
Bisa dikatakan, jika di dunia fana ini, mungkin Bayangan Dewa ini sudah tidak terkalahkan, karena mungkin hanya dengan tiga dari mereka, mampu untuk meratakan sebuah kekaisaran tingkat lima dengan cepat.
Tapi, Bai Long mengatakan bahwa mereka lemah, bukankah ini sebuah penghinaan terhadap latihan seperti di neraka selama tiga minggu ini ?.
"Jangan terlalu dihiraukan perkataan Bai Long, tapi jika memang boleh dikatakan memang benar, akan aku beritahu tingkat kultivasi yang sebenarnya ada di dunia ini, … bla bla bla" Bai Chen menjelaskan tingkat kultivasi sampai tingkat True God - Kaisar Dewa.
"Bagaimana, apakah kalian masih merasa kuat di dunia fana yang kecil ini ?" Bai Chen.
"Jadi, itu adalah alasan tuan muda tidak ingin kami mengikuti anda berpergian ?" Hong Zheng bertanya dengan sedih.
"Eh, bukannya aku tidak mau mengajak kalian, tapi perjalanan ini cukup berbahaya" Bai Chen mencoba menjawab keluhan Hong Zheng.
Para Bayangan Dewa kemudian menatap Bai Long, mereka meminta pertanggungjawaban dari Bai Long yang kemarin telah memberi mereka harapan.
Bai Long yang ditatap oleh puluhan pasang mata itu hanya bisa menghela nafas dan mencoba untuk membantu mereka.
"Tuan muda, sebenarnya ada suatu cara agar bisa membawa mereka semua, tapi kultivator itu harus memiliki pemahaman Dao Ruang & Waktu hingga tingkat ekstrim, agar bisa memiliki sebuah Dunia Jiwa yang bisa menampung makhluk hidup" Bai Long mencoba menjelaskan.
"Terus hubungannya sama aku apa Bai Long, aku kan masih belum bisa berkultivasi menggunakan pemahaman Dao" Bai Chen.
"Mungkin sekarang benar, tapi jika itu tuan muda, mungkin hanya butuh beberapa tahun untuk mencapai pemahaman Dao Ruang & Waktu tingkat ekstrim" Bai Long mencoba meyakinkan Bai Chen.
Bai Chen terlihat seperti berpikir sejenak, tapi sebenarnya dia bertanya kepada Sistem.
"Sistem apakah yang bicarakan oleh Bai Long itu memang harus memiliki pemahaman Dao Ruang & Waktu tingkat ekstrim ?" Bai Chen dalam pikirannya.
[Tidak seratus persen benar, karena Master memiliki Sistem]
[Di menu Shop, Sistem menyediakan Dunia Jiwa dengan berbagai harga]
"Memang berapa harganya ?" Bai Chen.
[Berkisar antara 10 sampai 50 miliar PS, Master]
[Tergantung kualitas Dunia Jiwa yang Master inginkan]
"Tapi Sistem, aku belum memiliki Dao Ruang & Waktu" Bai Chen.
[Tidak dibutuhkan Master, karena Dunia Jiwanya nanti akan langsung terhubung ke Sistem, dijamin seratus persen aman]
"Memang, Sistem Surgawi Tertinggiku terbaik" Bai Chen sangat senang mendengarkan penjelasan Sistemnya itu.
Semua orang terus memperhatikan Bai Chen, sampai Bai Chen kemudian berbicara sesuatu hal yang membuat semua orang tertunduk lesu.
"Bai Long dan semuanya, mungkin aku tidak akan mempelajari Dao Ruang dan Waktu dalam waktu singkat" Bai Chen menggantung kalimat terakhirnya.
Wajah semua orang kecuali Bai Long, mendadak kecewa dan tidak percaya tuan mudanya tidak mau berusaha demi mereka.
Bai Long sadar, jika Bai Chen sudah menggunakan nada menggantung seperti ini, biasanya Bai Chen pasti punya sebuah solusi.
"Sudahlah tuan muda, bukankah kasihan mereka, wajah mereka seperti kesemek busuk lo, kasih tahu sajalah tuan muda, pasti anda punya sebuah solusi yang lebih baik bukan ?" Bai Long memecah keheningan.
"Hehe, maaf, aku hanya ingin menggoda kalian saja" Bai Chen dengan polosnya berkata seperti itu.
"Aku sudah memiliki solusinya, tapi memang belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat" Bai Chen.
"Kenapa tuan muda, kami ingin terus mengikuti anda" semua orang.
"Saudaraku semuanya, ada alasan aku belum bisa merealisasikannya sekarang, tapi aku janji, sebelum menuju Dunia Immortal, aku akan menjemput kalian terlebih dahulu dan kita bersama - sama menuju Dunia Immortal, bagaimana ?" Bai Chen.
"Kami semua percaya tuan muda, kami akan selalu mempercayai tuan muda" mereka semua.
"Baiklah kalau begitu, agar lebih cepat kita bersama - sama menuju Dunia Immortal, aku besok akan memulai perjalanan menemukan Portal untuk menuju Dunia Immortal itu" Bai Chen.
"Oleh karena itu, selama beberapa waktu sebelum aku kembali kesini, aku minta kalian melatih beberapa ratus orang untuk dijadikan pengganti kalian, ketika kalian semua ikut aku untuk meninggalkan dunia fana ini" Bai Chen.
"Pilihlah dari orang kepercayaan kalian sendiri, karena aku ingin kota ini selalu terjaga dan tentram, aku berharap kota ini bisa menjadi tempat peristirahatan terakhir untuk nenekku serta mungkin untuk tempat kita kembali pulang nanti, jika kita bosan berada di dunia atas" Bai Chen.
"Baiklah tuan muda, kami tidak akan mengecewakan harapan yang anda berikan" mereka semua.
"Kalau begitu malam ini, silahkan kalian semua istirahat" Bai Chen mempersilahkan mereka semua untuk beristirahat.
"Kecuali untuk Bai Long, Bai Don, Bai Cheng dan Bai Feng kalian tetap disini sebentar" Bai Chen.
"Baik tuan muda" mereka.
Setelah para Bayangan Dewa keluar dari ruang bawah tanah untuk istirahat, Bai Chen memulai pertemuan kecilnya.
"Seperti yang aku bilang satu bulan yang lalu, besok kita akan melakukan pencarian portal menuju Dunia Immortal, jadi kalian bertiga carilah informasi dimana portal itu terletak di dunia fana ini besok, gunakan semua relasi yang dimiliki oleh Bayangan Dewa" Bai Chen menjelaskan rencana untuk keesokan harinya.
"Aku dan Bai Long besok akan berpamitan ke beberapa orang kenalan" Bai Chen melanjutkan.
"Baik tuan muda, kami bertiga akan melaksanakannya" mereka bertiga menjawab.
"Kalau begitu kalian bertiga, silahkan istirahat" Bai Chen.
"Baik tuan muda, kalau begitu kami bertiga pamit terlebih dahulu" mereka bertiga.
Mereka bertiga pun keluar dari ruang bawah tanah.
"Uhuk, tuan muda, saya ingin mengatakan sesuatu" Bai Long.
"Halah, aku tahu pikiranmu Bai Long, pasti kamu ingin membicarakan tentang Bai Feng kan, karena dari pertama kali aku masuk dia curi - curi pandang ke arahku" Bai Chen sambil bersikap acuh kepada Bai Long.
"Eeeeee, kenapa tuan muda berpikir seperti itu, saya kan belum ngomong apapun, atau mungkinkah tuan mudaku ini, sudah mulai tertarik untuk berhubungan dengan lawan jenis ?" Bai Long menggoda Bai Chen.
"Jika, dampak seranganku ini tidak menghancurkan sekitar, mungkin aku sudah menyerangmu dengan kekuatan penuh ku, Bai Long" Bai Chen berbicara dengan nada marah.
"Heee, apakah tuan muda dulu tidak ingat, ketika tuan muda berlatih tanding dengan saya, anda bahkan tidak dapat melukai saya sedikitpun, 🤔🤔🤔" Bai Long.
"Kalau sekarang apakah tuan muda yakin bisa atau mampu untuk memotong sehelai rambut saya, 😄😄😄" Bai Long menyombongkan dirinya.
Bai Chen yang terprovokasi akhirnya memasang peredam suara di ruang bawah tanah tersebut.
"Kalau kamu begitu percaya diri, bagaimana jika kita selesaikan dengan kekuatan fisik saja" Bai Chen.
"Boleh, siapa takut" Bai Long.
Mereka berdua sama - sama tersenyum, dibalik formalitas di depan semua orang, Bai Chen dari dulu memang menganggap bahwa Bai Long itu seperti kakaknya, sebaliknya, Bai Long dulu yang sangat kaku, lama kelamaan juga senang jika memiliki adik seperti Bai Chen.
Apalagi sejak Bai Long memurnikan beberapa tetes darah Bai Chen, dia merasa bahwa hubungannya dengan Bai Chen semakin seperti saudara kandung saja, hehe.
Adu pukul antara Bai Chen dan Bai Long itu tidak memunculkan seorang pemenang, mereka berdua sama - sama jatuh tersungkur dan kemudian tertawa bersama.
Keesokan harinya…