
Sekian hari kemudian Perwakilan Klan Lu yang berjumlah 10 Petinggi Klan sudah sampai di Istana Kekaisaran Iblis Surgawi. Mereka ingin menyatakan kesetiaan kepada Bai Chen.
“Aku menerima kesetiaan kalian. Memang tujuanku di Alam Iblis ini untuk menyatukan bukan malah memecah belah. Kirimkanlah beberapa perwakilan kalian untuk tinggal di Istana ini.”
“Pilihkan orang-orang yang ahli dalam urusan politik, alkemis, master array dan orang yang ahli dalam perdagangan, aku akan memasukkannya dalam struktur kepemerintahanku.”
“Baik. Kami akan mengirimkan 50 orang dengan permintaan Yang Mulia. Kami juga sudah membuat keputusan sesuai dengan surat ini. Mohon anda lihat.” Lu Sheng yang menjadi ketua perwakilan memberikan sebuah surat kepada Bai Chen.
Bai Chen membacanya sejenak, “Kalau begitu aku akan menerima semua wilayah kalian. Tugas kalian sekarang adalah mengumumkan dan meyakinkan rakyat yang sudah terlanjur tidak suka dengan kekaisaran ini sebelumnya. Bisa?”
“Kami akan melakukannya Yang Mulia Kaisar Iblis Bai Chen.” Lu Sheng berbicara dengan wajah tertunduk. Dia benar-benar tahu cara menghormati seseorang.
“Dan sebagai gantinya. Aku akan memberikan beberapa hadiah kepada kalian semua. Dan aku juga akan mengutus Lu Jidu sebagai perwakilanku disana, apakah tidak masalah?” Bai Chen memberikan keputusan cepat.
“Kami menerimanya Yang Mulai. Kami semua juga sudah mengakui bahwa Panglima Iblis Lu Jidu adalah leluhur dari klan kami. Kami menemukan bukti itu setelah menggeledah kamar dari Patriark sebelumnya.” Lu Sheng menjelaskan dengan rinci.
“Baiklah. Terimalah hadiah ini. Anggap saja ini adalah salah satu keuntungan kalian bisa menjadi pengikutku. Lu Jidu kamu kemarilah.” Bai Chen memberikan sebuah cincin penyimpanan kepada Lu Sheng.
Lu Jidu menghadap Bai Chen, lalu dia menerima sebuah jabatan dari tuannya.
“Sejak keputusanku keluar hari ini. Kamu akan menjadi perwakilanku untuk memimpin Wilayah Klan Lu dengan gelar Raja Iblis Lu Jidu. Kamu hanya boleh menerima perintah dariku. Apakah kamu menerimanya?” Bai Chen melantik Lu Jidu dengan jabatan baru.
“Saya menerimanya Yang Mulia Kaisar Iblis. Saya akan menjalankan semua perintah dan membuat wilayah Klan Lu tundung 100 persen kepada anda.”
“Saya juga akan membentuk sebuah pasukan yang sangat kuat untuk mendukung pergerakan kita selanjutnya. Izinkan saya menerima amanah kepemimpinan itu dengan senang hati.”
Lu Jidu mengungkapkan kesenangannya. Bukan hanya tidak membantai semua keturunannya. Bahkan Bai Chen memberikan hadiah dan hak yang sama untuknya bisa mengubah Klan Lu menjadi lebih baik.
Setelah acara seremonial, sedikit pesta dibuat untuk memperingati acara tersebut. Semua orang bersorak atas jabatan baru Lu Jidu sebagai Raja Iblis.
Dalam berkembangnya waktu, semua rakyat yang ada di wilayah Klan Lu bisa menerima Bai Chen dan tunduk ke Kekaisaran Iblis Surgawi.
Pengakuan dan kemenangan pertama yang diraih oleh Kekaisaran Iblis Surgawi menjadi topik pembicaraan yang hangat di seluruh penjuru Alam Iblis.
Semua orang tengah membicarakan mengenai kehidupan yang ada di dua wilayah yang dikuasai oleh kekaisaran menjadi lebih makmur dan terjamin.
Hal ini menjadi sebuah petaka yang bagi wilayah lainnya. Karena berangsur beberapa rombongan sudah bermigrasi ke dua wilayah tersebut untuk menemukan kehidupan lebih baik.
Namun dibalik sebuah kemenangan pasti muncul sebuah fitnah dari beberapa pihak, termasuk yang sudah sering terdengar mengenai Bai Chen yang dituduh sebagai pemimpin invasi dari alam lainnya.
Isu itu mencuat setelah beberapa orang tidak dikenal menyebarkan berita mengenai penemuan Bai Chen yang bukan merupakan Ras Iblis.
Dan perkembangan berita dari mulut ke mulut itu ternyata memiliki dampak yang lebih besar dari kelihatannya. Berita tersebut membuat semua rakyat perang ideologi.
Di Istana Alam Iblis.
“Yang Mulia, apakah kita akan membunuh para penyebar berita itu?” Jiao De sudah tidak sabar direpotkan lagi, apalagi jika masalah pembantaian dan pembunuhan.
“Bagaimana pendapat kalian?” Bai Chen hanya tersenyum kepada Jiao De dan kemudian bertanya kepada 4 Menterinya.
Mereka mengeluarkan pendapat masing-masing. Yang mereka pikirkan bukan hanya mengenai jangka pendek untuk mengatasi masalah tersebut.
Bagaimanapun masalah ideologi yang menyebar itu bisa saja menguat dan malah menimbulkan pemberontakan yang tidak perlu. Dan bisa bertahan begitu lama.
Setelah beberapa pendapat, sanggahan dan perdebatan yang cukup alot. Bai Chen memutuskan untuk mengirim semua orang-orangnya untuk keluar wilayah sebagai seorang pedagang.
“Kenapa malah berdagang Yang Mulia. Bukankah kita bisa saja melakukan cara yang sama dengan menyebarkan berita tandingan?” Han Chi bertanya kepada Bai Chen.
“Kita akan melakukan pendekatan yang berbeda kali ini. Bukankah sekarang kita sudah menerima 1 juta rakyat wilayah lain dan mereka izin untuk menetap disini karena mendengar kemakmuran kedua wilayah kita?”
“Dan untuk alasan khususnya, karena aku baru saja mendapat informasi dari Bai Long dan Bayangan Dewa mengenai mereka yang terluka akibat melawan Naga Bayangan Raksasa dalam misi mereka.”
“Sepertinya aku harus kesana sendiri memastikan keadaan mereka. Aku turun tangan sekalian untuk menaklukan Naga Bayangan Raksasa itu. Dengan adanya dia, aku akan lebih dekat dengan warisan Dewa Bayangan dan menjadi Penguasa Bayangan.”
“Oh jika itu alasan tuan muda. Maka kami tidak bisa menolaknya. Inti dari perintah anda sebelumnya adalah kita akan membalas mereka dengan cara damai dengan menggunakan komoditas unggulan dari kita bukan?” Hong Zheng langsung memikirkan bagaimana cara menghasilkan uang.
“Tepat sekali. Namun aku juga tidak sebaik itu. Selama masa berdagang itu. Mereka juga ditugaskan untuk membentuk usaha prajurit bayaran dari warga lokal.”
“Hal itu selain untuk menyebarkan ideologi mengenai kebaikan kekaisaran kita. Juga bisa dialihkan menjadi pasukan tambahan sekaligus mata-mata untuk kedepannya.”
Bai Chen sudah memikirkan beberapa langkah kedepannya. Semua perintahnya disetujui oleh 4 Menteri dan bawahan lainnya.
Hong Zheng dan Han Chi diberikan kekuasaan untuk memilih semua kultivator yang menyamar menjadi pedagang tersebut. Mereka berdua kebanyakan memilih beberapa orang dari Klan Fei.
Terutama dari Para Utusan Klan Fei yang sudah menyelesaikan tugasnya. Patriark Fei Minghao sendiri juga mengizinkannya. Jadi, sekarang mereka semua sudah memulai pergerakan sesuai instruksi Bai Chen sebelumnya.
Setelah semuanya beres, Bai Chen membawa Jiao De dan Fei Qingyu untuk menemaninya menuju ke lembah, tempat dimana Bai Long dan Bayangan Dewa melakukan misi.
Kedua istri Bai Chen juga memaksa ikut, mereka berdua sudah bosan dengan kehidupan di istana. Bai Chen dengan terpaksa membolehkannya.
Akhirnya mereka berlima kemudian bergerak cepat menuju ke lembah dengan menggunakan Profound Ark Iblis Hitam yang sudah dikembalikan sebelumnya oleh Zhao Kaibo.
Perjalanannya beberapa hari terlampaui begitu saja. Kini Kelima orang itu sudah sampai di tempat Bai Long dan Bayangan Dewa.