
"Astaga.. Apa yang akan kita hadapi setelah ini..?" Para pasukan Planet Porta bergumam saat Planet mereka kembali kedatangan tamu yang lebih aneh dari sebelum-sebelumnya.
Karena pesawat roh hitam yang begitu besar, hingga menutupi sinar bintang ke Planet Porta, Husgar Vize memerintahkan supaya pesawat tersebut di pindahkan di angkasa Planet Porta. Sedangkan roh hitam yang kini sedang di tawan, di pindahkan ke penjara Planet Porta.
****
Husgar Vize melihat kelima roh Suci melangkah memasuki hutan. Mengetahui hal tersebut, dengan segera Husgar Vize mengikuti kelima roh Suci yang sedang berjalan memasuki hutan.
"Kapan aku bisa memulai pelatihan untuk bisa menjadi puncak pengendali air, angin dan petir..? Aku memiliki firasat buruk tentang apa yang akan terjadi." Husgar Vize berbicara kepada kelima roh Suci yang sedang melakukan pembicaraan di dalam hutan.
"Itulah yang sedang kami bahas di sini. Kami tau kau akan menyusul kami. Di sini mungkin tempat yang baik untuk berbicara." Husgar Vize yang masih memiliki jarak untuk berbicara kepada roh Suci lainnya, karena tidak dapat terlalu mendekat. Sehingga mengharuskan roh Suci metallon dan roh Suci Vierta untuk menjadi penghubung pembicaraan mereka semua. Hal itu di lakukan supaya tidak banyak orang yang tau atas pembicaraan mereka.
"Mengapa masih harus membahas hal ini..? Aku benar-benar memiliki firasat buruk yang akan terjadi. Sebaiknya kita cepat." Husgar Vize yang merasakan akan hal buruk akan datang ke Planet Porta.
"Keberadaanmu telah di rasakan oleh Segiova dan Gulgara. Entah hanya boneka Segiova dan Gulgara di fase semesta penciptaan maupun Segiova dan Gulgara di fase semesta pengembangan. Mereka semua sedang menuju ke tempat ini." Metalon berbicara kepada Husgar Vize.
"Meski kami telah memudarkan jejak yang kau miliki, tetapi hal itu hanya akan mengulur waktu. Sebab dengan peralatan canggih dari Planet-planet yang menjadi pengikut Segiova dan Gulgara. Planet Porta tetap akan di temukan meski membutuhkan waktu lebih lama. Akan tetapi.." Roh Suci Vierta yang meruskan penjelasan dari roh Suci metalon, kini berhenti dan nampak bimbang.
"Jika engkau menggunakan petihan instan, jejakmu akan kembali terlihat dan di rasakan. Hal itu yang akan membuat Segiova dan Gulgara untuk dapat menemukanmu dengan cepat. Dan ketika itu terjadi, kau masih belum dapat mengalahkan Segiova dan Gulgara. Sebab pencapaian puncakmu masih belum sempurna. Hal itulah yang membuat kami ragu." Roh Suci Vierta melanjutkan pembicaraannya.
** 8 hari kemudian **
"Gunakan semua kemampuan kalian. Jangan biarkan mereka menembus pertahanan Planet Porta." Jendral Ganzorig yang memimpin semua pasukan, mengerahkan semua bentuk kekuatan yang di miliki Planet Porta.
Planet Porta yang sudah berkembang sangat pesat, sudah memiliki pesawat-pesawat tempur canggih yang di oprasikan oleh penduduk asli Planet Porta. Sedangkan makhluk yang memiliki kemampuan, mereka berperang menggunakan kemampuan masing-masing.
"Jendral, kita harus berperang di angkasa. Mereka.. Mereka adalah ras Planet Matahari. Mereka memiliki senjata laser yang dapat menghancurkan sebuah Planet." Pie Jiru berucap kepada Jendral Ganzorig supaya menyerang kapal induk mereka di luar angkasa.
"Berikan tugas itu ke kaum kami. 500 roh penjaga inti api pasti akan mampu mengalahkan mereka yang berada di kapal induk mereka." Mustofa berbicara kepada Jendral Ganzorig.
"Baiklah.. Jika demikian, aku mempercayakan hal ini kepada kalian." Mendapat perintah tersebut, dengan cepat mustofa mengumpulkan roh penjaga inti api yang lain untuk langsung berperang dan menghancurkan kapal induk makhluk rahasia planet Matahari.
Dengan bantuan teleportasi yang di miliki Pie Emie, ke 500 roh penjaga inti api dapat sampai di luar angkasa dengan cepat dan mudah. Peperangan brutal benar-benar terjadi. Pasukan dari berbagai planet berdatangan menyerang Planet Porta dengan tiada henti.
****
Deeemmm… Duuuaaaaarrr… Dentuman ratusan kali menghantam daratan Planet Porta hampir secara bersamaan.
Ratusan dentuman yang jatuh dari angkasa Planet Porta merupakan roh penjaga inti api. Mereka terhempas hingga jatuh ke Planet Porta.
Meski telah terluka dengan beberapa elemen tubuh terkelupas. Tak terlihat raut wajah akan menyerah dari semua roh penjaga inti api yang kini mulai bangkit kembali.
"9 Segiova dan 9 Gulgara telah tiba. Maksudku boneka mereka." Salah satu roh penjaga inti api berucap hingga mengagetkan semua yang berada di sana.
"Berikan kabar kepada seluruh penjuru Planet Porta. Sebab, kita tidak akan pernah tau dimana para Segiova dan Gulgara tersebut akan turun." Mustofa berbicara kepada prajurit terdekat dengannya. Mendapatkan berita tersebut dari mustofa, prajurit tersebut segera menghubungi markas pusat planet Porta.
Puncak pengendali elemen yang ikut bertarung hanya ada Udirdagch. Sedangkan puncak pengendali air, angin, petir beserta ke lima roh Suci sedang melakukan pelatihan instan untuk Husgar Vize.
****
"Apa yang terjadi..? Mengapa ratusan penjaga inti api terjatuh dari langit hampir secara bersama-sama." Udirdagch membatin saat melihat ratusan penjaga inti api terhempas dan akan membentur permukaan Planet Porta.
"Sial.. Yang lebih kuat dari mereka telah datang.. Apakah para Jendral dari Segiova dan Gulgara..? Atau mungkin Segiova dan Gulgara telah tiba..?" Udirdagch kembali membatin setelah ratusan penjaga inti api menghantam daratan Planet Porta.
Dengan sigap, Udirdagch terbang menuju angkasa Planet Porta mendahului ratusan penjaga inti api yang akan kembali menuju angkasa Planet Porta. Pemandangan mengerikan terlihat oleh Udirdagch sesaat setelah memasuki Stroposfer Planet Porta.
Pembantaian pasukan Planet Porta terjadi di angkasa Planet Porta. Bahkan terlihat puluhan elemen tubuh penjaga inti api hancur berkeping-keping dengan roh yang sudah lenyap. Terlihat pula ratusan ribu bahkan jutaan pasukan dari berbagai ras Galaksi dan Tata Surya telah berkumpul di angkasa Planet Porta.
Hal yang lebih membuat Udirdagch merinding saat melihat pasukan itu adalah ketika terlihat 8 Segiova dan 9 Gulgara dengan masing-masing di kawal oleh 10 Jendral mereka masing-masing. Pemandangan itu juga membuat ribuan pengendali logam yang juga mengikuti Udirdagch dan roh penjaga inti api ikut merinding.
"Apapun yang terjadi, jangan biarkan mereka memasuki atmosfer Planet Porta." Udirdagch berbicara kepada ratusan roh penjaga inti api dan ribuan pengendali logam yang kini sudah berada di belakang Udirdagch.
"Kita hanya bisa berharap supaya Husgar Vize dapat menyelesaikan pelatihannya sebelum kita mati." Udirdagch kembali berbicara kepada pasukan yang siap berperang hingga nyawa terpisah dari jasad mereka.
Terlihat seorang Jendral dari salah seorang Gulgara mengayunkan tangannya. Di saat itu pula ratusan ribu pesawat dari berbagai ras Galaksi dan Tata Surya maju bagaikan gerombolan lebah dengan segala amunisi.
Tanpa menunggu aba-aba, ribuan pengendali logam dengan jirah besi mereka berpencar dengan cepat. Formasi berpencar pengendali logam, dengan cepat di ikuti oleh ratusan roh penjaga inti api.
Formasi itu mereka lakukan supaya pandangan mereka semua lebih luas dan tidak terhalang oleh rekan yang ada di depannya. Hal yang sangat beresiko ketika rekan di depannya menghindari serangan.
Dem.. Dem… Duaaaaarrr… Suara ledakan dengan api dari ledakan rudal ada di mana-mana.