
Jumlah pasukan roh hitam dan roh merah yang mencapai ratusan ribu, kini bergerak hampir bersama-sama untuk menyerang pasukan penjaga Galaksi Api Gal. Gerakan saling berdesak-desakan dari pasukan roh hitam dan roh merah, membuat elemen tubuh mereka saling bergesekan sehingga menghasilkan partikel-partikel debu yang berterbangan yang dapat memantulkan cahaya dari milyaran bintang. Ratusan ribu pasukan bergerak seolah di dampingi oleh cahaya berwarna-warni dari biasan milyaran bintang.
Pemandangan yang sangat menakjubkan sebenarnya, tetapi pemandangan menakjubkan tersebut berubah menjadi mengerikan karena dalam biasan cahaya tersebut terdapat ratusan ribu pasukan dengan berbagai senjata yang siap membunuh. Meski sudah dalam kondisi siap tempur, pasukan penjaga Galaksi Api Gal seakan menggigil melihat pemandangan mengerikan yang akan mereka sambut.
"Tetap pada posisi... Tetap pada posisi..." Teriakan Husgar Vize memberi aba-aba kepada semua pasukan di belakangnya.
"Bersiap..." Dengan salah satu tangan di angkat, Husgar Vize memberi aba-aba kepada pasukan di belakangnya. Sebuah logam yang di dapat dari elemen tubuh 30 ribuan roh yang sebelumnya telah di bunuh oleh Husgar Vize, kini di kendalikan untuk menjadi lembaran elemen logam yang sangat kuat dan melapisi seluruh pasukan yang di pimpin oleh Husgar Vize. Lapisan yang menyelimuti seluruh pasukan yang di pimpin Husgar Vize membentuk seperti sebuah peluru.
Seluruh pasukan penjaga Galaksi Api Gal kini berada di dalam sebuah logam berbentuk peluru yang jika di lihat seperti sebuah pesawat yang sangat besar dengan ujung di depan runcing dan sangat teramat tajam. Logam yang berisi pasukan, kini melesat ke arah ratusan ribu roh hitam dan roh merah yang datang menyerang. Di saat logam tersebut bertabrakan dengan pasukan roh hitam dan roh merah, terbuka ribuan celah kecil menghadap ke arah depan dari samping logam berbentuk peluru raksasa.
Sehingga, pasukan roh hitam dan roh merah yang kehilangan keseimbangan karena tertabrak akan masuk ke dalam logam berbentuk peluru raksasa tersebut. Dalam sekali tabrakan, roh hitam dan roh merah yang berhasil di culik masuk ke dalam logam bisa berjumlah hingga dua ribuan. Sehingga, dua ribuan pasukan yang terjebak masuk di dalam logam yang berisikan pasukan penjaga Galaksi Api Gal di bantai oleh semua pasukan yang berada di dalam. Hingga roh mereka juga dengan cepat di segel serta di musnahkan.
Sedangkan elemen tubuh dari logam yang di kumpulkan dari roh hitam dan roh merah yang telah mati di dalam kapsul logam yang di kendalikan oleh Husgar Vize, di pergunakan untuk mempertebal logam yang melapisi pasukan penjaga Galaksi Api Gal. Pasukan roh hitam dan roh merah seolah tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka hadapi.
"Baru saja kita kehilangan 30 ribuan pasukan dengan sekejap. Kini kita kembali kehilangan 2 ribuan pasukan juga dalam sekejap. Apa yang salah dengan perhitungan ku." Pemimpin pasukan penyerangan dari roh hitam bergumam seolah tidak percaya dengan yang baru saja terjadi.
Sedangkan logam yang berisi pasukan penjaga Galaksi Api Gal berbalik arah dan kembali mengincar gerombolan pasukan dari roh hitam dan roh merah. Tanpa tinggal diam, ratusan ribu pasukan roh hitam dan roh merah menyerang logam yang berisikan pasukan penjaga Galaksi Api Gal dengan semburan-semburan api agar logam tersebut dapat meleleh.
Dengan seiringnya bertambah serangan dari pasukan yang di pimpin Husgar Vize dan selalu dapat menculik ratusan hingga ribuan roh hitam untuk masuk ke dalam logam dan berhasil memusnahkannya. Logam yang di kendalikan Husgar Vize akan semakin tebal dan semakin sulit untuk di lelehkan. Energi roh yang di keluarkan oleh roh hitam dan roh merah, juga berusaha memotong logam yang sedang di kendalikan oleh Husgar Vize, tetapi selalu saja gagal. Sebab, Husgar Vize selalu mengantisipasi dengan perputaran logam seperti sebuah gangsing. Sehingga logam yang berbentuk seperti sebuah peluru tersebut semakin sulit untuk di potong atau di lelehkan.
Kini jumlah pasukan dari roh hitam dan roh merah turun cukup drastis dalam pertempuran singkat. Bahkan pasukan roh hitam dan roh merah masih belum dapat melakukan perlawanan yang berarti. Di sisi lain, logam yang di kendalikan oleh Husgar Vize sudah semakin menipis dan semakin panas, bahkan sebagian roh penjaga Galaksi Api Gal mulai merasakan panas pada elemen tubuh mereka. Sedangkan Husgar Vize juga sudah mulai kehilangan nafas yang di sebabkan oleh tekanan udara di baju perangnya seolah tertekan dan tidak dapat di hirup oleh Husgar Vize.
Husgar Vize yang merupakan makhluk dari Alam Semesta, masih sangat membutuhkan udara untuk bernafas dan bertahan hidup. Berbeda halnya dengan makhluk roh penghuni Dimensi Semesta yang tidak membutuhkan udara untuk tetap bertahan.
"Aku, sudah tidak tahan lagi untuk menahan." Husgar Vize menyampaikan perkataannya kepada Mustofa dan yang lainnya. Sehingga Mustofa mengendalikan menjauh dari pasukan roh hitam dan roh merah yang kini jumlahnya tidak sampai 200 ribu saja. Melihat logam yang selalu menyerang mereka menjauh, tidak ada pasukan roh hitam dan roh merah yang berani untuk mengejar. Sebab mereka menganggap logam tersebut hanya pergi menjauh untuk melakukan serangan kembali.
Setelah merasa cukup menjauh, Husgar Vize membuka logam yang membawa pasukan yang di pimpinnya dengan nafas lega tanpa adanya tekanan yang menyesakkan. Dengan di lepasnya pengendalian dari Husgar Vize ke logam yang sendari tadi melindunginya, logam tersebut dengan cepat meleleh karena panas yang di berikan oleh efek serangan roh hitam dan roh merah sejak awal. Bahkan logam tersebut bukan hanya meleleh, tetapi juga memuai tanpa sisa.
"Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang? Jumlah mereka tetap saja lebih banyak dari pada kita, sedangkan tenaga pasukan kita sudah cukup terkuras." Mustofa bertanya kepada Husgar Vize.
"Tidak ada jawaban lain selain pertempuran secara langsung." Husgar Vize menjawab dengan tatapan serius kepada ratusan ribu pasukan musuh yang memiliki jarak hanya beberapa kilometer saja.
"Yang perlu kalian lakukan hanya mengulur waktu agar aku memiliki cukup tenaga untuk menggunakan jurus terlarang pengendali logam kembali. Sebab, dengan menggunakan jurus terlarang kepada banyak musuh, benar-benar menguras energi roh." Husgar Vize berbicara dengan menyerap panas dari inti api yang berada di dalam tubuhnya agar lebih cepat memulihkan tenaga.
Mendengar ucapan dari Husgar Vize, Mustofa dan lainnya bersiap untuk melakukan pertempuran. Dengan formasi bertahan, mereka menunggu untuk di serang agar lebih mudah untuk merorganir pasukan penjaga Galaksi Api Gal.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ