Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Kecepatan puncak Husgar Vize


"Dimensi ini bagaikan dunia anda Telekinesis. Tetapi dimensi ini sudah mulai kacau, semua itu di sebabkan oleh Segiova dan Gulgara. Mereka yang saat ini tidak lagi patuh kepada sang Pencipta, telah lama membuka batas-batas antar galaksi, batas-batas antar tata surya dan batas antar dimensi yang menimbulkan ketidak seimbangan dan menimbulkan kekacauan. Yang memiliki sifat buruk, jahat dan kuat akan melakukan sesuka hati mereka karena tidak adanya batas-batas tersebut."


"Kami yang tetap patuh dan memegang teguh prinsip semesta, tidak dapat berbuat banyak dan kami tidak bisa terlalu menghalangi hal-hal yang tidak stabil tersebut. Sebab jika kita mencoba untuk menghalangi, kami akan berurusan dengan Segiova atau Gulgara dan mereka bukan lawan kami. Yang kami bisa lakukan hanya menunggu takdir Telekinesis Untuk mengubahnya dan Takdir Omnipotence untuk menjaga dan menstabilkannya." Mustofa menjawab pertanyaan Husgar Vize dengan penjelasan yang lebih rinci lagi.


"Lalu, sekarang bagaimana cara kita agar bisa sampai di inti api yang lain setelah kita berada di ruang dimensi ini?" Husgar Vize mulai bertanya kepada Mustofa, sebab jika ini adalah salah satu teleportasi, seharusnya mereka dapat sampai di tempat yang jauh dalam seketika. Tetapi saat ini mereka sudah berada di sini sudah beberapa waktu, tetapi Mustofa belum mengajaknya keluar.


Mendapati pertanyaan yang memang Husgar Vize tidak tahu, Mustofa mulai menjelaskan kepada Husgar Vize. Bahwa dimensi ini juga memiliki Semesta, tetapi Semesta di sini di tempati oleh makhluk yang berbeda dengan alam Semesta asal Husgar Vize. Di sini juga memiliki galaksi dan planet layaknya alam Semesta asal Husgar vize serta memiliki 3 fase yang hampir sama. Hanya saja fase semesta di dimensi ini di sesuaikan dengan kasta dan hanya pemilik kasta tertentu yang dapat bebas berpindah ke 3 fase dimensi semesta yang berbeda.


Mustofa juga menceritakan perbedaan waktu di dimensi ini dengan alam Semesta asal Husgar Vize. 1 tahun di dimensi ini sama dengan 1 detik di alam semesta asal Husgar Vize. Mustofa juga mengatakan bahwa tempat ini di sebut Dimensi Semesta oleh sang Pencipta.


"Jika demikian, kita akan melewati jarak yang sama dengan jarak sebenarnya di alam semesta tempat asal aku berada. Tetapi dengan waktu yang singkat jika di banding dengan alam semesta aku berasal?" Pertanyaan Husgar Vize di jawab dengan anggukan oleh Mustofa.


"Tetapi melewati Dimensi Semesta memiliki banyak resiko. Sebab mereka akan tau jika Husgar Vize berasal dari alam Semesta luar dimensi. Sedangkan mereka sangat tidak menyukai itu, sehingga kita akan rentan untuk di serang. Sebelum kita melangkah lebih jauh, sebaiknya Husgar Vize memikirkan lagi, akan melewati Semesta mana." Mustofa menyampaikan resiko dan perbedaan di Dimensi Semesta.


"Jika di sini bisa lebih cepat di bandingkan dengan waktu sebenarnya, tidak ada pilihan lain. Kita harus melewati Dimensi Semesta apapun resikonya." Husgar Vize tanpa ragu memilih melewati Dimensi Semesta dan siap atas pertempuran dan peperangan yang akan dia hadapi di Dimensi Semesta ini. Sebab Husgar Vize juga tidak memiliki waktu yang cukup jika harus melewati Semesta tempat Husgar Vize berasal.


"Jika itu keputusannya, baiklah. Memang itu yang aku harapkan. Tapi sebelum kita perti, aku harus membuat duplikat inti api yang telah kamu bawa." Bersamaan dengan kalimat terakhir yang Mustofa katakan, Mustofa mengeluarkan bola cahaya yang sangat mirip dengan inti api 358. Setelah selesai membuat duplikat inti api dan di letakkan di tempat inti api yang sebenarnya, Husgar Vize dan Mustofa melesat pergi meninggalkan tempat tersebut.


"Saat ini kamu telah mencapai puncak pengendali logam bukan, aku ingin tau kecepat terbang maksimalmu." Mustofa berkata kepada Hushar Vize.


Setelah Mustofa berkata demikian, Husgar Vize melesat lebih cepat lagi. Tetapi Mustofa mengimbangi dengan terbang di sampingnya. Melihat Mustofa dapat mengimbangi kecepatannya, Husgar Vize menambah lagi kecepatan terbangnya. Tetapi lagi-lagi Mustofa dapat mengimbanginya. Hingga akhirnya Husgar Vize menggunakan kecepatan maksimalnya dengan pengendalian logam tingkat puncak.


Mengetahui Mustofa berada di atasnya yang dapat mengimbangi kecepatan terbangnya, Husgar Vize terbang ke samping Mustofa. 'Lalu Husgar Vize berucap." ternyata kecepatan terbang pengendali logam tingkat puncak masih tidak sebanding kecepatanmu. Mustofa hanya tersenyum kecil mendengar. Saat ini kecepatan terbang mereka mencapai kecepatan 11 tahun cahaya. Dengan kecepatan seperti itu, Husgar Vize harus melindungi tubuhnya dengan baju perang yang di beri oleh Pie Emie jika tubuh Husgar Vize tidak ingin terkikis atau hancur karena tekanan kecepatan.


Sedangkan Mustofa yang memiliki tubuh dengan perisai seperti batu meteor tetap aman dengan kecepatan tersebut.


"Mustofa, apa kamu tau? ini bukan kecepatan maksimalku, sepertinya aku masih bisa menambah kecepatan ku." Bersamaan dengan kata-kata yang terakhir Husgar Vize ucapkan, Husgar Vize melesat menambah kecepatannya. Hingga tubuh Husgar Vize kini di selimuti oleh api yang sangat panas. Tapi panas tersebut hanya terasa di luar tubuh Husgar Vize, tanpa memberi dampak panas pada tubuh Husgar Vize. Mustofa yang menyadari kecepatan Husgar Vize meningkat drastis, dengan cepat mengejar untuk mengimbangi kecepatan Husgar Vize. Akan tetapi, Husgar Vize tidak dapat di kejar oleh Mustofa. Kini Husgar Vize sudah tidak terlihat lagi oleh mata Mustofa.


Sedangkan Husgar Vize terus melesat tanpa menoleh untuk memastikan jarak dari Mustofa. Setelah yakin Mustofa sudah tidak dapat lagi mengejarnya, Husgar Vize berhenti untuk menunggu Mustofa. Husgar Vize yang terbang melesat sendiri, ternyata telah di awasi oleh salah satu kelompok makhluk Dimensi Semesta.


****


"Siapa dia? Dia bukan dari Dimensi Semesta, Dia pasti makhluk dari Semesta lain yang tanpa sengaja tersesat di Dimensi Semesta ini." Dengan Suara serak, pemimpin kelompok tersebut yang terus mengawasi pergerakan Husgar Vize dari jauh, berbicara pada kelompoknya.


"Jika dia tersesat mari kita bantu dia untuk menyelesaikan masalahnya." Salah satu makhluk dari kelompok tersebut menjawab perkataan pemimpinnya.


"Ya... Mari kita bantu makhluk asing itu menyelesaikan permasalahannya." Dengan tersenyum merendahkan, pemimpin memimpin kelompoknya terbang ke arah Husgar Vize yang kini sedang berhenti untuk menunggu Mustofa.


Makhluk Dimensi Semesta yang senang dengan pertarungan dan sangat tidak menyukai jika kawasan kekuasaannya di masuki oleh makhluk selain kelompoknya, melesat pergi ke arah Husgar Vize untuk mengusir atau membunuh jika mereka merasa mampu mengalahkan.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™