Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Aksi Aya MA


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


“Ken!” gumam Aya MA kaget melihat suaminya ada di tempat itu.


“Wah Nona Anggelina Aya MA pintar menggunakan senjata juga rupanya!” ujar Ken dengan nada meledek.


“Uhuk ... Uhuk ... Tuan muda Jaguar, tolong saya! Wanita ini iblis!” mohon pria tambun yang teraniaya, wajah pria itu babak belur tak terbentuk.


Penampilan si Samson sangat menyedihkan, tubuh pria itu terjepit di tengah-tengah ranjang yang patah, saat ini wajah Aya MA Sangat mengerikan tangannya menodongkan senjata api tepat di kening si pria berbodi lontong lepet itu.


“Anda kalah sama wanita kecil ini tuan Samson, sebenarnya anda harus malau kepada nama anda yang memiliki arti kuat.” ujar Ken memandang pria itu mengintimidasi.


Aura hitam semakin mencekam dari tubuh pria itu Ketika melihat tubuh istirnya yang tengah berbalut baju saringan tahu yang mudah di lihat, di raba dan diterawang.


“Sayang, pria ini mau menjebak ku, lihat aku teraniaya! Kau akan membalaskan perlakuan tidak adil terhadap istrimu ini kan?” ekspresi wajah datar Aya MA langsung berubah seperti membalik selembar buku, Aya MA melepaskan pistol itu kearah Sean yang berada di belakang suaminya.


Mendengar kata istri dari mulut wanita yang menganiaya dirinya si Samson langsung lemas seketika.


Geeerrrrrrrrrr .... Erangan binatang buah di ruangan itu, saat ini suasana semakin horor.


“Ha ... Ha ... Harimau!” jerit si tua Samson ketika Harimau itu berada di atas kasur yang menjepitnya, Harimau itu menggantikan posisi Aya MA tadi.


Grep... Aya MA memeluk tubuh Ken.


“Cepat bawa aku dari sini! Tua Bangka itu memberikan obat perang sang ke tubuhku ini. Beberapa menit lagi aku tak bisa menahannya,” bisik Aya MA di telinga Ken.


“Buat apa aku menolong mu wanita, bukanya kau sudah memutuskan kotrak kita,” Ken membalas bisikan Aya MA.


“Aku mohon, anggap ini permohonan wanita yang teraniaya, oh ia anggap kau menolong atas dasar peri kemanusiaan!” rayu Aya MA.


“Sayangnya aku bukan orang baik dan tak peduli dengan manusia selain keluarga, Ku!” jawab Ken.


“Aku mohon! Aku butuh Dokter, Ken” pinta Aya.


“Jarak dari sini ke rumah sakit membutuhkan waktu 1 jam kau tak akan bisa bertahan nona!” jelas Kendrick tak membalas pelukan istrinya.


“Yuk, buka kamar di hotel ini, kau kan masih Suamiku, aku sudah tak tahan ini. Jika kau tak mau maka aku akan menyeret salah satu anak buah mu, seperti nya mereka tertarik dengan bentuk tubuh ku ini, aku hanya butuh gig•olo untuk melayaniku!”


Ken membalikkan badannya memandang satu persatu kepada anak buahnya yang saat ini menundukkan kepalanya tak berani melihat ke kawasan terlarang.


“Mereka tak berani melihat milikku, jika mereka macam-macam akan ku cabut bola matanya satu persatu!”


Batin semua anak buah Ken menangis, Siapa saya dan ini dimana? Saya salah apa tuan muda, nona muda.


“Ayolah Ken, sudah gatal ini!”


Agghhhhh Jeritan si Samson itu tak bagaikan musik di kamar itu, karena si jos menarik kaki pria lontong lepet itu dengan kejam.


Cuppp ... Aya MA mencium bibir suaminya tanpa peduli keadaan sekitar bahkan bau anyir darah tak mereka pedulikan.


“Tetapi ada syaratnya!” ujar Kendrick setelah tautan itu terlepas.


“Apapun akan aku lakukan!” Aya MA mulai kesurupan.


“Ok kau tak boleh meninggalkan ku selamanya!”


“Setuju! Eh apa yang kau katakan tadi?” tanya Aya yang otaknya sudah tak bisa mendengar suara dengan benar.


Ken membuka jasnya lalu menutupi tubuh istrinya agar tak di lirik ayam jantan di kamar itu, Senyum Ken tersungging puas, karena apa yang dia inginkan terwujud, Tanpa ba-bi-bu Pria itu mengangkat tubuh istrinya.


Pinter kan aku Tante reader. Batin Ken.


Dari caramu memegang pistol itu aku semakin yakin kau adalah wanita yang tidak sederhana ini ANGELINA AYA MA. Batin Ken semakin penasaran terhadap latar belakang sang istri.


FLASHBACK ON.


Setelah Pasangan Hendry dan Marganie itu pergi, Aya MA menodongkan senjatanya kepada wanita yang di tugaskan untuk meriasnya.


“Ampun Nona, saya hanya pegawai biasa yang dijadikan tukang rias oleh tuan Samson!” wanita itu mengakui tugasnya.


“Pergilah dari sini, jangan pernah Kemabli karena aku tak segan-segan membunuh mu!” ujar Ayama memainkan pistol merek Glock yang tadi ia colong di lemari kecil suaminya.


Wanita itu langsung lari kocar-kacir dari tempat itu.


Aya MA merias wajahnya untuk menjadikan umpan terhadap pria tua Bangka yang mau bermain-main dengan dirinya.


“Untung aku cepat sadar dari pingsan itu, jika tidak sudah di permak aku sama si tua Bangka itu!”


....


Ceklek. pintu itu di buka oleh si tua Bangka.


“Oh bidadari ku sudah menungguku lama ya! Sebentar om mau ganti baju dulu,” pria itu menghidupkan lilin di nakas kamar pribadinya.


Dua menit kemudian.


Sialan, Kenapa aku bergairah!. Batin Aya MA gelisah.


“Sudah gatel ya? Sini Paman Samson bantu enggaruk menggunakan gagang cangkul paman!” Pria itu mengelus kaki Aya MA dan tinggal 1 CM bibir pria itu mencium kaki indah sang mantan model, sebuah serangan tiba-tiba tak terelakan dari kaki indah itu.


Buuuaaakkkkk, tendangan si Aya langusung mendarat di wajah mesum pria itu hingga membuat si lontong lepet terpental jauh.


Berengsekkkk... Maki pria paruh baya itu marah, karena wajahnya panas telinganya berdengung karena sakit yang melanda amatlah dahsyat padahal hanya tendangan satu kali dari gadis kecil hingga membuat hidung pria paruh baya itu langsung patah, matanya bengkak seperti telur asin, giginya copot dua di depan.


Dengan kepala sempoyongan Pria itu bangun, tangannya mengambil sebuah fash bunga di sampingnya, dengan sekat tenaga ia menyerang wanita yang sudah berdiri di depannya dengan mata yang sangat menakutkan.


Pria itu menyerang Aya, dengan santainya ia menangkap tangan itu lalu memelintirnya seperti memeras cucian basah.


Kreeeteeekkkk...


Aaaahhhhhhhhh... Jerit Samson kesakitan.


Dengan sekali lempar Aya MA membanting tubuh pria tua itu ke atas tempat tidur dengan full tenaga yang ia miliki.


Braaakkkk... Dipan itu patah menjepit tubuh model Lontong lepet pria itu.


“Katakan, kau mau mati seperti apa?” tanya Aya MA menodongkan senjata api ke arah Samson, kakinya menginjak dipan agar tak si Samson makin terjepit.


“Nona tolong lepaskan saya, saya janji di masa depan tidak akan menganggu anda! Ampuni saya,”pria itu memohon, keadaan saat ini tak berkutik.


Brakkk.. pintu di kamar itu langsung di buka paksa oleh Kendrick.


FLASHBACK OFF.


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungannya, nantik emak tambah lagi satu, mumpung ini lagi Khilaf, yuk olahraga jarinya.


Sambil nunggu karya emak up yuk kepoin karya sabahat online emak 😘😘😘, siapa tau para Reader kesayangan emak mau ngabuburit, cussss beberapa karya yang aman untuk di baca pas lagi puasa.


Kagak ada nganu di sini🤣🤣🤣