
"Untuk menguasai sampai puncak pengendali logam, kamu harus berlatih. Apakah kamu sudah siap Husgar?" Udirdagch mengatakan pada Husgar Vize.
"Jika ini memang takdirku, aku harus menjalaninya. Pasti ada suatu hal di balik ini semua." Husgar Vize berbicara dan meyakinkan diri sendiri atas takdir yang dia emban.
"Jika demikian, kamu akan ikut denganku dan aku akan di bantu oleh Jendral Ganzorig untuk melatihmu," ucap Udirdagch.
"Tunggu... Tunggu... Lalu bagaimana dengan kami...?" Pie Jiru menyela kata-kata.
"Kalian...?" Udirdagch bingung apa yang akan dia jawab pada 3 Pie pelindung Husgar.
"Kalian bertiga dapat bekerja sama untuk menjaga pos yang aku tinggalkan, di sana kalian juga dapat berlatih agar kemampuan kalian meningkat." Jendral Ganzorig memberikan usulan agar mereka semua memiliki kesibukan.
"Boleh juga," Kie Jordi berpendapat. Karena semenjak mengikuti Husgar Vize, Kie Jordi tidak dapat berlatih dengan leluasa.
Pie Jiru memandang Volvo Emie, menunggu pendapat yang akan di lontarkan Volvo Emie.
"Kenapa kamu terus memandangku, aku memang sangat menggemaskan tapi jangan macam macam denganku..." Volvo Emie memprotes cara Pie Jiru memandang Volvo Emie.
Pie Jiru terkaget dengan ucapan Volvo Emie yang salah sangka padanya. Begitu Juga dengan semua orang yang masih tetap berkumpul di meja makan.
"Kaauuu..." dengan greget Pie Jiru berucap.
"Aku hanya ingin mengetahui jawabanmu atas ucapan Jendral Ganzorig!" Pie Jiru memberi penjelasan tetap dengan rasa greget kepada Volvo Emie.
"Jika aku terserah, selama Husgar Vize tidak meninggalkan Planet ini, itu tidak jadi persoalan besar untukku." Dengan santai Volvo Emie berbicara.
Pie Jiru yang merasa tidak sepaham dengan yang lain, merasa sangat berat meninggalkan Husgar Vize yang akan berlatih tanpa di dampingi dirinya.
"Bagaimana denganmu?" Tanya Jendral Ganzorig kepada Pie Jiru.
"Aku... A... Ku tetap ingin mendampingi Husgar Vize." Pie Jiru berucap kepada yang lainnya.
Udirdagch yang mengetahui jika sebenarnya Hanya Pie Jiru seoranglah yang benar-benar Pie yang asli. Meski Udirdagch mengetahui jika Volvo Emie dan Kie Jordi bukan Pie asli Husgar Vize, serta tidak mengetahui jika sebenarnya mereka adalah seorang Volvo dan Kie. Tetapi Udirdagch bisa merasakan kedua Pie palsu menurut Udirdagch adalah sosok yang siap melindungi Husgar Vize dengan nyawa mereka.
Udirdagch tidak mempermasalahkan jika Pie Jiru memang benar tetap ingin ikut bersama untuk mendampingi Husgar Vize, tetapi Udirdagch juga memberi tahu, bahwa melatih Husgar Vize akan membutuhkan waktu yang lama, bahkan bisa sampai ratusan tahun.
Mendengar penjelasan Udirdagch, bukan hanya Pie Jiru yang terkejut. Husgar Vize, Volvo Emie, Kie Jordi dan kelima kru pesawat Huna 67X juga sangat terkejut.
Dengan penjelasan Husgar Vize, Udirdagch yang saat ini sangat terkejut dan marah karena merasa tertipu. bahkan Udirdagch dan keempat Jendral langsung mengedarkan gelombang energi pengendalian logam yang langsung dapat melukai bahkan membunuh orang yang berada di sekitarnya.
Pie Jiru yang selalu siaga karena memang memiliki insting petarung sebelum menjadi seorang Pie dengan sigap menggapai Husgar Vize dan menjauh saat merasakan adanya bahaya karena Udirdagch mengeluarkan energinya. Dengan singkat Husgar Vize yang di bawa Pie Jiru dapat menyelamatkan diri dari gelombang serangan yang di pancarkan Udirdagch dan ke empat jendralnya dengan keluar dari kediaman Udirdagch.
Terlihat kediaman Udirdagch dari luar di mana Husgar Vize dan Pie Jiru berada, Kediaman Udirdagch nampak di penuhi dengan Besi runcing seperti duri keluar dari segala arah dan menancap ke apapun yang berada di jalur tumbuhnya.
"Untung saja aku masih sempat menyelamatkanmu." Pie Jiru berucap kepada Husgar Vize yang merasa ngeri dan syok dengan kekuatan pengendali logam yang telah berada di tingkatan tinggi.
"Ba-bagaimana dengan Volvo Emie, Kie Jordi dan kru pesawat Huna 67X?" Husgar Vize bertanya kepada Pie Jiru meski Husgar Vize sendiri tidak yakin jika mereka dapat selamat.
"Gelombang energi yang di keluarkan Udirdagch dan ke empat jendral tersebut memiliki kecepatan serangan hampir menyamai cahaya. Aku tidak sempat kembali untuk menyelamatkan mereka." Pie Jiru menjawab dengan penuh penyesalan.
"Lalu sekarang, apa yang akan kita lakukan Pie?" Tanya Husgar Vize lagi kepada Pie Jiru.
"Sebaiknya kita menjauh dulu dari tempat ini dan mencari tempat aman, baru kita bisa berfikir langkah selanjutnya." Pie Jiru menjawab dan langsung membawa Husgar Vize meninggalkan tempat tersebut dengan kecepatan beberapa kali kecepatan suara.
Pie Jiru hanya menggunakan kecepatan suara, karena yakin tubuh Husgar Vize tidak akan mampu menahan kecepatan cahaya. Akan sangat berbahaya bagi suatu makhluk tanpa menggunakan perlindungan khusus bergerak dengan kecepatan cahaya bahkan bisa jadi tubuh itu akan Hancur.
Tetapi beda halnya dengan Pie Jiru yang sudah menggunakan pakaian khusus agar tubuhnya dapat menahan tekanan dan radiasi yang di timbulkan oleh kecepatan cahaya yang di miliki, karena Pie Jiru masih tetap menggunakan baju yang di berikan oleh Jendral Mozi saat baru datang ke Planet Galgic. Sedangkan Husgar Vize sudah tidak menggunakan baju tersebut dan mengganti baju yang di sediakan khusus untuk pelatihan pengendali logam saat masih di kediaman Udirdagch.
Dengan bergerak secara acak yang tidak beraturan dengan maksud menghilangkan jejak karena akan terdapat banyak sekali jejak yang akan di tinggalkan Pie Jiru dengan gerakan acak seperti itu.
Tanpa di sadari, dalam beberapa detik saja, Pie Jiru sudah meninggalkan ribuan jejak acak yang dapat membingungkan. Meski memiliki Kecepatan cahaya, Pie Jiru tidak dapat serta merta berlari dengan amat sangat jauh, karena fisik yang di miliki Pie Jiru tetap memiliki batasan.
Jika saja Pie Jiru tidak memiliki batas dengan tenaganya, berlari ratusan ribu kilometer akan sangat mudah dan hanya dalam waktu kurang dari dua detik, Pie Jiru akan dapat mengitari Planet Mesimet'i.
Merasa jejak yang di buat sudah cukup membingungkan dan juga telah mencapai batas kemampuan fisik Pie Jiru untuk berlari, Pie Jiru memutuskan untuk berhenti di suatu Gua dan beristirahat di sana.
"Husgar, aku benar-benar kelelahan saat ini. Aku ingin beristirahat dulu dan kau ganti berjaga, tapi jangan sampai keluar dari goa ini." Pie Jiru berucap kepada Husgar Vize dan langsung merebahkan tubuhnya yang sangat terasa lemas.
Husgar Vize yang diam dengan kesadarannya seorang diri, mulai berfikir tentang apa yang salah atas perkataannya sebelum Udirdagch marah. Husgar Vize yang berfikir sampai juga ikut tertidur di samping Pie Jiru.
ππ mohon dukungannya ya, dengan cara LIKE, COMMENT, BERI HADIAH dan VOTE jangan lupa jadikan Favoritππ ππ