
Sedia tisu dulu sebelu baca, jika yang baperan sih...
Selamat datang di rumah halu orang gendeng bersertifikat 🤗
Yuk kasik emak semangat dengan komen kalian.
....
....
....
Kata yang Mama Noera sebelum pergi meninggalkan dunia yang fana ini...
Selamat datang sayang...
Kau begitu cantik, wajah mu begitu mirip dengan ayah mu...
Maafkan Mama jika mama tak bisa membimbing mu di dunia ini...
Dengarkan lah baik-baik sayang bahwa cinta kami begitu besar untuk mu...
Apapun kami akan lakukan, agar kamu hidup di dunia ini..
Dunia ini begitu kejam bukan putriku, ketika matamu belum bisa melihat telinga mu belum berfungsi kau harus hidup menjadi yatim piatu di dalam dunia ini...
Akan tetapi kau berhak hidup karena kau di lahirkan untuk hidup di dunia ini.
Kau harus berjanji untuk selamat dari tempat ini agar cinta Sam dan Noera masih membekas di dunia ini.
Kau harus menepuk punggung kakakmu di masa depan karena kalian akan saling menjaga satu sama lain...
Saling menghangatkan satu sama lain ketika dinginnya bumi karena tak ada orang kami memberikan selimut untuk melindungi kalian.
Entah kakakmu akan selamat atau malah takdirnya mengikuti kami, yang jelas kami akan berusaha untuk melindungi kalian semampu kami.
Jika kakakmu tak selamat maka kau akan sendiri, ku harap kau hidup dengan baik menjauh dari dunia hitam yang menghancurkan keluarga kita.
Jadilah anak yang kuat, jika tangan mu kokok suatu saat nanti, balas kan dendam keluarga kita kepada orang yang tempat menerima pembalasan.
Gigi di balas dengan gigi....
Jadilah wanita kokoh, karena aku yakin kau di lahirkan untuk menjadi kuat karena aku yang lemah lembut menjadi wanita pemberani ketika melahirkan mu tanpa bantuan dokter atau obat yang yang mengalir di nadiku....
Selamat tinggal sayang...
Mama mencintai mu..
Mama hanya mewariskan kata cinta ini untukmu sayang....
Jagalah, kalung ini berisikan rekaman seluruh kisah keharmonisan keluarga kita.
Noera mengalungkan kalung miliknya di leher si cantik yang belum ia bungkus dengan kain, hanya daster milik sang ibu menutupi tubuh mungil itu.
Wanita itu memberikan bayi Aya dengan penuh kasih sebelum matanya tertutup selama-lamanya.
Noer tak bisa mempertahankan nyawanya ketika ia mengalami Retensi Plasenta, sehingga Noer mengalami pendarahan hebat hingga nyawanya tak tertolong. Karena tak ada dokter yang menolong wanita itu.
*(Retensi plasenta adalah kondisi ketika plasenta atau ari-ari tidak keluar dengan sendirinya atau tertahan di dalam rahim setelah melahirkan. Kondisi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi, bahkan kematian.)
...*Sumber dari nenek moyang Emak Online yaitu Si embah google....
....
“Sayang aku mohon jangan tinggalkan aku dan putra putri kita. Lihatlah dia begitu cantik mirip dengan mu!” kata Sam menyentuh tubuh istrinya yang semakin dingin.
Hik... Hik... Hik... Tangis pria itu pecah ketika merasakan tidak ada kehidupan dalam tubuh istrinya.
Tangis pria yang tengah frustrasi melihat istrinya lebih dulu meninggalkannya.
“Hahahah ... Tuhan, hari ini aku yang di berikan gelar orang terjenius di negara ini mengakui bahwa aku adalah orang terbodoh di dunia ini...,” Sam meyugar rambutnya dengan tangan yang berlumuran darah sang istri.
“Aku JI Sam Su memutus keturunan JI yang tersemat di depan namaku. Mulai saat ini keluarga JI kami tak ada di bumi ini.... Huhuhuhu... Sayang!”
Pria itu mengguncang tubuh istrinya, membiarkan bayi yang masih ada di atas perut istrinya menangis semakin kejam.
Hari ini, pria jenius itu mati arah dan matanya memancarkan kemarahan. Ia mengetahui jika ia dengan sang istri akan tewas tapi kenapa melihat kepergian sang istri di depan mata membuat pria itu semakin terpukul.
“Noer kenapa kau meninggalkanku dulu, aku mohon sayang jangan tinggalkan aku, kita akan berusaha selamat dari maut ini.”
Oek... Oek... Bayi itu tak berhenti menangis, mungkin karena merasakan kesedihan yang di rasakan oleh kedua orang tuanya.
Nasib si kecil sungguh tragis seakan dunia berpaling darinya sebelum ia bisa melihat wajah ke dua orang tuanya. Satu persatu orang tuanya mengheningkan nafas terakhir.
Bibir si bayi begitu pucat seperti nya keadaan sang bayi kritis, keadaan bayi Aya tertangkap oleh sang papa. Seketika tangis pria itu pun berhenti, “Sayang, putriku, kau harus bertahan, jika papa mama tak terselamatkan maka kau harus selamat agar lambang cinta kita masih hidup dunia yang begitu fana ini. Kami akan melindungi kalian sayang, tak akan aku biarkan takdir begitu kejam terhadap mu meski diluar sana banyak orang tua memilih bunuh diri dengan anaknya sekaligus akan tetapi selamanya kau adakah menjadi anugrah dari Tuhan untuk kami sayang kau harus hidup untuk membuktikan jika aku ayah yang bodoh ini mampu menyelamatkan buah hatinya, Agar Papa mu yang hina ini mampu melindungi darah dagingnya.” Bisik Sam di telinga Putrinya.
Tililit... Tililit... Ponsel Sam berdering, pria itu melihat siapa yang memanggil, karena sahabat nya yang memanggil Sam langsung menjawab.
📱“Halo Sam, cepat kau pergi dari sana putramu sudah ada di tangan ku! Aku ketahuan jika berkhianat sehingga mereka melakukan pembunuhan keluarga kalian saat ini juga.”
Duarr.... ledakan nyaring membuat ponsel Sam terlempar, tangis si kecil langsung berhenti. Saat ini jantung Sam seperti lepas begitu saja. Pria itu tidak bodoh dengan situasi ini. Putranya telah tewas dan tak terselamatkan.
Ia merasakan kepalanya di penggal tanpa obat mati rasa begitu sakit.
“Tidak sayang, kau jangan menyusul Abang mu, apapun akan papa lakukan untuk mu, pria itu menggendong putrinya, ia membungkuk tubuh sang putri menggunakan sweater rajut milik sang Istri.”
Tangan pria itu mengambil tongkat baseball lalu kembali ke tempat komputer yang memiliki kerusakan 30%..
Prang....
Prang....
Prang... Sambil menggendong si kecil pria itu melupakan amarahnya yang begitu besar sedangkan si bayi diam di dalam dekapan tangan kiri sang ayah.
Sam begitu frustasi ia dalam keadaan panik, Terakhir ia berada di depan LCD monitor komputer, matanya menangkap satu botol hormon sisa ya yang ia gunakan tadi, hormon itu hanya tinggal satu botol itupun botol tersebut ia akan berikan kepada tuan HK sebelum pergi nanti dan satu buah kapsul penetralisir hormon.
Entah apa yang Sam fikirkan, hanya tuhan dan dirinya yang tau. Ia mengambil dua benda itu, yang pertama ia menelan pil penatlisir hormon tersebut tanpa ragu dan tak lupa ia mengambil suntikan lalu mengisi semua hormon tersebut.
Matanya memandang wajah putrinya yang semakin pucat, pria itu mengecek nadi sang bayi yang semakin melemah. Tanpa di duga-duga Sam menyuntikan hormon itu pada tubuh sang putri.
“Sayang, Papa memberikan mu ini agar ia melindungi mu, menjaga tubuh mu agar kau menjadi kuat tak muda sakit, setidaknya biarkan papa mu ini merasakan berguna menciptakan obat untuk mempertahankan nyawa putrinya!”
sepuluh menit kemudian jam di tangan pria itu berkedip pertanda jalan rahasia miliknya tengah ada penyusup, Sam melihat siapa yang masuk dari jam tersebut. Pria itu menekan tombol kedua yang mana dinding perpustakaan pria itu bisa terbuka otomatis menggunakan jam milik pria itu, jika tombol di jam itu tak pernah di tekan maka selamanya ruangan rahasia tersebut tak akan bisa terbuka.
Sam berlari ke arah perpustakaan yang ada di balik kamar sang istri yang terbujur kaku. Ternyata sang ayah mertua sudah berada di kamarnya.
“Oh Putri ku!” tangis tuan MA begitu menyayat hati.
Pria itu mencium kening tubuh putrinya yang telah tiada di atas kasur yang masih berlumuran darah. Seketika raut wajah tuan MA menua seketika.
“Maafkan saya Ayah saya tak bisa melindungi nyawa putri anda!” Sam bersimpuh di kaki ayah mertuanya.
Ehekkk... Bayi dalam gendongan Sam itu sedikit merengek sebelum menangis kencang.
BRAK......Pintu kerja Sam di dobrak oleh beberapa orang.
^^^~To be continued.^^^
Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,
Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣