannya, bagaimana mungkin aku berpikiran untuk berani menghadapi dinasti adidaya milikmu, aku minta maaf karena aku tadi sedikit serakah…” Kaisar Sui Kong meminta maaf kepada kedua orang di depannya.
“Nah, begitu baru bagus, kamu tahu sendiri bukan, dinasti kita berdua pernah berseteru karena memperebutkan wilayah beberapa tahun yang lalu dan kenapa aku menyarankan untuk memberikan kepada Kaisar Song Gao karena dia selalu dalam posisi netral dari puluhan tahun yang lalu, bukankah itu yang paling adil?” Bai Chen membeberkan alasan lebih lanjutnya.
Setelah Kaisar Sui Kong mencerna perkataan Bai Chen, dia akhirnya sadar bahwa Bai Chen memikirkan untuk masa depan kelangsungan ketiga dinasti di masa depan, agar mengurangi kemungkinan peperangan antar dinasti jika mereka bertiga sudah tidak memimpin dinasti lagi.
Kaisar Song Gao sendiri menerima dengan lapang dada apa yang dikatakan oleh Bai Chen, dia berjanji akan mengelola bekas wilayah Tahta Suci dengan baik, agar mendatangkan keuntungan yang besar untuk ketiga dinasti.
“Apakah ada pertanyaan lagi sebelum kita mengakhiri rapat kali ini? Karena setelah kita keluar dari gedung ini, tujuan kita hanya satu, yaitu mengalahkan Tahta Suci!” Bai Chen bertanya kepada kedua orang kaisar.
“Kalian berdua sepertinya tidak memiliki masalah lagi, kalau begitu kita akhiri saja rapat kali ini, aku mengharapkan kemenangan untuk kita semua!” Bai Chen menutup rapat kali ini dengan sebuah harapan kemenangan.
“Hidup Dewan Keamanan!”
“Hidup Dewan Keamanan!”
Puluhan orang yang merupakan pengawal setia dari setiap kekaisaran bersorak dengan hasil akhir dari rapat tingkat tinggi tersebut, mereka semua dari tadi tidak ada yang berani bersuara.
Meskipun dalam satu ruangan karena mereka melihat yang berbicara hanya kaisar setiap dinasti, jadi mereka semua hanya bisa mendengarkan tanpa ikut membantah sama sekali, dan memang begitulah seharusnya.
Setelah semua orang kembali menuju dinasti masing-masing, mereka semua langsung mengumumkan Surat Perintah Pembasmian yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan, dan peperangan akan dilakukan tepat satu bulan sejak pengumuman dibuat.
Tidak terkecuali Dinasti Han, dalam beberapa minggu terakhir Bai Chen sering sekali mengunjungi markas prajurit dan melihat latihan mereka secara langsung, sesekali dia juga memberikan sebuah pidato yang bisa membakar semangat semua prajurit.
Bai Chen ikut senang dengan perkembangan 15 juta prajuritnya yang merupakan prajurit yang paling kuat dari semua dinasti yang ada, semua orang sangat optimis mengenai kemenangan mereka terhadap Tahta Suci Pelangi.
Persiapan bukan hanya dilakukan oleh ketiga dinasti saja, Tahta Suci juga ikut sibuk membuat pertahanan yang bisa menyulitkan ketiga dinasti dalam penyerangan serentak tersebut.
Mereka bahkan bekerja tiada henti dalam satu bulan hanya untuk membuat beberapa jebakan khusus kultivator, beberapa senjata jarak jauh dan masih banyak yang mereka lakukan untuk menghadang gempuran ketiga dinasti nantinya.
Setelah berbagai persiapan yang dilakukan setiap kubu, peperangan pun resmi dimulai hari ini, ketiga dinasti sudah memulai serangannya dengan penerjunan para prajurit pada titik kelemahan yang dimiliki oleh tahta suci.
Bai Long dan Anming sudah ditempatkan sebagai pengawal dan penjaga Dinasti Sui, sedangkan Aiguo dan Jiang memiliki tugas yang sama di Dinasti Song, mereka semua hanya akan bergerak jika orang suci dari Tahta Suci muncul.
Mereka berempat sudah berjanji untuk tidak terlibat dalam pertarungan antar prajurit karena akan mengganggu strategi yang sudah dijalankan, kedua kaisar juga paham mengenai hal tersebut, dan mereka berdua tidak memprotesnya.
Dinasti Han yang membawa pasukan paling besar sekarang sudah berperang sejak tadi dengan puluhan juta pengikut musuh yang notabene tidak mudah juga untuk ditaklukan.
Bai Chen sedikit aneh dengan hal itu, secara kekuatan seharusnya prajurit miliknya berada diatas angin tapi mereka semua terhambat oleh para pengikut musuh yang tidak terlatih itu, jadi dia mencurigai ada yang tidak beres disini.
Hingga akhirnya, terlihat dari kejauhan para pengikut tersebut disuruh meminum sebuah cairan dari gentong, dan setelah meminum cairan tersebut semua pengikut tersebut menjadi gila dan sangat hiperaktif.
Saking hiperaktifnya, meskipun para pengikut musuh itu terkena serangan oleh prajurit Dinasti Han, para pengikut tersebut tidak merasakan kesakitan dan malah terus maju menyerang tanpa mempedulikan tubuhnya yang sudah penuh dengan luka.
Bai Chen yang didampingi oleh seluruh Bayangan Dewa, Perintah Dewa dan Cahaya Dewa langsung menyuruh ketiga pasukan khususnya untuk memusnahkan orang-orang yang meracik cairan dari gentong tersebut.
“Kalian tahu bukan apa yang harus dilakukan?”
“Kami tahu tuan muda, kalau begitu kami tiga pasukan akan langsung meluncur kesana!”
*WUSH!
Ketiga pasukan tersebut langsung menuju ratusan ribu gentong yang ada, mereka menghancurkannya satu persatu, mereka juga membunuh semua orang yang menghalangi mereka tanpa pandang bulu, baik itu laki-laki maupun perempuan.
“KRAK!”
Ratusan gentong sudah mulai dihancurkan, setelah menghancurkan satu, mereka semua beralih ke gentong berikut dan begitu seterusnya sampai ratusan ribu gentong berisi cairan aneh tersebut hampir tak tersisa.