
Setelah Tita mengetahui kak Eve sangat membencinya, ia mulai mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi diantara kedua orang tuanya, dan apa benar yang dikatakan kakaknya bahwa Tita adalah penyebab kedua orang tuanya berpisah. Dan karena alasan itulah yang membuat Tita mendatangi tempat kerja Ayah nya tanpa sepengetahuan suami dan kakaknya.
"Kemari sayang Ayah merindukanmu." Bayu memeluk putri kesayangannya.
"Tita juga sangat merindukan Ayah unta." Tita memeluk ayah nya, dan ia baru sadar semenjak kak Eve pulang ke Indonesia dan tinggal bersama Ayah unta hubungan dirinya dengan sang Ayah seperti sangat jauh.
"Ada apa kau datang kemari?" Bayu membawa putrinya untuk duduk di sofa yang ada di ruang kerjanya.
"Aku ingin membicarakan sesuatu dengan Ayah."
"Katakanlah!
"Em itu .. anu ..." Tita bingung harus memulai pembicaraan dari mana, karena tidak mungkin jika ia langsung to the point bertanya tentang perceraian yang terjadi diantara Ayah Bayu dan Mom Daniela.
"Sayang kenapa kau gugup seperti itu?" Bayu mengerutkan keningnya. "Tunggu dulu! Jangan bilang kau ingin berpisah dari B?" tebak Bayu.
"Tidak Ayah, bukan itu ..."
"Ah syukurlah ..." Bayu mengusap dadanya. "Eh apa jangan-jangan anak Ayah ini sudah hamil?" Bayu tersenyum lebar, ia berharap tebakannya kali ini benar.
"Ayah unta ..." Tita mengerucutkan bibirnya dengan wajah yang kesal.
"Lalu apa yang ingin kau bicarakan?" Bayu menarik hidung putrinya dengan gemas.
Bayu menautkan kedua alisnya dengan wajah yang bingung saat mendengar pertanyaan Tita.
"Aku ingin tahu dengan sejujur-jujurnya kenapa dulu Ayah dan Mom Daniela memutuskan untuk berpisah?"
Bayu yang baru memahami maksud pertanyaanmu Tita, menghela napasnya sejenak lalu menatap putrinya dengan intens.
"Kenapa tiba-tiba Tita bertanya seperti itu? Apa ada sesuatu yang terjadi?"
"Tidak Ayah tidak terjadi apa pun, aku hanya ingin bertanya itu saja." Tita menundukkan kepalanya.
"Tita Ayah tahu dengan jelas ada yang kau sembunyikan," Bayu menghela napasnya. "Katakan apa yang sebenarnya terjadi? Baru Ayah akan menceritakan kenapa kami berpisah." Bujuk Bayu.
Ia tahu betul karakter putrinya seperti apa, Tita sejak dulu tidak pernah berani bertanya tentang masa lalu hubungan dirinya dengan Daniela. Bahkan putrinya itu sudah tidak lagi bertanya tentang Daniela sejak berumur tujuh tahun. Mungkin putrinya itu lelah bertanya di mana Mommy nya dan kenapa tidak pernah datang, dan sejak itu Tita seperti melupakan sosok Daniela begitu saja.
Dengan takut-takut Tita menatap Ayah unta, lalu menceritakan semua yang terjadi padanya saat Kak Eve datang ke apartemen mereka. Menceritakan semua perkataan kakaknya tentang penyebab perceraian kedua orang tua mereka, tanpa menceritakan apa yang dilakukan oleh kak Eve demi merebut suaminya.
"Apa benar Tita yang menyebabkan kalian berpisah? Apa itu sebabnya Mom sangat membenci Tita?" Ia mulai menangis saat teringat perkataan pedas kakaknya yang sangat menyakiti hatinya.
"Tita sayang ..." Bayu memeluk putrinya yang menangis tersedu-sedu, ia tidak pernah menyangka jika Eve masih sangat membenci Tita setelah dirinya membawa Eve untuk tinggal bersamanya di Jakarta, bahkan setelah Daniel saudara kembar Daniela sudah menjelaskan bahwa pria itu hanya ingin menghasut Eve, ternyata putri tertuanya itu masih memiliki rasa benci yang tidak berkesudahan.
"Apa benar Ayah? Apa aku sejahat itu sampai menjadi penyebab kalian berpisah?" tanya Tita dengan isak tangis dibibirnya, dengan air mata yang sudah membanjir di kedua pipinya.