Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Watu berdua dengan mertua


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


Malam ini mereka mengendarai kapal pesiar untuk kembali ke Vila milik sang ratu.


Malam begitu sunyi tidak ada bulan serta bintang yang menghiasi langit. Sapuan angin malam cukup menusuk kulit.


“Kemarilah!” Ibu dari Jaguar Kendrick itu membawa Aya ke sebuah sofa yang sudah tersedia selimut hangat di atasnya.


Wanita itu menarik kepala Aya hingga kepala Aya berada di atas pangkuan nya, tangan wanita itu dengan cekatan membungkus tubuh Aya dengan selimut agar tak masuk angin, sebab angin di danu itu lumayan kencang.


“Bolehkah seperti ini?” tanya Aya, wanita itu sedikit kaget dengan perhatian kecil ibu mertuanya. Ia tak enak hati meletakkan kepalanya di pangkuan wanita hebat itu.


“Boleh, kau adalah putriku semenjak kau menikahi putraku!” kata Mommy Qiana membelai Surai rambut Aya MA.


Setetes air mata jatuh dari kelopak mata Aya MA yang terpejam, untungnya wajah Aya menghadap kegelapan malam. Malam ini ia merasakan kehangatan yang tak pernah ia dapatkan dari ibunya selama dua puluh tahun silam.


Akankah Aya mendapatkan sosok ayah dalam keluarga suaminya, ia merupakan wanita yang merindukan sosok itu dalam hidupnya karena sosok ayahnya ia hanya melihat dari fotonya sebab dari bayi hingga usianya menginjak dua puluh lima tahun ini, Aya tak pernah mengenal cinta pertama bagi anak perempuan itu.


Aya lahir di Indonesia dan bermukim di negara itu hingga usianya lima tahun Aya hidup berdua dengan ibunya dengan kesederhanaan, akan tetapi mereka hidup bahagia saling menyayangi satu sama lain. Kehangatan dalam keluarga kecil Aya sirna semenjak ia menyandang nama MA di belakang namanya, seakan menyandang nama nona muda kaya ia harus membayar seluruh kebahagiaannya, maka dari itu Aya tidak suka status orang kaya akan tetapi tuhan memaksa nya menjadi nyonya kaya sebagai istri Jaguar Kendrick Taksa WU orang terkaya di negaranya.


“Mommy!” panggil Aya.


“Ia, Aya?” jawab Mommy Qiana, wanita empat puluh dua tahun itu mengetahui sang menantu sedang tidak baik-baik saja.


“Mommy, apa tanggapan mu tentang anak haram?” tanya Aya MA ragu.


“Sayang dengarkan Mommy, Semua anak di dunia itu lahir dengan suci meski bayi itu keluar dari rahim PSK sekalipun!” Tangan Mommy Qiana tak berhenti mengelus Surai rambut Aya. Wanita itu akan kejam jika di luar dan auranya paling menakutkan serta angker, akan tetapi jika bersama keluarga nya wanita itu akan lembut selembut kue salju yang mampu memberikan kenyamanan bagi seluruh keluarganya.


“Apa tanggapan Mommy tentang jati diriku yang anak haram ini?” ungkap Aya.


“Aya, lihat Mommy!” tangan Mommy Qiana memalingkan wajah sang menantu sehingga saat ini Aya melihat ke arah nya.


“Aku tau siapa kamu! Menantu kami tak harus sempurna, dan memiliki segalanya, cukup mencintai putra kami dengan tulus bukan apa yang di miliki oleh putra kami karena harta itu sewaktu-waktu akan bisa hilang. Menantu impian ku bukanlah orang kaya dan memiliki karir yang gemilang akan tetapi seorang wanita dan menerima keluarga WU sebagai keluarga sepenuh hati!” jelas Mommy Qiana.


“Semudah itukah Mom? Maaf yang saya tau keluarga kaya akan memilih bibit bebet bobotnya dalam mencari menantu sebab mereka akan malu jika memiliki menantu miskin, kalian keluarga kaya akan menjadi olokan rekan bisnis serta musuh jika salah memilih menantu!” kata Aya.


“Keluarga WU kami sudah kaya tak butuh suport dari keluarga besan dan tak peduli dengan musuh, selama aku masih hidup musuh tak akan pernah mampu menyentuh keluarga ku! Aku berharap kau melindungi keluarga kita dari segala macam hama yang ingin menyakiti keluarga kita!” kata Mommy Qiana serius.


Ibu Ken itu tau seberapa kuat wanita yang kepalanya ada pangkuannya saat ini. Menantu kuat dan tegar seperti Aya adaah berlian baginya sang ratu mafia. Mommy Qiana tak perlu memikirkan masa depan keluarga WU lagi jika sudah punya menantu yang mampu memimpin.


Kenapa wanita itu sangat yakin terhadap wanita ini, yang jelas Mommy Qiana jauh mengenali wanita ini hingga ke seluk beluknya hingga ke dasar nya yang tedalam, akan tetapi mommy Qiana tak membantu keterpurukan serta jalan Aya sebab ia butuh pembuktian hingga seorang Angelina Aya MA berada di pangkuannya.


“Terimakasih!” ujar Aya dengan tulus.


“Tapi Mom!” ucapan Aya langsung di bungkam oleh tangan ibu mertuanya.


Wanita itu memandang bingung wajah ibu mertuanya. Mommy Qiana mengambil batu di hias di dalam pot bunga janda Bolong nya.


Gedebuk... Batu itu terbang ke atap balok lalu memantul ke balkon kamar sebelah.


“Aduhhhh...,” Jerit seseorang.


“Siapa?” tanya Mommy Qiana.


“Eh ralat, Meong!” timpal Ken.


Pipi kedua wanita itu menggelembung karena ingin tertawa sebab kebodohan kedua pria cerdas menjadi seorang penguntit.


“Aya ayo masuk ke kamar, seperti nya ada Meong garong lagi kawin di luar!” kata Mommy Qiana sengaja mengeraskan suaranya.


Dengan langkah hati-hati dua wanita itu memasuki kamarnya, lalu tawa mereka pecah.


Hahahahahahhahaha.....


“Astaga sudah tua masih kekanak-kanakan!” kata Mommy Qiana yang tak habis fikir dengan kelakuan suaminya yang sudah berusia masih saja kepo dengan apa yang ia lakukan.


“Ken juga, seperti anak kecil saja suka menguntit eh salah emang suami ku itu anak kecil!” kata Aya cengengesan.


“Tapi meski masih kecil si Jeck besar bukan?” kata Mommy Qiana menggoda Aya dengan santai.


Mata Aya melotot hingga ingin lepas dari peradabannya, bagaimana Mommy Qiana begitu gamblang dan santai.


“Jangan melotot seperti itu nanti bolanya jatuh! Suami kita memiliki postur tubuh yang sama dan asal kau tau wajah memang ke Asia Asian akan Tetapi darah bangsawan Inggris yang di turunkan dari ibu mertua serta darah Jepang, korea, Inggris dari keluarga besar WU QI XU sangat kental di wariskan kepada keturunan kami. Maka dari itu wajah suamimu cenderung ASIA akan tetapi bagian bawahnya mewarisi sang Deddy yang amunisinya Segede singkong Inggris makanya enak jika mantap-mantap hingga bibir bawah meluber.” jelas Mommy Qiana gamblang, begitu rumit bukan silsilah keluarga WU ini, bahkan yang nulis Sampek cenat cenut kepala atas untuk menjelaskan.


Wajah Aya langusung memerah memikirkan ulekan suaminya yang Segede belalai gajah, akan tetapi wanita itu berusaha menepis otak Omesnya.


“Oh seperti itu mom, pantas saja dulu aku masih kecil tinggal di Indonesia sebuah pulau itu jarang ada beragam warna manusia semua asli dari desa itu, ketika aku pindah ke negara I ini begitu banyak ragam warna manusia disini, seperti pulau Dewata Bali dalam satu pulau ada warga pribumi, serta orang manca negara, maka dari itu pulau itu memiliki beragam warna budaya dan keyakinan.”


Malam ini Mommy Qiana serta Aya selangkah menjadi lebih dekat layaknya ibu dan anak. Berbeda dengan dua orang pria yang saat ini mulai berdebat.


“Deddy apa apan sih, kenapa bilang kucing?” protes Ken marah.


“Oh, kau menyalahkan Deddy siapa coba yang berbunyi Ralat Meong! Mana ada kucing bisa bilang ralat? Jika mau Meong jangan di tambah ralat bodoh!” Deddy Taksa tak terima di salahkan oleh putranya.


Sesaat dua orang pria dewasa itu terdiam karena mencerna kesalah mereka satu sama lain.


Krik.. Krik...Krik bunyi jangkrik menyertai ke terdiaman mereka.


“Pokoknya aku tak salah, yang salah disini itu Deddy!” Ken tak mau di salahkan.


“Boy dari pada ribut siapa yang salah lebih baik kita mencari cara agar mencongkel kamar istri kita.”


“Bagaimana caranya?” tanya pria itu.


“Yury mommy mu sedang apa?” tanya Deddy Taksa menekan gelangnya.


“Mommy lagi mandi berdua dengan nona Muda, Deddy!” jawab gadis kecil seperti peri, Yury adalah fitur kesayangan Mommy Qiana.


“Mandi?” tekan kedua orang itu bersamaan.


“Ken Cari obeng!”


“Ok, Deddy cari tali tambangnya!” kata Ken.


^^^~To be continued^^^


Hay para Reader emak semua, aduh lama tak menyapa ini, karena kesibukan emak, kalian apa kabar makin sedikit nih komen 🤣 Mana emak emak ini uyy, bikin emak Online galau nih rindu komen gendeng kalian🤣


Jangan lupa dukung like dan komentar serta sesajen untuk dedek Ken ya, seiklasnya sayang jangan banyak banyak cukup kopi tiga gendong bunga satu bakul🤣😘.


Selagi nunggu emak Up mampir yuk di rumah kawan emak nih, cerita tak kalah seru😘



Roy Xavier, Seorang pria dewasa berusia 36 tahun, yang biasa di panggil sekertaris Roy, Seorang sekertaris sang tuan muda Sean Agipratama, pemilik perusahaan SA Group, dengan parasnya yang tampan dan gagah, Roy tak pernah kekurangan pujian dari para kaum wanita, memiliki sifat yang dingin dan kaku yang tak pernah tersentuh oleh siapapun.


Siapa sangka, jika pria dingin itu malah terpikat oleh wanita yang menjadi rivalnya, Yolanda Jackson. Tapi yang lebih menyakitkan saat ia telah mencintai wanita tomboy itu adalah, ketika wanita yang ia cintai sudah memiliki pria yang ia cintai.


Akankan sekertaris Roy bisa meluluhkan hati wanita yang ia cintai dan bisa mendapatkan wanita itu?