SISTEM SURGAWI TERTINGGI

SISTEM SURGAWI TERTINGGI
Chapter 155 - Pengintaian Wilayah


Keesokan hari…


Pasukan Aliansi sudah bersiap untuk melakukan rencana tadi malam, mereka semua sudah menerima penjelasan dari jenderal dan kapten masing-masing.


“Baiklah mari kita mulai Operasi Pesisir ini.” Teriak Bai Chen.


Singkat cerita Operasi Pesisir itu berjalan dengan sangat damai, Bai Chen sendiri dalam hari merasa apa yang di hadapannya ini bukan perang sama sekali.


‘Mereka ini menggunakan siasat yang sangat rumit atau memang bodoh saja ya? Bukankah penguasaan wilayah ini sangat mudah dan tidak ada beban sama sekali?’ Gumam Bai Chen.


Terus apa kegunaan beberapa waktu yang lalu mereka mengumumkan tentang Persekutuan Klan Tong’ Gumam Bai Chen lagi.


Pasukan Aliansi juga sudah bertemu dengan pasukan dari kekaisaran benua timur yang dipimpin oleh paman Hong Gon.


Jadi jika ditotal, dari 11 provinsi yang ada di benua selatan, 8 dari 11 itu sudah kuasai oleh pasukan aliansi dan pasukan kekaisaran benua timur.


Menyisakan 3 provinsi saja, yang pertama ibukota itu sendiri, dan kedua provinsi yang mengapit ibukota ini dari 2 arah, yaitu dari arah barat bernama Provinsi Badam Hitam dan arah timur bernama Provinsi Gajah Abu-Abu.


“Lama tidak berjumpa Paman Hong Gon, apakah Hong Shui ikut dalam peperangan kali ini?” Sambut Bai Chen dengan kedatangan para petinggi dari Kekaisaran Benua Timur.


“Lama tidak berjumpa juga tuan muda, kali ini anak nakal itu tidak bisa ikut, karena pekerjaannya sangat banyak katanya, ditambah lagi ada seorang penasehat yang mangkrak dari pekerjaannya.” Sindir Jenderal Hong Gon kepada Long Cu yang mengikuti Bai Chen sebagai perwakilan benua timur.


“Oh, ngajak berantem nih orang tua.” Long Cu baru saja akan menanggapi lebih lanjut, tapi melihat tatapan menakutkan Bai Chen kepadanya, dia langsung diam seribu bahasa.


“Bercandanya nanti saja, bagaimana jika kita membahas pergerakan Klan Tong terlebih dulu…” Ajak Bai Chen dan tentu saja semua orang menganggukan kepala.


Akhirnya pertemuan santai itu berubah menjadi pertemuan yang cukup serius, dalam pertemuan ini diputuskan bahwa ketiga provinsi yang masih bertahan adalah kekuatan asli dari Klan Tong.


Mereka melakukan ini untuk mengurangi bahan dan biaya yang dikeluarkan untuk berperang dalam jangka waktu yang lama dan luas.


Dikabarkan Klan Tong ini ingin mengakhiri semua peperangan ini dalam satu serangan, tapi serangan yang dimaksud apa masih belum tahu.


“Dengan keputusan kita ini, maka kita akan mengistirahatkan pasukan dan memberikan tugas kepada beberapa orang untuk melakukan pengintaian wilayah dalam radius 3 provinsi tersebut.” Bai Chen.


“Kami semua setuju tuan muda…”


“Jumlah pasukan aliansi saat ini 500.000 orang, mereka semua adalah yang terbaik dari yang terbaik, dengan tambahan adanya Bayangan Dewa dan Perintah Dewa.” Bai Chen menjelaskan.


“Sedangkan Cahaya Dewa dan 500.000 orang lainnya, aku tugaskan untuk mengikat semua provinsi yang telah kita taklukan dalam satu kepemimpinan dengan damai.” Bai Chen menjelaskan.


“Sedangkan di pihak kekaisaran benua timur, terdapat kurang lebih 1.000.000 pasukan aktif dengan satu komando yaitu paman Hong Gon, apakah paman Hong Gon berkenan jika aku yang memimpin semua pasukan ini?” Tanya Bai Chen sebagai formalitas.


“Dengan segala hormat, saya siap menyerahkan komando utama kepada anda.” Jawab Jenderal Hong Gon dengan tegas.


Semua pasukan benua timur juga tidak ada yang berani menolak hal tersebut, terlebih lagi mereka semua sudah mengetahui identitas asli dari Bai Chen.


"Terima kasih Jenderal Hong Gon, maka keputusan yang aku buat adalah, silahkan menuju kota yang berbatasan langsung dengan kedua provinsi yang mengapit ibukota benua selatan." Bai Chen.


"Kita akan menunggu selama beberapa hari karena aku akan menugaskan 100 orang terpilih yang memiliki kemampuan kultivasi tertinggi diantara kalian semua, untuk melakukan pengintaian wilayah dengan waktu maksimal 3 hari." Bai Chen.


"Setelah kita bisa membuktikan kabar burung dan memastikan tempat-tempat penting yang ada, maka kita akan langsung menguasai kedua provinsi dengan satu gerakan." Bai Chen.


"Jadi, silahkan bagi yang merasa memiliki kultivasi tertinggi dari yang lainnya silahkan maju!" Perintah Bai Chen.


"Komposisi pasukan pengintai yang ideal, tidak ada yang berada di bawah ranay Half-Saint." Puji Bai Chen.


"Karena pasukan pengintai sudah terbentuk, aku akan menunjuk Hei Long sebagai pemimpin pasukan pengintai, apakah ada yang keberatan?" Tanya Bai Chen.


"Tidaaaaaaaaaak."


"Bagus, kalau begitu mari kita semua mengakhiri pertemuan sore hari ini, besok pagi kita akan langsung mengerahkan seluruh pasukan untuk mengepung kedua provinsi itu, apa kalian semua paham?" Tanya Bai Chen.


"Pahaaaaaaaaaaaam."


"Khusus untuk pasukan pengintai kalian jangan bubar terlebih dulu, setelah ini aku akan menjelaskan rincian tugas kalian." Tukas Bai Chen.


"Untuk seluruh pasukan aliansi dan benua timur kalian semua boleh istirahat dan bebas sampai besok pagi, jadi sampai jumpa besok pagi, URRAAA…" Bai Chen menutup penyampaian keputusannya.


"URRAAA…"


Setelah itu Bai Chen langsung menjelaskan rincian tugas kepada pasukan pengintai, dan menyelesaikan beberapa urusan sebentar kemudian istirahat.


Pagi hari, mereka semua sudah berjalan dengan rapi menuju ke kota terdekat dengan kedua provinsi yang menghimpit ibukota tersebut.


Mereka semua mendirikan tenda besar-besaran, mereka juga sengaja mencari lahan kosong dan terlihat untuk memancing Klan Tong segera menyiapkan pasukan. Hal ini dimaksudkan agar perang ini tidak berlarut-larut dan lama.


"Kalian pasukan pengintai wilayah, maksimal waktu yang aku berikan adalah 3 hari, apakah kalian paham maksudku?" Bai Chen.


"Paham."


"Silahkan melakukan misi Pengintaian Wilayah." Perintah Bai Chen.


100 orang itu langsung melesat dengan kecepatan tinggi serta menuju kawasan yang sudah ditandai sesuai dengan tugas masing-masing.


Bai Chen kembali ke tenda pertemuan dan berbicara dengan banyak orang mengenai perkembangan kekuatan setiap orang, perkembangan pasukan.


Berita yang lagi tren dan yang pasti adalah perkembangan pergerakan benua selatan, yang menurut obrolan tersebut mengarah pada suatu harta atau benda yang sedang dicari oleh Ketua Invasi Klan Tong ini.


"Benar tuan muda, meskipun saya tidak tahu apa yang sebenarnya mereka cari, tapi menurut kabar yang tidak tahu keasliannya, mereka saat ini sedang menyusuri Hutan Monster Giok." Jenderal Hong Gon.


"Hmm, apakah semua ini karena Tanah Suci Monster, sampai membuat Klan Tong itu begitu berambisi." Long Cu.


"Hm, apakah hutan itu begitu berharga." Tanya Bai Chen.


Mereka semua saling pandang mendengar perkataan Bai Chen.


"Tuan muda, jika bukan karena anda yang memimpin Pasukan Aliansi 3 Benua ini dan menjadi Pemimpin Tertinggi, mungkin kami semua tidak akan ada yang membantu Benua Tengah." Jenderal Hong Gon blak-blakan.


"Saya setuju, Hutan Monster Giok terlalu berharga jika hanya dikuasai oleh Benua Tengah, syukurkan masih ada tuan muda yang menahan nafsu kami agar tidak serakah, jika tidak mungkin sekarang kita bukan berperang melawan Klan Tong, tapi akan berperang memperebutkan Hutan itu." Tan Da semakin buka-bukaan.


'Sepertinya bukan hal bagus ya jika terlalu menjadi orang baik, apalagi waktu itu aku hanya iseng saja memberikan 1 miliar poin kehidupan, ternyata akan berdampak pada kerusakan dunia ini sendiri, aish, manusia-manusia.' Dialog Bai Chen dengan diri sendiri dalam pikirannya.


[Selamat, karena pemahaman Master, anda mendapatkan 1 Fragmen Kebenaran Dunia, hadiah sudah berada dalam Inventory]