
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
Suara ribuan burung bernyanyi mengelilingi vila menandakan jika hari telah pagi.
Sinar Matahari tengah malu-malu dari ufuk timur menembus korden jendela kamar mereka.
Akan tetapi pasangan suami istri itu enggan untuk membuka matanya, akan tetapi sapuan lidah di pipi Aya memaksa wanita itu membuka matanya yang tengah merekat seakan lem G telah merekatkan kelopak atas dan bawah.
“Suami jangan ganggu aku!” sengek Aya dengan suara serak khas bangun tidur.
Lagi-lagi jilatan itu menyapu pipi Aya, kali ini Aya bisa merasakan betapa kasarnya permukaan lidah sang suami.
“Keennnn.... Aaahhhh.... Sayang ku!!!” jeritan Aya membuat sang suami langusung membuka matanya lebar-lebar.
Mata Ken terbelalak melihat ada orang ketiga di kamarnya, apalagi istrinya begitu mesra dengan yang ke tiga.
Wajah Ken memanas hidungnya kembang kempis, pria itu merasakan amarah menyeruak hingga menghantarkan aliran panas di cerobong asap nya.
“Bolu kukus mama merindukan mu, kau kemana saja? Kau sudah melupakan mama ya anak nakal!” Aya cemberut akan tetapi tangannya memeluk tubuh harimau besar yang mengambil posisi tidur di sampingnya.
Seketika kemarahan di wajah Ken mereda karena melihat wajah ceria sang istri. Memang hadirnya si Jos sudah di putuskan oleh sang Mommy, hewan itu mampu melindungi Aya dan mereka tak lupa betapa sukanya si jos terhadap Aya begitupun sebaliknya.
Sedangkan si jos yang tengah di omelin oleh Tante Aya berakting lemas dan tak bertenaga. Seakan ia mengatakan jika selama ini ia di kerangkeng dan tak boleh menemui sang Mama.
Bahkan si bolu kukus menyodorkan tangannya yang sudah tak terawat lagi.
“Mommy mengurung nya karena dia itu terlalu galak sayang, bahkan ia tak terlalu bersahabat dengan orang lain kecuali sama aku, kamu dan Mommy saja!” jelas Ken.
Sedangkan si Jos mendengar tuanya membicarakan keburukan nya hanya menatap sengit sang majikan, seakan binatang itu berkata, “kau berani mengadukan ku tuan! Aku ambil ibu tau rasa, kau!”
Ken memandang jarum jam yang tengah menuju angka tujuh.
“Sayang ayo kita mandi dulu, kau harus harus sarapan setelah ini,” ajak Ken bangun dari tidurnya.
Pria itu duduk lalu menggeliat untuk merenggangkan otot-ototnya, lalu pria itu turun dari tempat dengan kondisi seperti semalam.
Mata Aya melotot melihat si Jeck Daniel mengacung karena reaksi alami pira itu akan bangun jika sudah pagi menjelang.
Seketika Aya menutup mata Jos, “Sayangku, matamu sudah terkotori pagi-pagi buta,” Aya begitu panik.
“Hey, kau cari pengasuh mu, minta di mandikan sana, jika sudah ganteng baru datang temuai istriku!” perintah Ken.
Dan dengan siaga Jos turun dari kasur, kakinya melangkah keluar kamar akan tetapi kepalanya masih menoleh ke belakang di mana Aya berada.
Ken masuk ke kamar mandi, pria itu tak peduli jika dirinya persis orang hutan. Pria itu menuangkan sabun dan aroma terapi yang sangat di sukai sang istri. Setelah itu menghidupkan air hangat dan dingin bersamaan.
Bisa sudah memenuhi bak mandi, lalu tangannya memastikan suhu yang sangat pas untuk sang istri.
....
....
Cup... Ken mengecup kening Aya.
“Selamat pagi, sayang!” bisik ken di telinga sang istri.
“Pagi Sayang,” Aya mencuri kecupan kecil di bibir seksi milik suaminya.
“Istriku memang sesuatu!” ujar Ken langsung mengangkat ratu di hatinya itu.
.....
[Kamar mandi]
Ken menundukkan tubuh istrinya di wastafel kamar mandi, pria itu mengambil sebuah sikat gigi milik sang istri lalu mengoleskan pasta gigi dan memberikan sikat itu ke tangan istrinya.
Begitupun Ken juga menggosok gigi nya, tak luput matanya memandang sang istri dengan penuh kasih.
Ken mengusap busa di bibir sang istri.
Cup ... Ken memberikan kecupan di bibir tebal nan seksi milik istrinya.
Ciuman itu di sambut hangat oleh sang wanita. Tangan wanita itu mengalung indah di leher sang suami.
Bibir itu saling menggigit saling bertukar rasa mint dari aroma pasta gigi mereka. Beberapa menit kemudian ciuman itu terpas.
Ken memandang wajah cantik itu dengan mata penuh gairah yang membara. Yang Kapan saja akan meledak hingga mampu menggetarkan sesuatu di bawah sana. Tangan pria itu mengusap sisa saliva di bibir bengkak akibat ulah si pria.
“Sekarang kita mandi ya!” ajak Ken, dan di jawab dengan anggukan kepala oleh wanitanya.
Saat ini mereka berdua berdua tengah berendam dengan Tante Aya berada di atas pangkuan dedek Ken.
Glek... Ken menelan air liur ketika melihat seberapa seksinya leher jenjang milik sang Istri, apalagi uap air yang membuat kulit wanita itu semakin merona. Ini benar-benar seksi.
“Kamu indah sayang!” bisik Ken ditelinga istrinya, sesekali ia menggigit cuping telinga sang istri.
Bles... Aya langsung memasukkan belut air dalam kolam sehingga membuat kolam berombak seketika.
“Sasaass... Sayang!” Ken gelagapan ketika merasakan sesuatu menancap tapi bukan paku.
“Ritual pagi hari dengan kelembutan seperti nya membangun Mood, suami!” bisik serak-serak banjir.
“Dengan kelembutan agar si dedek di dalam tidak mabuk karena kita diobok-obok pagi-pagi,” Ken menggerakkan di bawah sana tak lupa memberikan Patukan kecil di leher jenjang sang istri.
tak lupa Ken memijat dua biji salak di tengah-tengah bola Voli milik sang istri.
“Sttt... Ahhhh ...,” Suara rintihan penyatuan sepasang suami istri kedua nya bersahutan di kamar mandi.
.
[Skip]
Berhubungan di pagi hari memang singkat, akan tetapi hubungan pagi hari meningkatkan sebuah keharmonisan hubungan.
.....
Bibir sepasang suami istri itu tersungging manis satu sama lain.
“Tenyata kelembutan itu nikmat sayang, seperti makan es krim!” bisik Ken.
Pipi Aya memerah, wanita itu menyembunyikan wajahnya di dada bilang sang suami.
Aya membuka pintu kamar mandi, Ken terus membubuhkan kecupan ringan tepat di ubun-ubun wanitanya.
Ngiikkkkk.....Gereeeeee.....
“Astaga... Kenak injak buntutnya!” teriak Ken kaget.
Ternyata si Jos sudah tampan menunggu Aya sedari tadi di depan kamar mandi.
“Selamat lagi tuan muda!” sapa Jesi.
“Katakan apa saja jadwal ku hari ini?” tanya pria itu.
“Jam anda hari ini kosong Tuan muda, karena tuan muda Sean mengubah jadwal anda!”
“Hem, kenapa kau hadir jika aku cuti hari ini?” kaya Ken yang tengah memilih baju untuk sang istri.
Entah mengapa pria itu ingin sekali sang istri menggunakan baju karakter Mimi mampus karakter tikus yang memakai pita warna merah itu.
“Semua preman gundul di semua pasar sudah di kumpulkan!”
Waduh dedek Ken ngumpulin semua pemain gundul uy 🙈
Tante Sampek mangap hingga menganga.
Yang Aya mau kan cuma Atuk kenapa di Bawak banyak pemirsa 🤣.
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang bikin baper😘😂🤣
Karena ane lagi baik hati nih tak kasik Visual dedek Ken sama tante Aya di kamar mandi.