Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Peringatan dari Pie Emie


Muncul sebuah lingkaran hitam yang cukup besar di langit kota Eritrea. Lingkaran yang berukuran 5 gedung di kota Eritrea. Lingkaran hitam tersebut dengan cepat menarik perhatian penduduk kota Eritrea.


****


Dari arah belakang Zarezghi terdengar suara langkah cepat bahkan lebih terdengar langkah berlari mendekat ke arah Zarezghi pemimpin utama aliansi Porta.


"Pemimpin Zarezghi!!" Peneliti Aliansi Porta berlari menuju Zerezghi dengan memanggil-manggil Zerezghi dengan tergesa-gesa.


Zerezghi yang mendapatkan panggilan dari suara yang dia kenali, lalu menoleh dan terlihat kepala peneliti aliansi Porta berlari ke arahnya dan berhenti tepat di depannya dengan nafas terengah-engah.


"Pemimpin, saat ini... Saat ini... Tepat di atas kita terdapat lubang hitam yang sama dengan lubang hitam di angkasa Planet Porta sesaat sebelum munculnya kota makhluk asing." Dengan tergesa dan sedikit terbata-bata, kepala peneliti menyampaikan adanya lubang hitam yang sudah dia lihat dan menyamakan gelombang lubang hitam yang muncul beberapa hari yang lalu dengan sesaat sebelum kota Mesimet'i muncul dan hasilnya, gelombang elektromagnetik yang sama.


Sontak pernyataan dari ketua peneliti aliansi Porta mengejutkan semua pemimpin yang berada di ruangan tersebut dan dengan tergesa, ke lima pemimpin yang tidak terluka berlari menuju jendela gedung dan benar-benar melihat lubang hitam di atas mereka.


Hal tersebut membuat mereka mengingat kembali kata-kata Pie Emie yang baru saja meninggalkan mereka dari tempat tersebut.


Lingkaran semakin mendekat ke daratan, kepanikan penduduk yang berada di area dalam lingkaran berusaha untuk keluar dari area tersebut. Orang-orang yang berada di dalam gedung berusaha untuk keluar dan menyelamatkan diri keluar area.


gedung tertinggi kini mulai memasuki lingkaran hitam. Lingkaran hitam Jordi menteleportasi ke luar angkasa Planet Porta, sehingga gedung yang mulai tertelan oleh lingkaran hitam kini berada di luar angkasa. Untuk menghindari timbulnya korban, Pie Emie melapisi seluruh bangunan dengan lingkaran teleportasinya yang hampir terlihat transparan dan menjadikannya dinding pemisah antara angkasa tanpa udara dan sekitaran kota yang tertelan lingkaran hitam jordi yang memiliki udara.


Saat lingkaran hitam jordi kurang beberapa meter dari daratan Planet Porta, Pie Emie kembali ke ruangan sebelumnya dimana para pemimpin aliansi Porta berada. Ruangan Planet Porta yang berada di lantai atas dan sudah tertelan oleh lingkaran hitam jordi, kini telah berada di luar angkasa.


"Bagaimana rasanya tanpa grafitasi...?" Pie Emie yang tiba-tiba berada di salah satu kursi di ruangan tersebut, sungguh mengagetkan semua yang ada di sana yang kini mulai melayang-layang di ruangan tersebut karena tanpa grafitasi.


"Menurut kalian, jika jendela ini pecah apa yang akan terjadi...?" Pie Emie menakuti semua yang berada di ruangan tersebut. Pie Emie terlihat dapat mengontrol tubuhnya dengan mudah, sebab Pie Emie sudah terbiasa dengan 0 grafitasi. Apalagi baju khusus yang di kenakan Pie Emie saat ini. Baju yang dapat membantu memudahkan berada di luar angkasa.


"Apa kamu masih meragukan jika aku dapat membunuh seluruh makhluk di Planet ini?" Pie Emie berbicara dengan mengangkat satu alisnya.


"Jangan meminta Husgar Vize yang melakukannya. Sebab aku sudah sangat mampu untuk melakukannya!! Aku mulai dari kalian!!" Berbicara sambil bergerak menuju jendela dan berancang-ancang memecahkan jendela.


Pergerakan Pie Emie, tidak dapat mereka hentikan, sebab para pemimpin aliansi Porta dan pasukan yang bersamanya tidak dapat mengontrol tubuhnya pada grafitasi 0.


Tiar... Suara kaca jendela pecah, sehingga mengagetkan semua orang di ruangan tersebut. Bermacam-macam pikiran muncul di kepala setiap orang ketika mendengar pecahan kaca. Hampir semua juga menutup matanya, merasa pasrah dan bersiap dengan hal yang akan menimpa mereka.


Setelah beberapa saat memejamkan mata, tubuh mereka tidak merasakan perubahan apapun. Sehingga mereka membuka matanya untuk melihat keadaan sekitar. Terlihat raut wajah senang dalam pemikiran masing-masing orang di sana.


"Apa kalian fikir jendela gedung kalian dapat menahan tekanan di luar angkasa? Benar-benar b*doh!!" Pie Emie meluapkan emosinya.


Jika bukan karena lapisan yang aku buat, kalian sudah pasti mati dan tersedot ke luasnya luar angkasa. Sesaat setelah bangungan ini memasuki luar angkasa. Kalian masih bisa bernafas karena aku masih menahan area kota yang tertelan lingkaran hitam dengan lapisan yang aku buat.


"Apa yang mendasari kalian ingin berperang dengan kami? Kami hanya ingin hidup berdampingan dengan kalian. Jika kami ingin merampas sejak awal kami bisa." Pie Emie memulai pembicaraannya dengan para pemimpin aliansi Porta yang masih melayang-layang karena 0 gragitasi.


"Tidak mudah meyakinkan semua penduduk Planet Porta untuk dapat percaya kepada makhluk asing yang tiba-tiba datang yang kami tidak mengetahui asalnya." Wakil aliansi Porta yang dari awal lebih berlapang dada untuk menerima perdamaian dengan mudah, mulai berbicara.


"Tidak mudah meyakinkan karena kalian masih merasa mampu dan yakin dapat menghancurkan kami...? Sungguh pemikiran dangkal. Baiklah, karena kota ini sekarang semakin ramai oleh orang-orang penting Planet Porta dan kalian dapat menyiarkan visual kepada semua orang, maka aku akan berbicara terbuka." Pie Emie memiliki cara berbeda untuk menghindari perang. Atas perintah Pie Emie, lingkaran yang di buat Jordi kembali ke atas dan menghilang.


Dengan menghilangnya lingkaran teleportasi Jordi, kini semua kembali memiliki grafitasi. Tetapi demikian, semua barang tidak kembali berada pada tempatnya semuala.


"Jika kalian ingin lebih mudah meyakinkan semua orang, maka kalian akan mendapatkannya." Setelah berbicara demikian, Pie Emie menghilang dari pandangan semua yang berada di sana dan kembali ke kota Mesimet'i.


"Apa yang kamu katakan padanya!!!" Setela Pie Emie pergi, Zerezghi yang masih penuh ambisi membentak Mulag wakil pemimpin aliansi.


Mulag yang mengetahui maksud dari Zerezghi yang dari awal selalu membakar semangat dan emosi semua orang di Planet Porta untuk melawan dengan perang tanpa adanya perdamaian.


"Matamu telah di kuasai kekuasaan, sehingga kamu buta dengan batas kemampuan. Jika memang bisa berdamai dan berdampingan, mengapa kita harus mengorbankan banyak orang untuk berperang yang sudah terlihat akan kalah." Mulag berkata dengan dingin kepada Zerezghi.


Dengan raut wajah penuh emosi, Zerezghi berkata, "Bod*h... Ka..."


Doorr... Doorr... Doorr... Belum selesai Zerezghi dengan kalimat yang akan dia katakan, kepala Zerezghi dan kedua pengawalnya pecah tertembus peluru yang di tembakkan oleh mulag.


"Tidak pantas orang sepertimu mengatakan aku bodoh. Mati adalah hal terbaik untukmu yang tidak memikirkan keselamatan banyak orang." Mulag berkata dengan menatap satu persatu pemimpin aliansi yang lain.


****


tok... tok... Suara ketukan pintu ruangan Husgar Vize.


"Masuk," terdengar suara dari dalam ruangan.


"Husgar, aku sudah menjalankan perintah yang kamu berikan." Pie Emie berucap setelah memasuki ruangan, Husgar Vize yang terlihat duduk dengan logam tajam mengitari tubuhnya dengan sesekali logam tersebut membelah menjadi ratusan jarum yang memiliki bentuk seperti jangkar di bagian tumpulnya.


"Apa yang kamu dapatkan Pie?" Hugar Vize bertanya dengan menghentikan aktivitasnya agar dapat lebih fokus dengan perbincangannya dengan Pie Emie.


"Semua sesuai dengan perkiraan, mereka berniat melawan. Kita juga tidak bisa hanya berbicara kepada para pemimpin Planet ini. Meski sekarang mereka telah membentuk aliansi. Planet ini masih penuh dengan politik yang runyam. Mereka juga telah memusatkan kekuatan mereka ke satu kota." Pie Emie melaporkan semuanya kepada Husgar Vize, termasuk bagaimana cara Pie Emie bertindak di Kota Eritrea hingga apa yang di sampaikan oleh wakil pemimpin aliansi Porta yang sepertinya bertentangan dengan yang mereka lakukan.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™