
Hay para Reader
Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗
Selamat datang di TCBK.
Happy reading🥰
.....
...
..
.
Aroma tanah begitu khas di Indra penciuman...
Sisa-sasa air hujan menetes dari setiap helai daun di atas permohonan..
Sejuk... Hanya itu yang bisa menggambarkan suasana di pagi itu.
Karena udara yang sejuk khas di pegunungan membuat seorang wanita yang masih tergulung selimut enggan membuka matanya malahan wanita itu saat ini tengah mencari kehangatannya yang hanya ia dapatkan dari seorang pria.
Dengan mata nya yang terpejam, ia meraba tempat kosong di sebelah nya. Karena tak dapat menemukan sosok hangat yang selalu menyelimuti setiap malam tubuh nya. Perlahan mata indah wanita itu terbuka, Aya langsung terduduk karena tak menemukan suaminya di sisinya.
Mata indah itu melihat ke segala arah, mata cantik wanita itu menemukan setangkai bunga mawar di atas nakas serta sepotong kertas yang berisikan sebuah coretan manis di dalamnya.
“Jika, Kau merindukan ku, maka susul lah aku ke terjun aku menunggumu di sana. Manis ku!”
Suami mu yang tampan 💋
“Dasar suami narsis, tapi aku suka!” Aya mengambil setangkai mawar yang suaminya petik di kebun miliknya.
Bibirnya membentuk bulan sabit, ia mencium kelopak bunga mawar itu dengan dahi terlipat, “Kenapa bunga mawar ini wangi sekali ya? Padahal ketika aku memetiknya si bunga tak beraroma seperti ini! Apa si pohon bunga ganjen kali ya, karena yang metik tampan lalu dia mengeluarkan pesona bunganya yang menawan agar di cium oleh suamiku.” seloroh Aya tak masuk akal, ia menciumi bunga yang Suaminya petik untuk nya.
Tiba-tiba wajahnya memerah ketika mengingat perkataan suaminya dua Minggu lalu..
“Suami kenapa kau membuang wine mu di luar?” tanya Aya dengan wajah kurang bersahabat.
Bagiamana pun dia sudah terbiasa di siram tiba-tiba airnya di buang ke tempat lain, padahal di bawah sana menunggu air penyubur dari dalam Wine si Jeck Daniel, wanita itu merasakan yang namanya mubajir hingga ke ulu hati.
“Dengar sayang, maafkan aku jika selama ini selalu egois terhadap mu! Mulai sekarang aku tak akan memaksa mu mengandung lebih awal. Kejarlah impian mu dan aku bisa menunggu hadirnya bayi satu atau dua tahun lagi, mari kita berpacaran dengan sesuka hati. Saling menerima dan saling mengenali satu sama lain. Tapi bukan berarti aku tak meminta bayi dengan cepat kepadamu kau bebas meninggalkan ku, karena aku tetap menjerat mu dalam kehidupan ku, kau tau bukan aku tipe pria mempertahankan apa yang aku miliki!” ujar Ken di samping tubuh sang istri, pria itu merengkuh tubuh polos istrinya.
“Terimakasih sudah memberikan ku kebebasan, aku milikmu hingga nafas ini terlepas dari raganya!” ujar Aya memberikan kecupan manja di hidup Suaminya.
“Kau memancing ku sayang!” ujar Ken dengan suara serak serak basah.
Setelah itu pergulatan mencari peluh berlanjut hingga pagi menjelang.
....
Mulai saat itu pasangan tidak ada akhlak melanjutkan bulan madu hingga dua minggu lamanya di rumah kecil yang penuh kesederhanaan dan hanya berdua saja, sebab rumah itu hanya ada beberapa robot untuk membersihkan rumah.
....
....
....
Sedangkan di lain tempat, Ken tengang membasahi tubuh kekar dan sangat mempesona di bawah guyuran shower alami yaitu Air terjun.
Ia menikmati terpaan sinar matahari yang langsung menembus kulitnya di pagi hari. Tak lama kemudian ada sepasang tangan memeluk pinggangnya dari belakang.
“Sudah bangun, Istri?” tanya Ken. Ia tau wanita yang memeluk tubuhnya dari belakang adalah istrinya sebab mereka hanya berdua saja di tempat itu, tidak etis kan jika jin cantik keluar untuk mengelus tubuh kokohnya atau para Tante Reader yang tak tangan ingin mencolek tubuh berisinya.
“Hem!” jawab Aya, wanita itu menyenderkan kepalanya di punggung kokoh suaminya.
“Kau mulai nakal sayang!” Ken membalikkan tubuhnya hingga mereka saat ini saling berhadapan.
All jika aku ganti Visual nya jadi ini setuju tidak ya? Soalnya disini dedek Ken itu kan mafia, terlalu unyu unyu jika yang Kemarin 🙈 jadi gimana gitu, yang ini bertato dan ganteng serta punya roti sobek🤣🤣🤣🤣.
...
“Jangan lama-lama mandi, aku sudah lapar! Kau harus membantu ku menyambut kentang, wortel serta kubis di kebun belakang rumah!” ujar Aya merasakan belaian tangan suaminya meraba tubuhnya.
“Kau membuat aku lapar atas bawah sayang!” bisik Ken parau.
“Ayolah, semalam sudah empat ronde, aku butuh makan sayang!” bisik Aya sambil menikmati rasa yang menggelitik di bawah sana.
“Satu ronde dengan tempo cepat ya sayang!” pinta Ken memohon.
“Baiklah!” setuju Aya karena ia sudah mulai terpancing dengan godaan tangan suaminya.
Tak menunggu persetujuan dua kali Pria itu menarik celananya dengan milik sang Istri sehingga si belut langsung melesat kedalam sela-sela batu milik istrinya.
Akhirnya pergulatan di samping batu dengan tempo cepat itu terjadi hingga kaki keriput (bukan tua ya tapi kedinginan). Aksi pasangan itu membuat para kepiting ikan penghuni terjun iri hingga ingin kawin juga di pagi itu.
....
....
“Sayang mau di taruh dimana barang-barang ini?” tanya Ken membawa satu bakul buah Wortel, kentang dan sayur.
“Sayang, sepertinya tinggal di tempat ini tidak buruk!” bisik Ken memeluk tubuh istrinya, tadi pria itu sudah memotong beberapa sayur secukupnya untuk mereka makan pagi hampir siang.
“Kau benar Suami, tapi tempat ini hanya bisa di lintasi sebuah motor bukan mobil,” ujar Aya sambil menuangkan potongan wortel serta kentang ke dalam sup.
“Aku sudah urus semuanya, lahan yang di buat kikuk kikuk orang sudah ku beli satu Minggu yang lalu, lahan yang tak jauh dari rumah kita sudah di bangun landasan helikopter serta jed pribadi, serta akan ada beberapa Vila kecil untuk Sean dan penjaga yang akan menjaga jaga kawasan hutan ini.” terang Ken.
“Kenapa tak ada suara penebangan pohon di sekitar sini sayang?” tanya Aya mengelus lengan kokoh Suaminya.
“Karena tempat itu agak jauh di dari sini, aku tidak mau ada orang yang mendekati kawasan rumah kita!” ujar Ken.
“Baiklah, Baiklah...,” jawab Aya.
“Aku ingin hidup bebas seperti ini, mandi dan nganu bebas seperti tadi kayaknya memiliki kenikmatan yang berbeda.” bisik Ken di telinga sang istri.
Blussssshhhh wajah Aya memerah hingga ke telinga wanita itu.
“Sekarang duduklah, aku sudah lapar!” Aya menarik tubuh suaminya ke tempat makan, sedangkan di menyelesaikan masakannya dengan cepat.
Kau begitu manis sayang, meski usiamu lebih dewasa akan tetapi kau menghormati ku sebagai suamimu meski kau dalam keadaan memberontak kemarin, kau penuh kasih sayang, dan aku semakin bertekuk lutut dalam pesona mu yang berbeda dengan wanita manapun. Meski kau memiliki ku kau tak memanfaatkan keadaan mu yang istimewa, aku menunggu kejutan indah dari mu di masa yang adakan datang,sayang!. Ujar Ken dalam hati, pria itu duduk memandang punggung sang Istri, tanpa sadar ia mengigit sendok di tangannya.
Klotak. Sebuah nampan yang berisikan mangkuk sub iga tersaji di depan mata.
“Selamat makan Suami ku!” ujar Aya memindahkan satu mangkuk sup panas di depan wajah suaminya setelah itu memindahkan satu mangkok di depan ia duduk.
“Sup nya wangi sekali, aku tak percaya bawa Istri ku ini adalah chef handal, jika seperti ini aku tak membutuhkan makanan dari restoran serta seorang koki pada saat istriku lagi bersantai di rumah,” puji Ken mengambil sedikit kuah lalu meniupnya agar sup itu dingin lalu mencicipi maha karya sang istri.
“Aku akan memasak untuk mu setiap hari sayang! Dan mengantarkan makan itu pada saat makan siang!” kata Aya MA.
“Tidak sayang, kau harus menjadi Artis yang baik, tetapi jika kau tengah libur kau harus memasak untuk ku! Karena kau adalah ratuku” ujar Ken menarik tangan istrinya untuk ia kecup.
Pipi Aya memerah ketika mendapatkan perlakuan manis dari sang Suami, “Ayo kita makan, supnya sudah mulai dingin!” Aya mengalihkan rayuan mau sang suami.
Setelah itu pasangan yang memang sudah merasakan lapar hingga ke usus dua belas jari, makan dengan lahap.
“Biarkan aku yang mencuci alat makanya, kau duduklah di disini dengan manis!” kata Ken, lalu membawa perabotan yang kotor ke arah mesin pencuci piring.
“Astaga, jika suamiku manis seperti ini pengen gue kantongin Berondong ku biar tidak ada yang melihat betapa sempurnanya suamiku. Mak otor, bisa kagak itu kelebihan may laki di hapus aje, bikin aku menahan sekuat baja agar tak membatin!” Aya memandang punggung kokoh suaminya yang tak berkedip.
“Ente sudah emak Carikan jodoh yang sempurna masih mengeluh, entar si Berondong Ellu di comot sama si Mak Nurmala, emak Asry apalagi emak Gita dan para pembaca emak yang slalu tersenyum melihat ke romantis kalian. Mereka sudah punya rencana mau bungkusi laki lu di Bawak ke rumah,bisa bisa Ellu gak dapet bagian Yam!” Ujar si emak pemilik lapak, siapa lagi kalog bukan Emak online bin sabar penulis gendeg bersertifikat yang di panggil Liana itu.
“Sialan Luh Mak, ngancem gue mau ngasik may suami ke orang, entar gue sleding elu tau rasa, mane mane mukanya itu empok empok yang mau ambil laki gue?” Aya MA berkaca pinggang.
“Sialan, Ellu mau sleding gue, gue kiamatin nih nopel. Dahlah, jangan jadi sutradara, ini sudah jadi tadir dirimu yang tak bisa mengumpati suamimu di dalam hati, Nikmatilah apa yang emak ciptakan untuk mu.”
“Sayang, kau bicara dengan siapa?” tanya Ken mendekati istrinya.
“Bicara sama demit pencipta rumah ini, sudah selesai pekerjaan mu?” tanya Aya.
“Ponselmu berdering! Coba kau lihat seperti nya ada panggilan serta pesan!” ujar Ken menyodorkan ponsel sang Istri.
sebuah pesan serta beberapa panggilan masuk di ponsel Aya MA.
Selamat Nona Angelina Aya MA saya perwakilan dari ON.COM film untuk mengabarkan bahwa anda terpilih menjadi pemeran pria nomer dua serta wanita pengantin, Suting akan di mulai dua Minggu lagi, silahkan anda pelajari naskah, pihak kami sudah menghubungi asisten anda.
Selamat.
“Sayang, apa pesan ini sungguhan?” tanya Aya yang belum sadar dalam keterkejutan nya.
Ken mengambil ponsel sang istri lalu membaca pesan itu.
“Selamat sayang, kau berhasil!” Ken memeluk tubuh istrinya lalu mengangkat tinggi-tinggi tubuh wanita itu.
....
....
Disebuah Mansion, seorang pria gagah dan berotot dengan tato harimu di dadanya sebab saat ini pria tersebut habis membersihkan dirinya. Tubuh pria itu masih menggunakan kimono mandinya.
“Katakan!” jawab pria itu kepada seorang pria berkaca mata kotak yang bingkainya terbuat dari emas.
“Saya menemukan nya, Tuan!” jawab si pria berkacamata.
“Bagus! Dimana mantan kekasihku saat ini berada Qing Sang?” tanya pria itu.
“Negara I!” jawab pria yang di panggil Qing Sang.
“Siapkan segala keperluan kita!”
“Baik tuan muda!” jawab si Qing Sang, meninggalkan tempat itu.
“Jangan panggil aku Q.K jika tak mendapatkan mu kembali sayang!”
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣
Rekomendasi Novel Haredang uyyy... Cus kelapak tetangga emak 😘