Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Ungkapan Cinta Ken.


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


Karena ada acara ulekan miring ke kiri, pasangan itu memilih membersihkan diri mereka dulu sebelum pulang.


Saat ini pasangan itu telah rapi, sebelum meninggalkan tempat itu, Aya menarik kemeja suaminya.


“Ken!” panggil Aya.


“Suami, sayang!” jawab Ken mengingatkan istrinya.


“Itu ... Itu....” Wanita itu ragu mau mengucapkan apa yang ingin dia ucapkan.


“Utarakan apa yang ingin kamu ucapakan sayang!” ujar Ken gemas.


“Bisakah lain waktu aku bertemu dengan orang tuamu?” pinta wanita itu dengan perasaan hati yang tak enak.


Aku seperti Pria yang tak bertanggung jawab. Habis menghamili anak gadis orang lalu kabur. Batin Aya.


“Baiklah, Apapun untukmu!” jawab Ken santai.


Mendengar jawaban suaminya mata Aya MA terbelalak.


“Dasar Pria muka tembok! Apa harus sesantai itu kau menjawab.”


“Kenapa, sayang, bukankah itu yang kau mau. aku hanya menuruti apa yang di inginkan Istri.”


Tidak segitunya kali. Nangis kek, seperti wanita yang hamil pacarnya tidak mau tanggung jawab. Apa dia juga tak siap membawaku pulang. Ia ia sih siapa yang terima menikahi Tante Tante pengangguran seperti aku ini. Batin Aya.


Dasar Wanita serba salah. Batin Ken menggerutu mendengar kata hati istrinya.


Pria itu melangkahkan kakinya hingga menghimpit tubuh sang istri sehingga punggung Aya menempel di dinding.


“Ken, eh salah Suami kau mau apa?” tanya wanita itu gugup.


Cup ... Pria itu mencium kening istrinya.


“Wanita tatap mataku! Dengarkan baik-baik,” Bisik pria itu.


Seakan terhipnotis Aya memandang wajah suaminya yang tampan.


“Aku sangat ingin membawamu ke hadapan orang tua ku, mengatakan Dedy, Momy , inilah istriku, wanita yang aku cintai dan wanita ini adalah pilihan ku untuk mendampingi ku hidup dan mati, dari wanita inilah aku akan mencetak keturunan WU XU kita di masa depan.”


Sebuah usia bukanlah tolak ukur bagi manusia untuk kedewasaan. Karena sifat dan pembawaan ken yang tenang setenang apa yang di turunkan oleh ibunya membuat pria itu dingin tak tersentuh dan tak mudah di tebak keturunan Taksa yang Hakiki.


“Bukanya kau menikahi ku karena kasian melihat wanita buta di campakkan oleh calon suaminya di depan kantor catatan sipil” Ini salah satu alasan Aya MA berusaha tidak melakukan hubungan suami istri dengan suaminya.


“Yakinlah jauh sebelum pertemuan kita itu kita pernah berjumpa. Aya aku adalah Pria apa adanya, tidak romantis seperti pemeran novel yang membawa pasangannya ke sebuah restoran mewah lalu meminang mu untuk ku jadikan istriku, aku hanya pria yang jatuh cinta pada Pandangan pertama, lalu bertekad untuk menikahi mu sebelum ada pria sialan lain mencuri hatimu!”


“Aku, Baper loh Suami!” wajah Aya memerah karena suaminya yang datar dan mesum mengutarakan perasaannya.


“Aku ingin pernikahan kita ini satu kali seumur hidup, camkan ini baik-baik sayang! selama ini aku menyetujui taruhan konyol mu berharap kau selama mengenal ku menghapus perjanjian kita. Yakinlah Aku tak akan memaksa mu berjumpa dulu dengan orang tuaku, aku tau ini terlalu cepat untukmu, jika kau sudah siap maka aku akan membawamu pulang karena kau wajib mengenal mertuamu.”


“Terimakasih, Suamiku!” Wanita itu reflek memeluk tubuh suaminya.


“Hem, tetapi itu tidak geratis!” Ken.


Sebuah tangan melingkar di pinggang ramping itu, membuat wanita yang lagi khilaf itu tersadar jika ia memeluk suaminya.


“Kenapa di lepas?” tanya Ken Ketika tangan istirnya terlepas.


“Maaf, tolong lepaskan.” pinta Aya.


“Jika aku tidak mau?” goda pria datar itu.


“Aku mohon, Ken!” Aya.


“Kau tau Nona, semuanya itu tidak ada yang gratis, hanya bernafas saja kita tak usah membayar,” Ken.


“Kau ini perhitungan sekali, padahal uangmu sudah banyak masak kau mau memeras rakyat jelata macem diriku ini! Apa emang bener kata si Madam Liana jika orang kaya itu menjadi kaya karena perhitungan.”


Klotak ...


“Aww...,” jerit Aya karena dahinya di sentil oleh suaminya.


“Uang ku banyak sayang, kau mau minta apapun aku akan kabulkan, asal jangan meminta candi seperti kisah dongeng di Indonesia yaitu Bandung Bondowoso karena itu mustahil. Aku akan mewujudkan apa yang kau inginkan.” ujar Pria itu arogan.


“Baikalah aku harus membayar mu dengan sebuah ciuman atau apa?” tanya wanita itu tak sabar karena ia merasakan terhimpit.


“Dasar Istri mesum, tetapi ciuman juga tida buruk!”


“Kau...,” Ucapan Aya sudah di bungkam oleh bibir seksi suaminya.


Ciuman mereka kali ini berbeda karena mereka saling menikmati pertukaran Saliva itu. Makin lama ciuman itu semakin menuntut.


“Istri Aku menginginkan mu!”


Tanpan di duga wanita itu memberikan persetujuan dengan anggukan kepala.


^^^~To be continued^^^


Ayo sini sumbang Vote nya emak tambah part-nya setelah ini🤣🤣🤣🤣


like dan Komentar nya jangan lupa ya, mari kita berolahraga sama-sama.