Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
3 Bersaudara VS Husgar Vize


tanpa banyak bicara lagi, pertarungan terjadi dengan dahsyat. sejak awal Mustofa dan lainnya telah menggunakan kekuatan terkuatnya. hal itu mereka lakukan agar ketiga roh bersaudara tersebut merasa kekuatan mustofa dan lainnya memang layak di perhitungkan. Sebab, baru awal saja kekuatan yang di pertunjukkan oleh mustofa dan kawan-kawannya sudah sangat berbahaya. Mustofa hanya berharap mereka tidak mengetahui jika Mustofa dan kawan-kawannya telah menggunakan kekuatan terkuatnya. sedangkan Husgar Vize terus menyerap kekuatan serangan yang kini menyelimuti tubuhnya.


pertarungan telah berlangsung berjam-jam, tetapi belum ada tanda-tanda Husgar Vize telah selesai dengan kesibukannya. sedangkan Mustofa terus berusaha mati-matian untuk dapat bertahan dari serangan yang sangat dahsyat.


Melihat pertempuran dahsyat telah di mulai berjam-jam yang lalu, ratusan ribu roh hitam dan roh merah tidak sabar untuk ikut menyerang. kini mereka juga di landa dengan berbagai kebosanan. Tanpa ada yang memerintah, roh hitam dan roh merah sedikit demi sedikit merangkak maju. Bahkan kini ada yang langsung melesat ke arah pertempuran.


Melihat salah satu dari kelompoknya terbang melesat menuju pertempuran dan pertahanan yang di buat oleh pelindung galaksi api kembar. Semua roh hitam dan roh merah kini melesat mengikuti. Saat semua pasukan roh hitam dan roh merah akan melakukan serangan terhadap Mustofa dan yang lainnya.


"JANGAN GANGGU PERTEMPURAN KAMI. BUAT PERTEMPURAN KALIAN SENDIRI." 3 roh penjaga inti api yang berkhianat tersebut berbicara kepada pasukan roh merah dan roh hitam yang akan menyernag mustofa dengan yang lainnya.


Jika kalian sampai ikut campur, aku pastikan jika akulah yang akan melenyapkan kalian sendiri sampai pada roh-roh kalian yang sudah tidak memiliki elemen tubuh.


Mendapati ancaman demikian, ratusan ribu roh hitam dan roh merah tidak berani untuk mengusik pertempuran mereka. Kini merek mengalihkan perhatian pada perisai pertahanan yang di buat oleh pasukan pelindung galaksi api kembar.


Serangan demi serangan menghantam perisai yang di buat oleh pasukan pelindung api kembar. Merek semua yang hanya berjumlah puluhan ribu pasukan saja, hanya dapat berharap kepada Husgar Vize agar cepat menyelesaikan penyembuhannya. Setiap serangan yang di lesakkan oleh pasukan roh hitam dan roh merah, membuat para roh pelindung galaksi api kembar merasakan pukulan di dada mereka. Sehingga sebagian pasukan yang sudah tidak kuat menahan sampai harus muntah darah.


Tiba-tiba, datang tembakan-tembakan laser dengan jumlah tembakan puluhan ribu secara bersamaan dan terus-menerus menembak ke arah roh hitam dan roh merah yang terus menyerang perisai pertahanan yang di buat oleh roh penjaga galaksi api kembar.


meski tembakan laser tidak membahayakan bagi mereka para roh hitam dan roh merah, tetapi dengan jumlah yang sangat banyak. Membuat mereka merasa terganggu, sebab mereka merasakan sakit yang seolah sedang tertusuk jarum. Dengan tembakan yang terus menerus. Membuat mereka harus melapisi tubuh merek dengan perisai roh.


Tembakan tersebut datang dari puluhan ribu pesawat yang datang dari salah satu planet galaksi api kembar yang telah mendapat permintaan bantuan dari Jinayta. Masih banyak lagi pasukan bantuan yang masih dalam perjalanan menuju tempat pertempuran. Mereka yang sadar diri dengan kekuatan roh mereka akan sangat kalah jauh, maka mereka memanfaatkan kekuatan teknologi mereka untuk menyerang.


Teknologi tembakan Laser yang sangat jauh berbeda dengan apa yang biasa mereka hadapi, benar-benar mengganggu konsentrasi. Tembakan laser sudah di modifikasi agar laser terkikis saat bergesekan dengan berbagai unsur yang berada di Dimensi Semesta.


Mustofa dan para pelindung galaksi api kembar kini penuh dengan luka, elemen tubuh mereka juga sudah tidak utuh. Mereka bagaikan mainan yang di lempar ke sana kemari. Serangan yang mereka berikan juga semakin lemah, bahkan meski mengenai salah satu dari 3 bersaudara penjaga inti api yang berkhianat, tidak berdampak sedikitpun.


****


Serangan yang di lesakkan oleh ratusan ribu roh hitam dan roh merah seolah sebuah meteor yang terbakar menuju puluhan ribu pesawat. Tembakan-tembakan laser seolah termakan oleh serangan yang di lesakkan roh hitam dan roh merah.


Melihat serangan yang sangat cepat dan dahsyat, puluhan ribu pesawat tersebut menghindar ke berbagai arah. Karena kepanikan yang terjadi, ratusan pesawat harus terbakar dan hancur karena saling bertabrakan.


Disaat fokus roh hitam dan roh merah kepada puluhan ribu pesawat yang terus menyerang dengan tembakan laser dari jarak jauh. Kini bola api yang menutupi Husgar Vize seolah berdenyut. Mengetahui akan terjadi ledakan, para pelindung galaksi api kembar yang membuat perisai untuk melindungi Husgar Vize, kini berhamburan menjauh dari bola api yang mengurung Husgar Vize yang sedang menyembuhkan diri.


Beberapa detik setelah pasukan pelindung galaksi api kembar di luar radius ledakan, Husgar Vize tidak menahan lagi dan meledakkan aura rohnya hingga meledakkan bola api yang menyelimuti Husgar Vize sebelumnya.


Dampak ledakan yang di timbulkan sampai menewaskan puluhan ribu roh hitam dan roh merah yang lemah dan dekat dengan keberadaan Arga.


"Ha.. Ha.. Ha.. Ha.. Akhirnya ada yang kuat di antara kalian" Elba, Gaba, Huba sangat senang saat merasakan aura yang sangat pekat di keluarkan oleh tubuh Husgar Vize.


Saat Elba, Gaba, dan Huba akan menyerang Husgar Vize, mereka membunuh pasukan pelindung terkuat galaksi api kembar yang sedang berada di genggaman mereka.


Mendapati 3 sosok mendekatinya untuk menyerang dengan cepat, dengan segera Husgar Vize menghindar. Kini pasukan pelindung galaksi api kembar telah bersatu kembali dan di pimpin oleh Mustofa untuk berperang dengan ratusan ribu roh hitam dan roh merah tersisa. Sedangkan pesawat-pesawat dari berbagai planet, kini terbang mendekat supaya tembakan mereka tidak salah sasaran.


****


"kau bukan makhluk dari Dimensi Semesta, siap dirimu? Mengapa kamu bisa memiliki aura roh?"


"Apakah jawaban dariku penting untuk makhluk yang akan musnah...?"


"B*j*ng*n... Mari kita buktikan siapa yang akan musnah." Dengan geram mereka bertiga menyerang Husgar Vize secara bersama-sama. pertempuran terjadi dengan pukulan-pukulan yang mulai mendarat ke tubuh Husgar Vize. Akan tetapi meski Husgar Vize tidak dapat menahan serangan dari ketiga bersaudara. Husgar Vize seolah tidak merasakan pukulan tersebut karena pukulan-pukulan dan Tendangan serta serangan aura roh dari Elba, Gaba dan Huba tertahan oleh perisai yang tidak nampak yang melapisi luar tubuh Husgar Vize.