SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 256 - Pasca Peperangan Besar


Bai Chen sudah bangun dari pingsannya, dia sekarang sedang berada di ruang tahta dinasti han, sedang mendengarkan laporan pasca peperangan besar mulai dari dampak terkecil sampai dampak terbesarnya.


Semua laporan yang masuk sesuai dengan ketentuan sebelumnya yakni kesepakatan dengan para dinasti di Dewan Keamanan.


Tapi, ada sedikit masalah yang mana Kaisar Song Gao terlalu banyak mengambil alih daerah bekas tahta suci.


Sampai akhirnya mencaplok sedikit wilayah milik Kaisar Sui Kong, sehingga menyebabkan sedikit ketegangan antara keduanya.


Bai Chen geleng-geleng kepala, bagaimana bisa permasalahan sepele bisa membuat kedua orang itu hampir bermusuhan.


Akhirnya, Bai Chen memutuskan untuk mengunjungi kedua kaisar yang berseteru itu, mungkin dengan adanya dia, kedua kaisar bisa di damaikan.


Sebelum Bai Chen mengunjungi kedua kaisar, dia memerintahkan kepada semua bawahannya yang lain untuk berlatih, dia juga mengunjungi Fei Yuan yang mengandung.


"Sayang, maafkan aku ya, aku masih memiliki tugas yang harus diselesaikan secepatnya, aku minta maaf tidak bisa selalu ada disampingmu." Bai Chen berbicara lirih.


"Sayang jangan seperti itu, aku tahu kamu sekarang adalah Pemimpin Tertinggi mereka, sudah seharusnya kamu melakukan itu." Fei Yuan menenangkan Bai Chen.


"Aku tidak ingin menjadi beban bagimu, aku akan menunggu semuanya selesai di kamar ini dengan kedua saudari ini, kamu selesaikan dulu urusanmu sayang." Fei Yuan menenangkan Bai Chen lagi.


"Baiklah, aku akan menyelesaikannya secepatnya sayang, kamu tunggu sebentar lagi ya…"


*CUP!


Bai Chen mencium kening Fei Yuan, dia juga pamit kepada ketiga istrinya yang ada untuk segera menjalankan tugas kenegaraannya.


"Aku titipkan Fei Yuan kepada kalian berdua, Mei Jiao dan Bai Feng."


"Baik sayang, kamu bisa mempercayakan semuanya kepada kami berdua, semoga semua urusanmu selesai dengan cepat dan damai."


Kemudian, Bai Chen ditemani oleh Bai Long pertama-tama mengunjungi Dinasti Song yang notabene lebih dekat daripada Dinasti Sui.


Sesampainya disana Bai Chen dan Bai Long disambut langsung oleh Kaisar Song Gao, mereka dijamu di meja makan dengan berbagai macam hidangan yang beraneka ragam.


"Aku mendengar mengenai permasalahan daerah kekuasaan ini dari beberapa orangku, bisakah kamu menjelaskan kepadaku dan aku ingin tahu alasanmu yang sebenarnya?" Bai Chen mengeluarkan aura intimidasi yang kuat.


"A…aku akan menjelaskan semuanya Pemimpin Tertinggi…" Kaisar Song Gao mulai menjelaskan semuanya tepat ketika peperangan berakhir.


Kaisar Song Gao menjelaskan awal permasalahannya adalah ketika Bai Chen dan bawahannya berhasil mengalahkan raksasa pelangi.


Ketika bawahan lain Bai Chen memberi kabar kemenangan, Kaisar Sui Kong nyeletuk mengenai keserakahanya untuk bisa menguasai bekas tahta suci.


Tapi, karena dia masih mengindahkan perkataan Bai Chen, mau tidak mau dia harus menurut, daripada mereka dihancurkan oleh para bawahan Bai Chen.


Namun, karena perkataan keserakahan dari Kaisar Sui Kong yang terkesan sangat bernafsu, Kaisar Song Gao tersulut dan akhirnya terjadi percekcokan keras antara keduanya.


Kaisar Song Gao bercerita sambil terus menyudutkan Kaisar Sui Kong, dia seperti melindungi dirinya sendiri dan tidak merasa salah sama sekali.


Bai Chen beranjak pergi dari ruang makan bersama dengan Bai Long dan langsung menuju ke Dinasti Sui untuk mendengarkan versi dari Sui Kong.


Sesampainya disana dia juga langsung disambut dengan hangat, Bai Chen juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada Kaisar Sui Kong.


"Kalau boleh tahu, bisakah anda menceritakan bagaimana versi Kaisar Song Gao, aku akan mencoba untuk memperbaikinya!” Kaisar Sui Kong bertanya dengan sopan.


Bai Chen dengan singkat menjelaskan mengenai cerita yang keluar dari mulut Kaisar Song Gao sebelumnya, tidak kurang dan tidak lebih.


“Kurang ajar, Kaisar Sui Kong, berani sekali dia menuduhku seperti itu! Sekarang saya akan mengklarifikasi mengenai beberapa hal.” Kaisar Sui Kong kemudian bercerita versi dirinya.


Sebenarnya cerita dia tidak jauh berbeda dengan cerita sebelumnya, tapi Kaisar Sui Kong menyalahkan Kaisar Song Gao dalam ceritanya.


‘Sistem, menurutmu dari penjelasan kedua kaisar ini, siapa yang harus aku percaya?’ Bai Chen bertanya kepada sistem.


[Menurut saya dari detak jantung, cara berbicara dan keakuratan gerakan tubuh dengan perkataannya, yang bicara lebih jujur adalah Kaisar Sui Kong.]


Sistem menjelaskan mengenai beberapa kemungkin lainnya, akan tetapi semua mengarah mendundukung Kaisar Sui Kong.


‘Ternyata tidak selamanya bangsa iblis yang membawa sifat buruk, malah kadang-kadang bangsa lain yang memiliki sifat jelek tapi malah menyalahkan bangsa iblis.’


Bai Chen memahami sebuah pemikiran yang selama ini dia pikirkan, terlebih lagi istri pertama Fei Yuan juga merupakan seorang bangsa iblis, karena dia berasal dari Alam Iblis.


Salah satu bawahan terbaik, terkuat dan paling setia Aiguo juga merupakan seorang iblis, jadi sekarang Bai Chen benar-benar memiliki pandangan yang baik dengan bangsa iblis.


“Aku percaya padamu, kalau begitu, kamu boleh menyerang balik Kaisar Song Gao, jika dia masih bersikeras untuk melawanmu, aku akan turun tangan secara langsung dan akan mengambil alih bekas wilayah tahta suci ini!” Bai Chen memutuskan perkara dengan tegas.


“Terima kasih pemimpin tertinggi, kamu sudah percaya kepadaku. Setelah ini kamu mau kemana? Apakah kamu mau langsung kembali ke Dinasti Han?” Kaisar Sui Kong bertanya.


“Mungkin…”


[Kenapa Master tidak menyelamatkan Calon istri keempat anda yang ada di pulau misterius saja, mumpung anda disini?]


‘Benar juga, apalagi setelah aku kembali ke Istana Dinasti nanti, aku tidak bisa keluar lagi karena harus menemani Fei Yuan dan calon anakku, mungkin sekarang waktu yang tepat untuk menyelamatkan calon istriku yang ada di pulau misterius…’


“Mungkin aku akan mengunjungi Pulau Misterius yang berada di lautan antara Dinasti Han dan Dinasti Sui ini.” Bai Chen menjawab dengan tenang.


“Oh, apa yang ingin kamu lakukan disana? Apakah ada beberapa hal yang menarik perhatianmu di pulau misterius tak berpenghuni itu?” Kaisar Sui Kong cukup penasaran.


Tetapi setelah ditatap oleh Bai Chen, dia langsung mengubah pernyataannya, “Oh, aku tidak akan bertanya lagi, toh aku juga tidak terlalu peduli!” Kaisar Sui Kong mengubah topik.


“Kalau begitu aku akan langsung kesana, kamu beri peringatan kepada Kaisar Song Gao untuk tidak terlalu serakah atas wilayah tahta suci, aku ingin kamu menyelesaikan masalahmu dengannya sebelum aku kembali ke Dinasti Han, apakah bisa?” Bai Chen bertanya.


“Saya usahakan, lagipula kekuatan pak tua itu juga tidak terlalu kuat, aku akan menyelesaikannya dengan cepat, aku juga izin untuk menggunakan namamu, agar dia lebih patuh lagi.” Kaisar Sui Kong meminta izin kepada Bai Chen.