
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
Sebuah mobil Marcin ludes warna blue terlahir di sebuah gerbang tinggi menjulang di depan mobil itu dua satpam penjaga pos keluar mendekati mobil tersebut.
“Selamat malam tuan!” sapa dua orang itu
Kaca mobil langsung di buka dari dalam.
“Malam pak!” sapa sekertaris Sean.
Dua Scurity itu saling memandang karena melihat orang yang sangat di kenal di negara ini, jika ada asisten Sean berarti ada Tuan muda Jaguar di dalam.
“Bisakah tolong sampaikan kepada tuan kalian bahwa tuan muda kami ingin bertamu!” kata asisten Sean.
Dua Scurity menelpon tuannya dan beberapa saat kemudian gerbang di buka sehingga mobil milik Ken melewati gerbang dengan jalan mulus. Kedua orang itu memandang sekeliling tempat luar yang masih berada di dalam rimbunnya pepohonan serta ada sungai jembatan panjang karena Mansion keluarga MA itu di kelilingi sungai besar, jika waduknya meluap mungkin Mansion itu tenggelam.
Diujung jembatan ada sebuah pembatas sehingga pengunjung langsung mengerem karena ada empat orang penjaga menjaga pembatas.
"Tok... Tok..." pintu kaca diketuk. Seorang penjaga membawa senjata dengan siaga menyambut orang yang didalam mobil.
"Maaf tuan bisakah kalian semua kami cek?" pinta orang itu.
"Hey, tadi ada laporan dari penjaga satu jika ada tamu, maaf menggangu tuan muda, silahkan masuk" ucap si penjaga.
WU internasional group begitu disegani dan ditakuti, kebetulan keluaga MA mitra kerja WU internasional, maka dari itu Ken datang dengan penuh prediksi dan sudah di atur sedemikian rupa.
5 menit kemudian mobil sudah terparkir rapi.
Saat ini Ken tengah berdiri di depan mansion megah mewah plus dan indah. Mata tajam nya mengawasi seluruh area Mansion tersebut tak lama kemudian, mobil bodyguard yang mengiringi tuan muda mereka terparkir.
“Silahkan tuan!” ucap sang pembantu.
Seorang pria tua duduk di atas kursi goyang rumah ruang tamu itu. Mendengar langkah kaki pria itu Bagun dari duduknya, seperti biasa ia tengah di temani oleh menantunya.
"Rupanya ada tamu di rumah kami, ada apa kiranya tuan muda WU datang ke gubuk kami yang ala kadarnya ini?” tanya kakek MA basa basi.
Dasi Ken seakan mencekik leher pria itu ketika berhadapan langsung dengan mertuanya. Grogi yang di alami oleh Ken bukan kepalang main, pria itu pandai berbisnis akan tetapi ketika berhadapan dengan mertuanya, kata-kata yang tadi ia susun tertelan seperti tertelan sebuah kelereng.
"Sebelumnya saya mau mengucapkan beribu-ribu kata maaf kepada kalian semua karena mengganggu istirahat Anda sekalian. Saya datang kemari meminta izin untuk menjemput harta yang paling berharga jauh lebih berharga dari apapun yang pernah saya milik," ucap Ken dengan punggung tegap dengan penuh wibawa.
“Benda apakah yang paling berharga milik anda yang sesat di rumah kami?" tanya Kakek.
“Istri saya!” kata Ken mantap.
“Sebelumnya saya mau minta maaf tuan muda, sepertinya anda salah alamat mencari istri anda sebab semua wanita di tempat ini sudah lanjut usia dan setau saya usia anda masih belia!” kata kakek. Pria tua itu hampir syok mendengar kata istri dari bocah ingusan di depannya itu.
“Saya tidak pernah salah dimana rumah istri saya, sebelumnya saya minta maaf sebesar-besarnya karena saya telah lancang menikahi cuci anda tanpa melamar atau meminangnya kepada anda!” ujar Ken berlutut di lantai.
Kakek dengan ibu Aya begitu kaget mendengar salah satu putri mereka di nikahi oleh pria muda yang kehebatannya sudah tak tertandingi.
“Maaf saya menyela tuan muda kami hanya memiliki dua orang putri dewasa yang usianya sepuluh tahun serta tujuh tahun dari anda. Kami memiliki satu orang anak yang usianya tujuh belas tahun akan tetapi ia berjenis kelamin laki-laki,” terang ibu Aya MA.
“Mohon jangan formal terhadap saya, panggil saja saya Ken karena ini kenyataan yang benar adanya bahwa salah satu putri anda yaitu Aya MA telah saya nikahi satu tahun lamanya.” Ken mengambil akta nikah lalu menyodorkan kepada kakek MA.
Pengakuan Ken serta di dukung dengan akta nikah yang tak dapat di palsukan. Membuat kakek hampir jantungan dan Ibu Aya MA hampir pingsan.
“Lita, kau panggil anak nakal itu ke sini, dia harus menjelaskan apa yang terjadi saat ini! Astaga... Astaga ... Astaga...,”
....
....
Aya yang tengah tidur pulas mendengar pintu kamarnya di buka wanita itu membuka matanya.
“Sedang apa anda datang ke kamar saya!”
“Aya katakan kepada Ibu, apakah kau menjalin hubungan dengan tuan muda WU?" tanya ibu Aya MA itu.
“Kak, Kak, ada tuan muda Jaguar di bawah, sini aku ajak kau melihat seberapa tampannya pria muda yang menjadi inspirasi bagi semua pemuda pemudi.” tiba-tiba entah dari mana Sanco heboh masuk ke dalam kamar Aya.
Aya turun dari tempat tidur, lalu berjalan tanpa alas kaki mengikuti adiknya Sanco.
“Lihat kak, dia yang ku sebut pria muda tampan,” kata Sanco akan tetapi Sanco begitu kaget karena kakaknya tidak ikut mengintip pria good looking itu.
Sanco begitu syok ketika melihat kakaknya berlari menuruni tangga, “Astaga apa kakak begitu terpesona melihat pria tampan itu sehingga tanpa sadar ia berlari menuruni tangga. Dasar tante-tante centil,” gerutu Sanco, akan tetapi pria muda itu yang memiliki jiwa sayang kakak tak mau kakaknya kenapa-kenapa di tangan pria dingin itu.
Dalam benak Sanco saat ini kakaknya mengalami demam orang tampan seperti kawan-kawan nya yang begitu histeris melihat artis idola dan pria tampan yang ada di bawah.
Melihat seorang wanita yang amat dirindukan turun dari tangga menggunakan paya bermotif kartun kesukaan wanita itu yaitu Pukimon. Ken langsung berdiri merenggangkan kedua tangannya yang kekar.
Adegan ini seper film Serokan bernyanyi film Cekut-cekut a Tahi. dimana sosok Serokan tengah menyambut si Rani Muka kreji tapi di halang oleh si benjol tapi ujung ujungnya si Serokan jadi sama si benjol. Akibat sering nonton film India Nih emak otor🤣.
Tinggal satu sendi lagi tubuh itu menyatu akan tetapi baju belakang Aya ada yang tengah menarik.
Dua pria yang tengah menahan tubuh wanita itu agar tak terjatuh kedalam pelukan Ken.
“Maaf tuan muda, kakak saya refleks melihat orang tampan jadinya ia tanpa sadar berlari." kata Sanco meminta maaf.
Sedangkan si kakek langusung berkata, “Mau main peluk-pelukkan seperti sudah terpisah bertahun-tahun lamanya!”
Ken yang tak terima istrinya di halangi langusung menarik tubuh Aya sehingga kancing baju Aya terlepas hingga berhamburan di lantai.
Seketika dua orang yang menarik baju nya dari belakang langsung angkat tangan, sedangkan Ken melepas jas yang ia kenakan lalu membungkus tubuh istrinya.
“Tunggu-tunggu, sepertinya ada yang janggal ini!” kata Sanco bingung.
“Sayang, kau berlari ke arah ku tidak menggunakan alas kaki, bagiamana jika kau sakit?” kata Ken khawatir.
Pria itu sakan melabuhkan satu ciuman di bibir istrinya akan tetapi sebuah gangguan kecil dari si kakek tua.
Hem... “Bagus ya, belum menjelaskan apa yang terjadi saat ini mau main Sun sunan. Sekarang kalian duduk!” sepasang suami-istri itu duduk dengan seperti tersangka pencuri gas LPG di rumah tetangga.
Sedangkan si Sanco yang masih syok dan bingung dengan apa yang ia lihat bergerak tak tentu arah sehingga membuat orang-orang yang melihat kelakuan pria itu menyunggingkan senyum.
“Baiklah, Sekarang jawab dengan jujur tuan muda Jaguar! Apakah anda di paksa oleh gadis nakal ini untuk menikahi anda?” tanya kakek.
“Tidak, malah saya yang menikahinya dengan paksa mengambil kesempatan dalam kesempitan yaitu menikahinya pada saat ia masih buta!” aku Ken.
Kakek Aya langusung mengelus dadanya, setidaknya Aya tidak memaksa putra orang menjadi kekasihnya.
“Yang kedua saya mau tanya kepada tuan muda, apakah tidak masalah menikah di usia muda sehingga kalian membuat pernikahan rahasia ini. Bagaimana tanggapan kedua orang tua anda terhadap hubungan beda usia anda?” tanya kakek begitu hati-hati. Mau bagaimana pun keluaga WU memiliki begitu banyak saham yang tertanam di dalam grup MA miliknya.
Seorang Jaguar Kendrick begitu cerdik sebab langkah pertama untuk mendekati Aya MA ia harus memiliki kedudukan di perusahaan MA agar jika terjadi sesuatu pria itu dapat mengontrol grup MA agar grup MA berada di bawah Grup WU.
“Kedua orang tua kami menyetujui hubungan kami. Dan menerima Aya sebagai istriku, nyonya muda petaka keluaga WU.”
“Karena sudah jelas bolehkah kami izin pamit?" pinta Ken.
“Maaf tuan muda memang kita menghargai anda karena say masih mengingat betapa besar grup WU membantu grup MA kami pada saat di ujung tanduk. Tetapi ini keputusan kami bahwa Aya tidak akan pergi kemanapun, jika anda ingin pulang maka silahkan pulang!”
Nah loh, mereka di pisah, kejam banget bukan, sipa sih yang berbuat kejam hingga Tante dan dedek di pisahkan, emak pengen paku sekarang!”
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣
Rekomendasi Author:
Blub:
BLURB:
Kejadian tragis yang dialami Brian beberapa tahun lalu yang menyebabkan ia kehilangan istri, membuat pria itu menjadi bersikap lebih dingin pada setiap wanita.
Bagi Brian tidak ada wanita yang bisa menggantikan posisi mendiang istri dihatinya.
Hingga akhirnya Brian bertemu dengan Hana, gadis desa yang cantik dan mandiri.
Apakah Hana akhirnya dapat meluluhkan hati Brian?
Mari ikuti kisahnya..