
“Kami tidak bisa melakukannya karena masih terikat kontrak budak dengan orang-orang Alam Kehidupan, secara tidak langsung jika kami melanggar perintahnya, maka kami semua akan mati secara langsung,” jawab Bai Shing.
“Tidak akan ada masalah dengan itu, karena aku akan menghilangkan kontrak budak itu dan kalian semua bisa ikut denganku ke penjara sementara sebelum kalian dibebaskan.”
Liu Changhai langsung mengeluarkan sebuah cahaya terang dari tangan kanannya dan mengarahkannya pada ribuan klan bai yang ada disana.
Setelah beberapa saat, kebanyakan kontrak sudah menghilang, tapi khusus para pemimpin klan bai, kontrak budaknya masih ada bahkan semakin menguat dan membuat para budak klan bai itu kesakitan bukan main.
“ARGH!”
“ARGH!”
Liu Changhai yang tidak terima karena skill miliknya gagal menyelamatkan orang-orang ini, dia lalu mengulangi hal yang sama, namun masih berakhir dengan kegagalan.
Sekarang masih tersisa sekitar 100 mantan tetua dan petinggi klan bai yang terikat kontrak. Liu Changhai menganalisa bahwa kontrak 100 orang itu khusus serta cenderung sangat kuat.
Liu Changhai semakin tertantang, dia ingin mengulanginya sekali lagi, namun dia menghentikannya ketika suara Bai Shing dan beberapa orang lainnya mengenali siapa identitas aslinya.
“Kekuatan ini, apakah itu kamu Dewa Penguasa Alam Pedang? Lama tidak berjumpa, bagaimana kabarmu sekarang? Maafkan aku dan Klan Bai yang telah berbuat rusuh di Alam milikmu.”
“Dan jangan memaksakan lagi melepaskan segel kontrak budak ini. Karena ini langsung mengikat jiwa kami, percuma saja kamu menggunakan skill itu itu membebaskan kami.”
Bai Shing berbicara layaknya seorang teman lama pada Liu Changhai, namun dia memberikan kode dengan jari telunjuknya yang merapat ke bibir, dia tidak ingin Bai Shing membuka identitas aslinya di depan Bai Chen.
“Aku tidak masalah dengan itu, lagi pula aku tahu sekali bagaimana karaktermu dan semua rentetan kejadian ini akibat hari itu aku juga tidak bisa menyelamatkanmu, aku yang seharusnya minta maaf,” lirih Liu Changhai tampak sedih.
“Tidak usah berbisik seperti itu, aku juga sudah tahu sejak kita berada di Istana Kekaisaran Pedang Suci bahwa kamu adalah Liu Changhai Sang Pedang Gila, Dewa Penguasa Alam Pedang?”
Bai Chen berbicara cukup nyaring dan akhirnya semua orang tahu bahwa Liu Changhai bukanlah orang sembarangan, dia adalah mantan mitra dari Ketua Klan Bai yakni Bai Shing.
“Jadi selama ini kamu hanya berpura-pura tidak mengenalku? Apakah keterampilan menyamar dan menyamarkan aura milikku semakin tumpul sampai aku bisa tertebak dengan mudah olehmu Dewa Penguasa Alam Iblis?”
Liu Changhai yang awalnya berperawakan muda seperti Bai Chen, kini sudah menunjukkan wujud aslinya yang setara dengan Bai Shing Ketua Klan Bai.
“Alam Iblis? Apakah itu Alam yang baru-baru ini muncul? Apakah kamu memang benar Dewa Penguasa Alam Iblis itu Wahai Anak Muda?” Zhi Yang tiba-tiba mendekat ke Bai Chen dengan bersemangat.
Itu sudah menjadi kebiasaannya selama puluhan tahun terakhir, karena setiap ada alam yang naik, dia selalu mencari informasi mengenai putranya yang terlempar ke dunia lain itu.
“Apakah kamu pernah mendengar mengenai seorang bayi kecil yang jatuh dari langit, di kalung bayi kecil itu sudah kami beri nama sebagai Bai Chen, apakah kamu mengetahuinya?”
Zhi Yang sangat bersemangat bertanya, dia tidak peduli lagi mengenai rasa sakit yang diterimanya barusan dari pelepasan paksa kontrak budak yang gagal.
‘Kenapa hatiku begitu sakit ketika melihat wanita ini bersimpuh di depanku, bukankah tujuanku selama ini datang ke alam dewa memang menemui mereka?’
‘Kemana sifat tegas, kejam dan bengismu Bai Chen? Kenapa kamu tidak bisa menjawab pertanyaan itu dengan tidak tahu atau sebagainya? Kenapa? Kenapa?’
Bai Chen diam seribu bahasa, dia memarahi dirinya sendiri. Akhirnya dia tahu maksud sistem tidak memberitahunya secara langsung siapa dua orang di hadapannya itu.
[Sekarang Master sudah tahu siapa mereka berdua. Hubungan darah dengan Bai Shing dan Zhi Yang sudah sistem konfirmasi. Dan benar, mereka berdua adalah Orang Tua Kandung Anda.]
[Sistem tidak akan ikut campur masalah ini, silakan putuskan sendiri bagaimana sikap yang seharusnya dilakukan seorang anak terbuang pada orang tua kandungnya sendiri.]
[Tapi, Sistem akan sedikit mengingatkan, sesulit apapun Master tidak menerima Bai Shing dan Zhi Yang sebagai orang tua, maka hati Anda akan semakin sakit dan sakit.]
Bai Chen mendapatkan ceramah panjang lebar dari sistem. Tapi hal itu belum bisa mendobrak egonya yang selama ini selalu mengira orang tuanya itu sengaja membuangnya.
“Aku tidak pernah mendengar mengenai berita seperti itu ada di alamku, mungkin bayi kecil yang kamu maksud itu bukan dari alam iblisku.”
Akhirnya kata-kata menyakitkan itulah yang keluar dari mulut Bai Chen. Dia tidak bisa mengungkapkan kegelisahan hatinya dan menerima ayah serta ibunya yang sudah ada di depan mata itu.
Zhi Yang begitu kecewa mendengar penuturan Bai Chen. Namun dia merasakan firasat yang aneh dari pandangan mata Bai Chen. Dia merasa bahwa Bai Chen sedang berbohong.
Meskipun begitu, Zhi Yang tidak berhak bertanya lebih lanjut karena anak muda di hadapannya itu seperti enggan menjawab dan tidak mau bertatapan mata dengannya ketika bicara.
Bai Chen diam-diam kemudian mulai mengeluarkan sebuah cahaya yang lebih lembut dari milik Liu Changhai dan dalam sekali gerakan dia berhasil membebaskan 100 petinggi klan bai itu dari segel budak khusus tadi tanpa kesakitan sama sekali.
“Bahkan kamu tahu mengenai pelepasan segel budak, apa yang tidak bisa kamu lakukan di dunia ini Dewa Penguasa Iblis?” puji Liu Changhai yang sekali lagi dibuat terkejut oleh kekuatan Bai Chen.
Bai Chen tidak menanggapi pujian Liu Changhai, setelah melakukan itu dia pamit untuk pergi terlebih dulu, dia juga memberikan pesan telepati pada Dewa Penguasa Pedang itu.
‘Jangan bocorkan nama asliku pada mereka dan perlakukan mereka semua dengan baik, aku akan coba membebaskan seluruh Klan Bai yang ada di kekaisaran ini, sampai jumpa!’
Dari isi pesan telepati itu, Liu Changhai bisa menangkap bahwa ada kesalahpahaman antara Bai Chen itu sendiri dengan Bai Shing serta Zhiyang.
‘Aku tidak akan ikut campur masalah keluarga kalian, aku sudah mengirimkan beberapa lokasi yang memiliki kemungkinan terbesar ada budak klan bai, silakan cari mereka disana,’ balas Liu Changhai dengan telepati juga.
“Baiklah teman lamaku, Bai Shing! Mari kita menuju ke istana kekaisaran ini sebentar, aku tidak bisa langsung membebaskan kalian secara langsung karena akan membongkar identitas asliku.”
“Jadi, aku akan mengatur sedemikian rupa agar kalian di penjara sementara. Tapi tenang saja, aku akan memperlakukan kalian seperti keluargaku sendiri di sana,” ucap Liu Changhai mengajak Bai Shing dan lainnya.
“Aku mengerti, aku tahu akan kebiasaanmu itu. Terima kasih mau menerima kami, padahal sudah membuat Kekasairan Pedang Suci ini jatuh korban karena kami,” lirih Bai Shing.
“Jangan terlalu dipikirkan lagi mengenai hal itu, mari kita berangkat!”