
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
“Huaaaaaa..... Suami pokoknya cabut. Apa mungkin kita terkena azab, kita kan suami istri dan tidak melakukan di kuburan atau di semak-semak pinggir jalan,”
Sungguh saat ini Aya panik hingga tujuh keliling. Wanita itu sering mendengar berita mengerikan tentang pasangan kegencet. Mereka terpaksa harus menanggung malu karena membiarkan orang lain melihat seberapa konyol nya kejadian itu, jika suami istri masuk bisa di maklumi berbeda dengan pasangan selingkuh, bisa bisa dengan kejadian itu secara langsung mengatakan ke pada dunia bahwa ia menjadi pendusta.
Tapi bagi pasangan Aya dan Ken itu begitu tabu, bagiamana jika tersebar berita pewaris utama keluarga WU mengalami kegencet senjata. Bisa-bisa orang-orang menganggap mereka pasangan zinah.
Hancur reputasi kedua belah pihak. Aya begitu begidig ngeri karena begitu banyak orang kegencet harus di pisahkan di meja operasi dan akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
“Huaaaa, anakku ... Jika aku masih sendiri mati itu tidak menakutkan, ini berbeda Ken, impian ku ingin hidup bahagia dengan bayi yang ku kandung, masak harus mati dalam keadaan memalukan.”
“Ini begitu tak masuk asal. Masak seorang Qing Ay yang terkenal akan menakutkan harus mati kegencet di anu. Dan aku ingin mati dengan terhormat, misalnya mati melahirkan bayi,” bibir Aya langusung di bungkam oleh bibir Ken.
“Kau mencintai bayi kita kan sayang?” tanya pria itu.
Aya langsung mengangguk-anggukkan kepalanya, dengan mata sembab.
“Kau ingin hidup dengan nya kan?" tanya Ken sekali lagi, dan Aya hanya menganggukkan kepalanya, bibir gadis itu terbuka karena menangis sambil sesugukan.
“Lihat aku sayang, jika kau setres maka otot sumur mu akan setres sehingga ia semakin setres hingga semakin mencekik leher si Jeck di dalam sana. Sekarang kau bernafas lalu hembuskan, bayangkan jika kita saat ini sedang bias melakukan ritual dan membiarkan ia tetap di sana seperti yang sering kita lakukan. Membiarkan ia terlepas sendiri.”
Ketika Aya mulai tenang Ken mengangkat Aya dalam gendongan nya dalam keadaan menyatu. Pria itu menarik baju mandi lalu mengelap tubuh mereka dan melangkah keluar kamar mandi.
....
....
Saat ini mereka berada dalam selimut dalam ke adaan polos. Suami istri itu saling memandang.
“Suami, rasanya tak enak seperti ada yang mengganjal di bawah sana,” tanya Aya.
“Tahan ya sayang, coba kita cerita sedikit tentang kita,” Ken mengalihkan topik.
“Kisah kita begitu istimewa, di pertemukan ketika kita sama-sama anak kecil.” kata Ken.
“Suami, apakah dalam hidupmu kau pernah melupakan ku?” tanya Aya yang mulai rileks.
“Jawabannya tidak, karena otak ku selalu mengingat mu seperti kaset, dulu aku mengira dengan kekayaan ku aku bisa mendapatkan mu kapan saja. Akan tetapi aku salah sebab cinta mu bak langit yang perlu ku raih dan aku harus membutuhkan tangga tinggi agar bisa menggapai cintamu,” Ken mencium kening istrinya.
“Apakah kau pernah menyerah?” tanya Aya.
“Ia,” jawab Ken.
“Itu, bukan dirimu sama sekali suami,” kata Aya.
“Mencintaimu bukan lah harus memiliki. Ada kalanya aku harus pasrah akan takdir. Seperti dimalam pesta lajang mu, aku hancur tapi aku sudah mengikhlaskan mu untuk nya. Aku bukan pria di novel yang ketika si pria menginginkan seorang wanita harus merebutnya dan memaksa nya untuk mencintaiku. Meski aku memang melakukan kecurangan di awal pernikahan termasuk memblokir aplikasi KUNTANG,” Aku Ken.
“Apah, jadi calon suami ku tidak datang karena karena ulah mu?” Aya mengerutkan keningnya.
Ken tersenyum hingga gigi putihnya terlihat. Aya gemes hingga mencubit pipi suaminya.
Aya tau kemana arah mata Ken melihat, wajah wanita itu memerah.
“Dasar suami mesum!” Aya menarik selimut itu lalu memandang tajam sang suami. Sedangkan Ken langsung menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
“Ken bagaiman jika mereka tak ingin berpisah?” bisik Aya, Wanita itu merasakan nyeri nyeri pedas di bawah tubuhnya, sehingga wanita itu mengingat peristiwa memalukan ini.
“Ya terpaksa aku cari Mommy biarkan ia memisahkan si Jeck dengan sumurnya,” kata Ken slow.
“Sialan, sepanjang hidup aku akan menanggung malu di hadapan mertuaku? Oh No... No... Bisakah setelah melepaskan kita, aku boleh menghipnotis mertua agar hilang ingatan Ken?" pinta Aya.
“Ngawur kamu Beby, Sekarang tidurlah dan berfikir tenang, ingatlah kisah kisah manis kita," Tangan pria itu mengelus Surai rambut Aya.
“Bagaimana mau tidur jika dibawah terasa mengganjal seakan ada kayu penyumbat lubang Pralon ku,” bisik Aya.
Mata wanita itu sangat sembab karena takut gak bisa lepas, dan di bawa kerumah sakit. Sungguh Aya itu tidak takut dengan perampok dan penjahat akan tetapi ia takut malu.
“Ken, jika nantik mereka tidak di pisah bolehkah aku operasi plastik dan mengganti indentas ku?” pinta Aya.
“Kenapa seperti itu Beby?” tanya Ken bingung.
“Setelah kita operasi, aku sudah tidak punya muka, bahkan aku khawatir anak kita ketakutan melihat kunjungan Jeck yang tak pulang-pulang. Pokoknya mulai sekarang cuti ritual.” tekan Aya.
“Sayang jangan seperti itu, ini hanya kecelakaan, sini aku puk puk,” Ken menepuk pelan dapur milik sayang Istri.
Karena nikmatnya tepukan yang Ken berikan, perlahan Aya terlelap.
Ken memandang wajah istirnya yang terlelap. Mata sembab itu membuat pria itu sedih, baru kali ini sang istri menangis seperti anak kecil.
Istirnya begitu menghawatirkan sang anak.
Menghawatirkan Anak?
Deg.... Jantung Ken berdegup kencang.
Tangan nya ia pindahan ke atas perut telan Jang istirnya.
Anakku sayang... Apakah kau baik-baik saja di dalam sana? Atau kau begitu tidak nyaman karena waktu istirahat mu terganggu dengan hadirnya si Jeck.
PaKe mohon jadilah anak yang patuh agar ibumu bisa mengandung mu dan melahirkan kedua.
Jadilah anak yang pengertian karena aku hadir di rahim wanita yang berbeda. PaKe mencintaimu. Ijinkan aku ayahmu ini menunjukkan betapa sayangku padamu. Ijinkan aku ayah mu ini melakukan bakti ku sebagai orang tua.
Bantulah Maya melewati jalannya yang berliku. Aku mohon jangan sampai ayah mu ini harus memilih antara kau dan Maya, karena yang aku pilih tetap Maya mu.
cintaku begitu besar untuk nya dan kau adalah cinta kami, jika kau pergi maka hidup Maya mu akan hancur. Dia akan menyalahkan dirinya atas kepergian dirimu.
Jika kemungkinan itu terjadi aku tak sanggup mendapatkan mu merelakan nyawa Istriku. Kalian berada di porsi yang sama di hati ku, cuma berpaa persen aja lebih besar Maya.
(Bukan porsi yang sama tuh Ken.) Otor julid🤭.
“Sial Si Jeck bangun lagi,” gerutu Ken.
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣
Rekomendasi Author.