Emergency Wedding

Emergency Wedding
Part 153


Malam harinya acara yang diadakan oleh keluarga besar Arbeto sudah dimulai, seluruh keluarga besar terkecuali keluarga Mateo sudah berkumpul di halaman belakang.


Tidak ketinggalan Bayu, Daniela, dan Eve pun turut hadir dalam acara tersebut. bahkan Bayu yang merasa bangga putrinya yang sedang mengandung seorang keturunan Arbeto, terus saja menyombongkan diri kepada seluruh orang yang hadir di mansion tersebut. Dan tidak lupa ia pun menebar pesona pada wanita yang dulu pernah singgah dihatinya yaitu Lily, dan Daisy.


"Ayah berhentilah bersikap seperti itu!" Eve yang merasa kesal dengan sikap ayah nya yang merasa sok kegantengan menjadi malu sendiri.


"Bersikap seperti apa?" tanya Bayu.


"Bersikap seolah kau itu pria paling tampan di sini!" Sahut Daniela yang sama kesalnya melihat sikap Bayu. "Sadarlah kau ini sudah tua, malu pada yang lainnya terutama menantumu." Daniela menatap seluruh keluarga besar yang hadir di mansion tersebut, mereka semua sangat gagah dan tampan meski usia mereka tidak lagi muda.


Dan yang paling tampan menurut Daniela adalah Leo Richard, pria itu masih sama seperti terakhir kali mereka bertemu. Masih tampan dan juga dingin dengan raut wajah yang datar, pria itu tampak merangkul pinggang Lily dengan sangat posesif.


"Jangan dilihat terus! Nanti kau bisa jatuh cinta lagi dengannya." bisik Bayu saat mengetahui kemana arah tatapan mata mantan istrinya.


"Ck kau itu ..!" Daniela menghela napasnya dengan kasar. "Matamu itu juga bisa diam tidak? Dari tadi seperti kelaparan menatap wanita yang ada di sini." Ejek Daniela.


"Hei kau lupa? Aku ini duda jadi aku bebas."


"Kau juga lupa aku ini single? Aku pun bebas menatap pria mana pun." Sahut Daniela tidak mau kalah.


"Ayah ..Mom .. kenapa kalian jadi bertengkar? Bukankah kalian ingin kembali rujuk? Lalu kenapa seperti ini?" protes Eve dengan wajah yang kesal, lalu memilih pergi dari tempat tersebut menuju tempat dimana hidangan makanan tersaji.


"Ini gara-gara kau!" Bayu menyenggol bahu Daniela.


"Karena kau juga!" Daniela tak mau kalah.


"Ah sudahlah lebih baik kau temani Eve, aku ingin berbicara dengan besan kita dulu." Ucap Bayu.


"Eh tunggu! Kau ingin bicara apa?" tanya Daniela dengan raut wajah penasaran.


"Oh ya ampun." Daniela menghela napasnya saat melihat mantan suaminya dengan penuh percaya diri berjalan kearah Luna dan Dafa. "Ayah mertua yang matre." Gumam Daniela lalu memilih untuk menemani Eve, dari pada menjadi gila jika terus berada di sisi mantan suaminya.


"Halo besanku yang kaya raya." Bayu menepuk bahu Dafa.


Sementara Dafa hanya menatap sekilas lalu kembali berbincang dengan Leo dan Antoni, tidak mempedulikan unta itu karena tahu jika meladeni pria itu ujung-ujungnya pasti uang.


"Ck .. dasar Mr. Arrogant, dari dulu sampai sekarang menjadi besan tetap saja sikapnya sombong." Gumam Bayu dalam hati, ia lalu menatap Luna dan menarik tangan wanita itu untuk berbicara empat mata.


"Berani kau menarik tangan istriku!" Dafa menarik kembali Luna ke sisinya, ia menatap tidak suka dengan sikap Bayu yang selalu saja seenaknya terhadap Luna.


"Maaf aku tadi—"


"Ayah ..." Tita menghampiri ayah nya dengan Boy yang berada di sampingnya.


"Anak kesayangan Ayah ..." Bayu ingin memeluk putrinya, namun pelukannya itu justru mendarat di tubuh menantunya, karena Tita di tarik ke belakang oleh Boy Arbeto.


"Cukup peluk aku saja sebagai gantinya." Ucap Boy dengan tersenyum, masih menyembunyikan Tita di balik punggungnya. Ia tidak akan membiarkan siapapun termasuk Ayah unta memeluk wanita tercintanya.


"Cih .. ayah sama anak sama saja, sama-sama posesif." Gumam Bayu dalam hati menatap pada Dafa dan Boy bergantian.


"Loh Ayah mau kemana?" pekik Tita saat melihat Ayah nya pergi.


"Ayah mau makan." Ucap Bayu yang memilih untuk kembali bersama Daniela dan juga Eve, dari pada bersama dengan para pria yang posesif terhadap para wanitanya.


Nb ~ Beberapa part lagi Emergency Wedding Tamat dan akan di ganti dengan novel Agam dan Baby yang berjudul Love you A😘