Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


Mohon yang puasa di baca setelah berbuka 🙏


Area 21😂😂😂😂


....


....


....


Byuuuurrrrrr..... Bukan bunyi Mbah dukun yang lagi mengobati pasiennya tetapi suara tubuh seorang wanita di lemparkan kedalam sebuah kolam renang besar di sebuah Vila Mewah mereka..


“Sean, suruh semua orang meninggalkan rumah sekarang!” perintah Ken tanpa melihat asistennya.


Matanya memandang tajam istrinya yang tengah terbatuk-batuk akibat tenggelam tiba-tiba, tangannya dengan cekatan membuka jas dan membuangnya ke sembarangan arah. Setelah itu ia menarik dasi yang melingkar di lehernya.


Uhuk... Uhuk...


Sialan bocah ini, untung air dalam kolam renang ini tidak menggunakan kaporit bisa-bisa mati mencret aku, ngomong kek, pas mau melempar ku tadi. gerutu Aya MA dalam hati.


Aya MA sengaja bicara seperti itu sebagai bentuk protesnya kepada sang suami, masa bodoh jika kata hati hatinya di dengar Aya MA.


Uhuk... Uhuk .... Uhuk... Batuk wanita itu tak kunjung reda.


Uweekk... Uweekkk... Aya MA merasa mual karena banyak meminum air dalam kolam.


Srokkkkk.... Srokkk... Suara ingus keluar dari hidungnya...


“Aduh, sakit sekali hidung ini! Untung air tak masuk di telinga bisa menabuh gendang sebelum berperang...” dumel Aya MA berenang ke tepian, wanita itu beruntung bisa berenang karena jika tidak sudah RIP.


Kelotak... Bunyi Gasper import menyadarkan Aya MA bahwa saat ini dalam bahaya.


Apalagi Kain penutup tubuh bagian bawah suaminya merosot seperti perosotan kolam renang membuat aya MA berenang semakin menjauh dari jangkauan sang Suami.


Seroakk.... Bunyi kemeja di robek sehingga membuat kancing kemeja Ken berhamburan...


“Mau buka sendiri apa di bukakan?” teriak pria muda yang saat ini seperti bintang model Cavet.


“Ken, jangan macem-macem deh, ini tempat umum, lihat ada CCTV di tempat ini.”


Tangan Aya MA semakin mempertahankan bajunya agar tak terlepas dari tubuhnya, saat ini Aya MA sudah ada di tepian yang jaraknya sangat jauh dengan sang suami.


Byuuuurrrrrr.... Lompatan lumba-lumba mengudara lalu menjatuhkan diri seperti ke dasar air membuat Kolam renang yang tenang langusung berombak dahsyat...


Greeeepppp.. Dengan sekali lompat Ken sudah menangkap tubuh istrinya.


“Suami, ampuni aku, aku salah, jangan bunuh aku di tempat ini.” mohon Aya MA karena melihat suaminya melompat membawa dasinya kedalam air.


Pikiran Aya MA berkelana yang di awal jika suaminya akan menggempurnya habis-habisan pun sirna ketika melihat dasi di tangan suaminya. Ia saat ini ketakutan jika suaminya menjerat lehernya dan menenggelamkan kepalanya hingga ke dasar kolam sedalam lima meter itu, saat ini ia beruntung bisa berdiri karena di bawah kakinya adalah pijakan untuk naik ke permukaan tetapi sayang tubuhnya tertangkap sebelum kabur dari tempat itu.


Kenapa saat ini Aya MA berfikir tidak-tidak karena ia kemarin habis menonton berita yang di TV AKIBAT CEMBURU ISTRI DI LENYAPKAN DI DALAM KOLAM RENANG. Apa lagi latar mafia suaminya mendukung pikiran Aya MA berkelana sebab selama mereka menikah baru kali ini Aya MA melihat wajah mengerikan suaminya.


“Aku tak sekejam itu kepada belahan jiwaku akan tetapi siapkan tubuh mu ku bersihkan dari kuman si Mantan.” ujar Ken ternyata sudah meloloskan kain yang membalut tubuh indah istrinya.


Mata Aya MA melotot ketika sudah mendapatkan tangannya di ikat oleh suaminya.


“Suami...,” Bibir Aya MA langsung di bungkam oleh bibir suaminya, sehingga ucapan protes wanita itu tak bisa dilontarkan.


Ken membawa tangan Aya MA ke atas, membawa satu kaki Aya MA ke pinggangnya.


Jlep... Jeck Daniel menerobos masuk tanpa pemanasan sehingga mata Aya MA melotot merasakan nyeri-nyeri pedas, karena selama ini Suaminya selalu lembut sebelum memulai penyatuan dan lubang peralonnya berair sehingga lumut-lumut penghuni sarang sang Jeck memberikan sensasi licin dan nikmat tiada Tara.


Tidak ada permainan lembut karena sekali ulekan menjejakkan kepalanya di atas cobek dengan kasar memaju mundurkan pinggulnya meluapkan amarah dengan menggelora...


“Ohhhh... Sayang, bisakah kau melepaskan ikatan tanganku?” pinta Aya MA di sela Desa hannya.


Wanita itu tersiksa karena tangannya tak biasa bermain padahal Aya MA termasuk pemain aktif yang juga tak tinggal diam jika sudah merasakan nikmat yang di berikan suaminya.


“Tidak bisa karena itu adalah hukuman untuk mu sayang!” Pria itu menyesap buah asam di atas bola Voli istrinya, tangan satunya memberikan spa yang terbaik.


Gesekan kulit dan dorongan kuat dari tubuh suaminya membuat gairah semakin panas, punggungnya yang lembut menempel sempurna di pinggiran kolam, ia hanya mampu menerima himpitan nikmat yang tiada tara dengan kepasrahan.


Ken tidak mengampuni tubuh istrinya karena saat ini tubuh Aya MA menungging serta kali ini tubuh bagian depannya menempel ke pembatas kolam.


Suara rintihan dan ******* dari keduanya di dalam kolam menggema bebas, Ken benar-benar memberikan hukuman yang amat nikmat dan akan di ingat oleh sang istrinya yang nakal.


....


....


Bibirnya hampir memucat karena dinginnya air menusuk tulang sebab sudah dua jam tubuh mereka berendam di dalam kolam serta percintaan itu tak kunjung usai.


“Ahhh, suami aku mohon hentikan, aku kapok, betis ku gemetar kaki serta tangan ku sudah keriput persih tangan nenek-nenek... Aahhhh...” Aya MA meraksasa si jeck di cabut dari sumurnya.


Aya mengira ditariknya si Jeck Daniel akan menyudahi pertempuran mereka yang long time akibat si suami pemanja Isti itu selalu menuruti apa keinginan sang istri, membuat Aya MA yang dewasa bisa bermanja ria dengan pria yang lebih muda itu.


“Aku akan memakan mu, meremukkan tulang mu dalam kenikmatan hingga pagi. Hingga di masa depan kau tak sembarangan memberikan tubuh mu untuk bersentuhan dengan Pria lain.” ujar Ken dingin lalu membalikkan tubuh istrinya 90°. Ia membuat setengah tubuh istrinya tengkurap di atas perosotan kolam renang.


Jlep... Ken memasukan si Jeck dalam lembah favorit nya untuk mencapai puncak ke nikmatnya yang ke lima kali.


Sialan, sering ku tusuk tapi masih sempit.. Batin Ken, merasakan dirinya memenuhi tubuh sang istri.


Ahhhh .... Aya MA merintih ketika merasakan diri suaminya menusuk di titik terdalam sumurnya...


Ken bersumpah akan membuat wanitanya jera hingga tak membuat kesalahan di masa yang akan mendatang..


Guncangan di dalam kolam semakin kencang karena sebentar lagi Sang Raja setan itu akan mencapai puncak gunung Rinjani.


Tangan kiri pria itu menekan tangan istrinya serta tangan satunya mencengkeram bahu kiri wanitanya, karena pelepasan yang amat dahsyat tanpa sengaja ia menggigit bahu Aya MA.


“Ahhhhh,,, sialan kau Berondong naka, habis ini akan ku gebukin hingga tak terbentuk!!!!!” jeritan serta umpatan wanita itu menggema.


Hoss ..Hoss... Nafas Ken memburu...


“Ken aku mohon ampuni aku... Ah perut ku sakit Ken... Seperti ada yang bergerak-gerak di bawah sana.” rintih Aya MA..


“Kau jangan bercanda dengan ku sayang!” ujar Ken langsung mencabut si Jeck yang sudah lemas seperti terong rebus.


Pria itu membalikan tubuh istrinya, matanya terbelalak ketika melihat bibir istirnya memucat tangannya mengangkat tubuh Aya MA keluar dari kolam.


Tess .. Tesss... darah dari lubang sumur bor Aya MA membasahi tangan pria itu karena pada saat pengangkatan pria itu meletakkan tangannya di atas bibir bawah istrinya.


Mendengar kata, PERUT BERGERAK DAN DARAH KELUAR DARI SUMUR BOR ISTRINYA membuat tubuh tegap pria itu bergetar seperti habis keluar dari kulkas.


“Sayang maafkan aku, pasti anak kita kepalanya terbentur akibat lima ronde tadi!” panik Ken, menarik jubah mandi untuk istrinya...


“Mommy, aku mohon datanglah, selamatkan anakku!!!” teriak Ken menggelegar di ruangan itu.


CCTV di dalam penjuru langusung bersuara,


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


MOMMY, AKU MOHON DATANGLAH, SELAMATKAN ANAKKU!!


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣