Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Kematian Jendral Ganzorig


Dem.. Duar.. Daarr.. Ledakan terjadi di mana-mana. Pengendali logam kini seakan sedang menggila. Pengendalian logam dapat mereka lakukan berkali lipat dari sebelumnya ketika mereka mengaktifkan jurus terlarang pengendali logam. 


****


"Sepertinya sudah mulai menarik." Seorang Gulgara dari semesta pengembangan berbicara. 


9 Segiova dan 9 Gulgara, masing-masing bersama dengan 10 jendral yang selalu menemani dari semesta pengembangan telah datang karena merasakan kemunculan seorang Telekinesis yang seharusnya mereka hancurkan sebelum benar-benar menjadi seorang Telekinesis. 


"Pe.. Pelindung semesta telah tiba." Seorang jendral dari kloning Segiova berbicara dengan mulut bergetar. 


Segiova dan Gulgara di semesta penciptaan yang merupakan kloning dari Segiova dan Gulgara yang sebenarnya mengetahui jika sampai Segiova dan Gulgara semesta pengembangan datang, itu artinya tugas mereka telah gagal. 


Mendengar ucapan dari seorang jenderal berucap atas kedatangan pelindung semesta, 8 Segiova dan 9 Gulgara kloning berbalik dengan sangat terkejut. 


"Terima hormat kami." Dengan cepat mereka berlutut di hadapan pelindung semesta. 


"Bukankah ini tontonan yang menarik..? Sebuah pelanet yang sedang di huni oleh Telekinesis sedang di serang oleh jutaan pasukan dari berbagai galaksi." Seorang Segiova berbicara kepada 8 Segiova dan 9 Gulgara kloning yang sedang bersujud dengan raut wajah ketakutan. 


"Kalian sudah mengetahui jika ada seorang Telekinesis yang sedang berproses menjadi sempurna di planet itu..!" Melis yang merupakan seorang Segiova bertanya kepada 8 Segiova dan 9 Gulgara yang sedang bersujud di hadapannya. Tetapi tidak ada yang berani menjawab. 


"Mengapa semua menjadi bisu..? Cepat berbicara atau kalian semua akan mendapatkan penderitaan yang sangat pedih. Dan bagi yang menjawab, akan aku beri hadiah dan termasuk telah menyelamatkan yang lain."


"Ka.. Kami mengetahui." 


Duuuaaassshh… seketika seorang Gulgara kloning yang menjawab menjadi kabut darah. 


"Hadiah ya aku berikan adalah kematian dengan cepat."


"Jika kalian telah mengetahuinya, mengapa kalian masih bermain dengan hanya berdiam di belakang pasukan galaksi kalian!!" Terlihat raut wajah Segiova Melis sangat marah kepada 8 Segiova dan 8 Gulgara yang tersisa. 


"Tenanglah saudariku.."


"Bagaimanapun mereka adalah kloning dari kita. Meski mereka hanya mewarisi beberapa persen kekuatan kita, tapi mereka mewarisi sifat kesenangan kita dengan terhibur melihat perang. Tentu mereka melakukan hal demikian." Gulgara Pantom berbicara dengan memegang pundak Segiova Melis. 


"Mereka tidak akan mengulangi kesalahan mereka hingga 2 kali. Benar demikian bukan..?" Dengan segera 8 Segiova dan 8 Gulgara mengangguk mengiyakan ucapan Gulgara Pantom. 


Melihat 8 Segiova dan 8 Gulgara mengangguk. Gulgara Pantom tersenyum tipis dan memanggil Gulgara Pantom kloning agar mendekat kepadanya. 


"Bagikan ini kepada semua jendralmu dan ini kepada para saudara dan saudarimu." Tanpa berani menjawab dan menolak, Gulgara Pantom kloning segera membagikan kepada 170an jendral pengawal mereka dan kepada 8 Segiova dan 7 Gulgara lainnya. 


Sebuah bola seukuran genggaman mereka masing-masing. 


"Sekarang tekan tombol pada bola tersebut." Tanpa berani menolak perintah dari salah seorang pelindung semesta, mereka semua menekan tombol tersebut. Setelah tombol pada bola di tekan, bola tersebut bergerak dan menempel di belakang leher mereka masing-masing. 


"Setelah kalian menekan tombol, bola itu tidak akan terlepas dari diri kalian kecuali kalian tewas. Bola tersebut juga akan mengikuti ukuran tubuh kalian meski saat kalian bertransformasi." 


"Sekarang, kalian semua bertransformasi dan pergi ke seluruh penjuru planet itu. Cepat!!" Gulgara Pantom berbicara dengan suara semakin meninggi dan berteriak di akhir kata-katanya. Sehingga membuat ke 8 Gulgara dan 8 Segiova kloning berbalik dan menuju ke planet porta secepatnya. Gerakan itu juga di ikuti oleh 170 jendral mereka. 


"Setidaknya kita bisa menikmati sebuah keseruan terakhir." Gulgara Pantom berbicara dengan senyuman keji. 


****


"Para jendral…"


"Yeeeeaaahhh… Maaaajuuuu… !!!"


"Seraaangg!!!"


Teriakan-teriakan saling membakar semangat para pasukan terdengar saat mereka melihat jendral-jendral pelindung Segiova dan Gulgara maju untuk menyerang dan melewati mereka satu persatu menuju planet Porta. 


Bahkan teriakan semakin keras dan bersemangat saat semua pasukan melihat sosok Segiova dan Gulgara menerobos maju dan mulai menyerang pengendali logam dan pelindung inti api tersisa yang tetap menghalangi jalan mereka menuju Planet Porta. 


Melihat hal itu, kini seakan tidak ada keraguan sedikitpun pada jutaan pasukan dari berbagai galaksi untuk menyerang planet Porta setelah melihat Segiova dan Gulgara ikut menyerang. 


Dem.. Dem.. Dem.. Ledakan-ledakan dahsyat dari tubuh para pengendali logam yang telah mengaktifkan jurus terlarang pengendali logam. 


Meski ledakan tersebut terjadi di dekat para Segiova dan Gulgara, tidak ada efek sedikitpun terhadap tubuh Segiova dan Gulgara. 


"Benar.. Be.. Benar kuat.." Jendral Ganzorig yang mulai melihat pasukan terakhirnya mulai meledak satu persatu tanpa menimbulkan efek terhadap tubuh Segiova dan Gulgara. 


"Udirdacgh.. Mereka lebih kuat dari yang kita perkirakan." Jendral Ganzorig berucap lalu maju dengan sangat cepat dan bersiap meledakkan tubuhnya ketika sudah mendekati Segiova dan Gulgara beserta para jendralnya yang kini memimpin semua pasukan di depannya. 


Duuuuaaaarrrr… Ledakan lebih dahsyat terjadi ketika jendral Ganzorig menyentuh salah seorang jendral pengawal Segiova. 


"Wooo.. Ooo… ooh.. Ledakan yang lebih baik.." Gulgara Pantom berucap dan di tanggapi oleh tawa dari pelindung semesta yang lain. 


Clik.. 


Gulgara Pantom menekan sebuah tombol. 


"Kita akan melihat pertunjukan yang lebih seru.." Gulgara Pantom berbicara sambil menunjukkan sebuah tombol yang sudah dia tekan. 


****


Kini di angkasa Planet Porta hanya menyisakan seratus penjaga inti api. Mereka yang tersisa yang berada di barisan belakang. 


Ledakan tubuh dari jendral Ganzorig cukup membuat belasan jendral pelindung Segiova dan Gulgara tewas dan terluka. Tetapi hal itu tidak dapat menahan Segiova dan Gulgara untuk tetap menjalankan perintah dari pelindung semesta. 


8 Segiova dan 8 Gulgara kini terus bergerak maju tanpa menghiraukan para penjaga inti api yang berusaha menahan mereka semua. Perbedaan kekuatan yang cukup besar, membuat para Segiova dan Gulgara dengan mudah menyingkirkan dan melempar para penjaga inti api ke kerumunan pasukan dari berbagai galaksi yang ada di belakangnya. 


****


"Me.. Mereka benar-benar menembus angkasa Planet Porta." Seorang prajurit yang berada di daratan Planet Porta membatin saat mulai melihat ratusan ribu cahaya api turun dari langit. Bahkan cahaya merah seperti meteor jatuh, benar-benar membuat merah langit Planet Porta. 


"Pemandangan yang menakutkan.." Seorang komandan berbicara kepada Udirdacgh saat mereka sama-sama melihat fenomena tersebut. 


"Persiapkan semua pasukanmu.. Perang yang akan menentukan nasib semesta telah tiba." Udirdacgh berbicara dengan radio hingga dapat di dengar oleh semua pasukan yang berada di Planet Porta. 


"Husgar Vize.. Cepatlah.. Semoga aku bisa menahannya." Udirdacgh membatin saat akan bersiap menyambut semua bentuk serangan.