Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Devinisi Indah 2.


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


“Sayang aku menginginkan mu!” bisik Ken parau.


“Aku milikmu, Sayang” jawab Aya, wanita itu juga menginginkan suaminya. Tangan wanita itu memeluk bahu suaminya semakin erat menyembunyikan kepalanya di ceruk leher sang suami. Malu ... Hanya itu yang ada di benak wanita itu, tapi ajakan membajak sawah menanam bibit tak mampu ia tolak.


Ken merogoh sebuah ikat rambut kecil di saku jasnya, lalu . Pria itu dengan lembut mengumpulkan semua semua rambut terurai milik istrinya seakan rambut istrinya adalah berlian, tak lama rambut itu sudah di ikat dan tergelung asal. Pemandangan Aya begitu seksi dan mengarahkan.


Tangan Ken berpindah ke arah punggung, meraba resleting panjang di punggung istrinya, pria itu menurunkan resleting itu secara perlahan agar tak melukai punggung mulus sang Istri.


Tangan kokoh itu mengelus punggung telan jang milik istrinya penuh kasih, “Punggung mu indah sayang!” puji Ken.


“Definisi indah dalam hidup ku adalah kamu!”


Aya yang sudah tak tahan merasakan gombalan itu langsung mengambil inisiatif mencium bibir suaminya begitu menggebu-gebu.


Gaun wanita itu telah jatuh ke bawah sehingga kemolekan tubuhnya bak gitar Spanyol terpampang di area terbuka tersebut.


Tautan bibir semakin menuntut, tangan Aya melepaskan jas milik sang suami, ia membiarkan jas itu teronggok di lantai.


Klotak... Pengait kaca mata kuda milik Aya terlepas. Sehingga si bola voli gondal gandul ingin di manjain.


“Meraka indah sekali.” puji Ken.


Pria itu menekuk lututnya.. Memandang Aya dari bawah ke atas dengan pandangan memuja.


Aya menutup benda sensitif nya yang terekspos.


“Jangan tertutup, aku ingin melihat ke indahan mu, Sayang! Biarkan aku melihat ke indahan yang selalu aku puja karena tubuh ini satu-satunya yang ku puja” pinta pria itu membelai tubuh telan Jang milik istrinya.


Perlahan Ken meraba tubuh sang siti yang selalu menggoda iman hingga si imbran mengamuk hingga meronta di bawah sana.


Aya pasrah, menuruti keinginan suaminya. Membiarkan tangan nakal pria itu meraba halus nya kulit miliknya.


ketika matanya menangkap adanya cadar bawah milik istrinya begitu pengganggu pemandangan, sekali sentakan barang itu sudah teronggok di lantai.


“Maaf aku belum cukuran,” kata Aya.


“Tidak apa sayang, ia indah seperti donat meses hitam tak lebat. Aku suka!” puji Ken.


Sroak... Kali ini Pria itu menarik kemejanya hingga kancing-kancing berhamburan kelantai.


Wajah Aya semakin merah ketika melihat betapa seksinya Ken ketika merobek pakaiannya sendiri.


“Seksi...,” Wanita itu menggigit bibir bawahnya karena malu sebab gumamannya terdengar jelas di telinga sang suami.


“Jangan digigit bibirnya, semua nya adalah milik mu. Kau tau sayang, seberapa aku menginginkan mu menyukai diri ku ini!” Ken membawa tangan Aya ke atas roti sobekan milik nya yang begitu seksi menggugah selera masih anget anget lagi.


(Mungkin ente kesambet empok🤣.)


“Ken...,” panggilan Aya langusung terpotong karena sapuan lembut dari bibir pria itu membuai sang wanita yang tengah merasakan gairah mulai membara.


“Kita akan melakukannya di luar sekarang sekarang, aman aku buat kau melayang tinggi hingga tebang ke awan, Apakah kau siap?” bisik Ken lembut.


Hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh sang ratu di hati si Berondong kaya ini.


Ken mulai mengangkat tubuh Aya MA lalu membaringkan tubuh wanitanya di tempat tidur yang berbentuk sangkar burung yang sudah di siapkan.


Saat ini pasutri itu sudah berbaring di atas tempat tidur yang amat lembut, mereka membuka sisa kain pembungkus yang masih menutupi tubuh keduanya.


Ken memberikan sedikit kecupan-kecupan manja di setiap inci tubuh istrinya, sehingga wanita itu semakin terbuai hingga menggelinjang.


“Uh.. Sayang!” rintihan Aya memulai pertarungan di siang hari itu.


“Sayang, cepat aku tak tahan!” rintih Aya Ma. Seketika desahhhan pasangan itu saling bersahutan di iringi suara burung yang tengah berkicau di daerah pohon tersebut.


Pasangan itu tak tak peduli, yang ada hanyalah kenikmatan yang tiada tara. Apalagi goyang sodok Mie pangait dan goyangan patah tulang sama tak lupa goyang kesambet demit tetangga.


Karena Nyai dalam mode waras Skip🤣.


Satu jam kemudian...


“Ohhhh,,,, Aya... Tante,” Jeritan Ken sudah akan sampai batas peleburan. Pria itu tumbang di samping tubuh istrinya.


Peluh masih bercucuran dari tubuh pasangan suami istri yang habis lakukan ritual gali lubang tutup lubang atau bisa kalian sebut memompa ban kempes🤣.


Cup... “Terimakasih, sayang!” Pria itu mencium kening istrinya.


Pria itu bangun dari acara rebahan nya, ia mengambil sekotak tisu basah dari dalam paper bag.


“Karena disini tidak ada kamar mandi, kamarnya ada di bawah pohon, aku membawa ini untuk membersihkan tubuh mu sayang!”


Dengan cekatan Ken mengelap semua tubuh wanitanya setelah itu ia mengelap semua keringat di tubuhnya. keduanya telah menggunakan celana pendek agar yang di bawah tidak ingin makan lagi, meski yang di atas masih di biarkan tak terbungkus karena ingin merasakan kulit atas mereka menempel.


“Kemarilah ... Aku ingin menunjukkan sesuatu padamu!” Ken memangku Aya.


Pasangan yang masih polos terbungkus bedcover putih.


“Sayang, apakah kau mengingat tempat ini?” tanya Ken.


Aya mendongakkan kepalanya ke atas, “Memangnya ini tempat apa?”


“Tempat dimana kita saling berjanji untuk menjadi suami istri!” kata Ken menyadarkan kepalanya ke belakang mengelus Surai rambut sang istri.


“Benarkah?” Aya mengambil Kaos hitam milik suaminya sebelum bangun.


Dor..... Tiba-tiba sebuah tembakan melesat tepat di jantung Aya.


Bruk..


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣