Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Pergi Ke Suatu Tempat


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


Rembulan menyinari bumi yang gelap gulita... Udara dingin menerpa kulit. Angin bertiup kencang menggoyang kan pepohonan di Sekitar mes para artis.


Seorang wanita menggunakan daster bunga-bunga menarik sebuah jaket ke luar dari kamarnya.


Pesan dari SuMes (Suami Mesum).


“Sayang, maaf kau harus tidur sendiri malam ini, karena pekerjaan ku menumpuk, aku janji besok malam akan menemani mu tidur.”


“Yes, untung Ken tidak datang!” gumam Aya, wanita itu langsung berjalan mengendap-endap agar kepergian nya tak di ketahui.


Plak..


“Aya kau mau kemana?” tanya Direktur koko CI.


“Astaga, anda mengagetkan saya sutradara!” kata Aya sambil mengelus dada.


“Saya ingin ke supermarket karena membutuhkan keperluan pribadi!” kata Aya.


“Kau jalan sendiri?” tanya direktur Koko CI.


“Ia, saya lupa membawa motor, dan malu jika menyuruh bodyguard saya sutradara!” kata Aya berakting menjadi wanita polos.


“Ambillah kunci ini, bawa motor ku! Jangan lupa kembali dengan selamat!” direktur Koko CI memberikan kunci motor antik miliknya.


“Terimakasih Pak, boleh saya meminjam untuk keliling daerah sini, saya sangat menyukai motor Astrea grand milik bapak!” mata Aya berbinar karena jalannya semakin mudah.


“Pakai saja, asal jangan lupa berikan dia minum dan jangan Sampek lecet saja itu motor!” kata si direktur Koko CI yang langsung meninggalkan Aya.


Aya melihat ke kiri dan ke kanan memastikan bahwa tidak ada para bodyguardnya. Tempat ini sudah ia retas sehingga nanti ia akan santai meningkatkan tempat itu.


Karena dirasa aman wanita itu pergi ke parkiran.


Aya menunggangi motor tersebut akan tetapi motor tak langsung hidup. Wanita itu harus semakin berusaha menghidupkan motor tersebut.


Glukkukk... Satu stater motor itu belum mau hidup.


Glukkkukkk... Glukkukkkk... Dua kali stater belum juga hidup.


Dahi Aya berkeringat ketika melihat bodyguard nya melangkah.


“Gawat!!” gumam Aya, karena sudah tak memiliki pilihan lain wanita hamil itu mengangkat motornya.


“Ternyata barang ini tak buruk juga!” gumam Aya.


Ketika melihat turunan yang menukik, Aya menunggangi motor tersebut tanpa menghidupkan mesin.


kriyet... Kriyet... Kriyet.... bunyi gesekan ban motor butut tersebut.


Ketika hampir sampai di jalan datar, wanita itu langsung menekan pedal motor dengan kekuatan penuh...


Greeweengggggggggg..... Motor itu langsung melaju kencang, sehingga asap kenalpotnya seperti asap dari tungku.


Ukuhuk... Uhukkk... Dua orang yang mengikuti Aya mabuk asap kenalpot.


“Ken Aya sudah pergi!” lapor si pretty alias Zayyan. dan si Bretty adalah Xavier. Mereka berdua di sulap oleh sang istri menjadi bencong di siang bolong yang memiliki kecantikan paripurna.


.....


.....


“Apakah kau akan membiarkan Kakak ipar bertemu dengan orang yang kalian kenal, Kak?” tanya Sean.


“Kita Lihat dan harus standby di posisi kita, jangan sampai satu orang pun tau akan keberadaan kita di sini!” perintah Ken.


“Baik!” semua orang siap bersembunyi dan mengambil posisi strategis.


....


....


1 Jam kemudian. Suara cempreng sepeda motor memekik di telinga para pria pengintai.


Glek... Motor tersebut mati seketika.


“Yaelah, belum Sampek di pelataran sana kau main mati aja tor!” omel Aya kepada motor tersebut.


“Sudah larinya lelet, tak kencang dan kau sudah dua kali minum di Pertamina masih berbuat ulah dengan mati di tempat!” omel Aya.


Wanita itu mendorong si motor ke bagian sisi bangunan kosong.


“Kamu jangan kemana-mana di tempat ini, jika tidak akan ku museum kan kamu sehabis ini,” ancam Aya, wanita itu lupa bahwa si motor bukan miliknya.


Setalah itu ia menaiki bangunan bangunan kosong tersebut hingga berada di atap rumah.


Satu jam.... Dua jam Aya merebahkan tubuhnya di atas atap tersebut, matanya memandang ribuan bintang di langit.


“Bintang begitu banyak, berarti hari esok akan panas terik. Amanlah bagi yang memiliki usaha laundry.”


Sedangkan di bawah sana tempat Ken dan kawan-kawan bersembunyi. Semua pada garuk sana garuk sini sebab tubuh mereka mulai di gigit nyamuk dan semut, hanya Ken saja yang aman karena tadi sempat menggunakan losion anti serangga.


“Kak, seperti nya kakak ipar hanya ingin melihat bintang deh!” tutur Sean yang mulai gundah gelisah, merana.


“Ambillah obat ini, telingaku sakit mendengar garukan serta gerakan mu yang tak bisa diam!” kata Ken memberikan sebotol oba anti nyamuk yang tertulis, Antimo.


Kenapa gak dari tadi sih bos ngasik ginian nya, kan bikin aku bonyok dulu baru jadi malaikat. Batin Sean menggerutu.


Semakin lama mereka semakin bosan, waktu sudah menunjukkan jam 00:00.


“Gimana nih kak?” tanya Sena.


“Sutt....!!” Ken memberikan kode diam kepada semuanya.


Dut.. Dut... dududuttt... Dudududtttt... Sebuah helikopter terbang di udara. Tak lama kemudian helikopter itu mendarat tepat dimana Aya saat ini berada.


Lima orang berbaju hitam turun dari helikopter tersebut. Satu orang dari mereka memegang buket bunga besar.


Dari yang ia lihat tiga orang itu langsung membungkukkan badan nya ketika menghadap Aya MA.


Dan satu orang langsung memeluk Aya. Seperti nya ada sebuah pertikaian kecil sehingga terjadi sebuah duel di atas atap tersebut....


Siapakah mereka????


Ada begitu banyak misteri yang akan terpecahkan satu demi satu dengan alur cerita yang mengalir dengan semestinya.


^^^~To be continued.^^^


Hay... Hay cintaku..


Nyai ada karya baru launching nih.. Jangan lupa mampir ya, 😘😘😘😘


TAMU RANJANG TUAN MUDA IMPOTEN 😘😘


TAMU RANJANG TUAN MUDA IMPOTEN


TAMU RANJANG TUAN MUDA IMPOTEN


Jangan lupa mampir, ya ini cover nya👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇👇