
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
“Tapi sayang!” kata-kata Ken langsung bungkam seketika.
Kini Aya berada di depan Suaminya, dia menangkup wajah Ken dengan lembut membelai salah satu pipi suaminya itu. Ken memejamkan matanya merasakan sentuhan tangan lembut istrinya hingga ia mulai terbuai.
“Aku merindukan ini,” tunjuk Aya ke kening Ken.
“Lalu ini,” jari wanita itu bergerak menelusuri hidung suaminya seperti prosotan kolam renang yang terjal.
“Ini,” Aya menyentuh bibir seksi bervolume milik Ken yang masih terpejam.
“Ini. Cup!” wanita itu bukan menyentuh menggunakan jarinya melainkan bibirnya menempel di leher sang suami, bibir wanita itu menyesap seperti drakula hingga tanda merah tercetak indah di leher kuning Langsat milik suaminya.
“Sayang, aku merindukan semuanya!” bisik Aya sesekali ia meniupkan nafas cinta di telinga sensitif suaminya.
Tangan nya dengan lincah membuka kemeja milik pria itu sehingga tubuh berotot milik suaminya tercetak jelas tanpa pembungkus. Semua yang terjadi begitu kilat bahkan pria yang tengah di lucuti bajunya tak sadar bahwa ia sudah telan...Jang setengah.
Aya bukannya tak tau malu akan tetapi perinsip nya kokoh, buat apa malu menggoda pria di depannya, asalkan yang ia goda adalah suaminya miliknya pribadi bukan milik orang ataupun suami orang lain.
Malam ini Aya MA menjadi wanita agresif dan tak terkendali. Seakan wanita itu terlahir kembali.
“Maaf sayang, aku tak bisa meneruskan ini!” ujar Ken yang sadar bahwa ia terbuai atas permainan sang istri.
“Kenapa?” bisik wanita itu parau.
“Itu...,” ucapan Ken tercekat ketika ingin membahas tanggul keramat milik istrinya yang jebbol.
“Oh, apakah kau masih memikirkan SIM (A) Mu di sita Mommy? Tenang saja, biar aku saja yang bertanggung jawab jika Mommy marah lalu menghukum mu, Toh im (A) Ku tidak di cabut maka biarkan aku saja menjadi supir nya, kau jadilah penumpang saja! Aman kok tanggul ku sudah di cor dengan semen berkualitas tinggi, aman di gunakan, tidak mudah bocor dan tahan lama serta elastis mungkin ketika aku monopos bentuknya saja keriput dan membuat pengguna mudah kisut.” Aya MA menjelaskan keadaan sumur nya yang telah sehat serta mempromosikannya kepada sang suami.
Melihat ke terdiam an sang suami, mood Aya MA yang sampai di puncak perlahan meluruh.
“Apakah kau sudah tak menginginkan diriku sebab si Anu sudah turun mesin sekali?” bisik Aya mulai parau.
“Hey sayang, aku tak berpikiran kesana sebab aku juga sangat menginginkan beradu kekuatan dengan mu di atas ranjang.”
“Tap...,” jawaban Aya seketika di gantung sebab bibir wanita itu sudah di bungkam dengan lembutnya oleh bibir Suaminya.
“Kau tau sayang, seberapa aku menginginkan mu!” Ken membawa tangan Aya ke tempat pertapaan si Jeck Daniel yang sudah berdiri tegak seperti tiang listrik di pinggir jalan.
Meski si Jeck Daniel masih ada di dalam Kurungan kainnya, keperkasaan si Jeck tetap bisa di rasakan dari luar.
Pria itu sudah di kuasa naf...Su yang tengah di pancing oleh istrinya. Ketika tangan wanita itu meraba celana milik suaminya Ken menangkap tangan itu.
“Ke...,” ucapan Aya langusung terpotong karena sapuan lembut dari bibir pria itu membuai sang wanita yang tengah merasakan kerinduan yang membara.
“Udara semakin dingin, tidak baik kita melakukannya di luas, sepertinya sebentar lagi hujan akan turun!” bisik Ken lembut.
Ken mulai mengangkat tubuh Aya MA lalu membaringkan tubuh wanitanya di tempat tidur yang memang berada di ruangan depan rumah itu.
Aya Menggeliatkan tubuhnya merasakan geli serta nikmat yang bersamaan. Ken bermain dengan bola Voli milik Aya, ia memberi servis atas bawah hingga servis mengapung.
“Uh.. Sayang!” rintih Aya Ma ketika Ken memberikan Smash nya yang terbaik hingga tehnik bloking di pucuk bola Voli ke dalam mulut pria itu. Gerakan Ken saat ini amat handal dalam membuat Mpok Aya kelimpungan sebab dedek Ken menyesap sari Pati dari pucuk itu hingga sang empu kejang kejang melebihi orang step.
Setelah puas beratraksi sendiri karena lawannya sudah tumbang sehingga saat ini Ken menguasai dua bola sekaligus dalam permainan sundul sundulan.
Ketika di rasa mesin sudah mulai panas, Ken membuka karung penutup di bawah sana, “Siap terbang ke awan bersamaku Istri?” tanya Ken membelai lembut rambut sang istri.
Ken berjanji akan memberikan yang terbaik untuk istrinya, sebagai penebusan atas apa yang ia lakukan sebulan lalu.
Ken membuka Paha mulus istrinya sehingga terlihatlah bibir bawah yang seksi serta bervolume. Ken bisa melihat jika lubang sumur sudah mulai meluap bahkan lumut-lumut nya sudah basah dan licin.
“Sayang, cepat aku tak tahan!” rintih Aya Ma.
Tanpa ba-bi-bu Ken mendekatkan wajahnya lalu memberikan servis di bibir istrinya, “Ohhhh...,” erang Aya, kaki wanita itu ingin mengatup akan tetapi Ken menahan sepasang paha agar tak mencekik lehernya.
Lidah pria itu menyeruak masuk kedalam liang, menari-nari hingga ombak kenikmatan dari tubuh Aya seketika menerpa ketepian.
“Uhhhh,” nafas Aya memburu, tersengal-sengal karena rasa nikmat yang pertama kali ia rasakan, maklum selama ini dedek Ken tidak tau cara memanasi mesin dengan baik, ia hanya tau menyeruduk tubuh istrinya dan mencari sebuah kenikmatan bersama.
Bibir Pria itu mencium bibir istrinya untuk memancing agar mesin sang istri kembali panas.
“Biarkan, aku yang memulai!” bisik Aya.
“Sayang, apakah kau yakin?” tanya pria itu memastikan sekali lagi.
“AKU YAKIN, BIAR AKU YANG AKAN BERTANGGUNG JAWAB! Kau tenang saja, bukannya hanya SIM mu yang di cabut sedangkan SIM ku masih aman Mari kita nikmati kencan penutup malam kita, ini ucapan ku yang ke dua loh suami yang ketiga kau akan mendapatkan hadiah tonjokan nikmat dari istrimu ini.”
Aya duduk di atas tubuh suaminya, ia memberikan pijatan serta senam SKJ (Sodok Kocok Jungkit-jungkit) sebelum beraktivitas untuk si Jeck yang siap melakukan lari maraton bersamanya.
“Uhhh....,” mata Ken merem-melsek (terbuka serta tertutup) ketika tangan lembut itu memberikan terapi nikmat serta dahsyat.
Aya menggiring si Jeck ke dalam sangkarnya hingga dengan sekali dorongan benda keremat itu bertemu dengan sarung sakti yang mencetak seluruh tubuhnya hingga seluruh batang itu masuk tertinggal batang yang di sekati dua telur puyuh.
Pasangan itu melenguh tak karuan, mereka memulai sesi pertarungan dengan gaya khas andalan emak online yaitu Women Toktok yang mampu menggetarkan sendi-sendi di setiap pergerakannya.
Tangan Ken membantu bok...ong sang istri naik turun hingga ia merasakan kepala gundul nya terbentur di ujung jalan buntu. Sedangkan Aya kerasukan hingga memanggil Nama suaminya dengan suara amat menggoda.
“Ken!” rinrih Aya.
“Ya, seperti itu, jika kita sedang bergulat kau boleh memanggil namaku tanpa embel embel suami Aya, ohhhh... Ya di situ!” Ken Membalikkan tubuh mereka hingga ia saat ini berada di bawah tanpa melepaskan penyatuan.
Tik... Tik... Tik... Bunyi setetes demi setes air hujan membasahi bumi menemani penyatuan dahsyat di dalam kamar.
Hujan semakin deras, suara erangan di dalam kamar seakan menyatu hingga melebur menjadi satu dengan derasnya hujan membasahi hutan yang masih alami nan asri..
Satu jam kemudian...
“Ohhhh,,,, Aya... Tante,” Jeritan Ken sudah akan sampai batas peleburan.
“Lepaskan Ken, sirami bungaku, bukannya kau ingin seorang bayi dariku?” jerit Aya ketika tempo semakin cepat.
Sesuatu yang tak aya duga suaminya menarik si Jeck Daniel hingga botol yang memabukkan itu menumpahkan Winenya di luar, yang biasanya si Jeck melakukan injeksi hingga tuntas sampai si Jeck berubah tape meleyot baru si empunya barang keramat itu menariknya, malah kali ini Si Jeck membuang injeksi Pertamax nya di luar.
“Nah, kenapa tidak di buang di dalam?” 🤣🤣🤣🤣
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣