
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
Aya MA mengendari kuda besinya dengan kecepatan tinggi seperti biasa, wanita dua puluh lima tahun itu sangat menyukai sebuah tantangan. Wajah wanita itu berseri-seri ketika membayangkan kesayangan nya tengah menunggunya, ia tak sabar bertemu dengan sang Suami karena ia juga terjangkit Virus Mala Rindu terhadap pria tujuh tahun lebih muda darinya.
“Kau, seperti ABG baru mengenal cinta Aya...,” ujar Aya terhadap dirinya sendiri.
Wanita itu tak menyangka meski usianya terpaut jauh dengan sang suami akan tetapi suaminya itu sangat memanjakannya. Bahkan memberikan yang terbaik untuk dirinya yang kekurangan kasih sayang, secara perlahan nama suaminya terlukis indah di dalam lubuk hatinya.
Ngengggg ... Ngengggg.... Ceglek... Ceglek... Cekiiitttt... Bunyi motor Aya berhenti di depan pos Scurity penerima tamu!
“Selamat siang Tuan!” sapa seorang Scurity karena Aya melepaskan helm full face nya dan terlihat jelas wajah tampan milik Aya MA.
“Siang!” jawab Aya.
“Bisakah anda menunjukkan identitas Anda?” pinta si Scurity.
“Kuntule monitor, kosong kosong dua memanggil...,” bunyi HT si Scurity.
“Kuntule disini, Komandan!” jawab si Scurity.
“Jika ada ada seorang tamu menggunakan motor Berplat 088 SS, persilahkan masuk karena beliau adalah tamu Khusus tuan muda kita!” jawab orang di sebrang sana.
“Kuntule, siap laksanakan!” teriak si Scurity.
Mata pria itu langsung menatap plat motor yang di bawa oleh Aya MA, Nomer plat motor Aya sesuai dengan perintah atasannya, “Untung pusat tepat waktu memberikan informasi jika akan ada tamu tuan muda, jika terlambat bisa bisa nyaho nih aku kena marah tuan muda.” Batin si Scurity.
“Pak ini KTP saya!” panggil Aya, ia menyodorkan KTP miliknya.
“Oh tidak usah Tuan, karena anda adalah tamu tuan muda silahkan masuk kedalam, rekan kerja saya sudah menunggu di parkiran ksusus.”
Greng... Bunyi Motor Aya memasuki parkiran gedung pencakar langit terbesar di kota itu, wanita itu tak menyangka bisa memasuki gedung tertinggi yang selalu mempesona bagi seluruh rakyat yang melintasi kawan perusahaan WU internasional group itu.
.....
Suasana kantor pada saat Aya menapaki kakinya di lobi perusahaan amatlah ramai, keringat di keningnya hilang seketika karena tersapu dinginnya AC yang menyejukkan tubuhnya.
Hadirnya Aya di tempat itu mengundang perhatian warga setempat yang tengah bersiap-siap pulang ke kerumah karena jam kerja mereka telah usai.
“Hay Nona Cantik, Apakah aku bisa menemui Tuan Muda WU?” tanya Aya MA ramah.
Pipi sang resepsionis bersemu merah ketika di puji cantik oleh pria tampan di depannya, sungguh pemandangan berkah bagi wanita itu, bahkan para wanita cantik memilih mengundurkan kepulangan mereka hanya untuk memandang wajah tampan pria yang entah dari surga yang mana hingga nyasar ke tempat itu.
Keindahan mana yang mampu kita dusta kan! Mubajir uyyy cogan tidak dilihat.
“Nona!” panggil Aya, ia menyentuh bahu wanita yang memandangnya tampa berkedip.
Sialan, jika sudah berpenampilan seperti ini terkadang aku lupa bahwa aku ini wanita. Rutuk Aya dalam hati.
Mungkin dulu aku terbiasa menggunakan identitas pria sehingga tubuh ini ngelunjak ketika berpenampilan yang sama (semacam bernostalgia). Dasar jiwa tak tau diri. sambung batin Aya MA menggerutu.
....
Sedangkan di lain tempat yaitu di lift Ken tak sabar menemui sang istri.
“Sean kenapa lift ini Lambat sekali berjalan, apa kau lupa menyuruh Engineering melakukan pemeriksaan berkala? Atau kotak besi ini sudah tua serta butuh di perbarui.” omel Ken berlebihan.
“Sabar Kak, aku akan menyuruh tim operator mengecek keadaan lift ini.” jawab Sean.
Ting... Lift pun mendarat dengan sempurna.
Akan tetapi ketika pria berusia delapan belas tahun itu sampai di Lobi, aura neraka menguar dari dalam diri nya. Ia melihat para wanita serta pria menatap istrinya (miliknya) tak lupa tatapan penuh minta para wanita di tempat itu terhadap istrinya, jiwa waspada akan pelakor dan pembinor di sekitarnya.
Sean yang melihat kejadian itu hanya mampu menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Saingan mu bukan hanya Pria kak melainkan wanita juga!. ujar Sean membatin.
Apa yang di ucapkan Sean dalam hati membuat kadar kecemburuan Ken meningkat seratus persen karena si Sean menjadi kipas di atas arang pemanggangan sate.
Seperti seorang predator yang menemukan mangsanya Ken mendekati tempat di mana sang istri tengah mengusap tengkuknya yang merinding.
.....
Apa demit di tempat ini tidak terima ya karena aku datang ke rumah nya. Bulu kudukku merinding, apa tempat ini di huni oleh demit manusia yang aku bunuh dulu sehingga ketika aku menginjakkan kaki ku di tempat ini aku merasakan ada aura yang sangat membahayakan?! kata hati Aya MA.
Grepp.... Ken menarik tubuh istrinya hingga tubuh wanita itu berputar seperti arah jarum jam dan mendarat tempat kedalam pelukan suaminya.
“Sayang, aku menunggu mu, kenapa kau tak langsung masuk saja! Apa kau sengaja ingin membuatku cemburu, Hem?” kata-kata Ken terdengar jelas di telinga resepsionis serta beberapa wanita yang terdiam membeku di sekitar tempat itu.
“Ken!” gumam Aya kaget.
“Aaaahhhhhhh...,” jerit si resepsionis yang ada di tempat itu karena tanpa ia duga tuan mudanya mencium bibir Pria tampan yang berbicara dengannya tadi.
Sean hanya menepuk dahinya melihat ke gilaan sang Tuan Muda.
Cinta sungguh membuat orang gila. Batin Sean.
...Resepsionis POV....
...Sungguh sungguh kejamnya dunia....
...T.E.R.L.A.L.U....
...Tuhan pria sempurna dan tampan hanya sedikit di dunia ini tetapi kenapa kau begitu kejar terhadap wanita sebab kau jodohkan tuan mudaku dengan Pria yang sangat tampan ini......
...Sungguh aku tak ingin kawin melihat ke tidak Adilan ini....
...Sungguh batinku menjerit, mana kekasih tuan muda tampangnya sebelah dua belas hingga aku yang remahan rengginang ini tak mampu berkata-kata....
Gedebuk... Si resepsionis langsung pingsan di tempat.
“Sayang, lihat itu mbak resepsionis nya pingsang akibat ulah mu!” Aya memukul lengan suaminya.
“Tidak sayang, dia itu belum istirahat karena SIP siang, biarkan Sean yang urus kita pergi berkencan saja. Kau belum makan kan?” tanya Ken memeluk pinggang istrinya meninggalkan kekacauan itu kepada sang asisten.
Ketika Ken sudah meninggalkan tempat itu kegaduhan terjadi di gedung pencakar langit yang tengah mengalami keguncangan karena semu manusianya wanita maupun pria syok dengan ke Belokan pimpinan mereka
Dalam hati semua orang berkata, Dunia sungguh kejam!
Bahkan ada yang menangis histeris karena tak terima dua pria sangat tampan saling mencintai. Sedangkan pada wanita yang ingin berkenalan dengan Aya langsung patah hati saat ini karena saingan mereka sangat berat yaitu bos mereka.
Memang sih Jika mereka bersama dengan penampilan tadi seperti ikan sapu-sapu dengan ikan lele berciuman. Batin Sean juga ikut merinding, jika ia tidak tau jika kakak iparnya tengah menyamar menjadi pria Sean juga akan syok bahkan ikut pingsan seperti resepsionis itu.
“Aduh!” rintihan resepsionis yang pingsan tanpa ada yang menolong menyadarkan Sean yang ikut bengong dengan ke gaduhan di tempat ini.
“Hem...,” Suara Deheman asisten Sean menyadarkan semua orang, seketika tempat itu menjadi senyap, bahkan jangkrik pun tak berani bersuara.
“Jika kejadian ini kelar di bahas di rumah bahkan di bicarakan besok atau selepas saya keluar dari tempat ini maka bersiap-siaplah kalian akan aku hilangkan dari negara I,” ujar Sean tegas.
Semua orang menunduk mendengar ucapan asisten Sean.
“Ba... Baik Tuan!” jawab semua orang.
Semua orang tau bagaimana kejamnya sekertaris Sean, bahkan ia tak segan-segan membunuh penghianat yang bermain-main dengan WU internasional group terkhusus orang orang yang berusaha menyakiti Tuan mudahnya.
Astaga Ken, Ku harap kau tidak berbuat masalah di luar, bikin pusing aku saja, mudah mudahan Aya berpenampilan wanita ketika mereka berjalan bersama jika tidak tamatlah riwayat ku! Batin Sean menggerutu, pria itu berjalan menyusul sang tuan Muda.
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣