Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Sosok Misterius


Debu dan abu yang menutup Udirdagch, kini perlahan mulai memudar dan memperlihatkan Udirdagch yang sekarang di lapisi oleh jirah besi yang terlihat seperti manusia robot dengan di kelilingi berbagai pisau yang melayang di sekitar Udirdagch.


Rambut yang sebelumnya panjang sampai pinggang berwarna coklat tua, sekarang rambutnya kembali pendek sampai separuh leher dan berubah menjadi warna biru muda. Mata yang sebelumnya berwarna coklat seluruhnya, kini berubah menjadi layaknya mata pada normalnya hanya kornea mata berubah menjadi biru muda.


Energi yang masih bergejolak perlahan telah hilang dan mulai tenang kembali. Tubuh Udirdagch perlahan turun ke tanah. Saat Udirdagch turun dengan perlahan dan menginjakkan kaki di tanah, tanah yang di pijak seolah bergetar dan menerbangkan batu batu kecil di sekitar kakinya dan terbang sampai setinggi mata kaki.


Dalam radius satu meter, pecahan besi kecil dan batu yang mengandung logam terangkat seperti terkena tarikan magnet.


langit-langit penopang lautan yang telah tenang kembali di tanggapi dengan rasa senang oleh semua penghuni Planet Mesimet'i karena berhasil menahan langit-langit penopang lautan agar tidak jebol dan runtuh.


Jendral Ganzorig dan tiga Jendral lainnya semakin mempercepat terbangnya karena langit-langit penopang lautan sudah tidak bergetar lagi.


**Di Tempat lainnya**


"Jendral Mozi, ada apa kamu ke tempat ini?" ucap sosok yang di temui oleh Jendral Mozi.


"Tidak ada agenda pertemuan saat ini, Pergilah... dan datanglah jika mendapat panggilan." Sosok yang di temui Jendral Mozi tidak menginginkan terjadinya pembicaraan antara dirinya dan Jendral Mozi.


"Hamba hanya ingin menanyakan ciri-ciri seorang Telekinesis. Karena seorang Kie yang sedang menyamar sebagai seorang Komandan telah pergi, tetapi aku tidak yakin jika yang dia ikuti adalah seorang Telekinesis." Jendral Mozi bercap dengan mengharap mendapatkan jawaban.


"Tidak ada yang dapat kita ketahui sebelum dia menguasai pengendalian logam. Tapi jangan sampai calon Telekinesis dapat menguasai puncak pengendalian logam. Bahkan dirimu seorang diri dapat di kalahkan." Sosok tersebut memberikan jawabannya.


Degh... Jendral Mozi begitu terkejut mendengar hal itu.


"Pengendali logam?" Gumam Jendral Mozi pelan.


"Ada apa Jendral Mozi? Apakah kamu mengetahui suatu hal?" Meski Jendral Mozi hanya bergumam pelan, tapi sosok tersebut dapat mengetahui jika Jendral Mozi sedang bergumam dan dapat mendengar samar oleh sosok tersebut, sehingga sosok tersebut menanyakan kejelasannya.


"Eemmm..." Jendral Mozi nampak ragu untuk menjelaskan.


"Bagaimana caraku menjelaskan tentang Husgar Vize? Jendral Mozi berbicara sendiri dalam hatinya.


Raut wajah penuh kekhawatiran tidak dapat dia sembunyikan di depan sosok tersebut. Dengan ragu, akhirnya Jendral Mozi bercerita pada sosok tersebut. Bahwa satu bulan yang lalu ada seorang Husgar yang tiba ke Galaksi Birkus secara tidak sengaja. Jendral Mozi terus bercerita mulai dari awal Husgar Vize tiba sampai Husgar Vize yang sedang menuju Planet Vugada untuk menjalani latihan sebagai seorang Husgar.


"B*D*H...!! Seharusnya kau bunuh dia saat itu juga." Sosok tersebut langsung marah ketika mendengar cerita Jendral Mozi.


Bugh... Terdengar suara pukulan..


"Bruuak... Jendral Mozi terpental hingga membentur sebuah dinding..."


"Pergi dari sini, cari dan bunuh dia..." Sosok tersebut terdengar sangat marah dari suara yang dia keluarkan.


Dengan tergesa-gesa, Jendral Mozi bangkit dan langsung berlari keluar ruangan tersebut dan hanya terdengar suara permintaan maaf dari mulut Jendral Mozi saat berlalu pergi meninggalkan ruangan.


"Kalian berdua, ikuti Jendral Mozi dan awasi dia. Jika memerlukan tindakan tegas, aku mengizinkan." Sosok tersebut berbicara kepada dua Jendral yang berada di depannya. Setelah mendapatkan perintah, kedua Jendral tersebut langsung pergi meninggalkan ruangan.


Setelah kepergian kedua Jendral untuk mengikuti pergerakan Jendral Mozi, Sosok tersebut mengeluarkan sebuah benda pertanda sinyal bahaya lalu menghancurkannya.


**Di tempat lain**


Udirdagch terus berjalan ke arah Husgar Vize dan lainnya. Di setiap langkahnya santainya, tanah di sekitar kaki selalu terbang perlahan setinggi mata kaki dan kembali turun ketika kaki Udirdagch telah melangkahkan ke tempat lain. sedangkan potongan besi dan batu yang mengandung logam sudah tidak nampak berdiri dan tertarik oleh medan magnet seperti sebelumnya, pertanda energi yang di pancarkan sudah mulai tenang.


Udirdagch yang terus berjalan dengan santai, akhirnya sampai di depan Husgar Vize dan hanya berjarak lima meter. Udirdagch menghentikan langkahnya yang masih terpaut lima meter dari Husgar Vize, karena kewaspadaan Volvo Emie, Kie Jordi dan Pie Jiru yang langsung siaga di depan Husgar Vize.


"Pertanyaanmu sebelumnya, atas dasar apa kamu harus mempercayaiku? Karena aku adalah satu-satunya pengendali logam yang berada di puncak pengendali logam. Untuk menjadi Telekinesis kau harus memiliki kekuatan puncak pengendali logam, bukan hanya berada di tingkat dua pengendali logam seperti saat ini." Udirdagch berucap kepada Husgar Vize.


"Sebaiknya, sekarang kita menuju kediamanku terlebih dahulu." Udirdagch berbicara dan juga mengajak Husgar Vize dan lainnya untuk menuju kediaman Udirdagch.


Belum sampai Udirdagch meninggalkan tempat itu, Jendral Ganzorig tiba di tempat tersebut dan mata Jendral Ganzorig langsung tertuju pada Udirdagch yang kini terlihat gagah dengan tubuh di penuhi otot, rambut dan kornea mata berwarna biru muda.


"Apakah ini sudah saatnya?" Jendral Ganzorig berbicara kepada Udirdagch dengan langsung memeluk dengan penuh arti.


Dalam pelukan Jendral Ganzorig, Udirdagch berbicara kepada Jendral Ganzorig tapi juga di dengar oleh Husgar Vize dan lainnya yang berada tidak jauh dari Udirdagch.


"Bersiaplah Jendral, Telekinesis akan bangkit. Tidak lama lagi, pengendali logam akan berperang bersamanya."


Jendral Ganzorig menjawab dengan anggukan kepala dengan menepuk punggung Udirdagch yang masih dia peluk.


"adikku memang luar biasa." Jendral Ganzorig berucap kepada Udirdagch dan langsung di balas dengan tepukan di punggung Jendral Ganzorig.


"Kita akan membahas lebih lanjut di kediamanku." Udirdagch berbicara dan mengajak Jendral Ganzorig untuk pergi bersamanya.


"Orang itu ternyata Kakak dari Udirdagch." Batin Husgar Vize dan lainnya.


Saat Udirdagch dan Jendral Mozi akan terbang, satu persatu tiga Jendral Planet Mesimet'i datang dan langsung di ajak ke kediaman Udirdagch sebelum banyak pertanyaan datang dari ketiga Jendral yang baru datang.


Melihat Udirdagch dan Jendral Ganzorig yang mulai melayang perlahan ke atas. "Kie Jordi bertanya, bagaimana dengan kita...?" Dengan suara pelan, Kie Jordi menanyakan kepada yang lain.


Belum sempat ada yang menjawab pertanyaan Kie Jordi, tubuh Husgar Vize dan lainnya tiba tiba melayang secara perlahan.


"maafkan saya tidak memberi tahukan dulu sebelumnya, kita akan ke kediaman saya dengan terbang, terbang kalian akan mengikuti gerak terbangku." Udirdagch berbicara kepada Husgar Vize dan lainnya, ketika mereka telah terbang sejajar dengan Udirdagch.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™