Terjebak Perang Semesta

Terjebak Perang Semesta
Sejarah 2


"Claak... Dhhuuuuuuaaaarrrrr..." kilatan cahaya yang lalu di ikuti suara ledakan dari kejauhan yang menandakan roket yang sebelumnya melintas di atas mereka telah menabrak sasarannya dan meledak.


"Whhhhuuuuuzzzrrzrrzrrzzz..." suara angin dari balik gedung gedung yang ada di tempat itu.


"Wruuuuutttsss... Dhar... Dhar... Dhuar... Dradradradradhadadadhadar..." setelah suara angin mereka dengar lalu di ikuti suara suara ledakan kecil dan besar yang terus bersahut sahutan, lalu gedung gedung mulai bergetar dan tanah di sekitar juga mulai bergetar yang juga di rasakan oleh Jendral Mozi dan Husgar Vize seperti nyata mereka merasakan itu semua.


"Whhhuuuussstttt..." hembusan angin yang sangat kencang melewati mereka dan tidak lama berselang, tanah di area tersebut mulai naik terangkat yang di ikuti oleh robohnya gedung gedung sekitar yang akan menimpa mereka, tapi sebelum gedung itu menimpa mereka, terlihat asap dan api yang menggulung gulung mendekat dengan sangat cepat dan lalu melewati mereka yang dengan seketika melenyapkan apapun di area tersebut.


Husgar Vize yang melihat gulungan asap dan api mendekat sampai menunduk dengan tangan melindungi kepala, dimana dia tau, gulungan api semacam itu adalah sebuah ledakan dasyat, tetapi tidak dengan Jendral Mozi, yang terlihat tetap menatap gulungan api tersebut dan menyambutnya.


"Jendral, kita baik baik saja..." ucap Husgar Vize yang telah terbawa oleh suasana di sana yang memang memiliki efek seperti benar benar merasakan, tapi tentu saja ledakan tersebut tidak berpengaruh kepada mereka, karena mereka hanya menyaksikan sebuah rekaman adegan tetapi seolah olah mereka merasakan langsung.


"Husgar, kita tidak akan terluka di dimensi ini, karena ini hanyalah reka adegan yang memang sengaja di buat di beberapa adegan yang seolah olah kita merasakan." Jendral Mozi menjelaskan kepada Husgar Vize.


Setelah terjadi ledakan tersebut, terlihat mereka berada pada kawah raksasa bekas ledakan tersebut lalu pandangan mereka meninggi beberapa kilo meter dari permukaan Planet tersebut yang terlihat dari atas, roket roket berukuran besar besar saling berterbangan dan mulai menabrak tanah yang menimbulkan ledakan seperti tadi yang telah di rasakan oleh Husgar Vize.


"Perang nuklir telah di mulai, setelah semua nuklir meledak, akan ada ketenangan palsu." ucap Jendral Mozi.


Beberapa menit kemudian, ledakan benar benar telah hilang dan sekarang pandangan mereka semakin meninngi hingga terlihat Planet tersebut secara utuh dengan menunjukkan ribuan kawah raksasa pada Planet tersebut, asap mengepul di mana mana, sangat sangat terlihat kekacauaan yang sudah tidak bisa di perbaiki lagi hanya dengan beberapa tahun saja.


Setelah terlihat dari ketinggian berbagai lubang besar, pandangan mereka mendekat kembali dan menunjukkan sebuah kelompok kecil yang terdiri dari tidak lebih dari seratus orang yang selamat dari ledakan ledakan nuklir. Tapi tidak lama berselang, kabut tebal mulai menyelimuti planet tersebut, kabut yang tercipta karena debu debu dan asap yang membumbung tinggi sehingga menutupi cahaya bintang Galaksi tersebut untuk memasuki permukaan planet.


Dengan tertutupnya Planet tersebut dengan kabut tebal, tumbuhan tumbuhan mulai layu dan mati di enam bulan pertama hingga enam bulan ke empat benar benar tidak menyisakan tumbuhan hijau sehingga hewan hewan kelaparan, orang orang yang mulai berpindah ke goa goa mulai kelaparan karena tidak ada sumber makanan yg dengan terpaksa mereka memakan bangkai hewan yang mereka temui dan mereka saling membunuh untuk berebut bangkai, bahkan mereka mulai memakan golongannya sendiri.


Perang antar kelompok untu bisa memenuhi kebutuhan perut, ingin saling membunuh agar dapat memakan jasad lawan yang terbunuh.


"Inilah akibat dari perang nuklir dan peristiwa seperti ini akan berlangsung tujuh hingga sepuluh tahun waktu ideal." Jendral Mozi menjelaskan kejadian kanibal yang terjadi di Planet tersebut yang bersamaan pandangan mereka mulai meninggi lagi dan memperlihatkan Planet dan Galaksi yang mempunyai teknologi lebih modern dan telah belajar dari berbagai perang untuk lebih berhati hati dan sebisa mungkin menghindari perang.


"Dimana di teknologi ini menimbulkan kerusakan lebih mengerikan ketika terjadi perang, karena mereka mengerti dengan arti peperangan dan telah memanfaatkan teknologi perang robot yang di mana separuh pasukan terdepan adalah robot, bahkan ada juga seratus persen pasukan terdepan adalah robot." Jendral Mozi memberikan penjelasan terhadap pandangan yang mereka lihat saat ini.


Eksodus besar besaran terjadi pada Planet Planet canggih, mencari tempat baru yang lebih baik dari tempat asal mereka.


"Di saat teknologi inilah awal terjadinya berbagai perang antar Planet dan antar Galaksi, pencipta menciptakan Segiova dan Husgar." Jendral Mozi memberi penjelasan ketika pandangan mereka mulai menunjukkan milyaran Galaksi lagi.


Terlihat delapan belas makhluk dengan tubuh besar dan sayap lebar mengenakan jubah emas berbaris di kehampaan luar angkasa dengan semuanya berlutut dan menundukkan kepala, lalu tiba tiba terdengar suara.


"Kalian adalah pelindung semesta yang aku turunkan dan aku ciptakan, tugas kalian melindungi semesta ini dari berbagai makhluk yang sangat memiliki nafsu untuk menguasai, beri mereka pembelajaran untuk menggunakan ilmu dengan baik dan berdampingan dengan baik pula. kalian akan di ikuti masing masing sepuluh Jendral." lalu muncullah sepuluh makhluk yang ukurannya seratus kali lebih kecil dari berbagai bentuk di belakang kedelapan belas sosok tersebut.


Suara tersebut memberikan pengarahan kepada kedelapan belas sosok tersebut.


"Merekalah Segiova dan Gulgara pelindung semesta yang di dampingi masing masing sepuluh Jendral yang salah satunya adalah aku." ucap Jendral Mozi.


Setelah suara tersebut menghilang, kedelapan belas sosok tersebut berdiri lalu berpencar ke berbagai penjuru semesta yang di ikuti masing masing sepuluh Jendral.


Mereka semua langsung menjalankan tugas masing masing untuk melindungi semesta dari berbagai kekacauan yang di timbulkan oleh perang antar Planet bahkan antar Galaksi sampai sekarang, Segiova dan Gulgara akan saling bertemu kembali setelah seratus tahun.


Jendral Mozi menjelaskan apa yang mereka lihat.


"Tiba ketika mereka menjalani pertemuan yang ke seratus tiga puluh enam, yang berarti tiga belas ribu enam ratus tahun dari awal mereka di ciptakan, mereka berada pada puncak perselisihan pendapat mengenai cara untuk melindungi semesta, enam di antara mereka menentang cara yang selama ini mereka gunakan dan menganggap cara itu adalah cara yang begitu lambat untuk melindungi semesta sedangkan kedua belas lainnya menganggap cara itu adalah cara paling benar." Jendral Mozi melanjutkan penjelasannya dari berbagai hal dari apa yang mereka lihat.


πŸ™πŸ™ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan FavoritπŸ˜πŸ’• πŸ™πŸ™