Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Memukul Telak Kakak Tiri


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


Mata Ken melotot ketika mendengar kata hati semua pria yang mengira dirinya memiliki kelainan Yaitu menyukai sesama jenis alias Gay.


“Bunga pikiran gila kalian, melihat kalian semua aku tak berselera sebab diriku sudah terpaut untuknya, sekarang mulai rapat, jika tak ingin rapat pintu keluar perusahaan ini masih terbuka lebar.” perintah Ken dengan tegas.


Begitulah hari dedek Ken di kantor, pria itu semakin membuat para wanita galau bahkan ada salah satu di sana ingin pergi ke para normal agar bosnya terselamatkan dari penyimpanan dini.


....


....


Suting di mulai di sore hari yang cerah, semua alat peraga serta para aktor dan pemeran utama sudah memulai akting mereka.


“Yang mulia, berhubungan posisi ratu anda tengah kosong saya sarankan anda memperhatikan harem anda, bagaimana pun anda butuh seorang permaisuri,” kata penasehat Shau to Mie.


“Kau atur saja Harem ku Sahu, memangnya ada berapa calon yang pantas menduduki posisi ratu?” tanya Sang raja.


“Sekitar ada sepuluh calon yang mulia, akan tetapi ada tiga calon yang memiliki latar belakang kuat dan paling cocok berada di sisi anda, yang pertama putri Wai Jane putri dari perdana Mentri Wai Khompori perdana Khom memiliki separuh kekuasaan dalam prajurit. Yang ke dua Lu Acane putri dari orang terkaya di bidang perdagangan yaitu Lu Meonggi. Yang ke tiga Wang Kena putri dari Wang Kuper pemilik tambang terluar yang mulia.” terang penasehat Shau To Mie.


“Pilih saja yang nomer satu, sisanya kau jadikan mereka selir. Aku lelah, bantulah aku mandi sekarang!” ajak Sang Raja.


“Baik, saya akan memanggilkan pelayang anda dulu!” jawab penasehat.


“Yah padahal saya ini ingin sekali kau yang memandikan ku!” ujar raja dengan penuh kekecewaan.


“Saya tidak pandai dalam urusan mandi dan memandikan Yang Mulia, saya takut salah menggosok yang tak seharusnya saya gosok Yang Mulia, Sahou To Mie pamit undur diri.” Sang penasehat membungkukkan badannya.


Cut.... Plok... Plok.... Tepukan gemuruh di lokasi syuting.


“Akting yang bagus Nona, MA! Kau tak mengecewakan ku, kau yang terbaik!” puji Direktur Coco CI.


“Terimakasih!” senyum Aya dengan penuh kepolosan.


“Awalnya aku meragukan mu Aya, tetapi ketika berperan dengan mu tadi aku merasakan tengah bermain dengan aktris lama,” puji pemeran utama pria.


“Kau terlalu memujiku, terimakasih sudah membimbing ku, aku permisi dulu!” pamit Aya.


“Istirahat Ay, untuk hari ini, pengambilan gambar mu cukup.” kata Direktur Coco CI.


“Terimakasih direktur!” kata Aya sambil membungkukkan tubuh nya sekali lagi.


....


....


Tempat Make up artist.


“Kau begitu keren Tuan eh salah Nona!” kata seseorang yang tengah membantu Aya membuka baju pria yang ia kenakan.


“Bisa saya bicara dengan adikku?” tanya Miabi yang tiba-tiba menerobos tempat Aya mengganti bajunya.


“Katakan!” kata Aya to the poin.


“Aku tak mau basa basi, tinggalkan dunia Hiburan atau,”


“Atau apa?” tanya Aya menegakkan punggung.


“Atau kau akan menyesal!” kata Miabi dengan wajah angkuhnya.


“Apa yang akan aku sekali?” tanya Aya menantang wanita di depan mata nya.


“Kau tak lupa dengan identitas mu atau kerena Oprasi cangkok mata kau melupakan siapa dirimu ini! Kau belum lupa kan, bahwa ibumu ada di tangan ku untuk mengabdi kepada ku sebagai penebusan dosa nya!” bisik Miabi di telinga Aya MA.


“Silahkan beberkan, aku tidak takut! Bukanya nama mu akan terseret di media, jika keluar MA hancur kau tak punya apa-apa untuk di jadikan identitas di belakang namamu,” tantang Aya.


“Jika aku ikut terseret aku dengan mudah membuang nama MA di belakang, kau jangan lupa aku masih memiliki Gin CU dan karirku masih ada di puncak. Jika identitas mu di muat di media selamanya kau akan menyandang anak haram, apakah di masa depan ada suami yang mau menikahi wanita dari hasil tidak benar, jika ada apakah calon mertua mu bisa menebalkan wajahnya mendapatkan hinaan kenalan nya sebab putranya menikahi seorang anak haram.” cecar Iria MA.


Tangan Aya terkepal Identitas kelahirannya, ibunya, keberadaan nya di dunia adalah luka dalam yang membanting jiwa wanita itu hingga ke dasar bumi.


Setelah mengatakan itu Iria pergi meninggalkan Aya MA yang tengah berdiri kaku seperti sebatang kayu.


Aku akhir-akhir ini begitu terlena akan kasih sayang Suami ku hingga aku tak memikirkan dampak buruk yang menimpanya jika di masa miliknya akan runtuh akibat diriku.


dua telapak tangan penutup lenginga aya MA.


“Jangan dengarkan dia Ay, seorang anak tidak bisa memilih dimana ia akan dilahirkan, takdir apa yang dia dapatkan, aku datang untuk menyapamu akan tetapi aku mendengar apa yang wanita itu ucapakan, majulah terus jangan hiraukan orang yang ingin meleparmu yang ke dua kalinya!” bisik Nastari di telinga Aya MA.


“Tari, kau ada disini?” tanya Aya dengan nada kaget.


“Ia, aku datang, ingin memberikan kejutan tapi gagal gara gara si Miabi pemeran Wiwik datang, pulanglah, kau pasti lelah, kemana asisten?” tanya Nastari.


“Ok, aku pulang dulu, si Marie lagi menemani Nenek nya di rumah sakit!” jawab Aya, wanita itu saat ini tidak mood untuk diam di tempat itu.


“Oh, gitu, hati-hati di jalan Qing Ay!” ucap Nastari menggoda Aya MA.


....


Tempat parkiran. Aya sudah siap-siap akan meninggalkan tempat itu.


“Oh, kamu yang memiliki motor butut ini disini?” kata si Miabi yang tengah bersandar di pintu mobilnya.


Aya mendengar ledekan tentang motornya pun hanya terdiam menganggap omongan wanita itu seperti tong kosong.


Ngengg.... Ngengg... Bunyi motor Aya MA mau melaju meninggalkan tempat itu.


Aya menghentikan motor kesayangan tepat di samping si Miabi.


Klotak.... Suara sesuatu di lempar dari tangan Aya, mau tak mau di tangkap oleh kakak tirinya itu.


“Ambillah itu, dengarkan rekaman itu, jika aku sebarkan di dunia Maya akan kah kau bisa selamat? Bukanya kau selama ini memakai cover aktris yang berbudi luhur?” kata Aya MA.


Rekaman itu berisikan percakapan Aya MA dengan Iria tadi.


“Jika aku tak tak laku di pasaran sebab identitas ku yang anak haram, aku tinggal cari tukang becak mau tak ajak kawin selama lima bulan trus bunting cerai dan hidup bahagia dengan Anakku dengan apa adanya, karena aku bukan dirimu yang haus akan Harta serta kekuasaan!” kata Aya sebelum wanita itu menancap gas motornya meninggalkan wanita sombong nan angkuh terdiam kaku.


Aku tak akan pernah mau mengalah seperti dulu lagi, sebab aku buka Aya yang dulu yang masih memikirkan orang lain. Batin Aya MA.


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣