Terjerat Cinta Berondong Kaya

Terjerat Cinta Berondong Kaya
Bayi Kembar Tiga


Hay para Reader


Di manapun kalian berada semoga sehat selalu🤗


Selamat datang di TCBK.


Happy reading🥰


.....


...


..


.


“Mereka kembar!” kata Mommy Qiana.


“Aku lihat ada 3 kantung Kakak ipar, selamat,” Tante Divya menangis tak sanggup.


Mereka merasakan bahagia campur sedih sekaligus. Bagiamana jika tubuh Aya tak mampu menahan beban hormon yang saat ini ia tahan.


Jika Aya tak mampu menahan apakah mereka sanggup melenyapkan tiga nyawa?


Apa itu tidak terlalu kejam?


Sedangkan Ken mendengar kembar tubuhnya membatu.


“Suami...,” panggil Aya.


Gedebukkk.... Seketika Ken tumbang.


“Waduh...,” Teriak Aya melihat suaminya pingsan tiba-tiba.


Pria muda itu syok hingga tak sanggup menahan semua beban yang ia tanggung akhir-akhir ini. Pria itu paling lemah jika menyangkut Aya istrinya.


“Kenapa dia Sampek pingsan ya Tante?” tanya Aya bingung.


“Suamimu, itu syok bisa isi tiga itu perut cantik, seperti nya kalian harus cepat mengumumkan pernikahan kalian. Kasian si dedek harus di sembunyikan terus,” kata Tante Divya mengelus perut Aya.


“Sepertinya ia Tante, toh seminggu lagi syuting sudah selesai setelah ini aku akan cuti dulu di dunia hiburan," ujar Aya dengan penuh semangat.


Sedangkan si Ken langusung di gotong oleh para bodyguard mereka.


Semoga dengan obat-obatan dan segala upaya kita, kau selamat dengan para bayi. Mommy Qiana mengelus Surai rambut Aya.


“Mulai hari ini, kalian akan tinggal di vila ini, tidak aja namanya pisah rumah, privasi setiap keluarga disini terjaga sayang dan Mommy tidak mau kau telat makan dan sebagainya,” putus Mommy.


....


....


Sedangkan di kamar Ken saat ini pria itu telah sadar dan mencari sang istri yang masih konsultasi dengan Tante Divya.


Brak ... Pintu di banting.


“Sayang!”


“Sudah sadar?" tanya tiga orang yang tengah berbincang hangat.


Ken hanya cengengesan di bilang seperti itu. Pria itu duduk di samping sang istri. Tanpa sungkan memeluk tubuh Istrinya di depan Mommy dan Tante nya.


“Mulai sekarang kalian harus tinggal disini Ken, Mommy gak mau pisah sama cucu Mommy,” kata Mommy Qiana.


Ini demi keselamatan Aya Ken, dan kau harus semakin ekstra menjaganya. Batin Mommy Qiana.


Aku mohon Mommy, selamat kan mereka. Aku tak sanggup memilih antara ke duanya. Batin Ken.


“Sayang kau ingin pernikahan seperti apa?” tanya Mommy Qiana.


“Aku hanya Ngin pernikahan sederhana Mommy, dan bisakah aku mengundang guru ku serta kakak seperguruan ku?” pinta Aya.


“Apapun untuk mu sayang, mereka teman mu bukan musuh. Kami siap menyambut saja, dan sebagai nyonya muda pertama kita harus merencanakan pernikahan yang megah, karena pernikahan kalian hanya satu kali di gelar seumur hidup,” kata Mommy Qiana.


“Baiklah, setelah syuting Aya kita akan mengumumkan pernikahan kita lalu sebulan lagi pernikahan megah akan di gelar,” putus Ken.


Aya hanya bisa diam, karena apa yang ibu mertuanya katarak benar, dan ia saat ini menikah dengan seorang konglomerat.


Menurutnya, asal hubungan mereka di umumkan, mau setelah melahirkan melakukan pesta pernikahan itu tak masalah bagi Aya.


Setelah itu mereka berbincang-bincang tentang segala hal, hari ini Aya menghabiskan waktu dengan keluarga besar sang suami yang penuh akan kasih sayang dan kehangatan.


.....


.....


“Suami,” panggil Aya.


“Ia sayang?” tanya Ken.


“Sepertinya aku mengidam,” kata Aya.


“Oh, anak PaKe mau makan apa sayang?” tanya Ken mengelus perut sedikit buncit sang istri.


“Janji, hari ini harus dapat?” Aya mengangkat jari kelingkingnya. Dalam kegelapan bioskop suami istri itu layaknya pasangan pacaran saling menautkan jari kelingking.


“Katakan Baby kau mau apa?" Ken gemes.


“Aku ingin makan nasi sama semen!” ujar Aya.


“HAH...,” Ken begitu kaget dengan permintaan sang istri.


“Tadi kau mengajakku ke nonton film mafia ini, entah kenapa aku ingin itu, ini keinginan anak mu loh,” ujar Aya.


Glek....


Apa nenek moyangku suka makan batu atau semen ya ketika makan sehingga ia ingin yang aneh aneh.


Calon Deddy itu begitu pusing dan bingung mengahadapi permintaan Istrinya.


.....


.....


Sedangkan saat ini seorang wanita cantik berdiri di depan danau.


“Qiana, aku saat ini berada di titik sulit, Bisakah kau datang meski hanya lewat mimpi seperti biasanya?” tanya Mommy Qiana pada dirinya, matanya memandang Jauh ke arah danau yang telah menemani hidup nya semenjak ia berpindah dimensi.


Wanita itu duduk di sebuah ayunan miliknya sambil memandang danau...


“Aku lebih baik berperang seperti biasa, Atau aku mati saja, hidup keturunan kita di uji Qiana. Sungguh hatiku rapuh, kau sudah mengatakan padaku bahwa aku akan mendapatkan Keluarga baru yang akan membawa kemakmuran. Akankah aku kali ini sanggup berperang,”


“Berperang dengan diriku sendiri. Aku ingin memberikan kabar padamu bahwa aku akan memiliki 3 orang keturunan yang akan memiliki kekuatan sekuat baja seperti ibunya,” kata Mommy Qiana kepada pemilik tubuh yang saat ini tempati.


“Selamat, Putri Xia Xin Xian, dan aku meminta izin kepadamu untuk terlahir menjadi salah satu di antara mereka,” bisik seorang wanita yang sama persis dengan wajah Mommy Qiana, akan tetapi wajah gadis itu masih muda, wajah itu tak pernah menua karena ia hanya roh.


“Kau datang?” tanya Mommy Qiana begitu bahagia.


“Hu'uh, aku datang Xin Xian, Aku mana bisa meninggalkan saudara ku yang tengah nestapa,” ujar gadis itu.


“Kau hutang penjelasan kepada ku Qiana,” kata Mommy Qiana.


“Meski usiamu sudah tua, daya tanggap mu masih kuat Xian,” puji arwah Qiana.


“Aku memang sudah tua, bahan aku ini nenek moyang mu, Qiana!” ledek Mommy Qiana.


“Baek lah , baiklah, aku datang hanya ingin berpesan kepadamu, semua kejadian adalah takdir dan adanya takdir akan membawa ke tahan kehidupan selanjutnya, mungkin ini terakhir kali aku membaut kunjungan karena aku di izinkan bereinkarnasi,” kata Qiana.


“Selamat sayang ku, apakah benar kau akan menjadi bagian dari keluarga ku?” tanya Mommy Qiana.


Anggukan kepala yang di berikan oleh Qiana.


“Cucuku ada 3, kau yang mana?” tanya Mommy Qiana.


“Itu kau sendiri yang akan tau yang mana diriku, jika aku tak sampai hidup di dunia, setidaknya cintai aku ketika aku berada di dalam kandungan,” pinta Qiana.


“Aku akan menyelamatkan mu Qiana, mu kau yang mana ketiganya adalah cucuku, hidup membantuku harus ku selamat kan, Dewi perang ini selalu berusaha sebaik mungkin untuk melindungi negaranya, hanya melindungi mereka aku pasti sanggup, kau terlahir kembali menjadi keluaga ku merupakan pintaku. Maka akan ku genggam kau, dan doakan semoga kalian baik-biak saja,” ujar Mommy Qiana.


“Mom, Mom,” panggil Ken.


“Ia Ken?” Mommy Qiana terbangun dari tidurnya.


“Kenapa Ken?”


“Anu mom, Aya ngidam,” kata Ken sedikit ragu.


“Cucuku ingin sesuatu rupanya, bilang kepada ku apa yang dia inginkan?” tanya Mommy Qiana.


“Nasi, semen.”


^^^~To be continued.^^^


Terimakasih atas dukungan like dan komentar nya, yuk olahraga jarinya biar emak makin semangat liat komen makin banyak setiap eps nya,


Vote, kopi dan bunganya lemparin dong buat Aya ma dan bang Ken ku yang keren 😘😂🤣


Rekomendasi Author: