Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Nasi Semen


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


Takdir itu manis...


Karena ada kamu dan aku di dunia yang saling berbagi kebahagiaan.


Angelina Aya MA


.........................


Saat ini Aya begitu gembira karena acara ngidamnya terpenuhi, wanita itu memakan makanan dengan lahap. Tanpa memperdulikan orang-orang yang ada di sekitar nya.


Sesuai permintaan makan nasi sama semen.


Et... Kalian mengira makan nasi di campur semen ya?? Ayo angkat tangan siapa yang mengira Aya bakal makan nasi semen.?.


Jawaban nya salah.


Wanita itu memakan nasi dan kakinya berada di dalam ember yang berisikan lautan semen dan pasir.


Semen ini dibuat khusus agar anti panas lengket dan iritasi. Apapun Mommy Qiana lakukan untuk para cucunya.


Saat ini mood Mommy Qiana sangat baik. Makanya dengan satu jam permintaan Aya ia kabulkan.


Ken bernafas lega, dan beberapa kali ia mengelus dadanya. Untung ada sang Mommy.


~Flashback On.


Semenjak melahirkan si kembar, kemampuan Indra ke enam Mommy Qiana semakin pesat berkembang. Wanita itu bisa bertemu dengan Qiana di dalam mimpi itu pun sesekali, jika ada bahaya gadis itu muncul. Selama 18 tahun Qiana asli hanya muncul 2 kali, pertama ketika ada perebutan kekuasaan yang akan menjadikan keluarga mereka semakin berjaya, ke dua hari ini.


Seperti dunia, ada barang ada uang, Mommy Qiana bisa bertemu Qiana lagi harus membayar mahal kepada semesta yaitu membangun satu juta kebaikan di dalam hidup. Maka dari itu Mommy Qiana tak lagi memenggal kepala manusi karena ia memiliki algojo yang siap melakukan apapun untuknya.


Dia benar-benar membersihkan tangannya dari darah manusia semenjak memilih melihat Qiana asli.


Ia melakukannya begitu banyak kebaikan, membangun negara I agar bebas dari penindasan, serta bebas akan kemiskinan. Semua harta Karun yang ia miliki ia gunakan untuk membangun kerajaan bisnis melimpah dan membangun manusia yang miskin agar bangkit hingga negara I menjadi negara maju.


“Mom, bangun,” Panggil Ken.


“Kenapa Ken?” tanya Mommy Qiana sedikit kaget.


“Anu mom, Aya ngidam,” kata Ken sedikit ragu.


“Cucuku ingin sesuatu rupanya, bilang kepada ku apa yang dia inginkan?” tanya Mommy Qiana.


“Nasi, semen.” jawab Ken ragu-ragu.


Wanita dewasa itu kaget akan tetap ia berusaha mencerna perkataan sang putra dengan sebaik baiknya.


“Coba kau jelaskan kronologi bagaimana bisa Aya mengidam semen. Karena sebuah kebakaran harus ada api yang menyulut. Sebab istrimu itu mafia Ken bukan kuli bangunan, jika masa lalunya dia kuli wajar saja,” kata Mommy Qiana.


Ken mencerna ucapan sang Mommy, Ken langusung flashback dengan apa yang ia tonton hari ini.


“Tadi aku dengan Aya menonton film dimana adegannya si pemeran utama di usir oleh ayahnya. Lalu si pemeran utama yang kaya itu terpaksa menjadi seorang kuli bangunan. Makan menggunakan kertas minyak di antara semen-semen di dalam bangunan yang belum jadi,” jelas Ken.


“Oh begitu, ayo ikut Mommy,” pasangan ibu dan anak itu masuk ke dalam rumah. Entah apa yang mereka kerjakan yang jelas mencari solusi untuk ngidam aneh Aya.


.....


Dan saat ini mereka berada di samping Aya yang tengah menyantap sebungkus nasi dengan lauk seadanya. Plus kaki Aya tengah menginjak larutan semen dan pasir seperti material bangunan yang ada di drama.


Flashback off.


“Mom apakah aku boleh nambah?” tanya Aya dengan wajah sedikit malu-malu empus.


“Boleh dong sayang,” Mommy Qiana bangun, lalu pergi ke dapur membawa satu keranjang nasi bungkus.


Mata Aya berbinar-binar. Wanita itu tak sabar membuka bungkusan nasi di dalamnya. Wanita itu sangat menyukai aroma daun pisang yang menyeruak di Indra penciuman nya ketika ia membuka bungkusan itu, di dalam bungkusan tersebut terdapat seporsi nasi kucing yang menggugah selera.


Jin mana yang merasuki istriku? Kenapa ia begitu rakus melahap makanan tak bermutu itu. Ia makan menggunakan tangan lagi. Batin Ken begitu tak percaya wanita yang ada di depan adalah sang istri yang selalu elegan. Sebab yang ia lihat saat ini persis kuli bangunan yang tadi mereka tonton.


Apakah yang memainkan sinetron tadi sudah mati ya? Trus arwahnya merasuki istriku. Batin Ken.


“Sayang,” panggil Aya.


“Ia, Istri?” jawab Ken dengan nada lembut.


“Sini duduk di sebelah ku,” undang Aya.


Ken dengan patuh berjalan mendekati sang istri, lalu menarik kursi duduk di sebelahnya.


“Buka mulutmu!” perintah Aya.


“Sayang, ada apa ini? Kenapa aku harus membuka mulut?” tanya Ken bingung.


“Aku tau suami sangat menginginkan makanan yang aku makan ini bukan? Pasti kau malu untuk memintanya. Buktinya sedari tadi kau memandang makanan yang aku makan tanpa berkedip.”


Pipi Mommy Qiana mengembung seketika, wanita itu ingin tertawa sangat kencang, akan tetapi ia tahan demi reputasinya yang elegan.


“Tap,” Ken menelan lagi jawaban tadi, sebab sorot mata mengerikan Mommy Qiana menghujam terhadapnya.


Berani kau menolak menantu ku maka bersiap-siaplah, lihat mata istrimu sebelum menolak, kau harus bersyukur ia lahap makan. Dan girang ketika ingin menyuapi mu! Diluar sana beribu-ribu wanita hamil tak mau makan nasi. Batin Mommy Qiana.


Mau tak mau Ken membuka mulut tanpa mengeluarkan sepatah katapun.


“Selamat makan para sayang ku, Mommy mau menelpon Leon dan Leora dulu,” Wanita itu pergi meninggalkan putra dan sang menantu di dapur.


Selamat menikmati makanan yang kau anggap itu sampah Ken! Batin Mommy Qiana meledek sang putra.


Begitulah acara ngidamnya ke dua Mpok Aya yang berjalan begitu sukses.


....


....


Dua Minggu kemudian...


Cut... Finish......Teriak direktur Koko CI menandakan syuting telah usai.


“Perhatian, perhatian ...,” direktur Koko CI menyuarakan suaranya menggunakan toa yang selalu ia pegang.


Semua kru dan para artis saat ini berkumpul seperti rapat anak sekolah.


“Sebelumnya aku ucapakan terimaksih untuk para artis, rekan-rekan yang telah bekerja sama dengan baik hingga film ini selesai tahap Syuting.”


Plok... Plok... Plok... Tepuk tangan meriah dan saling mengucapkan selamat satu sama lain. Sebuah film mengahdirkan begitu banyak cerita dan menghadirkan kawan baru.


“Senang berkerja sama dengan mu Aya,” kata si pemeran utama menjabat tangan Aya.


“Senang berkerja sama denganmu juga senior,” Aya menerima salam dari pria itu lalu menundukkan kepalanya.


“Jangan panggil aku senior, karena aku tau kau sering membantu akting ku secara tak kasat mata,” kata pemeran utama.


“Mohon perhatiannya sebentar, Film ini akan di tayangkan 6 bulan dari sekarang karena memerlukan tahap editing. Seperti biasa kita akan melakukan kampanye sebelum film ini launching di berbagai daerah. Kita akan menjadwalkan kapan kita melakukan kampanye tersebut.” kata asisten Direktur Koko CI.


“Oh, satu lagi, karena hari ini adalah terakhir kita syuting, pemilik saham ke dua setelah WU internasional grup mengadakan jumpa langusung dengan kita di hotel Cavet malam ini jam 7 malam, Sekalian kita merayakan kesuksesan selesainya film ini kita rekam, semoga rejeki karya ini begitu luar biasa seperti rejeki pendapatan investor,” Tutup asisten direktur Koko CI.


“Amin," semua mengamini harapan sutradara.


.....


.....


Disebuah Mansion menyeramkan seorang pria berdiri di depan cermin, ia tengah memandang penampilan nya begitu sempurna, tubuh nya begitu maskulin dengan tato di beberapa sisi tubuhnya, serta bongkahan otot membuat pria tersebut sangat memukau. Rambutnya yang berwarna perak menambahkan daya tarik dari pria itu.


Sekilas rambut itu seperti rambut hasil warna dari salon. Akan tetapi rambut pria itu telah ia bawa sejak lahir, bisa di bilang turun temurun dari sang leluhur.


“Pilihkan aku baju yang sangat bagus, ini adalah pertemuan ku lagi dengannya,” perintah pria itu kepada sang asisten.


“Halo sayang, sudah saatnya kita berjumpa lagi.” kata pria itu sambil memandang cermin di depannya dengan percaya diri.


Wah ada yang keluar nih cin🤭.


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣