
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
Bunyi sebuah tembakan melesat dari kegelapan malam untung suami istri itu langsung tengkurap di sebuah selokan, bunyi letusan senjata itu memecahkan kesunyian.
Wajah Aya MA kaku seketika, tangannya memegang jas suaminya, tangan wanita itu dingin. Ia tak menyangka suaminya mengajaknya keluar karena ada sesuatu yang bahaya.
Kuharap keberadaan ku tak di ketahui, serta penjahat ini bukan kiriman dari atas. Ujar Aya MA dalam hati.
Cuppp.... Ken mencium bibir istirnya, tangan nya merogoh saku dalam jasnya..
Tanpa melihat, tangannya langsung menembak kearah gelapnya malam sambil mencumbu sang Istri yang tengah syok, Duaaarrrr... Duaaarrrr.... Duaaarrr.... Tiga peleru meleset dari pistol yang ada di tangan putra pertama sang ratu Mafia.
Aaahhhhggggggg.... Jeritan kesakitan tiga orang memekikkan telinga sepertinya sang musuh langsung tewas di tempat karena tak ada suara dan tembakan kali.
“Ken, kenapa kau tau ada musuh yang mengincar kita?”
“Hem, mereka hanya penjaga pos satu, kenapa aku turun hanya untuk memancing keberadaan mereka, sepertinya mereka perkumpulan mafia amatir yang dengan bodohnya menyerang kita. Kau bisa mengendarai mobilnya?” Ken menyodorkan kucing mobil ke wajah sang istri.
“Baiklah!"
Pasangan itu memasuki mobil dengan Aya MA yang menjadi supir sedangkan sang suami mengisi amunisi pada 5 pistol di sampingnya.
Mobil melaju seperti biasa seakan tadi tak terjadi apapun. Suami istri di dalam mobil itu bercerita seakan tidak ada yang namanya baku tembak yang terjadi barusan.
Aya MA tidak kaget jika suaminya bisa menggunakan senjata karena semua orang golongan dirinya itu tau latar belakang keluarga WU adalah Mafia hebat yang tak boleh mereka singgung.
Sesaat kemudian mobil mereka melewati jalan sepi di sekitar perbukitan, jalanan itu menanjak lalu menurun, “Pasti mobil-mobil di parkir di semak-semak seperti ini orangnya lagi nganu!” gumam Aya MA.
“Dasar Tante mesum, kau selalu memerhatikan mobil terparkir di pinggir jalan. Apa hobby mu dulu itu mengintip orang Nganu di semak-semak sehingga tadi otak cantik mu ini traveling mengira aku akan mengajakmu main bola sodok di tempat sempit ini. Dengar dan rekan di otak mesum mu ini sayang, orang selevel diriku mana main di tempat tak etis macem ini.” Ken.
Lain hal jika keadaan kepepet! Meksi di kandang ayam orang pasti ku sikat istriku ini! Ujar Ken dalam hati.
“Ia, ia, yang mulia kaya ini kan memang tak sembarangan kikuk-kikuk di tempat seperti ini,” ujar Aya MA dengan mulut monyong.
Dalam Hati Aya MA mengomel. Dasar sombong, muka triplek, mesumnya tak ketulungan sehingga mengotori otak suci ku yang putih bersih tak ternoda. Gara-gara tingkahnya yang super aktif di ranjang membuat ku mikir nganu terus.
mata jeli Ken memandang spion mobilnya.
Ken menyentuh tangan istrinya, ia memberi kode melalui matanya yang mengarah kepada spion mobil di dalam mobil mereka. Mendapatkan kode dari sang suami, Aya MA melirik sekilas ke kaca spion itu lalu bibirnya tersenyum membentuk bulan sabit, ternyata mobil mobil yang terparkir di pinggiran jalan tadi adalah mobil yang menanti kehadiran mereka.
Ayo sayang, tunjukkan seperti apa kualitas istri seorang Jaguar Kendrick Taksa WU, aku sengaja tidak memanggil para bodyguard hanya untuk menghabisi para semut ini. Batin Ken ingin menguji kehebatan sang istri yang membuatnya selalu penasaran.
“Suami, maukah kau mempercayakan hidupmu mu kepada istrimu ini?” ucap Aya MA, wanita 25 tahun itu baru mengatakan sesuatu kepada suaminya, tampak salah satu dari mobil di belakang mengajar mobil mereka dengan kecepatan sangat tinggi sepertinya mereka ingin menabrak mobil pasangan suami tak ada akhlak itu karena di pinggir jalan itu ada sebuah lembah curam yang sangat sepi penduduk.
“Hem!” jawab pria itu menyetujui permintaan sang itu, tangannya mengencangkan pegangan tangan nya pada sabuk pengaman.
Seakan pria itu berkata, “Bawalah aku terbang istriku kemana pun aku memasrahkan diri.”
Brrrruuuuummmmmm..... Roda mobil yang Aya MA berputar cepat, dengan secepat kilat ia melajukan kecepatan mobilnya bak angin malam padahal Medan jalan yang mereka lalui yaitu sebuah tanjakan curam dan menukik.
Sedangkan di mobil musuh, “ Kejar mereka, jangan sampai lolos!” teriak sang ketua.
Aksi kejar-kejaran itu berlangsung lama, mobil mereka saling pepet, tapi yang mereka lawan adalah sang Dewi kehidupan, karena wanita itu seakan memiliki seribu satu nyawa sebab ia mengendarai mobil ugal ugalan tanpa memikirkan keselamatan mereka pembalap profesional pun kalah, suami Aya MA mengeratkan pegangan tangannya dengan ekspresi menggelap berbanding terbalik dengan sang istri yang tengah menikmati acara bermain mereka.
Dor... Dor... Tembakan beruntun di melesat dari arah belakang, tetapi dengan kelihaian mengemudi Aya MA, satupun amunisi tidak mengenai mobil mereka..
Dorrrr... Piarrrr..., akhirnya satu tembakan memecahkan spion kiri mobil wanita itu.
Ken yang sudah siap membuka jendela jendela sedikit lalu. Doorrr pria itu membalas tembakan ...
Piaarrrrr... Kaca depan mobil musuhnya bolong, hanya dalam satu peluru ia bisa menewaskan di supir.
“Sialan, mobil ini anti peluru kenapa dengan mudah di tembus oleh satu amunisi.” teriak orang itu mengomel, pria itu menduduki anak buahnya yang telah tewas untuk mengejar sang musuh.
“Kalian serang mereka dengan tembakan beruntun!”
“Baik!” jawab empat orang di dalam mobil itu.
Aksi tempat itu semakin sengit lima mobil yang ada di belakang sudah menyusul mereka.
Tak lama kemudian sebuah mobil jatuh ke arah jurang karena tembakan dahsyat dari sang penembak jitu yaitu suami Aya MA sendiri.
“Aya Kenapa kau akan memutar balik mobilnya?” tanya Ken syok, bukannya kabur dari tempat itu atau turun dari mobil untuk meradu kekuatan, wanita itu nekat memutar balik mobilnya hingga saat ini satu mobil Vs empat mobil saling berhadapan.
Dan apa yang Aya MA lakukan sangatlah gila..
Ken semakin merasakan perasaan was-was ketika melihat senyum misterius istirnya, apalagi saat ini, mobil mereka berada di daratan tinggi. bulu kuduknya meremang, seakan mereka memiliki kontak batin Ken pun angkat bicara, “Sayang, sayang, kau jangan nekad, bahaya ini bagaimana jika kita mati, tunggu anak buah ku datang!”
“Bukankah ini yang kau mau suami, mempercayakan nyawamu kepadaku. Tenang malaikat pencabut nyawa jika bertemu dengan ku akan mengajak ku diskusi dulu, kapan dan hari apa Angelina Aya MA ini mati. Tau tidak aku adalah pemegang kartu VIP dalam urusan mati atau hidup,” ujar Aya MA semakin memacu mobilnya berbalik arah.
“Sialan....” ujar semua orang musuh mereka, karena hal yang tak mereka bayangkan terjadi, dan kali ini mereka lah yang terjebak.
BRAK ... BRAK ... BRAK...
Ayoo... siapa yang makin penasaran siapa Tante Aya MA ini sebenernya 🤣🤣🤣
~To be continued.
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣